Analisis Kinerja Aset Fisik Fasilitas Wisata Riung Gunung Berdasarkan Destination Attributes di Kabupaten Bandung

Industrial Research Workshop and National Seminar, Aug 2022

Objek penelitian ini yaitu kinerja aset fisik fasilitas Wisata Nuansa Riung Gunung dengan luas 5.200 m2 dengan memiliki aset fasilitas Attraction, Amenities, Accessibility, Ancillary Service dan Supporting facilities yang masih belum memadai. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi kinerja aset fisik fasilitas wisata alam Nuansa Riung Gunung sebagai potensi wisata di daerah Pangalengan berdasarkan Attraction, Amenities, Accessibility, Ancillary Service dan Supporting facilities. Penelitian ini menggunakan landasan teori destination attributes. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan jenis pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, kuesioner, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data untuk pendekatan kuantitatif digunakan analisis statistic deskriptif menggunakan mean dan standar deviasi dan teknis analisis untuk pendekatan kualitatif dilakukan dengan menggunakan content analysis. Berdasarkan hasil penelitian analisis kinerja asset fisik fasilitas Wisata Nuansa Riung Gunung dari semua dimensi keadaan yang kurang baik dan ada penambahan fasilitas yaitu adanya eduwisata. Maka alternatif solusi yang direkomendasikan adalah perencanaan pengembangan aset fisik fasilitas Nuansa Riung Gunung Pangalengan.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://jurnal.polban.ac.id/ojs-3.1.2/proceeding/article/download/4262/2802

Analisis Kinerja Aset Fisik Fasilitas Wisata Riung Gunung Berdasarkan Destination Attributes di Kabupaten Bandung

