JENIS-JENIS KATAK (AMPHIBI: ANURA) DI DESA SUKA MAJU KECAMATAN TAMBUSAI KABUPATEN ROKAN HULU PROVINSI RIAU
Anisa, S., Purnama, AA., Karno, R. 2018. Jenis-Jenis Katak (Amphibi: Anura) di Desa Suka Maju Kecamatan Tambusai
Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau. Sainstek : Jurnal Sains dan Teknologi. 10 (2) : 37-42
JENIS-JENIS KATAK (AMPHIBI: ANURA) DI DESA SUKA MAJU
KECAMATAN TAMBUSAI KABUPATEN ROKAN HULU PROVINSI
RIAU
Susan Anisa1*, Arief Anthonius Purnama1, Ria Karno1
1
Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan
Universitas Pasir Pengaraian
Jl. Tuanku Tambusai Kumu Desa Rambah Kecamatan Rambah Hilir. Pasir Pengaraian
*Email:
ABSTRACT
This research aims to determine the diversity of frog (Amphibians: Anura) in Desa Suka Maju
Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu. This study was conducted from February to April
2018 by using visual encounter survay (capture directly to the survey) by the sampling technique
samples by random sampling. Samples were collected with three repetitions at each station. The
results, is three family, seven genera and eight species are Kaloula baleata, Rhacophorus
margaritifer, Polypedates leucomystax, Humerana miopus, Chalcorana chalconata, Hylarana
erythraea, Fejervarya limnocharis and Fejervarya cancrivora.
Keywords: Diversity, Frog, Anura.
PENDAHULUAN
Amphibi
merupakan
bagian
dari
komponen ekosistem yang berarti, baik secara
ekologis ataupun ekonomis. Amphibi di
Indonesia tercatat memiliki dua dari tiga ordo
amphibi yang ada di dunia, yaitu Cecilia atau
Gymnopiona dan Anura. Anura merupakan ordo
terbesar dengan jumlah 5.208 spesies (Stuarte et
al., 2008). Yang termasuk kategori Anura adalah
katak dan kodok. Katak dikenal dengan tubuh
yang khas, mempunyai empat kaki, mata yang
cenderung besar, leher tidak jelas dan tidak
memiliki ekor. Kaki belakang katak lebih
panjang daripada kaki depan, yang digunakan
untuk melompat agar terhindar dari pemangsa
(Ario, 2010). Amphibi hidup di habitat aquatic
dan teresterial, habitat aquatik meliputi sungai
sedangkan habitat teresterial meliputi kebun
masyarakat (Sari, Nurdjali, & Erianto, 2014).
Penyebaran anura sangat luas seperti di
pepohonan, disepanjang aliran sungai dan
pemukiman penduduk (Stuarte et al., 2008).
Katak merupakan kelompok hewan yang
sangat peka terhadap perubahan lingkungan
ataupun perubahan iklim. Perubahan lingkungan
dampaknya sangat nyata terhadap jenis katak,
hal ini dapat dilihat dari turunnya populasi
disertai turunnya keragaman jenis katak.
International Union for Conservation of Nature
(IUCN) merupakan organisasi yang didedikasikan dalam hal konservasi SDA (Sumber Daya
Alam). IUCN menetapkan kriteria sebagai
evaluasi status kelangkaan spesies. IUCN
bertujuan membantu komunitas di dunia dalam
konservasi alam (IUCN, 2017).
Wanda, Novarino, & Tjong, 2012
melaporkan sebanyak satu ordo, 5 famili dengan
10 genus yang memiliki 19 spesies dengan
jumlah keseluruhan 127 individu di Hutan
Harapan Jambi. Yudha, Eprilurahman, Trijoko,
Alawi, & Tarekat, 2014 melaporkan sebanyak 5
famili dengan 8 spesies anggota ordo Anura
yang terletak di sungai Opak Provinsi Daerah
Istimewa Yogyakarta. Ariza, Dewi, &
Darmawan, 2014 juga melaporkan sebanyak 5
famili dengan 15 spesies dengan total 105
Sainstek : Jurnal Sains dan Teknologi. ISSN: 2085-8019 (p), 2580-278X (e)
Published by : AMSET IAIN Batusangkar and IAIN Batusangkar Press
37
Anisa, S., Purnama, AA., Karno, R. 2018. Jenis-Jenis Katak (Amphibi: Anura) di Desa Suka Maju Kecamatan Tambusai
Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau. Sainstek : Jurnal Sains dan Teknologi. 10 (2) : 37-42
individu di Youth Camp Desa Hurun Kecamatan (Amphibi: Anura) di Desa Suka Maju
Padang Cermin Kabupaten Pesawaran. Putra, Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu
Rizaldi, & Tjong, 2012 melaporkan sebanyak 14 Propinsi Riau.
jenis, 8 genus dan 3 famili dengan total 115
individu di Kawasan Hutan Harapan Jambi.
