TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM WAWANCARA TGH. MUHAMMAD ZAINUL MAJDI PADA TALKSHOW “MATA NAJWA”

Lingua: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajarannya, Jan 2017

The objective of this study is to see illocution speech acts in an interview of the governor of Nusa Tenggara Barat in Mata Najwa talkshow. This study used content analysis as design and used transcript of the interview as source of data. Data were analyzed using qualitative approach describing kinds of illocutionary acts used by the interviewer and interviewee. The findings of the study were all illocution appeared in the interview: assertive, directive, commissive, expressive, and declarative. Assertive binds speakers of truth on what it says. Directives are done with the intention that the hearers do the act referred to in the speech. Expressives function as an evaluation of the things mentioned in the speech. Declaratives state the commitmenet to status of being new.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://lingua.soloclcs.org/index.php/lingua/article/download/243/225

TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM WAWANCARA TGH. MUHAMMAD ZAINUL MAJDI PADA TALKSHOW “MATA NAJWA”

LINGUA, Vol. 14, No. 1, Maret 2017 p-ISSN: 1979-9411; e-ISSN: 2442-238X Http://lingua.pusatbahasa.or.id; Email: Center of Language and Culture Studies, Surakarta, Indonesia Isalam, Azanul. 2017. Tindak Tutur Ilokusi dalam Wawancara Tgh. Muhammad Zainul Majdi pada Talkshow Mata Najwa. Lingua (2017), 14(1): 103-112. TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM WAWANCARA TGH. MUHAMMAD ZAINUL MAJDI PADA TALKSHOW “MATA NAJWA” Azanul Islam Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mataram Jl. Pemuda No. 35 Mataram 83125, Nusa Tenggara Barat Email: Diterima tanggal: 10 Desember 2016 Diterima untuk diterbitkan tanggal: 1 Januari 2017 Abstract: The objective of this study is to see illocution speech acts in an interview of the governor of Nusa Tenggara Barat in Mata Najwa talkshow. This study used content analysis as design and used transcript of the interview as source of data. Data were analyzed using qualitative approach describing kinds of illocutionary acts used by the interviewer and interviewee. The findings of the study were all illocution appeared in the interview: assertive, directive, commissive, expressive, and declarative. Assertive binds speakers of truth on what it says. Directives are done with the intention that the hearers do the act referred to in the speech. Expressives function as an evaluation of the things mentioned in the speech. Declaratives state the commitmenet to status of being new. Key-words: analysis, speech acts, illocution, interview, Mata Najwa Bahasa dikenal sebagai alat komunikasi yang dapat memberikan informasi dari penutur ke mitra tuturnya dengan cara penutur mengartikulasikan tuturan-tuturannya dengan maksud memberikan informasi kepada mitra tuturnya (pendengar) dan berharap mitra tuturnya memahami apa yang dikomunikasikan oleh penutur. Penggunaan bahasa semacam ini tanpa disadari sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari dengan menggunakan berbagai tindak tutur baik itu tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Tindak tutur Austin merupakan teori tindak tutur yang berdasarkan pembicara, dimana fokus perhatiannya adalah pada bagaimana penutur mewujudkan maksud (intention) dalam berbicara; sebaliknya, Searle melihat tindak tutur berdasarkan pendengar, yaitu bagaimana pendengar merespon ujaran tersebut dan bagaimana ia mengira-ngira tujuan penggunaan penutur menggunakan ujaran tertentu (Wadhaugh, 2006). Salah satu acara talkshow di televisi yang sangat menginspirasi yaitu talkshow “Mata Najwa” yang ada di Metro TV, narasumber-narasumber dari acara ini biasanya 103 LINGUA, Vol. 14, No. 1, Maret 2017 p-ISSN: 1979-9411; e-ISSN: 2442-238X Http://lingua.pusatbahasa.or.id; Email: Center of Language and Culture Studies, Surakarta, Indonesia Isalam, Azanul. 