Prosiding The 13th Industrial Research Workshop and National Seminar Bandung, 13-14 Juli 2022 Analisis Kinerja Aset Fisik Fasilitas Wisata Riung Gunung Berdasarkan Destination Attributes di Kabupaten Bandung Magdalena Rahmawati1, Koernia Purwihartuti2 1 Jurusan Administrasi Niaga, Politeknik Negeri Bandung, Bandung, 40559 E-mail : 2 Jurusan Administrasi Niaga, Politeknik Negeri Bandung, Bandung, 40559 E-mail : ABSTRAK Objek penelitian ini yaitu kinerja aset fisik fasilitas Wisata Nuansa Riung Gunung dengan luas 5.200 m2 dengan memiliki aset fasilitas Attraction, Amenities, Accessibility, Ancillary Service dan Supporting facilities yang masih belum memadai. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi kinerja aset fisik fasilitas wisata alam Nuansa Riung Gunung sebagai potensi wisata di daerah Pangalengan berdasarkan Attraction, Amenities, Accessibility, Ancillary Service dan Supporting facilities. Penelitian ini menggunakan landasan teori destination attributes. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan jenis pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, kuesioner, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data untuk pendekatan kuantitatif digunakan analisis statistic deskriptif menggunakan mean dan standar deviasi dan teknis analisis untuk pendekatan kualitatif dilakukan dengan menggunakan content analysis. Berdasarkan hasil penelitian analisis kinerja asset fisik fasilitas Wisata Nuansa Riung Gunung dari semua dimensi keadaan yang kurang baik dan ada penambahan fasilitas yaitu adanya eduwisata. Maka alternatif solusi yang direkomendasikan adalah perencanaan pengembangan aset fisik fasilitas Nuansa Riung Gunung Pangalengan. Kata kunci Accessibility, Amenities, Ancillary Service, Attraction, Analisis Kinerja Aset dan supporting facilities. maupun menikmati segarnya tanaman di 1. PENDAHULUAN sekitarnya. Wisata Nuansa Riung Gunung berada di Desa Pulosari, Pangalengan, Bandung, Jawa Barat 40378 dengan luas 5.200 m2. Awalnya Riung Gunung ini merupakan hamparan Kebun teh milik PT Perkebunan Nusantara Gambar 1 Objek Wisata Nuansa Riung VIII yang kemudian dilakukan pemanfaatan Gunung asset karena memiliki potensi. PTPN VIII Berdasarkan pengamatan yang memiliki core business yakni perkebunan teh dilakukan banyak sekali permasalahan yang dan kopi yang dikelola langsung oleh pusat, ada di objek Wisata Nuansa Riung Gunung, sedangkan untuk non core business dikelola indikasi permasalahan yang ada pada objek oleh bagian lain yang masih bagian dari Wisata Nuansa Riung Gunung yaitu Skywalk PTPN VIII seperti wisata alam Nuansa Riung tidak dibangun pagar, parkir hanya Gunung yang dikelola oleh bagian Koperasi memanfaatkan bahu jalan, tempat makan Karyawan (Kopkar) Pasirmalang. Wisata Nuansa Riung Gunung ini merupakan jenis wisata agro dimana jenis wisata ini dapat seadanya, pengunjung mengantri giliran saat dilakukan secara rombongan untuk akan menggunakan toilet, tempat ibadah yang mengadakan kunjungan dan peninjauan ke hanya menampung 6 orang, pengunjung proyek-proyek pertanian, perkebunan dan harus mengantri giliran untuk duduk, tidak ladang pembibitan dengan tujuan studi ada information center, pada objek wisatapun tidak ada papan informasi / gapura yang 1260 Prosiding The 13th Industrial Research Workshop and National Seminar Bandung, 13-14 Juli 2022 menunjukkan identitas objek wisata, kebun teh tercemar oleh sampah pengunjung, penyandang disabilitas kesulitan memasuki lokasi wista, tidak ada toko sovenir, tidak ada pos satpam, untuk akses menuju objek wisata tidak ada penerangan jalan, tidak ada ramburambu jalan, tidak ada papan petunjuk untuk menuju objek, dan tidak ada jaringan internet. layanan[3]. Pada Wisata Nuansa Riung Gunung ini menganalisis kinerja aset mengacu kepada 5 fasilitas attraction, accommodation, accessibility, ancillaries services [4] dan support facilities [5]. Aspek yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tentang aspek fisik atau fasilitas yang ada pada Wisata Nuansa Riung Gunung Pangelangan yang berlandaskan teori dan normative yang ada. 3. a. Tempat Parkir b. Skywalk c. Warung d. Toilet Gambar 2 Kondisi Aset Fasilitas Di Nuansa Riung Gunung Berdasarkan pemaparan indikasi masalah tersebut, perlu dilakukan evaluasi untuk menganalisis kinerja aset fisik fasilitas yang ada di Nuansa Riung Gunung Pangalengan. 2. KAJIAN LITERATUR 2.1 Manajemen Aset Manajemen aset merupakan sebuah rangkaian kegiatan untuk mengelola kekayaan dimulai dari perencanaan kebutuhan aset sampai dengan penghapusan aset supaya dapat mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien [1]. Pengelolaan aset perlu dilaksanakan sesuai dengan siklus aset yang diawali dengan proses perencanaan hingga penghapusan atau pembaharuan 2.2 Analisis Kinerja Aset Fisik Wisata Alam Wisata alam adalah suatu kawasan pelestarian alam yang digunakan sebagai objek pariwisata dan rekreasi alam yang memanfaatkan berbagai potensi sumber daya alam dan ekosistemnya, baik itu dalam berbentuk alami ataupun perpaduan hasil buatan manusia [2]. Fokus pengukuran kinerja dalam manajemen aset adalah hubungan dan nilai suatu aset untuk hasil yang diinginkan organisasi[3]. Evaluasi kinerja aset merupakan pengidentifikasian dan pencatatan semua aset yang dibutuhkan untuk memberikan layanan dan menentukan seberapa efektif aset mendukung persyaratan METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan merupakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Jenis pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yakni menggunakan pendekatan secara kualitatif yaitu proses pengolahan data dari wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Sedangkang pendekatan kuantitatif yaitu pengolahan data dari hasil kuisioner. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif eksplanatori. Metode ini diterapkan pada penelitian ini karena pengumpulan fakta-fakta melalui observasi terhadap objek penelitian dan data dalam rangka mengetahui kinerja aset berdasarkan Destination Attributes yang dikumpulkan pada waktu penelitian yakni dari bulan Februari 2021 sampai dengan Juni 2021. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, studi dokumentasi dan kuesioner yang diolah menggunakan statistik deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Uji Validitas dan Uji Reliabilitas, untuk mengelola data hasil kuisoner yang dilkukan kepada 100 responden yang merupakan pengunjung serta melakukan pendeskripsian hasil wawancara yang dilakukan kepada pengelola Wisata Nuansa Riung Gunung. 4. HASIL DAN PEMBAHASAN Analisisi kinerja aset fasilitas Nuansa Riung Gunung ini mengacu pada 5 dimesi yaitu attraction, accommodation, accessibility, ancillarie services [4] dan support facilities [5]. 4.1 Attraction Pada fasilitas attraction ini terdiri dari indicator skywalk. Berdasarka observasi pada Skywalk y (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://jurnal.polban.ac.id/ojs-3.1.2/proceeding/article/download/4262/2802
Article home page: https://jurnal.polban.ac.id/ojs-3.1.2/proceeding/article/view/4262/2802

Rahmawati Magdalena, Koernia Purwihartuti. Analisis Kinerja Aset Fisik Fasilitas Wisata Riung Gunung Berdasarkan Destination Attributes di Kabupaten Bandung, Industrial Research Workshop and National Seminar, 2022, pp. 1260-1268,