Rancang Bangun PLTS Portable Untuk Supply Mobile Charger Berbasis Internet of Things
Indonesian Journal of Engineering and Technology (INAJET)
e-ISSN: 2623-2464
Vol.5 No.1 September 2022
https://journal.unesa.ac.id/index.php/inajet
Rancang Bangun PLTS Portable Untuk Supply
Mobile Charger Berbasis Internet of Things
Hanifah Kusumastuti1, Endryansyah2, Nur Kholis3
1,2,3
Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, 60231, Indonesia
1
2
3
Abstrak
Diperlukan proses charging pada penggunaan ponsel yang praktis agar ponsel tidak mati karena
kehabisan daya pada baterai dan ponsel dapat terus digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang
bangun PLTS portable yang mudah dibawa atau dipindah tempat dan dapat digunakan untuk supply mobile
charger pada proses charging baterai ponsel berbasis Internet of Things dengan aplikasi Blynk sebagai
interface serta ESP8266 dan ATmega328P sebagai mikrokontroler. Metode yang digunakan adalah jenis
pendekatan eksperimen dengan pengumpulan data dilakukan melalui pengujian tanpa beban dengan
mengukur tegangan dan arus yang dibangkitkan oleh pembangkit surya, dan pengujian berbeban dengan
mengukur tegangan accu pada saat pengisian accu, mengukur beban AC pada kondisi charging rangkaian
terhubung dengan panel surya, dan mengukur beban AC pada kondisi discharging rangkaian hanya
menggunakan accu sebagai suplai energi. Pada pengujian tanpa beban diperoleh hasil output tegangan
dan arus sebesar 14.77V dan 1.55A. Pada pengujian pengisian accu diperoleh penambahan tegangan accu
sebesar 0.72V. Pada pengujian accu kondisi charging, nilai tegangan accu sebesar 12.78V – 12.71V
dengan penambahan baterai ponsel sebesar 32%. Pada pengujian accu kondisi discharging, nilai tegangan
accu mengalami penurunan sebesar 0.03V saat diberi beban 0.7A dengan penambahan baterai ponsel
sebesar 32%. Rancang bangun PLTS portable bekerja secara efektif untuk digunakan sebagai supply
mobile charger pada proses charging baterai ponsel saat berada diluar ruangan atau di fasilitas umum.
Kata kunci: Blynk, Internet of things, Mobile charger, PLTS portable
Abstract
A practical charging process is needed on the use of mobile phones so the mobile phone does not turn off
due to running out of battery power and the phone can continue to be used. This study aims to design a
portable solar power plant that is easy to carry or move and can be used to supply mobile chargers in the
process of charging mobile phones based on the Internet of Things with the Blynk application as an
interface and ESP8266 and ATmega328P as microcontrollers. The method used is an experimental
approach with data collection carried out through no-load testing by measuring the voltage and current
generated by the solar generator, and load testing by measuring the battery voltage when charging the
battery, measuring the AC load on the charging condition of the circuit connected to the solar panel, and
measure the AC load in the discharging condition of the circuit using only the battery as an energy supply.
In the no-load test, the output voltage and current were 14.77V and 1.55A. In the battery charging test, an
additional battery voltage of 0.72V was obtained. In the battery charging condition test, the battery voltage
value is 12.78V – 12.71V with the addition of a cell phone battery of 32%. In the battery discharging
condition test, the battery voltage value decreased by 0.03V when given a load of 0.7A with the addition of
a cell phone battery of 32%. The design of a portable solar power plant works effectively to be used as a
supply of mobile chargers in the process of charging mobile phones while outdoors or in public facilities.
Keywords: Blynk, Internet of things, Mobile charger, PLTS portable
I. PENDAHULUAN
Perkembangan teknologi yang sejalan
dengan peningkatan populasi dunia telah
menyebabkan terjadinya kenaikan permintaan
energi, khususnya permintaan akan energi listrik.
Perubahan gaya hidup juga semakin menekankan
pentingnya energi listrik bagi kehidupan manusia
karena seluruh kegiatan manusia mulai dari
kegiatan rumah tangga sampai dengan kegiatan
industri sangat bergantung dengan energi listrik
(Gunawan, dkk, 2021). Salah satu kegiatan yang
Hanifah Kusumastuti: Rancang Bangun PLTS Portable…
2079
Indonesian Journal of Engineering and Technology (INAJET)
e-ISSN: 2623-2464
memerlukan energi listrik adalah pengisian daya
baterai pada telepon seluler (ponsel).
Ponsel telah menjadi bagian hidup dari
masyarakat. Melalui ponsel, masyarakat dapat
melakukan panggilan dan berkirim pesan kepada
orang lain tanpa perlu bertemu secara langsung.
Selain itu, dengan berkembangnya ponsel pintar
atau smartphone semakin mempermudah
masyarakat untuk terhubung dengan orang lain,
mendapatkan
berita,
hiburan,
bahkan
menyelesaikan pekerjaan dalam genggaman
tangan. Penggunaan smartphone yang praktis dan
cepat dalam mengakses dunia digital tidak luput
dari penggunaan energi listrik.
Ponsel menggunakan energi listrik yang
disimpan pada baterai yang terdapat di bagian
belakang telepon sebagai input energi. Ponsel
dapat digunakan dengan nyaman ketika baterai
dalam kondisi penuh. Tetapi pemakaian ponsel
menyebabkan daya baterai mengalami penurunan
dan ketika baterai tidak memiliki daya yang
tersimpan maka ponsel akan mati.
Penggunaan ponsel secara terus menerus
memerlukan proses charging pada baterai agar
ponsel dapat terus digunakan. Mobile charger
yang digunakan adalah sesuai dengan spesifikasi
baterai pada ponsel dan dihubungkan dengan stop
kontak listrik 220V-AC. Semakin sering ponsel
digunakan maka semakin sering pula proses
charging baterai dilakukan. Namun saat
membutuhkan proses charging, masyarakat tidak
dapat menemukan sumber energi listrik 220VAC terutama saat berada diluar ruangan atau
berada di fasilitas umum. Sehingga ponsel sering
mati karena kehabisan daya pada baterai.
Dengan adanya masalah tersebut diperlukan
suatu alat yang dapat digunakan sebagai sumber
energi listrik 220V-AC untuk mobile charger
pada proses charging baterai ponsel saat berada
di luar ruangan atau di fasilitas umum. Penelitian
ini bertujuan untuk merancang bangun
pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) portable
yang mudah dibawa atau dipindah tempat dan
dapat digunakan untuk supply mobile charger
pada proses charging baterai ponsel berbasis
Internet of Things. Rancang bangun PLTS
portable ini dapat digunakan di luar ruangan atau
di fasilitas umum yang melingkupi panel surya
sebagai alat untuk mengkonversi energi matahari
menjadi energi listrik, accumulator sebagai
tempat penyimpanan energi listrik dari panel
surya, dan aplikasi Blynk sebagai Internet of
Things yang akan digunakan untuk monitoring
dan kontrol penggunaan PLTS portable.
Panel surya merupakan gabungan dari selsel surya yang digunakan untuk mengubah energi
cahaya matahari berupa radiasi matahari menjadi
energi listrik yang didasarkan pada efek
Vol.5 No.1 September 2022
https://journal.unesa.ac.id/index.php/inajet
fotovoltaik, yaitu pembangkitan beda potensial
pada pertemuan dua bahan yang berbeda sebagai
respon terh (...truncated)