ANALISIS RESIKO KERUNTUHAN LERENG MENGGUNAKAN DISCONTINUITY MAPPING-REMOTE SENSING DAN ANALISIS KINEMATIK DI PIT C2HS, SAMBARATA MINE OPERATION, PT BERAU COAL
ANALISIS RESIKO KERUNTUHAN LERENG MENGGUNAKAN DISCONTINUITY
MAPPING-REMOTE SENSING DAN ANALISIS KINEMATIK DI PIT C2HS, SAMBARATA
MINE OPERATION, PT BERAU COAL
, Dinefa Yuslima Syaumi², Sindu Umboro³, Lukman Hakim³
PT Berau Coal Energy
²Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran
³PT Berau Coal
*E-mail:
Artikel masuk : 11-11-2022 , Artikel diterima : 28-11-2022
ABSTRAK
Kestabilan lereng merupakan salah satu kunci dalam kegiatan
penambangan karena berkaitan secara langsung dengan kegiatan
operasional serta keselamatan aktivitas tambang. Terdapat beberapa
faktor yang mempengaruhi kestabilan lereng seperti geometri lereng,
karakteristik fisik dan mekanik material lereng, air, struktur, dan beban
seismik (Irwandy, 2016).
Kata kunci: Analisis Resiko,
Discontinuity MappingRemote Sensing, Kestabilan
Lereng, Kinematic Analysis,
Pit C2HS adalah salah satu pit yang berada di wilayah operasional site
Sambarata Mine Operation (SMO). Berdasarkan Peta Geologi Regional
lembar Tanjung Redeb, Sambarata tersusun atas Formasi Berau dan
Formasi Steril. Area ini juga menjadi tempat bertemunya beberapa
struktur geologi, seperti Sesar Sambarata, Sesar Birang, Antiklin Sentosa,
dan Antiklin Rantau Panjang. Kondisi ini menjadikan Sambarata sebagai
area struktur kompleks dalam kegiatan penambangan di PT Berau Coal.
Keywords: Discontinuity
Mapping-Remote Sensing,
Slope Stability, Kinematic
Analysis, Risk Analysis
Pada zona struktur kompleks, diperlukan kinematic analysis untuk
mengetahui potensi longsoran yang dipicu oleh struktur. Namun
demikian, tidak semua area bisa dijangkau dan aman bagi manusia.
Diperlukan alat dan metode khusus untuk dapat mengambil dan
memetakan area yang tidak terjangkau tersebut.
Metode Discontinuity Mapping-Remote Sensing menggunakan
Unmanned Aerial Vehicle (UAV) digunakan untuk mengambil data
diskontinuitas. Metode ini memungkinkan pengambilan data
diskontinuitas yang lebih banyak dengan cara yang lebih aman. Data
yang diperoleh dikelompokkan dalam beberapa zona dan dikorelasikan
dengan fracture frequency dari data pemboran. Data ini diolah dan
digunakan untuk melakukan analisis kinematik. Potensi longsoran yang
disebabkan oleh struktur tersebut dipetakan dalam bentuk hazard map
yang menggambarkan resiko keruntuhan lereng di masing-masing zona.
Doi : https://doi.org/10.36986/impj.v4i2.81
135
Indonesian Mining Professionals Journal Volume 4, Nomor 2, November 2022 : 135-144
ABSTRACT
maupun perencanaan tambang tambang itu
Slope stability is one of the keys in mining
activities because it is directly related to
operational activities and the safety of mining
activities. There are several factors that affect
slope stability such as slope geometry,
physical and mechanical characteristics of
slope materials, water, structures, and seismic
loads (Irwandy, 2016).
sendiri. Berdasarkan aspek geoteknik, terdapat
Pit C2HS is one of the pits that located in the
operational area of the Sambarata Mine
Operation (SMO) site. Based on the Tanjung
Redeb Regional Geological Map, Sambarata
is composed of the Berau Formation and the
Sterile Formation. There are several
geological structures there such as the
Sambarata Fault, Birang Fault, Sentosa
Anticline, and Rantau Panjang Anticline. This
condition makes Sambarata a complex
structural area in mining activities at PT
Berau Coal.
dan keberadaan struktur geologi (Irwandy,
Discontinuity
Mapping-Remote
Sensing
method using Unmanned Aerial Vehicle (UAV)
is used to retrieve discontinuity data. This
method allows the retrieval of more
discontinuity data in a more secure manner.
