Penguasaan Pengetahuan Laundry Pada Peserta Didik Akomodasi Perhotelan di SMKN 9 Bandung
Penguasaan Pengetahuan... | 21
Vol II No.1 April 2016
Penguasaan Pengetahuan Laundry Pada
Akomodasi Perhotelan di SMKN 9 Bandung
Peserta
Didik
Nikmatul Kamilah Mardiyah1, Neni Rohaeni, Nenden Rani Rinekasari
1
Prodi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Departemen PKK FPTK UPI
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan mengenai sejauh mana peserta didik
menguasai pengetahuan laundry. Tujuan umum penelitian untuk memperoleh data
penguasaan pengetahuan laundry pada peserta akomodasi perhotelan di SMKN 9
Bandung. Lokasi dalam penelitian ini adalah SMKN 9 Bandung. Tujuan khusus penelitian
untuk memperoleh data mengenai penguasaan pengetahuan peserta didik mengenai
pengertian dan bagian-bagian laundry, pemahaman peserta didik dalam membedakan jenis
penggunaan dan perawatan laundry machine, penerapan peserta didik mengenai sop dalam
melaksanakan laundry dan analisis peserta didik mengenai jenis pengkotor dan kegunaan
laundry chemical. Metode yang digunakan pada penelitian yaitu deskriptif kuantitatif.
Sampel yang digunakan sebanyak 25 orang peserta didik pada kelas XII AP 1 dengan
menggunakan sampel purposive. Temuan penelitian yaitu penguasaan pengetahuan berada
pada kategori sangat tinggi, penguasaan pemahaman berada pada kategori tinggi,
penguasaan penerapan berada pada kategori tinggi dan penguasaan analisis berada pada
kategori cukup. Hasil capaian peserta didik akomodasi perhotelan di SMKN 9 Bandung
lebih dari setengahnya termasuk dalam kategori tinggi, kurang dari setengahnya termasuk
dalam kategori sangat tinggi dan sebagian kecil termasuk dalam kategori cukup pada
penguasaan pengetahuan laundry. Rekomendasi hasil penelitian guru mata pelajaran lebih
meningkatkan proses pembelajaran pada peserta didik dalam penguasaan pengetahuan
laundry khususnya pada tahap analisis yang berada pada kategori cukup, peserta didik
lebih meningkatkan penguasaan pengetahuan laundry khususnya pada tahap analisis yang
berada pada kategori cukup, dan hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan untuk penelitian
selanjutnya untuk memperdalam pembahasann mengenai peningkatan penguasaan laundry
pada peserta didik akomodasi perhotelan.
Kata Kunci: Penguasaan, Pengetahuan, Laundry
PENDAHULUAN
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
merupakan institusi pendidikan formal
sebagai lanjutan dari Sekolah Mengengah
Pertama (SMP) atau Madrasah Tsanawiyah
(MTs).
SMK
merupakan
institusi
pendidikan
formal
yang
lebih
memfokuskan peserta didik dalam
kompetensi keahlian sehingga kelak
lulusannya dapat langsung bekerja di dunia
industri.
SMK
memiliki
beberapa
kompetensi
keahlian
yang
dapat
ditawarkan sesuai dengan minat peserta
didik.
Kompetensi yang diberikan kepada
peserta didik SMK lebih menekankan pada
praktik keterampilan dan sikap, akan tetapi
teori penguasaan pengetahuan tetap
diberikan dengan persentase 70% untuk
praktek dan 30% untuk teori. Pengetahuan
yang diberikan untuk peserta didik
disesuaikan sesuai dengan kompetensi
keahliannya. Penguasaan pengetahuan
merupakan syarat penting yang harus
dipenuhi oleh peserta didik untuk
menunjang kelulusan selain dari mata
pelajaran pokok yang menjadi persyaratan
kelulusan serta dapat
mempermudah
22 | Nikmatul Kamilah Mardiyah1, et al
peserta didik pada saat bekerja di dunia
industri.
Berkembangnya industri perhotelan
merupakan
sebuah
tantangan
bagi
penyedia tenaga kerja di bidang
perhotelan. Industri perhotelan menuntut
setiap
tenaga
kerjanya
memiliki
kompetensi
di
bidang
perhotelan
khususnya keahlian Housekeeping yang
menaungi tugas dari laundry. SMK dengan
kompetensi
keahlian
Akomodasi
Perhotelan dapat bersaing pada dunia
industri perhotelan dengan kelebihan yang
dimiliki peserta didik yaitu menguasai
pengetahuan
mengenai
perhotelan
khususnya pada keahlian Laundry.