2017. Tindak Tutur Ilokusi dalam Wawancara Tgh. Muhammad Zainul Majdi pada Talkshow Mata Najwa. Lingua (2017), 14(1): 103-112. adalah tokoh-tokoh besar dalam pemerintahan yang dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat yang ada di Indonesia. Salah satu tokoh yang menjadi narasumber dalam acara ini yaitu Bapak TGH. Muhammad Zainul majdi yang merupakan tokoh yang menginspirasi masyarakat Indonesia pada umumnya dan masyarakat Nusa Tenggara Barat pada khusunya. Wawancara disiarkan secara langsung untuk mengulas tentang kinerja pemerintahan Gubernur NTB yang beberapa tahun ini menjadi sorotan mata dunia dan masyarakat Indonesia pada khususnya yang berkaitan dengan kemajuan daerah NTB. Sifat kepemimpinan Gubernur NTB dapat diukur dari kegiatan wawancara. Wawancara ini menggambarkan pola pikir pribadi melalui proses tindak tutur seorang Gubernur Nusa Tenggara Barat. Tindak tutur yang dituturkan oleh Gubernur dalam wawancara ini memberikan ketertarikan sendiri bagi peneliti untuk mencari tindak tutur ilokusi yang tersirat di dalam tuturan-tuturan seorang gubernur. Searle (dalam Leech, 2011:163-166) membagi tindak tutur ilokusi berdasarkan berbagai kriteria, yaitu asertif, direktif, komisif, ekspresif, dandeklaratif.1) Asertif, yaitu tindak tutur yang terikat akan kebenaran proposisi yang dituturkan, seperti, menyatakan, mengusulkan, membual, mengeluh, mengemukakanpendapat, melaporkan. 2) Direktif, yaitu tindak tutur yang menghasilkan suatu efek yang dituturkan oleh penutur, seperti memesan, memerintah, memohon, menuntut, member nasihat. 3) Komisif, yaitu tindak tutur yang terikat pada tindakan di masa yang akan datang, seperti menjanjikan, menawarkan, berkaul. 4) Ekspresif, yaitu tindak tutur tersebut terikat akan suatu tuturan yang mengutarakan sikap psikologis secara tersirat, seperti, mengucapkan terima kasih, mengucapkan selamat, memberi maaf, mengecam, memuji, mengucapkan belangsungkawa, dan sebagainya. 5) Deklaratif, yaitu tindak tutur tersebut merupakan tindak yang terikat akan isi proposisi dengan keadaan aslinya, benar atau salah, seperti mengundurkan diri, membabtis, memecat, memberi nama, menjatuhkan hukuman, mengucilkan/membuang, mengangkat (pegawai), dan sebagainya. Kelima ujaran tindak tutur ilokusi ini dijadikan oleh peneliti sebagai acuan untuk mencari tindak tutur ilokusi yang terdapat dalam wawancara Gubernur Nusa Tenggara Barat di acara “Mata Najwa”. Yule (1996:3) mengatakan bahwa “pragmatics is the study of contextual meaning”. Pragmatik adalah studi tentang makna kontekstual’. Studi ini akan melakukan penginterpretasian makana sebuah tuturan dengan memperhatikan konteks pemakaiannya dan bagaimana konteks itu mempengaruhi penutur dalam menentukan suatu tuturan. Morris (dalam Levinson, 1983:1) mengartikan pragmatik sebagai “the study of relation of signs to interpreters” ‘studi relasi antara tanda-tanda dengan para penafsirannya’. Tanda-tanda yang dimaksud adalah bahasa. Berawal dari pemikiran tersebut maka muncul dan berkembanglah pragmatik sebagai salah satu cabang dari linguistik. Pragmatik adalah studi bahasa yang mendasarkan pijakan analisisnya pada konteks. Konteks yang dimaksud adalah segala latar belakang pengetahuan yang dimiliki bersama oleh penutur dan mitra tutur serta yang menyertai dan mewadahi 104 LINGUA, Vol. 14, No. 1, Maret 2017 p-ISSN: 1979-9411; e-ISSN: 2442-238X Http://lingua.pusatbahasa.or.id; Email: Center of Language and Culture Studies, Surakarta, Indonesia Isalam, Azanul. 2017. Tindak Tutur Ilokusi dalam Wawancara Tgh. Muhammad Zainul Majdi pada Talkshow Mata Najwa. Lingua (2017), 14(1): 103-112. sebuah tuturan. Menurut I Dewa Putu Wijana, (1996:10) dalam mengkaji makna suatu tuturan ada beberapa aspek situasi yang harus diperhatikan, yaitu sebagai berikut: Penutur dan Lawan Tutur Konsep penutur dan lawan tutur mencakup peneliti dan pembaca dikarenakan tuturan yang bersangkutan dikomunikasikan dengan media tulisan. Aspek-aspek yang berkaitan dengan penutur dan lawan tutur ini adalah usia, latar belakang sosial ekonomi, jenis kelamin. Konteks Tuturan Penelitian pragmatik selalu mempertimbangkan konteks suatu tuturan. Leech (1993:20) mengartikan konteks sebagai suatu pengetahuan latar belakang yang dimiliki oleh penutur dan lawan tutur menafsirkan ma (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://lingua.soloclcs.org/index.php/lingua/article/download/243/225
Article home page: https://doaj.org/article/ebd3d5e0b97340d9a6a763fdb8cd3fad

Azanul Islam. TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM WAWANCARA TGH. MUHAMMAD ZAINUL MAJDI PADA TALKSHOW “MATA NAJWA”, Lingua: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajarannya, 2017, pp. 103-112, Volume 1, DOI: 10.30957/lingua.v14i1.243