PENGARUH PEMBERIAN JUS BELIMBING (Averrhoa Carambola) DAN BUAH NAGA (Hylocereus Undatus) TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI RUANG INTERNE RSUD PADANG PANJANG TAHUN 2017
Malfita, M., Nurhamidah. 2017. Pengaruh Pemberian Jus Belimbing (Averrhoa Carambola) dan Buah Naga (Hylocereus
Undatus) terhadap Tekanan Darah pada Pasien... Journal of Sainstek 9(2): 103-107
PENGARUH PEMBERIAN JUS BELIMBING (Averrhoa Carambola)
DAN BUAH NAGA (Hylocereus Undatus) TERHADAP TEKANAN
DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI RUANG INTERNE RSUD
PADANG PANJANG TAHUN 2017
Mira Malfita1, Nurhamidah2
1
2
Staff RSUD Padang Padang
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Perintis Padang
Jalan Adinegoro KM 17 Simpang Kalumpang Padang
Email:
ABSTRACT
Hypertension is a condition in which a person experiences an increase in blood pressure
above normal resulting in increased morbidity and mortality / mortality. Star fruit and dragon fruit
can also be used to overcome hypertension. Fruit starfruit and dragon fruit has a lot of antioxidant
substances such as vitamin C, Flavonoid and niacin and magnesium that can flex or relax the
arterial blood vessels. In addition, star fruit and dragon fruit also have diuretic calcium contents
atua peluruh urine so increase the intake of minerals that play a role in lowering high blood
pressure. The purpose of this research is to know the effect of juice of star fruit (Averrhoa
Carambola) and dragon fruit (hylocereus undatus) to blood pressure in hypertension patient in
Internal Room of RSUD Padang Panjang Year 2017.The study was conducted for 6 days with 1
day feeding. The research design used Quasi-Ekperiment using One group pre-post test design on
15 respondents with hypertension. The statistical test obtained p value of systolic blood pressure =
0.000 and p value of diastolic blood pressure = 0.001 then ha accepted, meaning there is influence
of star fruit juice and dragon fruit to blood pressure patient room internal hospital RSUD Padang
Panjang.Based on the results of this study, researchers suggested that starfruit and dragon juice can
be used as an independent intervention, especially for people with hypertension.
Key words: Star fruit juice and dragon fruit, decreased blood pressure
PENDAHULUAN
Hipertensi adalah suatu keadaan dimana
seseorang mengalami peningkatan tekanan
darah di atas normal yang mengakibatkan
peningkatan angka kesakitan (morbiditas) dan
angka kematian/mortalitas. Tekanan darah
140/90 mmHg didasarkan pada dua fase dalam
setiap denyut jantung yaitu fase sistolik 140
menunjukkan fase darah yang sedang dipompa
oleh jantung dan fase diastolik 90 menunjukkan
fase darah yang kembali ke jantung (Endang,
2014).
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)
mencatat pada tahun 2012 sedikit sejumlah 839
juta kasus hipertensi, diperkirakan menjadi 1,15
milyar pada tahun 2025 atau sekitar 29% dari
total penduduk dunia, dimana penderitanya
lebih banyak pada wanita (30%) dibandingkan
pria (29%). Sekitar 80% kenaikan kasus
hipertensi terjadi terutama di negara-negara
berkembang (Endang, 2014).
Menurut hasil Riskesdas tahun 2013
dengan menggunakan unit analisis individu
menunjukkan bahwa secara nasional 25,8%
penduduk Indonesia menderita penyakit
hipertensi. Jika saat ini penduduk Indonesia
sebesar 252.124.458 jiwa maka terdapat
65.048.110 jiwa yang menderita hipertensi.
Journal of Sainstek. ISSN: 2085-8019 (p), 2580-278X (e).
Published by Association of Mathematics Science Education and Technology
State Institute for Islamic Studies (AMSET-IAIN) Batusangkar
103
Malfita, M., Nurhamidah. 2017. Pengaruh Pemberian Jus Belimbing (Averrhoa Carambola) dan Buah Naga (Hylocereus
Undatus) terhadap Tekanan Darah pada Pasien... Journal of Sainstek 9(2): 103-107
Suatu kondisi yang cukup mengejutkan.
