Pengaruh Islamic Branding, Celebrity Endorser, dan Pengetahuan Produk terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Kosmetik Wardah
Vol 4 No 1 (2021) 111-125 P-ISSN 2620-295 E-ISSN 2747-0490
DOI: 1047467/elmal.v4i2.539
Pengaruh Islamic Branding, Celebrity Endorser, dan
Pengetahuan Produk terhadap Keputusan Pembelian
Konsumen Kosmetik Wardah
Nurul Luthfiani Pamungkas1, Ibdalsyah2, Retno Triwoelandari3
1.2.3FAI Universitas Ibn Khaldun Bogor
[email protected],
[email protected],
[email protected]
ABSTRACT
The increasingly fierce business competition causes producers to have a marketing strategy
that can attract consumer buying interest. Cosmetic products are considered to have great potential,
especially for halal cosmetic products. The concept of Islamic branding and the concept of marketing
using celebrity endorsers is very attractive to consumers' buying interest. There is still a lack of
consumer understanding about halal standards for a product, causing producers to have to provide
clear information for the products to be sold. This study aims to determine the effect of Islamic
branding, celebrity endorser and product knowledge on consumer purchasing decisions for Wardah
cosmetics. The research method used is a quantitative method. The population in this study were
students of the Faculty of Islamic Religion, Ibn Khaldun University, Bogor with a total sample of 88
respondents. The data analysis method used is SEM-PLS. The results showed that; 1) The Islamic
branding variable has a positive but not significant effect on purchasing decisions, 2) The celebrity
endorser variable and product knowledge have a positive and significant effect on purchasing
decisions. Even though Wardah products already have a halal certificate and use muslimah
advertising stars, they are still not enough to influence purchasing decisions. Wardah can improve
marketing by adding more Islamic themes.
Keyword: Islamic Branding, Celebrity Endorser, Product Knowledge
ABSTRAK
Pertumbuhan persaingan bisnis yang semakin ketat menyebabkan produsen harus
memiliki strategi pemasaran yang dapat menarik minat beli konsumen. Produk kosmetik
dianggap memiliki potensi yang besar terutama untuk produk kosmetik halal. Konsep islamic
branding dan konsep pemesaran menggunakan celebtiry endorser ini sangat menarik minat beli
konsumen. Masih kurangnya pemahaman konsumen tentang standar halal untuk suatu produk
menyebabkan produsen harus memberikan informasi yang jelas untuk produk yang akan dijual.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh islamic branding, celebrity endorser dan
pengetahuan produk terhadap keputusan pembelian konsumen kosmetik Wardah. Metode
penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah
mahasiswi Fakultas Agama Islam Universitas Ibn Khaldun Bogor dengan jumlah sampel 88
responden. Metode analisis data yang digunakan adalah SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukan
bahwa; 1) Variabel islamic branding berpengaruh positif tapi tidak signifikan terhadap keputusan
pembelian, 2) Variabel celebrity endorser dan pengetahuan produk berpengaruh positif dan
signifikan terhadap keputusan pembelian. Walaupun produk Wardah sudah memiliki sertifikasi
halal dan menggunakan bintang iklan muslimah tetapi masih kurang cukup untuk mempengaruhi
111 | Volume 4 Nomor 1 2021
Vol 4 No 1 (2021) 111-125 P-ISSN 2620-295 E-ISSN 2747-0490
DOI: 1047467/elmal.v4i2.539
keputusan pembelian. Wardah bisa meningkatkan pemasaran dengan lebih banyak
menambahkan tema-tema yang lebih islami.
Kata kunci: Celebrity Endorser, Islamic Branding, Pengetahuan Produk
PENDAHULUAN
Pertumbuhan persaingan bisnis yang semakin ketat menyebabkan produsen harus
memiliki strategi pemasaran yang dapat menarik minat beli konsumen. Produsen
diharapkan dapat memenuhi kebutuhan konsumen dengan menyediakan berbagai jenis
pilihan dari produk sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen. Persaingan
bisnis dalam perkembangan di era globalisasi saat ini, secara tidak langsung
menyebabkan pengaruh yang sangat besar terhadap bidang perkekonomian. Semakin
berjalannya waktu, semakin banyak produk baru di pasaran sehingga perusahaan harus
membuat ciri khas tersendiri dari produk mereka untuk dapat bersaing. Perusahaan
harus fokus terhadap persaingan merek, agar dapat bersaing secara kompetitif. Dengan
adanya merek, produk akan lebih mudah dikenal dan lebih mudah dalam pemasarannya
karena konsumen cenderung melakukan pembelian suatu produk karena mereknya.
Di Indonesia yang merupakan negara mayoritas muslim untuk menarik konsumen,
produsen menggunakan strategi islamic branding. Dengan menggunakan identitas Islam
ini menjadi ciri khas bagi produk tertentu. Karena merek memiliki peran penting untuk
sebuah produk barang maupun jasa terutama untuk saat ini dimana masyarakat kurang
memperhatikan kehalalan suatu produk. Dalam ajaran agama Islam, kehalalan suatu
produk perlu dipertimbangkan karena sebelum mengkonsumsi suatu produk hendaknya
produk tersebut terjamin kehalalannya.
Pada saat ini, industri kosmetik banyak dilirik oleh perusahaan karena dianggap
memiliki pontensi yang besar. Ada beberapa produk yang mengusung islamic branding
di bidang kecantikan atau kosmetik, salah satunya perusahaan PT Paragon Technology
and Inovation dengan salah satu produknya bernama Wardah. Produk kosmetik Wardah
ini bisa disebut pelopor kosmetik halal di Indonesia yang sudah terjamin kehalalan dan
kelayakannya. Wardah merupakan salah satu kosmetik halal yang terkenal di Indonesia,
kemunculannya membantu wanita di Indonesia untuk mendapatkan produk yang aman
dan halal.
Perusahaan kosmetik harus memasukkan informasi tentang produknya. Misalnya
bahan yang digunakan, bahan campuran bahan, tanggal kadaluwarsa produk, cara
penggunaan dan uraian keamanan produk. Untuk lebih meningkatkan kepercayaan
konsumen dan memastikan penggunaan produk yang aman, kosmetik akan diperiksa
terlebih dahulu oleh Badan Pengawas Obat dan Kosmetik (BPOM).
Banyak faktor yang dapat meningkatkan minat beli konsumen salah satunya iklan
atau promosi. Hal ini sangat berpengaruh besar karena konsumen akan melihat langsung
112 | Volume 4 Nomor 1 2021
Vol 4 No 1 (2021) 111-125 P-ISSN 2620-295 E-ISSN 2747-0490
DOI: 1047467/elmal.v4i2.539
hasil dari produk yang dijual. Karena biasanya iklan dibuat semenarik mungkin untuk
memikat konsumen dan bersaing dengan produk lainnya. Kosmetik Wardah sendiri,
menggunakan celebrity endorser untuk membantu pemasaran produknya. Karena hal ini,
pada tahun 2011 produk wardah mendadak menjadi lebih populer dibandingkan dengan
merek lainnya. Para produsen biasanya melibatkan seseorang atau lebih untuk
memproduksi iklan walaupun dengan biaya yang tidak sedikit. Biasanya orang-orang
yang terlibat dalam endorser ini memiliki pengaruh terhadap konsumen, seperti selebriti
atau influencer. Menurut hasil penelitian Ardelia (2019: 123), penggunaan celebrity
endorser pada iklan yang digunakan oleh para produsen kosmetik ternyata tidak selalu
berhasil dan efektif dalam mempengaruhi para konsumen untuk melakukan pembelian.
Konsumen yang tertarik dengan s (...truncated)