PENGUASAAN PENGETAHUAN MAHASISWA TENTANG ALAT PERMAINAN EDUKATIF DALAM PERKULIAHAN BIMBINGAN PERAWATAN ANAK
ISSN 1979 - 6714
Desember 2014, Edisi Khusus
PENGUASAAN PENGETAHUAN MAHASISWA TENTANG ALAT
PERMAINAN EDUKATIF DALAM PERKULIAHAN BIMBINGAN
PERAWATAN ANAK
Novi Sumiyarti¹, Tati Abas², Isma Widiaty³
Departemen Pendidikan Kesejahteraan Keluarga
Universitas Pendidikan Indonesia
Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Kota Bandung 40154-Jawa Barat
email:
ABSTRAK. Permasalahan dalam penelitian ini memaparkan pentingnya
penguasaan pengetahuan mahasiswa tentang alat permainan edukatif dalam
perkuliahan bimbingan perawatan anak sebagai persiapan calon ibu maupun calon
pendidik. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh gambaran penguasaan
pengetahuan mahasiswa tentang alat permainan edukatif dalam perkuliahan
bimbingan perawatan anak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode
deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa tes hasil belajar dengan bentuk
pilihan ganda. Sampel dalam penelitian ini adalah sampel total sebanyak 28
mahasiswa dari angkatan 2011. Hasil penelitian menunjukan pencapaian
keseluruhan penguasaan pengetahuan mahasiswa tentang alat permainan edukatif
dalam perkuliahan bimbingan perawatan anak berada pada kriteria tinggi yang
meliputi penguasaan pengetahuan konsep bermain, peran dan fungsi Alat
Permainan Edukatif serta APE sebagai media stimulasi bagi tumbuh kembang
anak usia 2-5 tahun. Saran yang dapat disampaikan kepada: Mahasiswa Jurusan
PKK FPTK UPI untuk terus mempertahankan dan meningkatkan pengetahuan dan
wawasan khususnya mengenai alat permainan edukatif. Dosen mata kuliah
bimbingan perawatan anak dapat dijadikan bahan evaluasi dalam memberikan
pembelajaran kepada mahasiswa agar lebih termotivasi dalam mengikuti
perkuliahan khususnya materi APE.
Kata kunci: Penguasaan, Pengetahuan, Alat Permainan Edukatif.
ABSTRACT. Problems in this research explained the importance of student
mastery of knowledge about educational toys in child care guidance lectures in
preparation for expectant mothers and prospective educators . The purpose of this
study was to obtain a mastery of the knowledge of students about educational toys
in a child care guidance lectures . The method used is descriptive method . Data
collection techniques such as achievement test with multiple choice. The sample
in this study was sampled a total of 28 students from the class of 2011. The results
showed the overall achievement of student mastery of knowledge about
educational toys to child care guidance lectures are at high criteria which include
the acquisition of knowledge concept of play , the role and function of
Educational Gaming Tools and APE as a medium for the stimulation of growth
and development of children aged 2-5 years . Suggestions may be submitted to :
Student Programs of PKK FPTK UPI to continue to maintain and improve their
knowledge and insights specifically on educational toys . Lecturer in child care
guidance can be used as an evaluation in giving lessons to students to be more
motivated to attend a course specifically APE material .
Keywords: Mastery, Knowledge, Educational Toys
49
ISSN 1979 - 6714
Desember 2014, Edisi Khusus
PENDAHULUAN
Makna penting APE bagi anak telah banyak diteliti diantaranya hasil
penelitian Ratna Widiastuti dalam jurnal Herawati,T (2011) mengenai Stimulasi
Perkembangan Motorik dan Kecerdasan anak yang menegaskan bahwa APE
dapat mengembangkan kemampuan motorik halus, dengan menyusun balok,
melatih motorik kasar, dengan menendang. Di perluas oleh hasil penelitian
Fajriananda, Siregar, Y, S dan Aslamiyah, S dalam jurnal Herawati, T. (2011)
mengenai Stimulasi Perkembangan Motorik dan Kecerdasan anak
juga
mengemukakan bahwa jenis APE puzzle mampu meningkatkan kecerdasan anak
usia dini dan memberi pengalaman bermain bagi anak seperti dapat mengenal dan
menjodohkan huruf/angka. Dari hasil beberapa penelitian di atas dapat
disimpulkan bahwa APE sangat penting sebagai media intervensi tumbuh
kembang anak untuk dikuasai para mahasiswa sebagai calon pendidik ataupun
calon ibu dalam kehidupan sehari-hari.
