PERBANDINGAN QR CODE STATIS DAN QR CODE DINAMIS DALAM PENGAMBILAN ABSEN PEGAWAI DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS BUNG HATTA
194
Al- Ma'arif: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam ISSN 0740-8188
Arisal
PERBANDINGAN QR CODE STATIS DAN QR CODE DINAMIS
DALAM PENGAMBILAN ABSEN PEGAWAI DI
LINGKUNGAN UNIVERSITAS BUNG HATTA
Arisal Yanuarafi*1
1
Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang/
Received: ;
Accepted:
Published:
ABSTRACT
This research aims to compare the effectiveness of using Static QR Codes and Dynamic
QR Codes in the employee attendance system within the University of Bung Hatta
environment. Static QR Codes, which store fixed information, are contrasted with
Dynamic QR Codes that generate new codes each time they are scanned. The research
methodology involves implementing both types of QR Codes at strategic locations within
the university, with data collection encompassing response times, accuracy, and user
satisfaction. The results indicate that Dynamic QR Codes excel in terms of security and
accuracy, albeit requiring additional effort in implementation. The conclusion drawn
from this research is that Dynamic QR Codes are recommended for employee
attendance capture in a university setting, providing positive implications for human
resource management in educational institutions. This study offers practical guidance for
other educational institutions considering the adoption of similar technology.
Keywords: QR Code, Absensi, QR Code Dinamis
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan keefektifan penggunaan QR Code
Statis dan QR Code Dinamis dalam sistem pengambilan absensi pegawai di lingkungan
Universitas Bung Hatta. QR Code Statis, yang menyimpan informasi tetap,
dibandingkan dengan QR Code Dinamis yang menghasilkan kode baru setiap kali
dipindai. Metode penelitian melibatkan implementasi kedua jenis QR Code di lokasilokasi strategis di universitas, dengan pengumpulan data mencakup waktu respons,
akurasi, dan kepuasan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QR Code
Dinamis lebih unggul dalam keamanan dan akurasi, meskipun memerlukan upaya
tambahan dalam implementasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa QR Code
Dinamis lebih disarankan untuk pengambilan absensi pegawai di lingkungan
universitas, memberikan implikasi positif untuk pengelolaan sumber daya manusia di
institusi pendidikan. Penelitian ini memberikan panduan praktis bagi institusi
pendidikan lainnya yang akan mengadopsi teknologi serupa.
Keywords: QR Code, Absensi, QR Code Dinamis
Al- Ma'arif. Jurnal Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam.
Fakultas Adab dan Humaniora UIN Imam Bonjol Padang
https://www.rjfahuinib.org/index.php/almaarif/
195
Al- Ma'arif: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam ISSN 0740-8188
Arisal
1. PENDAHULUAN
Penggunaan
mengelola
data
Statis dan QR Code Dinamis dalam
teknologi
absensi
dalam
pengambilan absensi, serta dampaknya
pegawai
terhadap pengelolaan sumber daya
menjadi semakin penting dalam era
manusia di lingkungan akademis.
modern ini. Universitas Bung Hatta
sebagai lembaga pendidikan yang terus
Melalui
perbandingan
yang
berupaya meningkatkan efisiensi dan
cermat antara QR Code Statis dan QR
akurasi pengelolaan absensi pegawai,
Code
turut
perkembangan
ditemukan solusi terbaik yang sesuai
teknologi dengan mempertimbangkan
dengan kebutuhan dan karakteristik
penerapan dua jenis QR Code, yaitu QR
Universitas Bung Hatta. Selain itu, hasil
Statis dan QR Dinamis.
