Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)

Chemical Engineering Journal Storage adalah jurnal akses terbuka yang menerbitkan makalah tentang Teknik Kimia. Topik-topik berikut termasuk dalam ilmu-ilmu ini: 1. Proses Kimia 2. Teknik Reaksi Kimia 3. Perpindahan massa dan panas, 4. Pemodelan 5. Material 6. Lingkungan 7. Teknologi Bioproses 8. Review Artikel.

List of Papers (Total 360)

ISOLASI TANIN DARI DAUN KETAPANG (TERMINILIA CATAPPA) SEBAGAI BIOSORBEN LOGAM TIMBAL PB2+ DENGAN AKTIVATOR NAOH

Biosorben merupakan material padat yang pada umumnya berpori, yang digunakan untuk menyerap molekul adsorbat dalam suatu proses adsorpsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi tanin dari daun ketapang (Terminalia catappa) dan mengkaji efektivitasnya sebagai biosorben dalam penyerapan logam berat timbal (Pb²⁺) dengan aktivasi menggunakan NaOH. Proses aktivasi dilakukan dengan...

PEMETAAN KERENTANAN SEISMIK SEBAGAI DASAR MITIGASI RISIKO LINGKUNGAN PADA KAWASAN INDUSTRI KIMIA KOTA LHOKSEUMAWE

Kota Lhokseumawe merupakan kawasan perkotaan dan industri kimia yang berada pada wilayah rawan gempa bumi akibat pengaruh aktivitas tektonik regional. Gempa bumi tidak hanya berpotensi menimbulkan kerusakan infrastruktur, tetapi juga dapat memicu risiko lingkungan berupa kebocoran bahan kimia dan pencemaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kerentanan seismik...

KARAKTERISASI SIFAT FISIK BIOFOAM BERBASIS PATI SAGU (METROXYLON SAGU) YANG DIPERKUAT DENGAN SERAT KULIT KACANG TANAH SEBAGAI ALTERNATIF BIODEGRADABLE TERHADAP STYROFOAM KONVENSIONAL

Sifat sekali pakai dari styrofoam menimbulkan risiko lingkungan yang signifikan karena ketahanannya terhadap degradasi serta pelepasan partikel mikroplastik saat dibakar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan biofoam berbasis pati sagu sebagai alternatif biodegradable terhadap styrofoam konvensional. Biofoam diproduksi melalui proses pemanasan dan pemadatan pada berbagai...

DEWATERING BATUBARA PERINGKAT RENDAH DENGAN MENGGUNAKAN OLI BEKAS KENDARAAN OPERASIONAL TAMBANG UNTUK MENGURANGI KADAR AIR PADA BATUBARA

Batubara merupakan salah satu sumber energi utama yang masih banyak dimanfaatkan di Indonesia. Namun, sebagian besar cadangan batubara nasional tergolong batubara peringkat rendah (low rank coal) yang memiliki kelemahan berupa kadar air yang tinggi, nilai kalor rendah, serta mudah teroksidasi. Kandungan air yang tinggi menyebabkan proses pembakaran menjadi kurang efisien...

PEMANFAATAN LIMBAH FLY ASH SEBAGAI KOAGULAN DALAM PENGOLAHAN AIR MENGGUNAKAN METODE KALSINASI DAN EKSTRAKSI PADAT CAIR

Fly ash adalah produk sampingan dari pembangkit listrik termal yang dihasilkan dari pembakaran termal batu bara. Partikel fly ash yang ringan dapat berkontribusi terhadap polusi udara saat terkena angin di kolam abu. Karena adanya logam berat dalam fly ash, kontak dengan sumber air dapat merusak kehidupan air dan kebasaannya dapat mempengaruhi karakteristik fisio-kimia tanah...