METODE PENELITIAN
Nola, Titrawani, & Yusfiati, 2013 menemukan
13 jenis Ampibi ordo anura sebanyak 189 yang
Jenis penelitian ini adalah deskriptif
berada pada Kawasan Kampus Universitas Riau
kualitatif dengan menggunakan metode Visual
Pekanbaru. Winata, Anthonius Purnama, &
Encounter Survei (tangkap langsung dengan
Karno, 2015 melaporkan di Desa Kepenuhan
survei). Beberapa peralatan yang akan
Hulu Kecamatan Kepenuhan Hulu Kabupaten
digunakan adalah alat tulis, GPS (Global
Rokan Hulu Provinsi Riau, ditemukan 4 famili, 6
Position System), senter, jam, kamera digital
genus dan 10 spesies dengan total 114 individu.
dan tangguk. Bahan yang digunakan adalah
Izza & Kurniawan, 2014 melaporkan di
kertas label, karet gelang, sarung tangan kain,
air terjun Watu Ondo dan OWA Cagar
kotak spesimen, botol spesimen, plastik ukuran
ditemukan 5 jenis Amphibi dari ordo anura
1 kg, kapas, jarum suntik dan alkohol 70%.
dengan 5 famili yang berbeda. Yani, Said, &
1. Di Lapangan
Erianto, 2015 melaporkan di kawasan Hutan
Pengambilan sampel dilakukan dua kali
Lindung Gunung Semahung Kecamatan Sengah
pengulangan untuk setiap stasiun dimulai dari
Temila Kabupaten Landak Kalimantan Barat
jam 19:00 sampai jam 23:00 WIB, semua katak
ditemukan 18 jenis amphibi dari 6 famili dengan
yang terlihat akan langsung dikoleksi dengan
jumlah keseluruhan 357 individu. Darmawan,
cara katak yang terlihat disinari dengan senter
2008 melaporkan di kawasan Eks-HPH PT
agar buta sesaat dan tidak meloncat.
Rimba Karya Indah Kabupaten Bungo Provinsi
Penangkapan dilakukan dari bagian belakang
Jambi ditemukan amphibi sebanyak 37 jenis;
katak dan ditangkap dengan menggunakan
Nola et al., 2013 melaporkan pada Kawasan
tangguk. Sampel yang didapat dimasukan ke
Kampus Universitas Riau Pekanbaru amphibi
dalam kantong plastik dengan menggunakan
ordo anura ditemukan 13 jenis dengan jumlah
sarung tangan lalu diikat dengan karet gelang
total 189 individu.
dan kemudian diberi label dengan mencatat
Di Desa Suka Maju, Kecamatan
nama lokal, waktu ditemukan, tempat, aktivitas
Tambusai Kabupaten Rokan Hulu terdapat enam
dan habitat, pengambilan sampel dilakukan oleh
Dusun yakni Dusun Suka Karya 1, Dusun Suka
3 orang.
Karya 2, Dusun Suka Mulya 1, Dusun Suka
2. Di Laboratorium
Mulya 2, Dusun Suka Sari 1 dan Dusun Suka
Setelah sampel
dibawa
ke
Karya 2. Desa Suka Maju memiliki batas
Laboratorium Pendidikan Biologi Program
wilayah sebelah timur berbatasan dengan
Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan
Tambusai Timur, sebelah selatan berbatasan
dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasir
langsung dengan Kecamatan Ramabah Hilir,
Pengaraian, maka sampel akan segera disebelah barat berbatasan dengan Desa Tingkok
identifikasi dengan menggunakan buku
dan sebelah utara berbatasan dengan PT
identifikasi karangan (Darmawan, 2008), (Ario,
Torganda. Spesies katak bertahan hidup
2010) dan (Bartlett, Billy, & Bartlett, 2010).
ditempat lembab dan basah, contohnya air yang
Setelah dilakukan identifikasi semua spesimen
timbul di hutan pada musim hujan memiliki
tersebut akan segera disimpan untuk dijadikan
pengaruh terhadap pertumbuhan berudu katak
sebagai koleksi di Laboratorium Pendidikan
dan sejenisnya. Di Desa Suka Maju ini belum
Bio (...truncated)