Implementasi Komik Digital dalam Meningkatkan Kemampuan Siswa Membaca Descriptive Text di MI Oku Timur
Volume: 9
Nomor : 3
Bulan : Agustus
Tahun : 2023
Implementasi Komik Digital dalam Meningkatkan Kemampuan Siswa
Membaca Descriptive Text di MI Oku Timur
Zulaikah
Ahmad Ulin Niam
Nindy Devita S.
Hastuti Retno K.
Widia Agustiani
Universitas Nurul Huda, OKU Timur, Indonesia
Pos-el:
DOI: 10.32884/ideas.v9i3.1386
Abstrak
Perencanaan yang menyeluruh, yang mencakup penggunaan dan pemanfaatan media
pembelajaran, akan memastikan bahwa proses pembelajaran berjalan dengan baik. Studi ini
menyelidiki bagaimana penggunaan media komik digital berdampak pada kemampuan siswa
MI Subulussalam di OKU Timur untuk membaca teks deskriptif dalam Bahasa Inggris.
Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen, di mana data dikumpulkan melalui tes
lisan yang berkaitan dengan subjek yang digambarkan dalam komik. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa, dibandingkan dengan situasi sebelum penerapan media pembelajaran
komik digital, penerapan media tersebut memberikan pengaruh yang signifikan terhadap
kemampuan membaca teks deskriptif. Ada perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan
post-test.
Kata Kunci
Membaca, komik digital, kemampuan siswa
Abstract
The learning process will be effective when supported by various planning, including the use
and utilization of instructional media. The objective of this research is to determine the
influence of using digital comic media on the intensification of reading abilities in descriptive
English texts among students at MI Subulussalam in OKU Timur. The method used is an
experimental approach, with data collection through oral tests based on topics within comic
images. Based on the research results, it can be concluded that the implementation of Digital
Comic instructional media has an impact on the ability to read descriptive texts compared to
before the implementation of digital comic instructional media. This is evident from the
difference between the pre-test and post-test results.
Keywords
Reading, digital comics, students’ skill
Pendahuluan
Hasil maksimal dari sebuah pendidikan tentunya sangat diharapkan oleh berbagai kalangan,
baik itu pemerintah, masyarakat dalam hal ini para pengguna lulusan, orang tua maupun siswa
itu sendiri. Dalam proses pendidikan pasti tidak lepas dari tukar menukar informasi atau transfer
pengetahuan dan values dengan berbagai media yang digunakan, jadi dalam proses tersebut
media perantara sampainya informasi itu menjadi urgent untuk dipertimbangkan dan
935
Volume: 9
Nomor : 3
Bulan : Agustus
Tahun : 2023
dirancanakan dengan bijak, media pembelajaran haruslah berkriteria baik yakni media yang
mampu mengakomodir pengalaman belajar siswa, menarik, sesuai tujuan dan bisa bertahan,
baik itu berupa media konvensional maupun digital. Apalagi kemajuan zaman dengan
transformasi teknologi yang pesat menuntut para pendidik untuk meng-upgrade
kemampuannya menyuguhkan media pembelajaran yang kekinian.
