Klasifikasi Jenis Kulit Wajah Menggunakan Metode Discrete Wavelet Transform Dan Backpropagation
ISSN : 2355-9365
e-Proceeding of Engineering : Vol.6, No.2 Agustus 2019 | Page 4147
KLASIFIKASI JENIS KULIT WAJAH MENGGUNAKAN METODE DISCRETE
WAVELET TRANSFORM DAN BACKPROPAGATION
,
,
,
,
Abstrak
Kulit merupakan bagian tubuh manusia yang perlu dilakukan perawatan. Perawatan yang tidak
tepat pada kulit dapat menimbulkan kerugian bagi seseorang. Oleh karena itu, dibutuhkan pengetahuan
analisa kulit yang tepat dimana salah satunya mengetahui jenis kulit wajah. Jenis kulit ada beberapa
yaitu berminyak dan kering. Masing-masing jenis kulit tersebut memiliki perawatan dan produk yang
berbeda.
Pada penelitian ini dibuat sistem pengolahan citra yang dapat mendeteksi jenis kulit manusia.
Sistem ini mengolah citra kulit manusia yang diambil dengan mikroskop digital. Citra kulit manusia yang
digunakan adalah citra bagian pipi untuk kulit berminyak dan kering. Citra yang digunakan sebesar
masing – masing 40 untuk data latih dan data uji. Proses pengolahan citra terdiri dari tiga tahap yaitu
pre-processing, ekstraksi ciri menggunakan metode DWT (Discrete Wavelet Transform) dan klasifikasi
dengan metode backpropagation. Setelah melalui tahapan tersebut, data diklasifikasi berdasarkan jenis
kulit wajah berminyak atau kering.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem dapat membedakan jenis kulit berminyak
dan kering dengan tingkat akurasi sebesar 95%, dengan jumlah data latih yang sama dengan data uji.
Kata kunci : Kulit wajah , DWT , Backpropagation
Abstract
The skin is a part of the human body that needs treatment. Improper care of the skin can cause harm
to someone. Therefore, we need proper knowledge of skin analysis where one of them knows the type of facial
skin. There are several skin types, namely oily and dry. Each type of skin has different treatments and
products.
In this study, an image processing system was created that can detect human skin types. This system
processes the image of human skin taken with a digital microscope. The image of human skin used is the
image of the cheeks for oily and dry skin. The images used are 40 for each training data and test data. The
image processing process consists of three stages, namely pre-processing, feature extraction using the DWT
(Discrete Wavelet Transform) method and classification using the backpropagation method. After going
through these stages, the data is classified according to the type of oily or dry skin.
The results of this study indicate that the system can distinguish oily and dry skin types with an accuracy
level of 95%, with the same amount of training data as the test data.
Keywords: Facial skin, DWT, Backpropagation
1.
Pendahuluan
Kulit merupakan aset utama bagi manusia terutama kaum wanita. Kulit juga merupakan salah satu organ manusia yang te
dilakukan oleh kaum wanita tidak didasari oleh pemahaman dan pengetahuan yang luas mengenai jenis kulit
wajah yang dimiliki serta produk perawatan seperti apa yang sesuai. Hal ini mengakibatkan banyak terjadi
kasus-kasus pemilihan produk perawatan kulit wajah yang salah dan akhirnya kulit wajah menjadi rusak. Ketika
kulit wajah sudah menjadi rusak, maka proses pengembalian menjadi semula membutuhkan waktu yang jauh
1
ISSN : 2355-9365
e-Proceeding of Engineering : Vol.6, No.2 Agustus 2019 | Page 4148
lebih lama dibandingkan waktu untuk melakukan perawatannya. Biaya yang dikeluaran juga bisa jauh lebih
banyak apabila kulit wajah telah rusak akibat kesalahan prosedur perawatan. Sehingga pemahaman dan
pengetahuan dasar mengenai analisa kulit wajah yang dimiliki sangat diperlukan untuk menghindari hal buruk
yang terjadi pada kulit wajah.