PENENTUAN KADAR NIKEL DALAM SAMPEL NIKEL ORE MENGGUNAKAN METODE PRESS MELALUI PEMBACAAN XRF PADA PT. SAIMBAKI TAMBANG SENTOSA

Kadar nikel dalam sampel nikel ore, diperlukan metode analisis yang cepat, akurat, dan efisien. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah X-Ray Fluorescence (XRF), yang merupakan teknik analisis non-destruktif yang sangat efektif untuk mendeteksi unsur-unsur dalam sampel. Khususnya, Wavelength Dispersive X-Ray Fluorescence (WDXRF) adalah teknik XRF yang mampu memberikan hasil...

ANALISIS KOMPOSISI SYNGAS DAN NILAI KALOR PADA GASIFIKASI UPDRAFT BAHAN BAKU TEMPURUNG KELAPA DITINJAU DARI PENGARUH LAJU ALIRAN UDARA

Indonesia memiliki potensi besar sebagai penghasil sumber daya biomassa yang dapat dimanfaatkan sebagai energi alternatif di tengah meningkatnya kebutuhan energi dan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Salah satu limbah biomassa yang melimpah adalah tempurung kelapa, yang memiliki kandungan karbon tinggi dan berpotensi dikembangkan sebagai bahan bakar alternatif melalui...

PENGARUH BEBAN KERJA DAN KAPASITAS WATT PEAK TERHADAP EFFISIENSI PLTS SISTEM OFF GRID MENGGUNAKAN DOUBLE BATTERY 12 V

Penelitian ini menganalisis efisiensi sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) off-grid dengan konfigurasi double battery VRLA 12 V. Tujuannya adalah untuk mengkaji pengaruh variasi beban kerja (400–800 Watt) dan kapasitas panel surya (100–400 Wp) terhadap kinerja sistem secara menyeluruh. Metode yang digunakan adalah kuantitatif eksperimental dengan mengukur parameter...

EKSTRAKSI SILIKA GEL DARI GEOTHERMAL BRINE PLTP LUMUT BALAI MENGGUNAKAN METODE PRESIPITASI KIMIA (SOL-GEL) PADA WAKTU REAKSI TETAP

Geothermal brine merupakan limbah cair dari pembangkit listrik tenaga panas bumi yang mengandung silika dalam jumlah tinggi. Kandungan silika ini berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku silika gel bernilai ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengekstraksi silika gel dari geothermal brine PLTP Lumut Balai menggunakan metode presipitasi kimia (sol-gel) dengan waktu reaksi...

ANALISIS VARIASI WAKTU DAN KONSENTRASI H2SO4 PADA PROSES HIDROLISIS TERHADAP KADAR GLUKOSA LIMBAH AMPAS TEBU MENJADI BIOETANOL

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bioetanol dari ampas tebu melalui lima tahapan utama : Persiapan bahan, pretreatment, hidrolisis, fermentasi dan Distilasi. Proses pretreatment dilakukan menggunakan metode microwave-assisted alkaline untuk menghilangkan lignin, sementara hidrolisis memanfaatkan asam sulfat dengan berbagai konsentrasi (0,5M, 0,6M, 0,7M) dan variasi...

AKTIVASI KARBON AKTIF DARI SEKAM PADI DAN CANGKANG KELAPA SAWIT DENGAN H2SO4 SEBAGAI MEDIA ADSORPSI AMONIA (NH3)

Karbon aktif merupakan adsorben yang efektif dalam menghilangkan gas amonia (NH₃) dari udara maupun limbah industri. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja karbon aktif berbahan campuran sekam padi dan cangkang kelapa sawit yang diaktivasi dengan larutan H₂SO₄ pada variasi konsentrasi 5, 10, 15, dan 20% serta waktu kontak 15, 30, 45, dan 60 menit. Proses pembuatan karbon...

PENGARUH PENAMBAHAN KOH TERHADAP SIFAT KATALITIK KATALIS CaO DARI BATU KAPUR

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan sifat basa serta karakteristik katalitiknya, yang berperan penting dalam mempercepat reaksi kimia tanpa ikut bereaksi secara permanen. Proses sintesis katalis melibatkan tahap impregnasi dan kalsinasi dengan memvariasikan konsentrasi KOH (1%–1,4% w/v) serta waktu kalsinasi (1–2 jam) guna mengoptimalkan aktivitas katalis. Katalis diuji...

