Analisis Kesalahan Ejaan Pada Teks Eksplanasi Siswa SMP Negeri 7 Kecamatan Tanah Putih
INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research
Volume 3 Nomor 2 Tahun 2023 Page 491-514
E-ISSN 2807-4238 and P-ISSN 2807-4246
Website: https://j-innovative.org/index.php/Innovative
Analisis Kesalahan Ejaan Pada Teks Eksplanasi Siswa SMP Negeri 7
Kecamatan Tanah Putih
Siti Ravena1 , Charlina2, Elvrin Septyanti3
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Riau
Email: .id1
Abstrak
Salah satu kegiatan dalam kehidupan sehari-hari dilakukan yang dilakukan manusia adalah
komunikasi. Dalam berkomunikasi kita menggunakan bahasa. Dalam bahasa terbagi menjadi dua,
yakni bahasa lisan atau bahasa tulisan. Dalam penetian ini, penulis mengambil kajian bahasa
mengenai bahasa tulisan tentang menganalisis kesalahan ejaan berdasarkan kaidah penulisan Ejaan
Bahasa Indonesia yang Disempurnakan atau yang dikenal dengan EYD. Analisis kesalahan tulisan
tersebut dilihat dari ejaan siswa berdasarkan kesalahan penulisan huruf, kesalahan penulisan kata,
dan kesalahan penggunaan tanda baca dalam teks eksplanasi siswa kelas VIII SMP Negeri 7
Kecamatan Tanah Putih. Tujuannya untuk mengetahui berapa banyak kesalahan penulisan ejaan yang
dilakukan siswa dalam kemampuan menulis teks eksplanasi berdasarkan kesalahan penulisan huruf,
penulisan kata, dan penggunaan tanda baca. Manfaatnya untuk sebagai bahan penambah ilmu
pengetahuan mengenai analisis kesalahan ejaan pada siswa SMP, kemudian penelitian ini diharapkan
sebagai pembelajaran siswa dalam menulis khususnya penulisan karya ilmiah serta penelitian ini
diharapkan sebagai bahan evaluasi sekolah terutama guru mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Kata kunci: Kesalahan, Ejaan, Analisis
Abstract
Copyright @Siti Ravena, Charlina, Elvrin Septyanti
One of the activities in everyday life that humans do is communication. In communicating we use
language. Language is divided into two, namely spoken language or written language. In this
research, the author takes a language study regarding written language about analyzing spelling
errors based on the writing conventions of Enhanced Indonesian Spelling or what is known as EYD.
The analysis of writing errors was seen from the students' spelling based on letter writing errors, word
writing errors, and punctuation errors in the explanatory text of class VIII students of SMP Negeri 7
Tanah Putih District. The aim is to find out how many spelling mistakes students make in their ability
to write explanatory texts based on errors in writing letters, writing words, and using punctuation
marks. The benefit is to add knowledge regarding the analysis of spelling errors in junior high school
students, then this research is expected as student learning in writing, especially writing scientific
papers and this research is expected to be used as material for evaluating schools, especially teachers
of Indonesian language subjects.
Keywords: Mistakes, Spelling, Analysis
PENDAHULUAN
Pelajaran bahasa Indonesia salah satu mata pelajaran wajib yang dilaksanakan pada
sistem pembelajaran di Indonesia pada semua jenjang sekolah. Dalam hal ini tentunya setiap
tingkatan sekolah memiliki tujuan yang berbeda sesuai tingkat sekolah yang ditempuh.
Pentingnya mempelajari bahasa Indonesia, yakni mengembangkan keterampilan siswa dalam
berbahasa atau komunikasi dengan baik dan benar sesuai dengan Ejaan Bahasa Indonesia yang
Disempurnakan atau dikenal dengan EYD, walaupun sebenarnya kita sudah menggunakan
bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.
