Vol. 6 No.3 Edisi 2 April 2024
http://jurnal.ensiklopediaku.org
Ensiklopedia of Journal
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECEMASAN IBU DALAM
PEMBERIAN IMUNISASI DPT PADA BAYI
REVI GAMA HATTA NOVIKA1, NOUR SRIYANAH2*, INMAS ANDI SERMOATI3,
METI AGUSTINI4, FATINAH SHAHAB 5
Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret1, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar 2*,
Akademi Kebidanan Ar-rahmah Bandung3, Fakultas Keperawatan dan Ilmu Kesehatan,
Universitas Muhammadiyah Banjarmasin4, Fakultas Kedokteran, Universitas Wahid Hasyim5
.id1,
[email protected]*,
[email protected],
[email protected], .id5
Coresspondence Author: Nour Sriyanah,
Abstract: Immunization is an effort to prevent infectious diseases by giving vaccines so that
immunity (immunity) to the disease occurs. In 2022 the achievement of DPT immunization
coverage at the Rokan Hilir Regency Puskesmas which has not reached the national target of
95%, one of which is the Bagan Punak health center 77.8%. Based on data, the DPT I, II and
III munization coverage at the puskesmas has decreased to reach 77.9% in 2020, while in
2021 the DPT I, II and III munization coverage reached 78, 6%, and in 2022 the DPT I, II and
III immunization coverage only reached 79.9%, from the data obtained by the Bagan Punak
Puskesmas, the lowest DPT immunization coverage was recorded in Labuhan Tangga Besar
Village, namely 64.2%. while Bagan Punak Meranti Village is the village with the highest
immunization coverage, namely 80.4%. The purpose of the study was to determine the factors
associated with maternal anxiety in giving DPT immunization to infants in Labuhan Tangga
Besar Village. This study used a quantitative analytic research design with a cross sectional
study design. The sampling technique in this study was total sampling. The results of the study
were that there was a relationship between knowledge (p value 0.000), attitude (p value 0.041)
and family support (p value 0.000) on maternal anxiety in giving DPT immunization to infants
in Labuhan Tangga Besar Village. It is recommended that the Puskesmas can conduct
socialization, counseling, distribute brochures to mothers.
Keywords: DPT Immunization, Knowledge, Attitude
Abstrak: Imunisasi adalah upaya pencegahan penyakit yang menular dengan memberikan
vaksin sehingga terjadi imunitas (kekebalan) terhadap penyakit tersebut. Tahun 2022 capaian
cakupan imunisasi DPT di Puskesmas Kabupaten Rokan Hilir yang belum mencapai target
nasional yaitu 95%, salah satunya puskesmas Bagan Punak 77,8%. Berdasarkan data Cakupan
munisasi DPT I, II dan III di puskesmas tersebut mengalami penurunan hingga mencapai
77,9% pada tahun 2020, sedangkan tahun 2021 cakupan munisasi DPT I, II dan III mencapai
78, 6%, dan tahun 2022 cakupan imunisasi DPT I, II dan III hanya mencapai 79,9%, dari data
yang diperoleh Puskesmas Bagan Punak jumlah cakupan imunisasi DPT yang terendah salah
satunya tercatat di Desa Labuhan Tangga Besar yaitu 64,2%. sedangkan Desa Bagan Punak
Meranti merupakan desa yang cakupan imunisasinya paling tinggi yaitu 80,4%. Tujuan
penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kecemasan ibu dalam
pemberian imunisasi DPT pada bayi di Desa Labuhan Tangga Besar. Penelitian ini
menggunakan desain penelititian analitik kuantitatif dengan desain cross sectional study.
Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. Hasil penelitian yaitu
terdapat hubungan antara pengetahuan (p value 0,000), sikap (p value 0,041) dan dukungan
keluarga (p value 0,000) terhadap kecemasan ibu dalam pemberian imunisasi DPT Pada Bayi
di Desa Labuhan Tangga Besar. Disarankan Puskesmas dapat melakukan sosialisasi,
konseling, menyebarkan brosur kepada ibu yang memiliki balita serta penyuluhan kesehatan
secara berkala kepada ibu dan keluarga khususnya dalam pemberian imunisasi DPT kepada
bayi, melakukan penjaringan door to door jika ibu tidak mau membawa bayi untuk imunisasi
DPT ke posyandu atau puskesmas serta memberikan motivasi kepada ibu untuk membawa
bayi imunisasi di fasilitas kesehatan.