PENGARUH VARIASI WAKTU TERHADAP PROSES HIDROLISIS ENZIM SELULASE PADA EMPTY FRUIT BUNCH MENJADI SIRUP GLUKOSA

Telah dilakukan pembuatan glukosa dari limbah fiber cake menjadi glukosa yang mana nantinya akan lebih berguna sebagai bahan baku untuk suatu produk. Penelitian ini terdiri dari tiga tahapan yaitu: tahapan persiapan bahan baku, delignifikasi dan hidrolisis (sakarifikasi). bahan baku. Metode delignifikasi adalah proses pemisahan selulosa, lignin, dan hemiselulosa dilakukan dengan...

PERAN KATALIS HETEROGEN CAO/TIO2 UNTUK PRODUKSI BIODIESEL DARI CRUDE PALM OIL (CPO)

Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan menganalisis katalis heterogen CaO/TiO₂ berbasis batu kapur serta mengkaji pengaruhnya terhadap efisiensi konversi Crude Palm Oil (CPO) menjadi biodiesel melalui proses transesterifikasi. Batu kapur digunakan sebagai sumber utama CaO yang memiliki kandungan sebesar 53,51%, sedangkan penambahan TiO₂ sebesar 37,34% berfungsi untuk...

PENGARUH VARIASI SUHU DAN KONSENTRASI KATALIS TERHADAP KARAKTERISTIK SIFAT FISIK BIODIESEL DARI MINYAK JELANTAH

Berkurangnya cadangan minyak bumi dan masalah lingkungan yang ditimbulkan oleh pembuangan minyak jelantah menjadi latar belakang perlunya pengembangan bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan. Biodiesel menjadi salah satu opsi yang menjanjikan karena bersifat terbarukan, mudah terdegradasi secara hayati, dan memiliki sifat fisik yang serupa dengan solar. Penelitian ini...

KONVERSI MINYAK JELANTAH MENJADI BIOFUEL PADA ALAT REAKTOR THERMAL CATALYTIC CRACKING MENGGUNAKAN KATALIS Ni/NaOH

Meningkatnya kebutuhan energi dan dampak lingkungan dari bahan bakar fosil mendorong pengembangan energi terbarukan, salah satunya biofuel. Minyak jelantah merupakan limbah rumah tangga dan industri makanan yang berpotensi tinggi untuk dikonversi menjadi biofuel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh katalis Ni/NaOH dan suhu reaksi terhadap persentase hasil (yield...

PENGOLAHAN SERAT PELEPAH NIPAH (NYPA FRUTICANS) YANG DIPROSES SECARA FISIKA-KIMIA SEBAGAI BAHAN BAKU TEKSTIL

Industri tekstil di Indonesia memiliki peran penting dalam perekonomian nasional, namun tetap bergantung pada bahan baku sintetis berbasis impor yang berdampak negatif terhadap lingkungan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan alternatif bahan baku yang ramah lingkungan dan tersedia secara lokal. Pelepah nipah ( Nypa Fruticans ), yang merupakan limbah pertanian di...

PRODUKSI SYNGAS DARI LIMBAH BATANG KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN METODE PIROLISIS DENGAN KATALIS ZEOLIT

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi suhu pirolisis dan jumlah katalis zeolit terhadap karakteristik syngas yang dihasilkan dari limbah batang kelapa sawit. Pirolisis dilakukan pada suhu 400, 450, 500, dan 550°C dengan variasi konsentrasi katalis zeolit 3, 5, dan 7%. Parameter utama yang diamati meliputi kadar gas metana (CH₄) dalam syngas dan lama nyala api...

ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS BIJIH NIKEL LATERIT DENGAN MENGGUNAKAN METODE X-RAY FLUORESCENCE

Nikel laterit merupakan material yang berasal dari regolith (lapisan yang merupakan hasil pelapukan batuan yang menyelimuti suatu batuan dasar) yang berasal dari batuan ultrabasa yang mengandung unsur Ni, Mg, Fe dan Co. Sekira 72% cadangan nikel dunia merupakan nikel laterit dan baru 42% dari cadangan tersebut yang diproduksi. Dari data tersebut, salah satu negara pemasok nikel...

PENGOLAHAN SERAT KULIT JAGUNG (ZEA MAYS) YANG DIPROSES SECARA FISIKA-KIMIA SEBAGAI BAHAN BAKU TEKSTIL

Serat kulit jagung (Zea Mays) merupakan material alam yang berpotensi digunakan sebagai bahan baku tekstil karena mengandung selulosa yang cukup tinggi. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh variasi konsentrasi larutan KOH dan durasi perendaman terhadap karakteristik serat kulit jagung. Proses ekstraksi serat dilakukan menggunakan alat dekortikator, dilanjutkan dengan...

KONVERSI MINYAK JELANTAH MENJADI GAS METANA (CH4) MELALUI PROSES THERMAL CATALYTIC CRACKING DENGAN KATALIS NI/NAOH

Minyak jelantah merupakan limbah rumah tangga dan industri yang berpotensi mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengonversi minyak jelantah menjadi gas metana (CH₄) menggunakan proses thermal catalytic cracking dengan katalis Ni/NaOH. Metode yang digunakan melibatkan variasi konsentrasi katalis (2%, 4%, 6%, 8%, dan 10%) serta suhu reaksi (200°C, 250°C, dan 300°C...

PENGARUH TEKANAN KERJA PADA UNIT PENGOLAHAN AIR MINUM MENGGUNAKAN DOUBLE MEMBRANE REVERSE OSMOSIS

Kebutuhan akan air minum berkualitas tinggi semakin meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan. Salah satu teknologi yang banyak digunakan dalam pengolahan air adalah reverse osmosis (RO), yang memanfaatkan membran semipermeabel untuk menyaring kontaminan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi tekanan kerja terhadap kualitas air...

Edible Coating Berbasis Pektin Pisang Cavendish (Musa Acuminata Cavendish) dan Plasticizer Sorbitol untuk Memperpanjang Masa Simpan Stroberi (Fragaria x Ananassa)

Stroberi merupakan buah yang sangat rentan terhadap kerusakan akibat kandungan air tinggi dan struktur kulit yang tipis, penggunaan edible coating untuk mempertahankan kesegaran buah stroberi merupakan salah satu metode yang yang dibuat dengan bahan pelapis yang dapat dimakan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis perbandingan pektin pisang:sorbitol terhadap karakteristik...

PENINGKATAN DERAJAT DEASETILASI PADA KITOSAN DARI LIMBAH TULANG SOTONG (SEPIA OFFICINALIS) DENGAN MENGGUNAKAN METODE EKSTRAKSI

Kitosan merupakan biopolimer alami yang banyak dimanfaatkan di berbagai bidang, termasuk industri farmasi, karena sifat-sifatnya yang biokompatibel, biodegradable, dan memiliki aktivitas biologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum dicapai pada suhu 130°C dan waktu reaksi 80 menit. Pada parameter ini, kitosan yang dihasilkan memiliki derajat deasetilasi sebesar 75...

PEMANFAATAN AMPAS TEBU SEBAGAI ARANG AKTIF UNTUK PENURUNAN KADAR ZAT PEWARNA DALAM AIR

Tebu merupakan tanaman bahan baku pembuatan gula yang hanya dapat ditanam di daerah beriklim tropis yang digunakan untuk pembuatan gula yang menghasilkan ampas tebu sekitar 35-40% dari satu kali proses ekstraksi. Methylene blue dan Rhodamine b merupakan zat warna yang banyak dipakai industri tekstil dan senyawa ini sangat sulit untuk terdegradasi di alam dan berbahaya bagi...