The data obtained are grouped into several
zones and correlated with the fracture
frequency of the drilling data. This data is
processed and used to perform kinematic
analysis. The potential for landslides caused
by these structures is mapped in the form of a
hazard map that describes the risk of slope
failure in each zone.
proses
PENDAHULUAN
geologi, seperti metode scanline, window, dan
Kegiatan penambangan batubara merupakan
remote sensing. Namun demikian, tidak semua
salah
yang
area bisa dijangkau dan aman bagi manusia.
menggunakan metode penambangan terbuka.
Diperlukan alat dan metode khusus untuk
Kegiatan
dapat mengambil dan memetakan area yang
satu
kegiatan
kegiatan
penambangan
penambangan
penambangan
ini
merupakan
yang
aktivitasnya
beberapa aspek yang mempengaruhi kondisi
kestabilan lereng pada lereng tambang terbuka
seperti
geometri
lereng
itu
sendiri,
karakteristik fisik dan mekanik material
penyusun lereng, kondisi air, beban seismik,
2016)
Terdapat beberapa metode analisis geoteknik
untuk mengetahui stabilitas lereng. Salah
satunya adalah metode analisis kinematik.
Analisis kinematika adalah salah satu metode
analisis
dengan
cara
merekonstruksi
pergerakan yang terjadi pada saat adanya
deformasi
pada
batuan.
Analisis
kinematik menggunakan orientasi struktur
geologi, orientasi lereng dan sudut gesek
batuan sebagai parameter yang diproyeksikan
dalam stereonet untuk mengetahui tipe, arah,
dan potensi longsoran yang diperoleh dari
hasil pemetaan struktur geologi. (Arif, 2016).
Terdapat
beberapa
metode
yang
dapat
digunakan untuk melakukan pemetaan struktur
tidak
terjangkau
tersebut.
dengan
dilakukan di atas atau relatif berada dekat
melakukan
dengan
Pelaksanaan
Sensing menggunakan bantuan alat Unmanned
kegiatan penambangan terbuka membutuhkan
Aerial Vehicle (UAV) yang selanjutnya data
beberapa perencanaan yang baik, baik itu dari
hasil pemetaan tersebut dianalisis dengan
segi
menggunakan metode analisis kinematik dan
permukaan
keamanan,
bumi.
geoteknik,
lingkungan,
discontinuity
Yaitu
analisis resiko.
136
Mapping-Remote
Indonesian Mining Professionals Journal Volume 4, Nomor 2, November 2022 : 135-144
Pada pelaksanaannya, Metode ini cocok untuk
Birang, Antiklin Sentosa, dan Antiklin Rantau
digunakan pada tambang yang merupakan area
Panjang (Gambar 1). Hal ini tentunya menjadi
kompleks dari struktur geologi seperti pada Pit
perhatian khusus di mana selain melakukan
C2HS. Pit C2HS merupakan salah satu pit
analisis kestabilan lereng secara keseluruhan,
aktif
kegiatan
diperlukan juga pemetaan struktur geologi
penambangan oleh PT Berau Coal, yang
guna menilai resiko terhadap keruntuhan
tepatnya berada di Sambarata Mine Operation
berdasarkan keberadaan struktur geologi.
yang
masih
dilakukan
(SMO).
Adapun tujuan dari penulisan karya tulis ini
Berdasarkan Peta Geologi Regional Lembar
adalah untuk mengetahui resiko keruntuhan
Tanjung Redeb, Pit C2HS tersusun dari dua
yang terdapat di Pit C2HS berdasarkan
formasi, yakni Formasi Berau dan Formasi
keberadaan dari struktur geologi. Hasil dari
Steril (Gambar 1). Secara regional, dapat
analisis resiko ini nantinya akan digunakan
diketahui juga bahwa Pit C2HS termasuk ke
untuk menentukan rekomendasi yang tepat
dalam area struktur kompleks. Di dalamnya
guna menangani resiko yang muncul dari
terdapat
adanya keberad (...truncated)