PENGARUH KEGIATAN PROMOSI PRODUK VAS (VALUE ADDED SERVICE) UNGGULAN TERHADAP PENINGKATAN VOLUME PENJUALAN PT INDOSAT, TBK
Jurnal Ilmiah Inovator, Edisi September 2012
PENGARUH KEGIATAN PROMOSI PRODUK VAS (VALUE ADDED
SERVICE) UNGGULAN TERHADAP PENINGKATAN VOLUME PENJUALAN
PT INDOSAT, TBK
Oleh : Hj. Ecin Kuraesin
ABSTRACT
Upaya- upaya yang dilakukan melalui berbagai inovasi terhadap produk, proses,
maupun pemasarannya adalah dimaksudkan untuk mempertahankan jumlah pengguna
atau konsumen yang diklaim oleh para operator penyedia tersebut sebagai persentase
pangsa pasar. Salah satu strategi yang dilakukan PT Indosat untuk membuat nilai
tambah dari layanannya adalah membuat fitur-fitur baru yang disebut Value-added
Service (VAS). Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui produk-produk VAS dan
kendala-kendala dalam kegiatan promosi serta pengaruh kegiatan promosi oleh unit VAS
sales PT Indosat. Metode penelitian menggunakan deskriptif dengan pendekatan korelasi,
menganalisis berapa besar pengaruh biaya promosi dengan peningkatan jumlah
penjualan.
Dari hasil penelitian bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan antara
biaya promosi terhadap penjualan, dengan hasil r-hitung sebesar 0,883, dan besar
kontribusi biaya promosi adalah 77,9 % dalam mempengaruhi tingkat penjualan.
Kata Kunci : Promosi Produk, Value Added Service, Volume Penjualan.
I. PENDAHULUAN
Bisnis penyediaan layanan telekomunikasi bergerak atau nirkabel, kini berada pada
persimpangan jalan sebagai akibat tekanan persaingan yang begitu sengit untuk
menghasilkan keuntungan yang memadai bagi perusahaan dalam mempertahankan dan
meningkatkan pertumbuhan bisnisnya. Persaingan yang timbul sebagai akibat banyaknya
operator penyedia layanan telekomunikasi nirkabel yang melibatkan diri dengan
penawaran harga dan tarif (pulsa) yang murah kepada konsumennya, mengarahkan para
operator penyedia layanan telekomunikasi tersebut berjuang untuk mempertahankan
keberlangsungan bisnis mereka dalam jumlah raihan marjin keuntungan yang kurang
menarik atau kecil bila hanya mengandalkan tarif murah tersebut sebagai satu- satunya
strategi dalam merebut pasar. Padahal pasar telekomunikasi nirkabel di Indonesia pada
masa kini, dari segi demografi dan potensi pasar, belumlah jenuh.
Inovasi terhadap produk, proses, teknologi, dan pasar adalah dipergunakan oleh
perusahaan untuk mengetahui posisi diri atau lawannya dalam pengertian sebagai
penopang/penyokong (sustainer) atau pengganggu (disruptor) terhadap pasar. Inovasi ini
1
Jurnal Ilmiah Inovator, Edisi September 2012
bekerja dan dipergunakan sebagai radar, melalui pengertian dua sisi pasar (two-sided
market) dan/atau lokalisasi (localization) terhadap konsumen, untuk membuat operator
penyedia layanan telekomunikasi nirkabel dapat berhasil lolos dari tekanan persaingan
pasar dan muncul sebagai pemenang dengan melakukan pengganguan (disruption)
terhadap produk dan layanan yang ada melalui nilai yang ditawarkan kepada konsumen
sebagai keuntungan persaingan.
Upaya- upaya yang dilakukan melalui berbagai inovasi terhadap produk, proses,
maupun pemasarannya adalah dimaksudkan untuk mempertahankan jumlah pengguna
atau konsumen yang diklaim oleh para operator penyedia tersebut sebagai persentase
pangsa pasar mereka. Namun pada kenyataannya, inovasi yang direalisasikan oleh para
penyedia layanan nirkabel tadi, tidaklah cukup sebagai bukti yang kuat untuk mendukung
dan menunjukkan keuntungan yang menarik dan sepadan dengan potensi pasar yang
masih cukup besar ini.
