Perancangan Simulator Teknik Pengkodean Pada Kanal Awgn Dan Rayleigh Menggunakan Lbc

eProceedings of Applied Science, Aug 2018

Abstrak Pada perkembangan zaman di era modern sekarang ini tentunya semua sudah mengalami kecanggihan teknologi dengan mengenal sistem komunikasi digital. Dalam sistem komunikasi digital tentunya memiliki suatu blok sistem, blok sistem tersebut merupakan blok sistem yang terjadi karena proses transmisi data dalam suatu sistem komunikasi digital. Blok sistem komunikasi digital terdiri dari source of information block, channel block, dan transmitter atau receiver block. Teknik pengkodean merupakan salah satu materi yang digunakan agar urutan dari suatu informasi dapat tersegmentasi ke dalam blok panjang tetap. Simulator Linear Block Code untuk media pembelajaran di mata kuliah Sistem Komunikasi saat ini belum ada, padahal hal ini dapat mendukung proses pembelajaran. Pada Proyek Akhir ini telah dirancang sebuah simulator untuk membantu pembelajaran teknik pengkodean Linear Block Code. Teknik pengkodean ini menggunakan tiga metode LBC yang masingmasing memiliki nilai n-bit dan k-bit yang berbeda-beda dengan melewati kanal ideal, AWGN, dan Rayleigh. Simulator yang dihasilkan nantinya dapat melakukan proses encoding dan decoding, juga keluaran yang akan diukur berupa BER dan SNR. Dalam Proyek Akhir ini, untuk memudahkan analisis, modulasi BPSK dan QPSK dipilih dalam simulasi, namun teknik ini tetap bisa dikembangkan untuk modulasi yang lebih tinggi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa performansi BER teori dan simulasi memiliki kesamaan nilai yang mengindikasikan validitas simulasi. Performansi BER pada LBC (8,5) lebih baik daripada LBC (7,4) maupun LBC (6,3) dikarenakan lebih banyak redudansi yang ditambahkan, kemampuan koreksi kesalahan diperkuat, tetapi tingkat pengkodean menurun. Adapun hasil pengujian teknik pengkodean LBC dengan membandingkan GUI dan perhitungan manual hasil yang didapat sesuai dengan teori. Kata Kunci: Linear Block Code, AWGN, Rayleigh, Channel Block, Information Theory, Hamming Code. Abstract In this modern era, everything has gone through the excellence of technology by knowing the digital communication system. In digital communication systems must have a system block, the system block is a system block that occurs because the process of data transmission in a digital communication system. Digital communication system blocks consist of source of information block, channel block, and transmitter or receiver block. The coding technique is one of the materials used for the sequence of information to be segmented into fixed long blocks. Linear Block Code Simulator for instructional media in Communication System can support the learning process, although it’s not available yet. In this Final Project has been designed a simulator to help learning the Linear Block Code encoding technique. This coding technique uses three LBC methods which each have different n-bit and k-bit values by passing through the ideal channel, AWGN, and Rayleigh. The developed simulator can then perform the encoding and decoding process, as well as the output to be measured in the form of BER and SNR. In this Final Project, to facilitate analysis, BPSK and QPSK modulation is selected in simulation, but this technique can still be developed for higher modulation. The results of this study indicate that the performance of BER theory and simulation have similar values that indicate the validity of the simulation. BER performance on LBC (8.5) is better than LBC (7.4) and LBC (6,3) due to more redundancy is added, the error correction capability is strengthened, but the coding rate drops. The test results of LBC encoding technique by comparing GUI and manual calculation results obtained in accordance with the theory. Keywords : Linear Block Code, AWGN, Rayleigh, Channel Block, Information Theory, Hamming Code.

