PENGARUH PEMBERIAN JUS BELIMBING (Averrhoa Carambola) DAN BUAH NAGA (Hylocereus Undatus) TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI RUANG INTERNE RSUD PADANG PANJANG TAHUN 2017

Sainstek: Jurnal Sains dan Teknologi, Dec 2018

Hypertension is a condition in which a person experiences an increase in blood pressure above normal resulting in increased morbidity and mortality / mortality. Star fruit and dragon fruit can also be used to overcome hypertension. Fruit starfruit and dragon fruit has a lot of antioxidant substances such as vitamin C, Flavonoid and niacin and magnesium that can flex or relax the arterial blood vessels. In addition, star fruit and dragon fruit also have diuretic calcium contents atua peluruh urine so increase the intake of minerals that play a role in lowering high blood pressure. The purpose of this research is to know the effect of juice of star fruit (Averrhoa Carambola) and dragon fruit (hylocereus undatus) to blood pressure in hypertension patient in Internal Room of RSUD Padang Panjang Year 2017.The study was conducted for 6 days with 1 day feeding. The research design used Quasi-Ekperiment using One group pre-post test design on 15 respondents with hypertension. The statistical test obtained p value of systolic blood pressure = 0.000 and p value of diastolic blood pressure = 0.001 then ha accepted, meaning there is influence of star fruit juice and dragon fruit to blood pressure patient room internal hospital RSUD Padang Panjang.Based on the results of this study, researchers suggested that starfruit and dragon juice can be used as an independent intervention, especially for people with hypertension.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

http://ecampus.iainbatusangkar.ac.id/ojs/index.php/sainstek/article/download/748/1031

PENGARUH PEMBERIAN JUS BELIMBING (Averrhoa Carambola) DAN BUAH NAGA (Hylocereus Undatus) TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI RUANG INTERNE RSUD PADANG PANJANG TAHUN 2017