Salah satu strategi yang dilakukan PT Indosat untuk membuat nilai tambah dari
layanannya adalah membuat fitur-fitur baru yang disebut Value-added Service (VAS).
Value-added Services (VAS) merupakan layanan di luar layanan dasar dari perusahaan
telekomunikasi (komunikasi suara (voice)). Layanan tambahan ini dikembangkan
langsung oleh operator telepon seluler maupun pihak ketiga atau content provider yang
memanfaatkan kemampuan teknologi yang berkembang di teknologi seluler dan
digunakan untuk membuat sumber penghasilan baru ataupun membantu meningkatkan
kinerja dan kualitas layanan kepada masyarakat atau konsumen.
Produk VAS unggulan Indosat adalah I-ring, M-banking, dan Arena games yang
memiliki segmentasi pasar masing-masing. Untuk meningkatkan jumlah penjualan perlu
diadakannya kegiatan promosi, Unit kerja yang terlibat langsung dengan kegiatan
promosi dan penjualan produk VAS Indosat adalah Unit VAS Sales.
Tujuan Penelitian
Dalam penelitian ini penulis memiliki beberapa tujuan diantaranya adalah:
1. Untuk mengetahui apa saja Produk VAS yang dikeluarkan Indosat dan apa saja yang
menjadi produk VAS Unggulan Indosat.
2. Untuk mengetahui kendala-kendala dalam kegiatan promosi yang dilakukan Unit
VAS sales PT Indosat Tbk dalam memasarkan produk VAS Unggulan Indosat.
3. Untuk mengetahui pengaruh kegiatan Promosi oleh Unit VAS Sales PT Indosat Tbk
terhadap peningkatan volume penjualan PT. Indosat Tbk.
Kerangka Pemikiran
Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan promosi
produk VAS (Value Added Service) unggulan terhadap peningkatan volume penjualan
pada PT Indosat, Tbk. Sehingga ada satu variabel bebas (independent variable) yaitu
Kegiatan Promosi (X1) dan satu variabel terikat yaitu penjualan (Y), sedangkan datanya
menggunakan data primer dan data sekunder.
2
Jurnal Ilmiah Inovator, Edisi September 2012
Metodelogi Penelitian
1. Sumber Data
Sumber data dalam penulisan ini adalah data primer dan data sekunder. Data
primer merupakan data yang telah dikumpulkan penulis yang digunakan untuk
analisis selanjutnya untuk menemukan solusi terhadap masalah yang sedang diteliti.
Sedangkan data sekunder adalah hasil dari studi literatur yang telah ada.
Sumber data dimaksud sebagai berikut :
Informan Perusahaan
Informasi yang didapatkan dari bagian pemasaran, bagian aktuaria, dan bagian
klaim perusahaan tempat penulis melakukan penelitian.
Dokumen Resmi Perusahaan
Dokumen berupa arsip yang berhubungan dengan masalah penelitian berupa
laporan produksi asuransi mikro, laporan klaim, dan laporan pemasaran.
Kepustakaan
Data-data yang diperoleh dari buku, skripsi, surat kabar, majalah/buletin, dan
internet.
2. Metode Pengumpulan Data
Dalam mengumpulkan data penulis memperoleh data sebagai berikut:
a. Observasi
Penulis mengadakan pengamatan langsung pada perusahaan guna mendapatkan
data dan informasi mengenai permasalahan yang akan dibahas pada penelitian
ini.
b. Wawancara (interview)
Penulis mengumpulkan data dan informasi dengan mengajukan pertanyaanpertanyaan secara langsung kepada pihak-pihak yang kompeten dengan masalah
yang akan dibahas.
c. Analisis Data
Dalam penulisan makalah ini penulis mengggunakan analisis deskriptif dimana
metode analisis tersebut bertujuan untuk memberikan gambaran umum mengenai
sesuatu yang dibahas, dan untuk memperjelas penafsiran dilakukan dengan
menganalisis tabel, grafik/diagram dan angka-angka statistik. Penelitian ini juga
mengacu kepada metode penelitian asosiatif/hubungan, yaitu metode penelitian
yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih.
Sumber data dalam penelitian ini be (...truncated)