KEMAMPUAN ANTAGONIS Tricoderma harzianum TERHADAP BEBERAPA JAMUR PATOGEN PENYAKIT TANAMAN

Agrosaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, Nov 2021

Diseases that often attack plants are diseases caused by fungal pathogens causing stress such as fusarium wilt disease caused by Fusarium oxysporum, Alternaria solani, Rhizoctonia solani and Sclerotium rolfsii. One alternative to reduce these pathogens is Trichoderma harzianum. This study aims to determine the potential antibiosis antagonist characteristics of the fungus Trichoderma harzianum against several disease-causing pathogens in plants and the class of compounds contained therein.The method used in this research is experimental and descriptive. Experimental research was conducted by testing the fungus Trichoderma harzianum against several pathogenic fungi as an antibiosis. Then proceed to test the class of compounds using a phytochemical test on the filtrate of the secondary metabolites of Trichoderma harzianum. The results of the potential antibiosis antagonist test on the fungus Trichoderma harzianum showed the results of the antibiosis against the pathogenic fungi Fusarium oxysporum and the fungus Alternaria solani, but on the fungus Rhizoctonia solani and the fungus Sclerotium rolfsii, the results showed the presence of potential antibiosis followed by competition and parasitism. Inhibition on the seventh day of observation showed results of 79% against Fusarium oxysporum, 69% against Sclerotium rolfsii, 61% against Alternaria solani, and 59% against Rhizoctonia solani. Furthermore, for the phytochemical test, the filtrate of Trichoderma harzianum fungus showed positive content of alkaloids, flavonoids, steroids, and saponins.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://ejournal.unwaha.ac.id/index.php/agriwarta/article/download/2371/1018

KEMAMPUAN ANTAGONIS Tricoderma harzianum TERHADAP BEBERAPA JAMUR PATOGEN PENYAKIT TANAMAN

