Optimalisasi digital marketing untuk meningkatkan pasar UMKM JakPreneur wilayah Jakarta Timur
Published by LPMP Imperium
Journal homepage: https://ejournal.imperiuminstitute.org/index.php/BERDAYA
Optimalisasi digital marketing untuk meningkatkan pasar
UMKM JakPreneur wilayah Jakarta Timur
Gatot Prabantoro1, Rimi Gusliana Mais2, Megayani3, Maya Mustika4,
Preztika AyuArdheta5, & Hendryadi6
1,3,6 Program Studi Manajemen, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Jakarta
2,4,5Program Studi Akuntansi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Jakarta
*Email:
ABSTRACT
This activity aims to answer the needs of MSMEs in the normal era of
Covid-19, namely the digitalization of business marketing development.
The target of this activity is MSME players in the East Jakarta area,
including the community from several sub-districts that are members of
the Jakpreneur UMKM East Jakarta Region, namely Jatinegara District,
Matraman District, Cakung District, Pulo Gadung District, Duren
Sawit District, Pondok Kopi District with various business fields
ranging from culinary, fashion, services and other creative industries.
The method for carrying out this activity was an offline workshop with
109 participants at the East Jakarta Mayor's Office Block D Building.
Assistance in digital marketing using Google My Business to expand the
reach and attractiveness of business information for East Jakarta
JackPreneur MSMEs. To evaluate this activity, pre-tests and post-tests
were carried out, and it was found that the results of this socialization
provided increased awareness to MSME actors (up 42% from 12% to
54%) of the importance of digitalization in informing businesses in the
digital era, to improve MSME business performance.
Keywords
Digitization, Google My
Business, MSME
BERDAYA : Jurnal
Pendidikan dan
Pengabdian Kepada
Masyarakat
Vol 5, No.1, 2023, pp. 7178
eISSN 2721-6381
Article History
Received 2/15/2023 / Accepted 4/25/2023/ First Published: 4/30/2023
To cite this article:
© The Author(s)2023
. This open access article is distributed under a Creative Commons
Attribution (CC-BY) 4.0 license
71
BERDAYA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol 5, No. 1, 2023. Pp. 71-78. DOI: 10.36407/berdaya.v5i1.890
Profil Penulis
ABSTRAK
Tujuan pelaksanaan kegiatan ini yaitu untuk menjawab
kebutuhan para pelaku UMKM di era normal Covid-19,
yaitu digitalisasi pengembangan pemasaran usaha. Sasaran
kegiatan ini yaitu pelaku UMKM di wilayah Jakarta Timur,
meliputi masyarakat dari beberapa kecamatan yang
tergabung dalam UMKM Jakpreneur Wilayah Jakarta
Timur yaitu Kecamatan Jatinegara, Kecamatan Matraman,
kecamatan Cakung, Kecamatan Pulo gadung, Kecamatan
Duren Sawit, Kecamatan pondok Kopi dengan bidang
usaha beragam mulai dari kuliner, fashion, jasa dan
industri kreatif lainnya. Metode pelaksaan kegiatan ini
adalah workshop yang diselenggarakan secara offline
sebanyak 109 peserta di Gedung Blok D Kantor Walikota
Jakarta Timur. Pendampingan pembuatan digitalisasi
pemasaran menggunakan Google My Business untuk
memperluas jangkauan dan daya tarik informasi bisnis
para UMKM JackPreneur Jakarta Timur. Untuk
mengevaluasi kegiatan ini dilakukan pre-test dan post-test
dan didapati hasil sosialisasi ini memberikan peningkatan
kesadaran kepada pelaku UMKM (naik 42% dari 12%
menjadi 54%) akan pentingnya digitalisasi dalam
menginformasikan bisnis di era digital, sehingga dapat
meningkatkan kinerja usaha UMKM.