Perancangan Simulator Teknik Pengkodean Pada Kanal Awgn Dan Rayleigh Menggunakan Lbc

ISSN : 2442-5826 e-Proceeding of Applied Science : Vol.4, No.2 Agustus 2018 | Page 596 PERANCANGAN SIMULATOR TEKNIK PENGKODEAN PADA KANAL AWGN DAN RAYLEIGH MENGGUNAKAN LBC Simulator Design of Channel Coding Technique on AWGN and Rayleigh Channel using LBC Mintar Baby Manggala Sutera1, Yuyun Siti Rohmah, ST., MT.2, Suci Aulia, ST., MT.3 1,2,3 Prodi D3 Teknik Telekomunikasi, Fakultas Ilmu Terapan, Telkom University 1 , , Abstrak Pada perkembangan zaman di era modern sekarang ini tentunya semua sudah mengalami kecanggihan teknologi dengan mengenal sistem komunikasi digital. Dalam sistem komunikasi digital tentunya memiliki suatu blok sistem, blok sistem tersebut merupakan blok sistem yang terjadi karena proses transmisi data dalam suatu sistem komunikasi digital. Blok sistem komunikasi digital terdiri dari source of information block, channel block, dan transmitter atau receiver block. Teknik pengkodean merupakan salah satu materi yang digunakan agar urutan dari suatu informasi dapat tersegmentasi ke dalam blok panjang tetap. Simulator Linear Block Code untuk media pembelajaran di mata kuliah Sistem Komunikasi saat ini belum ada, padahal hal ini dapat mendukung proses pembelajaran. Pada Proyek Akhir ini telah dirancang sebuah simulator untuk membantu pembelajaran teknik pengkodean Linear Block Code. Teknik pengkodean ini menggunakan tiga metode LBC yang masingmasing memiliki nilai n-bit dan k-bit yang berbeda-beda dengan melewati kanal ideal, AWGN, dan Rayleigh. Simulator yang dihasilkan nantinya dapat melakukan proses encoding dan decoding, juga keluaran yang akan diukur berupa BER dan SNR. Dalam Proyek Akhir ini, untuk memudahkan analisis, modulasi BPSK dan QPSK dipilih dalam simulasi, namun teknik ini tetap bisa dikembangkan untuk modulasi yang lebih tinggi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa performansi BER teori dan simulasi memiliki kesamaan nilai yang mengindikasikan validitas simulasi. Performansi BER pada LBC (8,5) lebih baik daripada LBC (7,4) maupun LBC (6,3) dikarenakan lebih banyak redudansi yang ditambahkan, kemampuan koreksi kesalahan diperkuat, tetapi tingkat pengkodean menurun. Adapun hasil pengujian teknik pengkodean LBC dengan membandingkan GUI dan perhitungan manual hasil yang didapat sesuai dengan teori. Kata Kunci: Linear Block Code, AWGN, Rayleigh, Channel Block, Information Theory, Hamming Code. Abstract In this modern era, everything has gone through the excellence of technology by knowing the digital communication system. In digital communication systems must have a system block, the system block is a system block that occurs because the process of data transmission in a digital communication system. Digital communication system blocks consist of source of information block, channel block, and transmitter or receiver block. The coding technique is one of the materials used for the sequence of information to be segmented into fixed long blocks. Linear Block Code Simulator for instructional media in Communication System can support the learning process, although it’s not available yet. In this Final Project has been designed a simulator to help learning the Linear Block Code encoding technique. This coding technique uses three LBC methods which each have different n-bit and k-bit values by passing through the ideal channel, AWGN, and Rayleigh. The developed simulator can then perform the encoding and decoding process, as well as the output to be measured in the form of BER and SNR. In this Final Project, to facilitate analysis, BPSK and QPSK modulation is selected in simulation, but this technique can still be developed for higher modulation. The results of this study indicate that