Agrosaintifika : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Volume 4 No. 1, November 2021 e-ISSN : 2655-6391 KEMAMPUAN ANTAGONIS Tricoderma harzianum TERHADAP BEBERAPA JAMUR PATOGEN PENYAKIT TANAMAN Anton Muhibbudin*, Syauqina Salsabila, Antok Wahyu Sektiono * Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang 65145, Jawa Timur * E-mail: ABSTRACT Diseases that often attack plants are diseases caused by fungal pathogens causing stress such as fusarium wilt disease caused by Fusarium oxysporum, Alternaria solani, Rhizoctonia solani and Sclerotium rolfsii. One alternative to reduce these pathogens is Trichoderma harzianum. This study aims to determine the potential antibiosis antagonist characteristics of the fungus Trichoderma harzianum against several disease-causing pathogens in plants and the class of compounds contained therein.The method used in this research is experimental and descriptive. Experimental research was conducted by testing the fungus Trichoderma harzianum against several pathogenic fungi as an antibiosis. Then proceed to test the class of compounds using a phytochemical test on the filtrate of the secondary metabolites of Trichoderma harzianum. The results of the potential antibiosis antagonist test on the fungus Trichoderma harzianum showed the results of the antibiosis against the pathogenic fungi Fusarium oxysporum and the fungus Alternaria solani, but on the fungus Rhizoctonia solani and the fungus Sclerotium rolfsii, the results showed the presence of potential antibiosis followed by competition and parasitism. Inhibition on the seventh day of observation showed results of 79% against Fusarium oxysporum, 69% against Sclerotium rolfsii, 61% against Alternaria solani, and 59% against Rhizoctonia solani. Furthermore, for the phytochemical test, the filtrate of Trichoderma harzianum fungus showed positive content of alkaloids, flavonoids, steroids, and saponins. Keywords: Antibiosis, Trichoderma harzianum, Phytochemical test, Secondary metabolites ABSTRAK Penyakit yang sering menyerang tanaman adalah penyakit yang disebabkan oleh cendawan patogen penyebab cekaman seperti penyakit layu fusarium yang disebabkan oleh Fusarium oxysporum, Alternaria solani, Rhizoctonia solani dan Sclerotium rolfsii. Salah satu alternatif untuk mengurangi patogen tersebut adalah Trichoderma harzianum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi sifat antagonis antibiosis jamur Trichoderma harzianum terhadap beberapa patogen penyebab penyakit pada tanaman dan golongan senyawa yang terkandung di dalamnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental dan deskriptif. Penelitian eksperimental dilakukan dengan menguji jamur Trichoderma harzianum terhadap beberapa jamur patogen sebagai antibiosis. Kemudian dilanjutkan dengan uji golongan senyawa menggunakan uji fitokimia pada filtrat metabolit sekunder Trichoderma harzianum. Hasil uji potensi antagonis antibiosis pada jamur Trichoderma harzianum menunjukkan hasil antibiosis terhadap jamur patogen Fusarium oxysporum dan jamur Alternaria solani, tetapi pada jamur Rhizoctonia solani dan jamur Sclerotium rolfsii, hasil menunjukkan adanya potensi antibiosis diikuti oleh kompetisi dan parasitisme. Inhibisi pada hari ketujuh pengamatan menunjukkan hasil 79% terhadap Fusarium oxysporum, 69% terhadap Sclerotium rolfsii, 61% terhadap Alternaria solani, dan 59% terhadap Rhizoctonia solani. Selanjutnya untuk uji fitokimia, filtrat jamur Trichoderma harzianum menunjukkan kandungan positif alkaloid, flavonoid, steroid, dan saponin. Keywords: Antibiosis, Trichoderma harzianum, Uji fitokimia, Metabolit sekunder 225 Agrosaintifika : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Volume 4 No. 1, November 2021 e-ISSN : 2655-6391 PENDAHULUAN Serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) pada suatu pertanaman merupakan salah satu faktor pembatas penting untuk mendapatkan hasil yang optimal. Tanaman yang terserang patogen disebabkan oleh jamur menjadikan tanaman tercekam. (Widiastuti et al., 2011). Pengendalian secara biologis menggunakan jamur antagonis memiliki kelebihan seperti mudah beradaptasi karena secara alami hidup didalam tanah dan tidak menimbulkan pencemaran lingkungan. Pengendalian menggunakan makhluk hidup dengan adanya senyawa aktif yang dihasilkan oleh makhluk hidup tersebut dapat menghambat dan menekan pertumbuhan patogen secara ramah lingkungan. Trichoderma harzianum merupakan salah satu jamur tanah bersifat saprofit dikenal sebagai agen biokontrol antagonis yang efektif terhadap sejumlah jamur fitopatogen (Ainy et al., 2015). Jamur antagonis Trichoderma harzianum memiliki kemampuan untukmenghambat pertumbuhan jamur patogen dengan berbagai mekanisme yang dapat terjadi seperti mekanisme antibiosis dengan menghasilkan antibiotik tertentu, kompetisi ruang dan nutrisi, dan sifat parasitisme dengan melilit hifa patogen (Amaria et al., 2015). Jamur Trichoderma harzianum dapat menghambat mikroorganisme lain melalui mekanisme antibiosis dengan terjadinya interaksi antara jamur antagonis dengan patogen yang apabila jamur antagonis dapat menghasilkan berupa senyawa antibiotik untuk menekan pertumbuhan mikroorganisme sehingga dapat berperan sebagai antimikrobia. Peranan sebagai antijamur pada mekanisme antibiosis ditandai dengan terbentuk zona kosong di antara jamur antagonis dengan jamur patogen yang tumbuh tidak bercampur baur. Zona hambat yang terbentuk karena adanya metabolit sekunder yang dihasilkan dan diproduksi oleh mikroba sebagai suatu mekanisme pertahanan untuk bertahan hidup atau berkompetisi (Mukarlina et al., 2011). Senyawa metabolit sekunder merupakan senyawa kimia yang mempunyai kemampuan bioaktifitas sebagai pelindung bagi tunaman dari gangguan hama dan penyakit baik untuk tumbuhan itu sendiri atau lingkungannya (Lenny, 2006). Kemampuan Trichoderma spp. efektif sebagai agen pengendali hayati terhadap jamur patogen tanaman seperti Fusarium, Rhizoctonia solani, Sclerotium rolfsii dan Phytium (Suharna, 2003). Menurut Tran (2010) dalam Sukamto (2015), menyatakan bahwa Trichoderma memiliki peranan yang sangat penting untuk menekan pertumbuhan pathogen cendawan tanaman. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan antagonis Tricoderma harzianum yang memiliki potensi sebagai antifungi dalam menekan pertumbuhan beberapa jamur patogen seperti Fusarium oxysporum, Alternaria solani, Rhizoctonia solani, dan Sclerotium rolfsii serta senyawa apa yang dihasilkan oleh Trichoderma harzianum agar dapat mengetahui golongan senyawa yang terkandung dalam metabolit tersebut METODE PENELITIAN Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Februari 2021 di Laboratorium Penyakit Tumbuhan Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya. Persiapan Penelitian Terdapat beberapa tahapan diantaranya sterilisasi alat, pembuatan media tumbuh yaitu Potato Dextose Agar (PDA) dan Potato Dextrose Broth (PDB). Alat yang tahan panas disterilisasi (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://ejournal.unwaha.ac.id/index.php/agriwarta/article/download/2371/1018
Article home page: https://ejournal.unwaha.ac.id/index.php/agriwarta/article/view/2371/1018

Anton Muhibuddin, Syauqina Salsabila, Sektiono Antok Wahyu. KEMAMPUAN ANTAGONIS Tricoderma harzianum TERHADAP BEBERAPA JAMUR PATOGEN PENYAKIT TANAMAN, Agrosaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 2021, pp. 225-233,