Berdasarkan masalah yang ada yaitu kurangnya pengetahuan manusia terutama kaum wanita dalam
membedakan jenis kulit wajah yang dimiliki secara visual, maka diusulkan suatu sistem untuk melakukan
analisa terhadap jenis kulit wajah berdasarkan tekstur dengan menggunakan metode Discrete Wavelet Transform
dengan klasifikasi Backpropagation. Dengan diciptakannya sistem analisa tersebut, dapat mempermudah dalam
menentukan jenis kulit yang dimiliki, sehingga tidak ada lagi kesalahan dalam penggunaan produk perawatan
kulit wajah. Pada tahun 2012, telah dilakukan penelitian tugas akhir dengan judul “Klasifikasi jenis kulit wajah
berdasarkan analisis tekstur dengan metode K-Nearest Neighbor” [1]. Makalah tugas akhir tersebut disusun oleh
Sartika dari Universitas Telkom. Oleh karena itu, dilakukan penelitian lebih lanjut sebagai pengembangan
pembelajaran dengan judul “KLASIFIKASI JENIS KULIT WAJAH MENGGUNAKAN METODE DISCRETE
WAVELET TRANSFORM DAN BACKPROPAGATION”. Transformasi wavelet banyak digunakan untuk analisis
dan representasi isyarat/signal karena sederhana dan mudah diimplementasikan [2]. JST Backpropagation
memiliki keunggulan apabila image telah dilatih dalam JST tidak perlu pengenalan awal atau dengan
membandingkan satu image dengan semua image yang ada dalam basis data karena sudah dikenali oleh JST
berdasarkan nilai bobot yang disimpan, kecuali untuk image yang belum pernah dilatih JST [3].
2.
Dasar Teori
2.1. Kulit Wajah
Wajah merupakan bagian yang penting dan bagian yang pertama kali dilihat ketika mengenali seseorang.
Tidak jarang banyak perempuan atau laki-laki melakukan perwatan agar penampilan yang lebih menarik dan
rapi. Perawatan yang dilakukan akan berbeda pada setiap individu tergantung pada jenis kulitnya. Dengan
mengetahui jenis kulit wajah tentu akan membantu dalam pelaksanaan perwatan yang tepat. Memahami struktur
dan fungsi kulit dapat menjadi langkah awal dalam keseluruhan rangkaian upaya untuk merawat dan menjaga
kesehatan kulit. Pada penelitian ini jenis kulit wajah yang akan dianalisis adalah [4]:
1. Kering
Kulit kering merupakan jenis kulit yang kekurangan sebum. Karena jumlah sebum yang terbatas, maka kulit
kering sering mengalami kekurangan sebum dan kelembaban berkurang dengan cepat.
2. Berminyak
Kulit berminyak merupakan jenis kulit yang diakibatkan oleh kelenjar sebaceous sangat aktif pada saat
pubertas, ketika distimulasi oleh hormon pria yaitu androgen.
Permasalahan kulit wajah sering terjadi terhadap orang – orang pada usia remaja hingga dewasa. Salah satu
permasalahannya yaitu permasalahan kulit yang berminyak atau kering. Ciri – ciri jika seseorang mengalami
permasalahan kulit dapat dilihat pada bagian tengah wajah, pipi, maupun dahi [5].
Permasalahan kulit kering, dapat dilihat pada wajah bagian pipi akan terlihat tidak lembab dan tidak
berminyak, halus , tipis serta rapuh. Permsalahan kulit berminyak juga dapat terlihat pada kulit bagian pipi, pori
– pori akan jelas terlihat, kulit terlihat pudar dan kusam [5].
2.2. Pengolahan Citra Digital
Citra yang telah ditangkap oleh kamera dan telah dikuantisasi dalam bentuk nilai diskrit diskrit disebut
sebagai citra digital. Citra digital tersusun dari sejumlah nilai tingkat keabuan yang dikenal sebagai piksel pada
posisi tertentu [5]. Pengolahan citra digital merupakan proses yang bertujuan untuk memanipulasi dan
menganalisis citra dengan bantu (...truncated)