PENGARUH LAYOUT DESIGN DAN ATMOSPHERE TERHADAP PURCHASE INTENTION PADA LAYANAN WEBSITE CITILINK

CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya, Sep 2017

Penelitian ini merupakan penelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan dan pengaruh dari layout design terhadap emotional arousal dan attitude toward the website, atmosphere terhadap emotional arousal dan attitude toward the website, emotional arousal terhadap attitude toward the website dan purchase intention, dan attitude toward the website terhadap purchase intention pada layanan website Citilink. Penelitian ini merupakan replikasi dari jurnal yang sebelumnya dilakukan oleh Wu et al., (2014) dengan judul “How can online store layout design and atmosphere influence consumer shopping intention on a website?”. Untuk menguji model yang diajukan, digunakan layanan website Citilink. Proses pengumpulan data responden dilakukan oleh peneliti dengan menyebarkan kuesioner secara online di sosial media kepada pengguna layanan website Citilink di daerah Jakarta, Bekasi dan Surabaya. Jumlah sampel yang digunakan adalah sebanyak 135 sampel. Metode pengolahan data yang dipergunakan oleh peneliti di dalam penelitian ini adalah metode Model Persamaan Struktural dengan bantuan program Lisrel 8.70. Temuan yang didapatkan dari penelitian ini memperkuat hasil penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa layout design berpengaruh positif terhadap emotional arousal dan attitude toward the website, atmosphere berpengaruh negatif terhadap emotional arousal dan attitude toward the website, emotional arousal berpengaruh positif terhadap attitude toward the website, emotional arousal berpengaruh negatif terhadap purchase intention dan attitude toward the website berpengaruh positif terhadap purchase intention.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://journal.ubaya.ac.id/index.php/jimus/article/download/1073/861