Berdasarkan studi pendahuluan diketahui dari hasil wawancara pada
mahasiswa PKK angkatan 2011 yang telah belajar APE pada mata kuliah BPA,
hanya 20% dari 28 mahasiswa yang menguasai konsep APE dan penggunaanya
sebagai media stimulasi tumbuh kembang anak. Artinya hanya sebagian kecil
mahasiswa yang betul menguasai tentang APE dan masih rendahnya pengetahuan
mahasiswa terkait materi APE sebagai media intervensi bagi tumbuh kembang
anak yang diperoleh dari perkuliahan BPA, baik secara konsep maupun
penggunaannya, padahal materi ini sangat penting dikuasai oleh mahasiswa
sebagai calon pendidik baik formal, nonformal maupun pendidikan informal di
kehidupan keluarga sehari-hari.
Uraian latar belakang masalah di atas, mendorong penulis untuk
mengadakan penelitian yang terkait dengan bidang kajian serta ingin menggali
lebih dalam lagi tentang penguasaan pengetahuan mahasiswa PKK tentang Alat
Permainan Edukatif yang diajarkan dalam perkuliahan bimbingan perawatan anak
pada mahasiswa program studi PKK angkatan 2011, alasannya yaitu untuk
mengetahui sejauh mana penguasaan pengetahuan mahasiswa tentang Alat
Permainan Edukatif dalam perkuliahan Bimbingan Perawatan Anak.
Tujuan Penelitian
50
ISSN 1979 - 6714
Desember 2014, Edisi Khusus
Penelitian ini secara umum bertujuan untuk memperoleh informasi
mengenai Penguasaan pengetahuan Mahasiswa tentang Alat Permainan Edukatif
dalam Perkuliahan Bimbingan Perawatan Anak.
Tujuan khusus dalam penelitian ini untuk memperoleh gambaran
Penguasaan pengetahuan Mahasiswa tentang Alat Permainan Edukatif dalam
Perkuliahan Bimbingan Perawatan Anak yang berkaitan dengan:
a. Penguasaan pengetahuan mahasiswa berkaitan dengan Konsep Bermain
b. Penguasaan Pengetahuan Mahasiswa berkaitan dengan Alat Permainan
Edukatif.
c. Penguasaan kemampuan mahasiswa berkaitan dengan penggunaan Alat
Permainan Edukatif sebagai media stimulasi bagi anak usia 2-5 tahun.
KERANGKA TEORI
Penguasaan yaitu untuk pemahaman serta keterampilan terhadap suatu
ilmu menurut J.S Badudu (Kurnia H, F 2013:30). Pengetahuan ialah merupakan
hasil “tahu” dan ini terjadi setelah orang melakukan penginderaan terhadap suatu
obyek tertentu dan sebagian besar pengetahuan yang diperoleh manusia melalui
mata dan telinga menurut Soekidjo (Astriyani, 2011).
Alat permainan edukatif adalah segala sesuatu yang dapat digunakan
sebagai sarana atau peralatan untuk bermain yang mengandung nilai pendidikan
(edukatif) dan dapat mengembangkan seluruh kemampuan anak Direktorat PAUD
Depdiknas, 2003 (Zaman, 2006).
Bimbingan Perawatan Anak merupakan mata kuliah yang harus ditempuh
oleh seluruh mahasiswa Prodi PKK dalam membimbing dan merawat anak
dengan bobot 2 sks sebagai persiapan calon pendidik dan calon ibu dalam
kehidupan sehari-hari, silabus (Widiaty, 2013).
METODE PENELITIAN
Metode Penelitian yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini
menggunakan metode penelitian deskriptif dengan menggunakan instrumen Tes
Hasil Belajar dengan soal pilihan ganda.
Lokasi, Populasi dan Sampel
Lokasi penelit (...truncated)