Design of Information Systems for Research Permit Application with Agile Method and Website Based Laravel Framework
Journal of Information Systems and Informatics
Vol. 2, No. 1, March 2020 e-ISSN: 2656-4882 p-ISSN: 2656-5935
http://journal-isi.org/index.php/isi
Published By DRPM-UBD
Design of Information Systems for Research Permit
Application with Agile Method and Website Based
Laravel Framework
Perancangan Sistem Informasi Permohonan Perizinan
Penelitian dengan Metode Agile dan Framework Laravel
Berbasis Website
Steven Hendrawan1, Augie David Manuputty2, Budi Haryanto3
1,2Program Studi S1 Sistem Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga, Indonesia
3Dinas Komunikasi dan Informatika, Salatiga, Indonesia
Email: , ,
Abstract
Era sekarang adalah era digital, hampir semua orang menggunakan teknologi untuk mendukung
aktivitas sehari-hari. Pemerintah Kota Salatiga merupakan salah satu bagian yang memerlukan
teknologi untuk mendukung pekerjaan yang dilakukan, terkhusus di bagian pengelolaan data
permohonan kerja praktek, pengambilan data dan survei. Terdapat kesulitan yang dialami oleh operator
yang bertugas untuk mengelola permohonan penelitian yang diajukan pemohon. Kesulitan yang dialami
adalah melakukan record data permohonan berkelompok dan laporan mengenai permohonan tersebut.
Peneliti dibantu Bapak Budi Haryanto menyelesaikan permasalahan yang ada dengan membuat website
pengelolaan permohonan penelitian. Tidak hanya untuk mengatasi permasalahan yang ada, Website
dibuat untuk mendukung pengelolaan permohonan penelitian. Peneliti menggunakan metode perancangan
Agile dan framework Laravel dalam pembuatan website. Untuk menggambarkan kebutuhan pengguna,
peneliti menggunakan Unified Modelling Language (UML). Pengujian aplikasi dilakukan dengan
menggunakan metode White Box Testing. In this digital era, almost all people using technology to support
their work. The government of Salatiga is one of organization that need technology to support their work,
especially in manage data of internship, observation and survey request section. There are two main problems
for operator in this section. First, operator get difficult to record data of group request and second, to make
a report. Researcher helped by Mr. Budi Haryanto solved those problem with website that we built. The
purpose of this website are not only to solve problems that occurred but also supported operator to manage
research request. Researcher used Agile development system and Laravel Framework for built website. To
describe users’need, researcher used Unified Modelling Language (UML). To test the application,
researcher used White Box Testing method.
Keywords: Laravel, Waterfall, Unified Modelling Language, Data Flow Diagram, White Box
Testing, Framework.
60
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Journal of Information Systems and Informatics
Vol. 2, No. 1, March 2020
p-ISSN: 2656-5935
1.
http://journal-isi.org/index.php/isi
e-ISSN: 2656-4882
INTRODUCTION
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Pemerintah Kota Salatiga
adalah salah satu badan pemerintah yang ada di Pemerintah Kota Salatiga, dengan
beberapa tugas pokok dan fungsi sesuai peraturan pemerintah. Terdapat beberapa
bidang di Bakesbangpol, salah satunya adalah kewaspadaan nasional, dimana tugas
pokok bidang kewaspadaan nasional adalah membuat kebijakan dan mengawasi
serta mengevaluasi pelaksanaan kebijakan tersebut. Ruang lingkup kewaspadaan
nasional dalam membuat kebijakan yaitu kewaspadaan dini, penanganan konflik
pemerintahan, penanganan konflik sosial serta pengawasan orang asing dan
lembaga asing. Fungsi keenam kewaspadaan nasional adalah mengoordinasi dan
memfasilitasi pembinaan penyelenggaraan pemerintahan dalam bidang ketahanan
seni dan budaya, agama dan kepercayaan, pembauran dan akulturasi budaya,
organisasi kemasyarakatan serta penanganan masalah sosia
l kemasyarakatan skala kota. Kewaspadaan nasional memiliki tugas untuk
mengurus permohonan perizinan penelitian di Pemerintah Kota Salatiga.
Penelitian dalam sistem operasional Bakesbangpol meliputi kerja praktek,
pengambilan data dan survei. [1]
Proses permohonan perizinan penelitian di Bakesbangpol Pemerintah Kota
Salatiga adalah proses yang dijalankan oleh pengguna untuk menghasilkan surat
permohonan izin penelitian yang digunakan oleh pemohon sebagai syarat untuk
melakukan penelitian. Dalam menjalankan perizinan, pihak Kesbangpol tidak
memiliki media khusus untuk melakukan komunikasi dengan pemohon sehingga
ketika memiliki persoalan, operator menghubungi pemohon menggunakan
WhatsApp (WA) pribadi. Jika terdapat permasalahan mengenai berkas yang tidak
sesuai ketentuan atau tidak lengkap, maka pemohon harus datang lagi ke lokasi
untuk menyerahkan berkas yang sudah disiapkan lagi oleh pemohon. Dalam
proses permohonan perizinan penelitian ini, operator mengalami kendala dalam
menyimpan data serta membuat laporan. Kendala operator dalam penyimpanan
data disebabkan media penyimpanan data tidak memberikan operator kemudahan
dalam menyimpan data dalam jumlah banyak, seperti informasi permohonan dari
pemohon berkelompok.
Teknologi informasi (TI) merupakan salah satu media yang dapat dimanfaatkan
untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Dengan menggunakan TI, operator dapat
memberikan informasi mengenai berkas yang harus diserahkan kepada pihak
Bakesbangpol bahkan informasi mengenai permohonan ketika permohonan
tersebut sedang diproses, sehingga pemohon tidak perlu datang ke lokasi untuk
memperoleh informasi tersebut. TI membantu operator dalam menyimpan
informasi permohonan. Aplikasi akan melakukan penyimpanan informasi
pemohonan secara otomatis. Informasi permohonan yang disimpan, seperti waktu
pengarsipan data, judul data dan id pemohon. Selain itu, TI juga membantu
operator dalam pembuatan laporan. Aplikasi akan membuat laporan sesuai
kategori yang dibutuhkan operator, seperti laporan mengenai jumlah pemohon
Steven Hendrawan, Augie David Manuputty, , at all | 61
Journal of Information Systems and Informatics
Vol. 2, No. 1, March 2020
p-ISSN: 2656-5935
http://journal-isi.org/index.php/isi
e-ISSN: 2656-4882
dalam kurun waktu satu minggu, lokasi yang sering dijadikan obyek penelitian atau
jenis penelitian yang sering dilakukan pemohon maupun organisasi.
TI memungkinkan penambahan proses bisnis dan aktor pada proses permohonan
perizinan penelitian. Proses bisnis tersebut ditambahkan untuk membantu
pengguna dalam menjalankan proses permohonan perizinan penelitian. Proses
bisnis tersebut akan dijelaskan lebih mendalam dalam bab hasil dan pembahasan.
TI juga menambahkan satu aktor pengguna yaitu administrator. Administrator
memiliki tugas mengawasi dan mengontrol aktivitas yang dilakukan oleh operator
dan pemohon sehingga jika terjadi permasalahan dalam melaksanakan proses
permohonan perizinan penelitian, administrator dapat mengecek aktivitas yang
dilakukan operator dan pemohon untuk mengatasi permasalahan tersebut.
Aktivitas-aktivitas yang telah dilakukan oleh operator dan pengguna juga dapat
dijadikan bahan evaluasi agar proses per (...truncated)