Media pembelajaran di era modern saat ini merupakan sebuah alat yang pendidik gunakan
untuk merencanakan dan penelaahan dalam menerapkan proses pembelajaran menarik bagi
peserta didik, hingga membuatnya mampu menangkap sebuah pelajaran dengan mudah
(Syahmi dkk., 2022) . Media yang dikembangkan pada prinsipnya harus mengacu pada materi
yang sedang dipelajari siswa. Dengan demikian, pemahaman peserta didik terhadap materi yang
diberikan akan utuh, dan juga mampu menghilangkan tingkah laku yang dianggap negatif pada
proses pembelajaran tersebut. Menurut pendapat selanjutnya menyebutkan bahwa media dalam
proses KBM merupakan sebuah alat yang digunakan untuk membantu peserta didik dalam
mendapatkan pengetahuan dan keterampilan (Nurmadiah, 2016) Sedangkan pengertian yang
lain menjelaskan bahwa media pembelajaran merupakan alat yang mampu memberikan proses
pembelajaran menjadi lebih efektif dan efisien (Nurrita, 2018). Penggunaan sebuah media
dalam proses pembelajaran di ruang kelas menjadi solusi untuk menekan rutinitas penggunaan
sistem drilling untuk menyampaikan ketertinggalan kompetensi yang harus dikuasai (Riwanto
& Wulandari, 2018)
Memasuki revolusi industry 4.0 sekarang ini penggunaan media digital untuk proses
belajar mengajar sudah sangat berkembang secara signifikan, dengan munculnya media digital
memberikan sejumlah inovasi pendidikan yang merubah pembelajaran tradisional yang
monoton dan kaku (Anam dkk., 2021). Proses pembelajaran dengan menggunakan media
digital lebih dinilai praktis, fleksibel dan tidak terbatas ruang serta waktu. Era digital telah
menyatu dengan kondisi masyarakat khususnya di dunia pendidikan, pada saat kondisi inilah
dunia pendidikan bisa mendapat informasi sangat mudah dan cepat dalam mengembangkan
berbagai bentuk metode pembelajaran. kegiatan pembelajaran itu sendiri dasarnya adalah
proses berkomunikasi, dimana proses ini akan berjalan dengan baik jika pesan edukatif yang
disampaikan seorang guru dapat diterima oleh seorang peserta didik dengan baik, maka dari itu
seorang pendidik bisa memanfaatkan sebuah media pembelajaran sebagai alat komunikasi
(Muthmainnah, 2015).
Media digital yang dimaksud adalah komik. Komik merupakan media grafis yang
menyuguhkan cerita bergambar berurutan dengan beragam karakter yang sengaja dirancang
untuk memberikan informasi serta hiburan kepada para pembaca (Kristanto, 2016). Kemudian
menurut (Gumelar, 2010), komik adalah serangkaian gambar yang tersusun dengan tujuan dan
filosofi yang dimiliki oleh pembuatnya, dengan maksud untuk menyampaikan pesan. Penelitian
ini fokus pada penggunaan komik digital yang diperoleh melalui aplikasi toondoo, yang
dikembangkan oleh perusahaan Jambav. Toondoo adalah sebuah platform pembuatan komik
berbasis online yang digunakan sebagai media pembelajaran bagi anak-anak. Aplikasi ini
menyediakan berbagai fitur, seperti pemilihan warna, karakter, dan teks yang dapat disematkan
pada gambar digital (www.toondoo.com).
936
Volume: 9
Nomor : 3
Bulan : Agustus
Tahun : 2023
Menurut penelitian (Wati dkk., 2021) dengan judul “Toondoo Comic in Teaching
Speaking (A Pre-Experiment Research)” berkesimpulan bahwa penggunaan komik Toondoo
efektif secara signifikan dalam pembelajaran berbicara Bahasa Inggris mahasiswa semester dua
di Universitas Hamzanwadi. Kemudian dalam PKMS yang dilakukan oleh (Wahyudin dkk.,
2020) yang berjudul “Penggunaan Komik Digital Toondoo dalam Pembelajaran Bahasa Inggris
Tingkat Sekolah Menengah” juga berkesimpulan bahwa komik toondoo dapat merangsang
daya krativitas berpikir siswa kelas 8 SMPN 2 Sekampung Udik dalam membuat recount text
berbasis komik digital. Dalam hal ini peneliti berbeda dengan kedua penelitian dan PKMS
diatas dengan menerapkan komik digital toondoo pada siswa sekolah dasar, nilai kebaruan
dalam penelitian ini adalah penerapan easy learning Bahasa Inggris kepada siswa sekolah dasar
berbasis media digital.
Media ini diharapkan mampu meningkatkan membaca pada teks Bahasa Inggris di MI
Subulussalam. Dalam hal ini peneliti membatasi masalah dalam penelitian ini pada descriptive
texts. Menurut guru bahasa Inggris (...truncated)