PENGARUH LAYOUT DESIGN DAN ATMOSPHERE TERHADAP PURCHASE INTENTION PADA LAYANAN WEBSITE CITILINK

Calyptra: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol.6 No.2 (2017) PENGARUH LAYOUT DESIGN DAN ATMOSPHERE TERHADAP PURCHASE INTENTION PADA LAYANAN WEBSITE CITILINK Prestasia Noviar Hapsari Magister Manajemen Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan dan pengaruh dari layout design terhadap emotional arousal dan attitude toward the website, atmosphere terhadap emotional arousal dan attitude toward the website, emotional arousal terhadap attitude toward the website dan purchase intention, dan attitude toward the website terhadap purchase intention pada layanan website Citilink. Penelitian ini merupakan replikasi dari jurnal yang sebelumnya dilakukan oleh Wu et al., (2014) dengan judul “How can online store layout design and atmosphere influence consumer shopping intention on a website?”. Untuk menguji model yang diajukan, digunakan layanan website Citilink. Proses pengumpulan data responden dilakukan oleh peneliti dengan menyebarkan kuesioner secara online di sosial media kepada pengguna layanan website Citilink di daerah Jakarta, Bekasi dan Surabaya. Jumlah sampel yang digunakan adalah sebanyak 135 sampel. Metode pengolahan data yang dipergunakan oleh peneliti di dalam penelitian ini adalah metode Model Persamaan Struktural dengan bantuan program Lisrel 8.70. Temuan yang didapatkan dari penelitian ini memperkuat hasil penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa layout design berpengaruh positif terhadap emotional arousal dan attitude toward the website, atmosphere berpengaruh negatif terhadap emotional arousal dan attitude toward the website, emotional arousal berpengaruh positif terhadap attitude toward the website, emotional arousal berpengaruh negatif terhadap purchase intention dan attitude toward the website berpengaruh positif terhadap purchase intention. Kata Kunci: layout design, atmosphere, emotional arousal, attitude toward the website dan purchase intention. 1481 Calyptra: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol.6 No.2 (2017) Abstract This study aims to determine the relationship and the influence of layout design and atmosphere through emotional arousal, attitude toward the website and purchase intention on Citilink website. This study is partial replication of previous study conducted by Wu et al., 2014 “How can online store layout design and atmosphere influence consumer shopping intention on a website?” by using a quantitative approach. To test the model, used Citilink website. This study was conducted by distributing online questionnaires on social media to the respondent of that Citilink website in Jakarta, Bekasi dan Surabaya. The number of samples used in this study were as many as 135 samples. For processing the data in this study uses Structural Equation Model method with the help of statistic software Lisrel 8.70. The results and finding in this study indicate that layout design had a positive influence on emotional arousal and attitude toward the wesbite, atmosphere had a negative influence on emotional arousal and attitude toward the website, emotional arousal had a positive influence on attitude toward the website, emotional arousal had a negative influence on purchase intention and attitude toward the website had a positive influence on purchase intention. Keywords: layout design, atmosphere, emotional arousal, attitude toward the website, purchase intention. PENDAHULUAN Berkembangnya media internet, membuat semakin bertambah jumlah pengguna internet di seluruh dunia. Jumlah pengguna internet di seluruh dunia, dalam beberapa tahun ini semakin bertambah pesat. Hingga tahun 2015, pengguna internet di dunia telah mengalami peningkatan sebesar 832,5% (http://www.internetworldstats.com). Berdasarkan jumlah pengguna di seluruh dunia, dapat diketahui bahwa pengguna internet dari Asia merupakan pengguna internet dengan jumlah terbesar di antara pengguna internet dari seluruh dunia. Hingga tahun 2015, Asia merupakan pengguna internet dengan pertumbuhan pengguna yang pesat. Di Asia, pada tahun 2015 berdasarkan sepuluh negara Asia yang merupakan pengguna terbanyak di antara negara-negara Asia yang lain, Indonesia berada pada posisi keempat. 1482 Calyptra: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol.6 No.2 (2017) Di Indonesia jumlah pengguna internet setiap tahunnya bertambah. Pada data survei APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia), pada tahun 2012, pengguna internet di Indonesia telah mencapai 63 juta masyarakat di Indonesia, telah mengakses internet. Demikian juga survey APJII pada tahun 2013, telah mengalami peningkatan dari tahun 2012 sebesar 30 persen atau 82 juta masyarakat Indonesia. Jumlah pengguna internet pada tahun 2014 atau setiap tahunnya diperkirakan akan mengalami peningkatan. Peluang bisnis melalui media internet sangatlah besar, dengan jumlah pengguna yang semakin bertambah besar, maka akan mendatangkan kesempatan dalam mengembangkan bisnis online bagi pelaku bisnis, hal ini yang menyebabkan jumlah pelaku bisnis online saat ini mengalami peningkatan. Menurut lembaga riset ICD, memprediksikan bahwa pasar e-commerce di Indonesia akan tumbuh 42% dari tahun 2012-2015. Angka ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan negara lain, seperti Malaysia (14%), Thailand (22%), dan Filipina (28%). Hal ini sangat meningkatkan minat bagi para investor, baik dalam negeri maupun luar negeri. Beberapa perusahaan e-commerce juga telah sukses dan berhasil dalam memanfaatkan peluang pasar e-commerce di Indonesia yang sedang menjadi tren saat ini. (http://startupbisnis.com/). Dengan melihat fenomena tersebut, perusahaab-perusahaan mengembangkan bisnis dengan mengembangkan layanan disediakan, salah satunya dengan mengembangkan layanan pembelian secara online. Pengembangan layanan jual beli secara online melalui website perusahaan, berdasarkan juga dengan melihat semakin banyaknya pengguna internet. Pengembangan yang dilakukan salah satunya adalah dengan memberikan kemudahan di dalam proses jual beli tiket penerbangan. Selain itu, perusahaan juga meningkatkan layout design website dan website atmosphere yang terdapat pada layanan website yang disediakan untuk pengguna website. Dalam layanan website, faktor penting yang perlu diperhatikan adalah layout design dan atmosphere. Griffith (2005) berpendapat “Layout is a critical factor 1483 Calyptra: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol.6 No.2 (2017) driving consumer elaboration and response in retailing”. Pendapat tersebut mengemukakan bahwa tata letak / layout design merupakan faktor penting pendorong elaborasi konsumen dan respon di retail. Mohan et al., (2013) berpendapat “Layout refers to the way in which products, shooping carts, and aisles are arranged; the size and shape oh those items, and the spatial relationship among them”. Pendapat tersebut mengemukakan bahwa tata letak / layout design mengacu pada cara di mana produk, shopping cart, dan pengaturan lorong; ukuran dan bentuk dari b (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://journal.ubaya.ac.id/index.php/jimus/article/download/1073/861
Article home page: https://journal.ubaya.ac.id/index.php/jimus/article/view/1073/861

Hapsari Prestasia Noviar. PENGARUH LAYOUT DESIGN DAN ATMOSPHERE TERHADAP PURCHASE INTENTION PADA LAYANAN WEBSITE CITILINK, CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya, 2017, pp. Hal. 1481 – 1495,