Kata Kunci : Digitalisasi, Google My Business, UMKM
Gatot Prabantoro, Rimi Gusliana
Mais, Megayani, Maya Mustika,
Preztika Ayu Ardheta, &
Hendryadi
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi
Indonesia Jakarta
Coresponding Author
:
Reviewing Editor
Suryani, Universitas Islam Negeri
Sultan Maulana Hasanuddin,
Banten
PENDAHULUAN
Usaha Mikro, Kecil Menengah atau UMKM merupakan ujung tombak dan memiliki peran
besar dalam perekonomian sebuah Negara. Berdasarkan pada update data terakhir di
website resmi Kementerian Koperasi dan UMKM Republik Indonesia tentang Statistik
UMKM Tahun 2018, diketahui bahwa jumlah UMKM Indonesia telah mencapai 64.194.057
UMKM dan merupakan pelaku usaha terbesar dengan persentase sebesar 99,99 persen dari
total pelaku usaha di Indonesia, dengan peningkatan 16% sejak tahun 2012 sampai dengan
2018 (Mikro, 2018). Berdasarkan pada data tersebut maka perlu bagi kita khususnya
pemerintah untuk mendukung UMKM dalam upaya meningkatkan pertumbuhan
perekonomian Negara kedepan.
Menurut data Dirjen Industri Kecil Menengah Kementerian Perindustrian dari sejumlah
UMKM yang tersebar sekitar 40 persen berada di luar Jawa dan 60 persen di Jawa, dan hanya
30% s/d 40% UMKM yang ada di Indonesia yang sudah memanfaatkan kecanggihan
teknologi informasi untuk mengembangkan bisnis (Kemenperin, 2011; Fadjar, 2014). Masih
belum banyaknya pelaku UMKM benar-benar memanfaatkan teknologi informasi yang
72
Gatot Prabantoro et al.
Digitization, Google My Business, MSME
berkembang sangat pesat tersebut juga dapat menjadi salah satu penyebab rendahnya daya
saing UMKM, yakni belum optimalnya pemanfaatan teknologi dalam digital marketing.
Padahal apabila pelaku UMKM dapat mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi
dalam pengelolaan pemasarannya dapat diperkirakan pertumbuhan laba UMKM tentu
semakin meningkat dan otomatis dapat meningkatkan perekonomian Negara.
Teknologi informasi saat ini dipercaya merupakan faktor kunci dalam meningkatkan
performansi organisasi perusahaan (Talukder, Harris, & Mapunda, 2008; Talukder, 2011).
Beberapa riset telah menunjukkan bahwa teknologi informasi memiliki pengaruh yang
signifikan terhadap meningkatnya performansi organisasi perusahaan di seluruh penjuru
dunia (Koellinger, 2008; Tajvidi & Karami, 2017a; Garrido-moreno & Lockett, 2016). Begitu
juga dengan keberadaan salah satu inovasi teknologi informasi yang muncul yaitu internet,
dimana internet merupakan penemuan yang berpengaruh dibidang teknologi informasi
pada abad terakhir ini (Porter, 2001).
Kemampuan internet untuk mendukung aktivitas bisnis telah menarik perhatian dan
menjadi pertimbangan dan mendapat dukungan dari para pelaku wirausaha, eksekutif dan
investor. Ini dikarenakan internet memungkinkan organisasi perusahaan mentransfer
keterampilan, informasi dan pengetahuan secara efektif dan efisien (Talukder & Yeow, 2006;
Owyang, 2009). Khususnya bagi organisasi usaha kecil menengah, ditemukannya internet
memberikan beberapa keunggulan penting seperti membuka pasar baru, mempromosikan
bisnis, memperkenalkan produk baru, meningkatkan kualitas komunikasi dan jaringan
sosial secara online, penggunaan data dari area yang berbeda dan membangun hubungan
yang kuat dengan rekan bisnis baru (Laudon & Traver, 2012).
Data menunjukkan bahwa perkembangan pemanfaatan teknologi informasi khususnya
internet meningkat pesat di seluruh dunia, jumlah pengguna internet meningkat di seluruh
dunia termasuk di Indonesia. Berdasarkan data Internet World Stats yang dirilis dalam
situsnya www.internetworldstats.com, hingga akhir Juni 2018 pengguna internet di
Indonesia diperkirakan mencapai 143.260.000 orang atau sekitar 53,7% dari po (...truncated)