Kata Kunci : Imunisasi DPT, Pengetahuan, Sikap
P-ISSN 2622-9110
E-ISSN 2654-8399
Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia
169
Vol. 6 No.3 Edisi 2 April 2024
http://jurnal.ensiklopediaku.org
Ensiklopedia of Journal
A.Pendahuluan
Imunisasi adalah upaya pencegahan penyakit yang menular dengan memberikan vaksin
sehingga terjadi imunitas (kekebalan) terhadap penyakit tersebut, Imunisasi merupakan salah
satu upaya kesehatan masyarakat esensial yang efektif untuk memberikan kekebalan spesifik
terhadap Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I). Dengan memberikan
imunisasi tepat waktu, individu dan komunitas tetap terjaga dan kemungkinan penularan PD3I
berkurang (WHO, 2020). Adanya COVID-19 yang terjadi secara global sejak ditetapkan
sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) pada tanggal 30 Januari
2020 dan ditetapkan sebagai pandemi pada tanggal 11 Maret 2020 oleh World Health
Organization (WHO), memberikan dampak pada pelaksanaan program kesehatan khususnya
pelayanan imunisasi.
Menurut data WHO sekitar 194 negara maju maupun sedang berkembang tetap
melakukan imunisasi rutin pada bayi dan balitanya. Negara maju dengan tingkat gizi dan
lingkungan yang baik tetap melakukan imunisasi rutin pada semua bayinya, karena terbukti
bermanfaat untuk bayi yang diimunisasi dan mencegah penyebaran ke anak sekitarnya. Setiap
tahun sekitar 85-95% bayi di negara-negara maju tersebut mendapat imunisasi rutin,
sedangkan sisanya belum terjangkau imunisasi karena menderita penyakit tertentu, sulitnya
akses terhadap layanan imunisasi, hambatan jarak, geografis, keamanan, sosial ekonomi dan
lain-lain (Hartati, 2019).
Selama 2 tahun terakhir sejak 2021 - 2022 cakupan imunisasi dasar lengkap pada bayi
sedikit mengalami penurunan dimana target imunisasi 95%, pada tahun 2021sementara
cakupan yang dicapai 84,5%, tahun 2022 mencapai 90.3% (Kemenkes RI, 2022). Riset
Kesehatan Dasar tahun 2019 menunjukkan cakupan imunisasi DPT-HB-HIB 3 tingkat nasional
sebesar 61,3 %.
Adapun di Provinsi Riau cakupan imunisasi dasar lengkap tahun 2022 terdiri dari HB0
(67,5%), BCG (74,6%), DPT1-HB1 (77,9%), DPT-HB3 (73,1%), Polio 1 (75,5%), Polio 4
(72,1%), dan campak (7,4%). Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir tahun
2022, HB0 (64,3%), BCG (73,6%), DPT-HB1 (80,6%), DPT-HB3 (79,2%), Polio 1 (72,8 %),
Polio 4 (78,8%), Campak (79,1%). diketahui target imunisasi 95 %, sedangkan pada tahun
2020 cakupan imunisasi DPT I, II dan III semakin mengalami penurunan hingga mencapai
67,1%, dan pada tahun 2021 cakupan imunisasi DPT I, II dan III mencapai 78,3% dan pada
tahun 2022 DPT I, II dan III mencapai 79,2%.
Setiap tahun lebih dari 1,4 juta anak di dunia meninggal karena berbagai penyakit yang
sebenarnya dapat dicegah dengan imunisasi (Hartati, 2019). Angka kematian anak menjadi
salah satu masalah kesehatan yang besar di Dunia. Sebagian besar kematian bayi (...truncated)