penelitian ini juga diharapkan dapat
merespon
Dinamis,
memberikan
Absensi
salah
satu
pegawai
aspek
merupakan
kritis
dalam
pengembangan
pegawai
di
diharapkan
dapat
kontribusi
pada
teknologi
absensi
lembaga
pendidikan
manajemen sumber daya manusia di
lainnya. Dengan demikian, penelitian ini
lingkungan akademis. Dalam hal ini, QR
tidak hanya bersifat lokal, tetapi juga
Code menjadi solusi yang menarik untuk
memiliki potensi untuk memberikan
digunakan
panduan dan referensi bagi lembaga
sebagai alat otomatisasi
pengambilan data absensi. QR Code
pendidikan
Statis dan QR Code Dinamis adalah dua
mempertimbangkan
bentuk QR Code yang telah diterapkan
teknologi serupa.
dalam
berbagai
pengelolaan
konteks,
absensi.
lainnya
yang
tengah
penerapan
termasuk
Namun,
2. TINJAUAN PUSTAKA
perbandingan antara kedua metode ini
belum sepenuhnya dijelaskan, terutama
QR Code (Quick Response Code) telah
dalam konteks lingkungan akademis di
menjadi teknologi yang populer dalam
Universitas Bung Hatta.
berbagai bidang, termasuk pengelolaan
absensi (Smith, 2017). QR Code memiliki
Dengan melibatkan teknologi QR
Code,
diharapkan
Universitas
Bung
keunggulan
dalam
kemudahan
pembacaan, kecepatan, dan kapasitas
Hatta dapat meningkatkan efisiensi dan
penyimpanan
informasi
yang
relatif
keakuratan pengambilan data absensi
tinggi.
pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk
pengelolaan absensi memberikan solusi
memberikan pemahaman yang lebih
otomatis
mendalam mengenai kelebihan dan
kesalahan manusia dan meningkatkan
kekurangan masing-masing QR Code
efisiensi proses pencatatan kehadiran.
Penerapan QR Code dalam
yang
dapat
Al- Ma'arif. Jurnal Prodi S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam.
Fakultas Adab dan Humaniora UIN Imam Bonjol Padang
https://www.rjfahuinib.org/index.php/almaarif/
mengurangi
196
Al- Ma'arif: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam ISSN 0740-8188
Arisal
QR Code Statis adalah jenis QR Code
sumber daya manusia telah dilakukan
yang menyimpan informasi tetap dan
dalam berbagai lembaga (Miller, 2020).
tidak berubah seiring waktu. Pada
Studi terdahulu menunjukkan bahwa
konteks pengambilan absensi pegawai,
penggunaan QR Code dapat membantu
QR Code Statis dapat ditempatkan di
efisiensi
lokasi tetap, seperti pintu masuk kantor
keakuratan
data,
atau ruangan. Kelebihan QR Code Statis
pengalaman
yang
terletak pada kemudahan implementasi
pegawai dan pengelola.
administrasi,
meningkatkan
dan
memberikan
lebih
baik
bagi
dan kestabilan informasi (Jones, 2018).
Namun, kelemahannya mungkin terkait
Meskipun QR Code menawarkan
dengan keamanan, karena QR Code
berbagai
keunggulan,
penerapannya
Statis rentan terhadap pemindaian palsu
dalam pengelolaan absensi pegawai di
atau penyalahgunaan.
lingkungan
universitas
mungkin
dihadapkan pada tantangan tertentu
QR
Code
Dinamis,
sebaliknya,
(White,
2021).
Tantangan
tersebut
menghasilkan kode baru setiap kali
mungkin melibatkan integrasi dengan
dipindai. Kelebihan utama QR Code
sistem yang sudah ada, keamanan data,
Dinamis adalah tingkat keamanan yang
dan ketersediaan sumber daya teknologi.
lebih tinggi, karena sulit dipalsukan
(Brown,
2019).
Dalam
konteks
Dalam melaksanakan penelitian ini,
pengambilan absensi pegawai, QR Code
tinjauan
Dinamis
meningkatkan
memberikan fondasi teoritis yang kuat
mencegah
untuk memahami konteks penggunaan
mungkin
QR Code Statis dan QR Code Dinamis
memerlukan infrastruktur teknologi yang
dalam pengambilan absensi pegawai di
lebih kompleks dan dapat menimbulkan
lingkungan
tantangan terkait kesta (...truncated)