Selanjutnya saat mempelajari bahasa Indonesia diperlukan keterampilan-keterampilan
yang harus dikuasai peserta didik saat belajar di kelas. Keterampilan tersebut meliputi
keterampilan berbicara, keterampilan menulis, keterampilan menyimak, dan keterampilan
menulis. Di antara keterampilan yang telah disebutkan, keterampilan menulis merupakan
kemampuan yang sangat sulit dipelajari. Diperlukan praktik menulis yang piawai dalam memilih
kosa kata yang tepat dan benar agar menghasilkan tulisan yang dapat dipahami. Keterampilan
menulis seseorang yang sudah mahir disebabkan melalui proses belajar yang panjang dan terus
melatih kemampuannya secara berkelanjutan sehingga memahirkan keterampilan menulisnya
tersebut (Akkaya & Kirmizi, 2010).
Copyright @Siti Ravena, Charlina, Elvrin Septyanti
Kegiatan menulis memerlukan daya pikiran saat menuangkannya ke dalam kertas.
Menulis merupakan pemindahan gagasan atau ide yang ingin dituangkan ke dalam bentuk
lambang tulisan. Kegiatan menulis termasuk keterampilan berbahasa produktif yang diartikan
menulis adalah keterampilan berbahasa yang sulit dan perlunya kehati-hatian dalam menulis.
Bukan hanya sekedar merangkap saja, melainkan juga dengan menambahkan ide yang ada
dipikiran dalam bentuk tulisan menurut Semi (Nofitri & Noveria, 2020).
Menurut Wiyanto (2004)menulis disebut juga dengan menukar bunyi yang didengar
menjadi lambang/simbol yang tampak, sebagai contoh bunyi “buku”. Bunyi “buku” diartikan
berupa “lembaran-lembaran kertas yang berisi tulisan dan informasi yang jilid”. Ketika bunyi
“buku” diungkapkan dan kemudian bunyi tersebut dapat terlihat nyata maka ditulis melalui
lambang-lambang dengan tanda baca dan huruf. Penggunaan tanda baca dan huruf tidak
sembarangan dibuat, melainkan ada kaidahnya tersendiri yang disebut dengan ejaan. Penerapan
aturan ejaan untuk melambangkan bunyi yang diungkapkan disebut dengan menulis.
Perlu diketahui keterampilan menulis setiap siswa berbeda-beda sesuai dengan
kelihaian dan penguasaan siswa dalam menulis. Ditambah dengan peralihan masa sekolah SD,
SMP, dan SMA mempengaruhi penguasaan siswa dalam menulis terutama dalam ejaan. Oleh
karena itu, peran guru sangat membantu dalam proses pengembangan siswa dalam melihat
keterampilan menulis tersebut. Menurut Mijianti (2018) guru memiliki peran penting dalam
mengendalikan dunia pendidikan. Hal itu bertujuan agar siswa dapat menumbuhkan
kemampuan menulis sesuai dengan kaidah ejaan secara tepat dan benar, maka diperlukannya
pemeriksaan hasil kerja siswa yang disertai pengoreksian berupa tanggapan baik secara lisan
maupun tulisan.
Pengkoreksian kesalahan penulisan siswa dapat dilakukan dengan analisis berbahasa.
Analisis merupakan metode atau cara untuk memecahan masalah yang dilakukan dengan
membuka kebenaran terhadap suatu masalah menurut Yandianto (dalam Pandini, 2020).
Menurut Hamlan & Karim (2018) analisis berbahasa merupakan kegiatan penyelidikan bahasa
yang memfokuskan penelitiannya pada data pengumpulan teks. Oleh karena itu, untuk
memecahkan masalah kesalahan ejaan siswa diperlukan kegiatan analisis berbahasa.
Selanjutnya untuk melihat kemampuan menulis siswa, penulis memilih salah satu materi
teks untuk menguji kemampuan siswa yaitu pada teks eksplanasi. Teks eksplanasi adalah materi
pelajaran bahasa Indonesia di kelas VIII yang membahas mengenai peristiwa atau kejadian
Copyright @Siti Ravena, Charlina, Elvrin Septyanti
bagaimana proses dari peristiwa tersebut terjadi (Mahsun, 2014). Menurut Kosasih dalam
(Nuryaningsih, 2021) eksplanasi merupakan te (...truncated)