the performance of BER theory and simulation have similar values that indicate the validity of the simulation. BER performance on LBC (8.5) is better than LBC (7.4) and LBC (6,3) due to more redundancy is added, the error correction capability is strengthened, but the coding rate drops. The test results of LBC encoding technique by comparing GUI and manual calculation results obtained in accordance with the theory. Keywords : Linear Block Code, AWGN, Rayleigh, Channel Block, Information Theory, Hamming Code. ISSN : 2442-5826 1. e-Proceeding of Applied Science : Vol.4, No.2 Agustus 2018 | Page 597 Pendahuluan Blok sistem komunikasi digital merupakan blok sistem yang terjadi karena proses transmisi data dalam suatu sistem komunikasi digital. Blok sistem komunikasi digital terdiri dari source of information block, transmitter atau receiver block, dan channel block. Teknik pengkodean tersebut berfungsi untuk menjadikan setiap karakter data dalam sebuah informasi digital ke dalam bentuk biner agar dapat ditransmisikan. Channel coding berfungsi untuk menjaga informasi dari error yang mungkin terjadi selama proses transmisi dengan cara menambah bit redudansi (tambahan) ke dalam data yang nantinya akan dikirimkan [2]. Channel code yang berfungsi untuk mendeteksi error disebut juga sebagai error detection code, sedangkan error correction code berfungsi untuk mengkoreksi kesalahan yang terjadi. Channel coding itu sendiri beroperasi pada data digital dengan mengkodekan sumber informasi ke dalam urutan kode untuk ditransmisikan melalui kanal. Pada Proyek Akhir ini akan dirancang modul pembelajaran mengenai teknik pengkodean Linear Block Code. Langkah-langkah yang dilakukan pada pengujian simulasi ini meliputi proses masukan berupa bilangan biner, proses LBC yang nantinya akan menggunakan 3 metode dengan masing-masing nilai n dan k yang berbedabeda dan akan melewati 3 kanal yaitu kanal ideal, AWGN, dan Rayleigh, lalu langkah akhir yaitu melihat keluaran berupa perbandingan antara BER dan SNR dari setiap metode yang telah digunakan. Pembahasan dari simulasi ini belum pernah dilakukan dalam penelitian sebelumnya, tetapi terdapat penelitian yang membahas mengenai teknik pengkodean lain dengan judul “Systematic Block QC-LDPC Codes Untuk Sistem Komunikasi Berlatensi Rendah Dan Reliable” [8]. Maka dalam pembahasan ini akan disimulasikan dengan menggunakan teknik pengkodean yang berbeda yaitu teknik pengkodean Linear Block Code yang melewati kanal ideal, AWGN, dan Rayleigh. Dengan adanya pembuatan simulator ini maka dapat menjadi penunjang pembelajaran bagi mahasiswa sehingga dapat menambah pemahaman dalam mata kuliah Sistem Komunikasi. 2. Dasar Teori 2.1 Linear Block Code (LBC) Sebuah kode dikatakan linear jika terdapat dua kata kode dalam suatu kode yang dapat ditambahkan dalam aritmatika Modulo-2 untuk menghasilkan kata kode ketiga dalam suatu kode. Kemudian sebuah blok linear (n,k) ditransmisikan. Bit n-k di bagian yang tersisa dihitung dari bit pesan sesuai dengan aturan pengkodean yang ditentukan yang menentukan struktur matematika dari sebuah kode. Karena itu, bit-bit n-k ini disebut sebagai bit cek paritas atau hanya bit paritas. Kode blok dimana sumber bit yang ditransmisikan tidak dapat berubah atau disebut kode sistematis. Untuk pengaplikasiannya kode blok i (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://openlibrarypublications.telkomuniversity.ac.id/index.php/appliedscience/article/download/6669/6566
Article home page: https://openlibrarypublications.telkomuniversity.ac.id/index.php/appliedscience/article/view/6669/6566

Sutera Mintar Baby Manggala, Rohmah Yuyun Siti, Suci Aulia. Perancangan Simulator Teknik Pengkodean Pada Kanal Awgn Dan Rayleigh Menggunakan Lbc, eProceedings of Applied Science, 2018,