Terdapat 13 provinsi yang persentasenya
melebihi angka nasional, dengan tertinggi di
Provinsi Bangka Belitung (30,9%), untuk
Sumatera Barat sendiri terdapat 22,6 %
penduduk
yang
menderita
hipertensi
(Kemenkes RI, 2014).
Sedangkan di RSUD Padang Panjang
sendiri, diketahui hipertensi merupakan nomor
1 (satu) dalam 10 (sepuluh penyakit terbanyak)
dimana pada tahun 2015 tercatat sebanyak 577
kasus hipertensi.Sedangkan pada tahun 2016
trimester I didapatkan sebanyak 154 kasus,
pada trimester II 105 kasus dan pada trimester 3
sudah tercatat sebanyak 138 kasus (RSUD
Padang Pnjang, 2015, 2016).
Buah belimbing dan buah naga memiliki
banyak kandungan zat antioksidan seperti
vitamin C, Flavonoid serta niasin dan
magnesium yang dapat melenturkan atau
merelaksasi pembuluh darah arteri, selain itu,
buah belimbing dan buah naga juga memiliki
kandungan kalsium yang bersifat diuretik atua
peluruh air seni sehingga meningkatkan asupan
mineral yang berperan pada penurunan tekanan
darah tinggi.
Tujuan dari penelitian ini untuk
mengetahui pengaruh pemberian jus belimbing
(Averrhoa Carambola) dan buah naga
(hylocereus undatus) terhadap tekanan darah
pada pasien hipertensi di Ruang Interne RSUD
Padang Panjang Tahun 2017.
METODE PENELITIAN
Jenis penelitian ini menggunakan Quasy
Eksperiment yang artinya eksperimen semu
sedangkan desainnya One Group Pretest
Postest, yaitu sebelum diberikan jus belimbing
dan buah naga terlebih dahulu dilakukan pretest
(pengukuran tekanan darah) kemudian setelah
perlakuan (pemberian jus belimbing dan buah
naga) maka dilakukan lagi postest (pengukuran
tekanan sesudah perlakuan) untuk mengetahui
adanya perubahan tekanan darah.
Tenik sampling yang digunakan dalam
penelitian ini adalah purposive sampling yaitu
teknik
penepatan
sampel
berdasarkan
pertimbangan tertentu yang dibuat oleh peneliti
sendiri berdasarkan ciri ciri atau sifat-sifat
populasi yang sudah diketahui sebelumnya
(Notoadmojo, 2010).
Menurut Roscoe (1975) dalam Sugiyono
(2010) untuk penelitian eksperimen sederhana
maka jumlah anggota sampel masing-masing
kelompok antara 10-20 orang. Jadi jumlah
sampel pada penelitian ini ditetapkan minimal
sebanyak 15 orang.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Pengaruh Pemberian Jus Belimbing dan
Buah Naga Terhadap Tekanan Darah
Sistolik pada Pasien Hipertensi
Pengaruh pemberian jus belimbing dan
buah naga terhadap tekanan darah sistolik pada
pasien hipertensi di Ruang Interne RSUD
Padang Panjang dapat dilihat pada tabel
dibawah
ini
:
Tabel 4.1 Pengaruh pemberian jus belimbing dan buah naga terhadap tekanan
darah sistolik pada pasien hipertensi di Ruang Interne RSUD Padang Panjang
Tekanan Darah Sistolik
Sebelum
Mean
161,93
Sesudah
132,00 15 13,768
Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat
bahwa rata-rata (mean) tekanan darah sistolik
sebelum perlakuan adalah sebesar 161,93
mmHg dan sesudah perlakuan adalah sebesar
N
15
SD
18,065
t
6,607
P value
0,000
132,00 mmHg. Hasil uji statistik (paired t-test)
menunjukkan nilai p value sebesar 0,000
(p<0,05) berarti menunjukkan bahwa ada
pengaruh pengaruh pemberian jus belimbing
Journal of Sainstek. ISSN: 2085-8019 (p), 2580-278X (e).
Published by Association of Mathematics Science Education and Technology
State Institute for Islamic Studies (AMSET-IAIN) Batusangkar
104
Malfita, M., Nurhamidah. 2017. Pengaruh Pemberian Jus Belimbing (Averrhoa Carambola) dan Buah Naga (Hylocereus
Undatus) terhadap Tekanan Darah pada Pasien... (...truncated)