Penguasaan pengetahuan meliputi
enam
tahap
yaitu
pengetahuan,
pemahaman, penerapan, analisis, sintesis
dan evaluasi. Penguasaan pengetahuan
yang akan di ujikan pada peserta didik
sebanyak empat tahap yaitu pengetahuan,
pemahaman, penerapan dan analisis yang
sesuai dengan (Silabus Mata Pelajaran
Laundry SMKN 9 Bandung, 2014).
Penelitian ini ingin mengetahui sejauh
mana peserta didik menguasai empat
tahapan yang akan diujikan pada mata
pelajaran Laundry. Empat tahapan yang
akan diujikan, disesuaikan dengan meteri
pada mata pelajaran Laundry yang
diberikan sebanyak 30%. Tahapan tersebut
dijadikan sebagai tolak ukur penilaian
peserta
didik
dalam
penguasaan
pengetahuan mata pelajaran Laundry.
Kepuasaan yang dicapai merupakan
barang yang tamu gunakan, seperti pakaian
tamu yang dicuci pada laundry hotel, serta
linen yang hotel sediakan disetiap kamar
tamu seperti hand towel, bath towel, bath
mat, sheet, pillow case, dan duvet cover.
Pemeliharaan yang diberikan harus sesuai
dengan jenis linen serta pakaian tamu, oleh
karena itu sangat perlu bagi tenaga kerja
menguasai pengetahuan dasar-dasar dalam
menangani pakaian tamu serta linen yang
akan digunakan oleh tamu. Peneliti sebagai
mahasiswa Program Studi Pendidikan
Kesejahteraan Keluarga yang mengambil
kosentrasi Tata Graha merasa termotivasi
untuk melakukan penelitian “Penguasaan
Pengetahuan Laundry Pada Peserta Didik
Akomodasi Perhotelan Di SMKN 9
Bandung”.
Tujuan dalam penelitian ini adalah
untuk mengetahui penguasaan pengetahuan
Laundry pada peserta didik Akomodasi
Perhotelan di SMKN 9 Bandung.
METODE
Metode penelitian yang akan
digunakan dalam penelitian ini adalah
metode deskriptif kuantitatif, yang
bertujuan untuk memperoleh gambaran
secara sistematis. Populasi pada penelitian
ini adalah peserta didik kelas XII
Akomodasi Perhotelan yang berjumlah 67
peserta didik. Sampel yang digunakan
dalam penelitian ini adalah sampel
purposive dimana sampel dalam penelitian
ini ditentukan dengan kriteria tertentu.
Kriteria tersebut adalah peserta didik yang
telah mengikuti Mata Pelajaran Laundry.
Jumlah sampel yang didapatkan sebanyak
25 peserta didik kelas XII Akomodasi
Perhotelan yang berada di sekolah.
Instrumen
yang
digunakan
dalam
penelitian ini yaitu menggunakan tes. Tes
yang dilaksanakan bertujuan untuk
mendapatkan
data
penguasaan
pengetahuan laundry pada peserta didik
akomodasi perhotelan dengan memberikan
pertanyaan berupa soal pilihan ganda
dengan lima (5) pilihan yaitu a, b, c, d dan
e dengan banyak soal 30 butir. Pada
penskoran dalam tes pilihan ganda ini
apabila jawaban benar maka diberi skor
satu (1) perbutir soal, jika jawaban salah
diberi skor nol (0). Analisis data penelitian
dilakukan dengan ini, peneliti melakukan
beberapa langkah pengujian sebagai
berikut:
Penguasaan Pengetahuan... | 23
1. Uji Validitas
Validitas merupakan ukuran yang
menunjukan
tingkat
kesahan
dan
keandalan suatu alat ukur. Pengujian
validitas nstrument dalam penelitian ini
dengan menggunakan rumus korelasi
Pearson Product Moment.
2. Pengolahan Data
a. Verifikasi Data
Pengolahan data yang digunakan
dengan cara menjabarkan hasil perhitungan
persentase jawaban peserta didik pada
masing-masing item sesuai dengan
jawaban yang terkumpul. Proses analisis
dimulai d (...truncated)