Malfita, M., Nurhamidah. 2017. Pengaruh Pemberian Jus Belimbing (Averrhoa Carambola) dan Buah Naga (Hylocereus Undatus) terhadap Tekanan Darah pada Pasien... Journal of Sainstek 9(2): 103-107 PENGARUH PEMBERIAN JUS BELIMBING (Averrhoa Carambola) DAN BUAH NAGA (Hylocereus Undatus) TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI RUANG INTERNE RSUD PADANG PANJANG TAHUN 2017 Mira Malfita1, Nurhamidah2 1 2 Staff RSUD Padang Padang Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Perintis Padang Jalan Adinegoro KM 17 Simpang Kalumpang Padang Email: ABSTRACT Hypertension is a condition in which a person experiences an increase in blood pressure above normal resulting in increased morbidity and mortality / mortality. Star fruit and dragon fruit can also be used to overcome hypertension. Fruit starfruit and dragon fruit has a lot of antioxidant substances such as vitamin C, Flavonoid and niacin and magnesium that can flex or relax the arterial blood vessels. In addition, star fruit and dragon fruit also have diuretic calcium contents atua peluruh urine so increase the intake of minerals that play a role in lowering high blood pressure. The purpose of this research is to know the effect of juice of star fruit (Averrhoa Carambola) and dragon fruit (hylocereus undatus) to blood pressure in hypertension patient in Internal Room of RSUD Padang Panjang Year 2017.The study was conducted for 6 days with 1 day feeding. The research design used Quasi-Ekperiment using One group pre-post test design on 15 respondents with hypertension. The statistical test obtained p value of systolic blood pressure = 0.000 and p value of diastolic blood pressure = 0.001 then ha accepted, meaning there is influence of star fruit juice and dragon fruit to blood pressure patient room internal hospital RSUD Padang Panjang.Based on the results of this study, researchers suggested that starfruit and dragon juice can be used as an independent intervention, especially for people with hypertension. Key words: Star fruit juice and dragon fruit, decreased blood pressure PENDAHULUAN Hipertensi adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal yang mengakibatkan peningkatan angka kesakitan (morbiditas) dan angka kematian/mortalitas. Tekanan darah 140/90 mmHg didasarkan pada dua fase dalam setiap denyut jantung yaitu fase sistolik 140 menunjukkan fase darah yang sedang dipompa oleh jantung dan fase diastolik 90 menunjukkan fase darah yang kembali ke jantung (Endang, 2014). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat pada tahun 2012 sedikit sejumlah 839 juta kasus hipertensi, diperkirakan menjadi 1,15 milyar pada tahun 2025 atau sekitar 29% dari total penduduk dunia, dimana penderitanya lebih banyak pada wanita (30%) dibandingkan pria (29%). Sekitar 80% kenaikan kasus hipertensi terjadi terutama di negara-negara berkembang (Endang, 2014). Menurut hasil Riskesdas tahun 2013 dengan menggunakan unit analisis individu menunjukkan bahwa secara nasional 25,8% penduduk Indonesia menderita penyakit hipertensi. Jika saat ini penduduk Indonesia sebesar 252.124.458 jiwa maka terdapat 65.048.110 jiwa yang menderita hipertensi. Journal of Sainstek. ISSN: 2085-8019 (p), 2580-278X (e). Published by Association of Mathematics Science Education and Technology State Institute for Islamic Studies (AMSET-IAIN) Batusangkar 103 Malfita, M., Nurhamidah. 2017. Pengaruh Pemberian Jus Belimbing (Averrhoa Carambola) dan Buah Naga (Hylocereus Undatus) terhadap Tekanan Darah pada Pasien... Journal of Sainstek 9(2): 103-107 Suatu kondisi yang cukup mengejutkan. Terdapat 13 provinsi yang persentasenya melebihi angka nasional, dengan tertinggi di Provinsi Bangka Belitung (30,9%), untuk Sumatera Barat sendiri terdapat 22,6 % penduduk yang menderita hipertensi (Kemenkes RI, 2014). Sedangkan di RSUD Padang Panjang sendiri, diketahui hipertensi merupakan nomor 1 (satu) dalam 10 (sepuluh penyakit terbanyak) dimana pada tahun 2015 tercatat sebanyak 577 kasus hipertensi.Sedangkan pada tahun 2016 trimester I didapatkan sebanyak 154 kasus, pada trimester II 105 kasus dan pada trimester 3 sudah tercatat sebanyak 138 kasus (RSUD Padang Pnjang, 2015, 2016). Buah belimbing dan buah naga memiliki banyak kandungan zat antioksidan seperti vitamin C, Flavonoid serta niasin dan magnesium yang dapat melenturkan atau merelaksasi pembuluh darah arteri, selain itu, buah belimbing dan buah naga juga memiliki kandungan kalsium yang bersifat diuretik atua peluruh air seni sehingga meningkatkan asupan mineral yang berperan pada penurunan tekanan darah tinggi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian jus belimbing (Averrhoa Carambola) dan buah naga (hylocereus undatus) terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di Ruang Interne RSUD Padang Panjang Tahun 2017. METODE PENELITIAN Jenis penelitian ini menggunakan Quasy Eksperiment yang artinya eksperimen semu sedangkan desainnya One Group Pretest Postest, yaitu sebelum diberikan jus belimbing dan buah naga terlebih dahulu dilakukan pretest (pengukuran tekanan darah) kemudian setelah perlakuan (pemberian jus belimbing dan buah naga) maka dilakukan lagi postest (pengukuran tekanan sesudah perlakuan) untuk mengetahui adanya perubahan tekanan darah. Tenik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling yaitu teknik penepatan sampel berdasarkan pertimbangan tertentu yang dibuat oleh peneliti sendiri berdasarkan ciri ciri atau sifat-sifat populasi yang sudah diketahui sebelumnya (Notoadmojo, 2010). Menurut Roscoe (1975) dalam Sugiyono (2010) untuk penelitian eksperimen sederhana maka jumlah anggota sampel masing-masing kelompok antara 10-20 orang. Jadi jumlah sampel pada penelitian ini ditetapkan minimal sebanyak 15 orang. HASIL DAN PEMBAHASAN Pengaruh Pemberian Jus Belimbing dan Buah Naga Terhadap Tekanan Darah Sistolik pada Pasien Hipertensi Pengaruh pemberian jus belimbing dan buah naga terhadap tekanan darah sistolik pada pasien hipertensi di Ruang Interne RSUD Padang Panjang dapat dilihat pada tabel dibawah ini : Tabel 4.1 Pengaruh pemberian jus belimbing dan buah naga terhadap tekanan darah sistolik pada pasien hipertensi di Ruang Interne RSUD Padang Panjang Tekanan Darah Sistolik Sebelum Mean 161,93 Sesudah 132,00 15 13,768 Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat bahwa rata-rata (mean) tekanan darah sistolik sebelum perlakuan adalah sebesar 161,93 mmHg dan sesudah perlakuan adalah sebesar N 15 SD 18,065 t 6,607 P value 0,000 132,00 mmHg. Hasil uji statistik (paired t-test) menunjukkan nilai p value sebesar 0,000 (p<0,05) berarti menunjukkan bahwa ada pengaruh pengaruh pemberian jus belimbing Journal of Sainstek. ISSN: 2085-8019 (p), 2580-278X (e). Published by Association of Mathematics Science Education and Technology State Institute for Islamic Studies (AMSET-IAIN) Batusangkar 104 Malfita, M., Nurhamidah. 2017. Pengaruh Pemberian Jus Belimbing (Averrhoa Carambola) dan Buah Naga (Hylocereus Undatus) terhadap Tekanan Darah pada Pasien... (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: http://ecampus.iainbatusangkar.ac.id/ojs/index.php/sainstek/article/download/748/1031
Article home page: https://doaj.org/article/617f9bf303444c46928e2fcb5d866500

nurhamidah nurhamidah, Mira Malfita. PENGARUH PEMBERIAN JUS BELIMBING (Averrhoa Carambola) DAN BUAH NAGA (Hylocereus Undatus) TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI RUANG INTERNE RSUD PADANG PANJANG TAHUN 2017, Sainstek: Jurnal Sains dan Teknologi, 2018, pp. 103-107, Volume 2,