FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECEMASAN IBU DALAM PEMBERIAN IMUNISASI DPT PADA BAYI

Ensiklopedia of Journal, Apr 2024

Immunization is an effort to prevent infectious diseases by giving vaccines so that immunity (immunity) to the disease occurs. In 2022 the achievement of DPT immunization coverage at the Rokan Hilir Regency Puskesmas which has not reached the national target of 95%, one of which is the Bagan Punak health center 77.8%. Based on data, the DPT I, II and III munization coverage at the puskesmas has decreased to reach 77.9% in 2020, while in 2021 the DPT I, II and III munization coverage reached 78, 6%, and in 2022 the DPT I, II and III immunization coverage only reached 79.9%, from the data obtained by the Bagan Punak Puskesmas, the lowest DPT immunization coverage was recorded in Labuhan Tangga Besar Village, namely 64.2%. while Bagan Punak Meranti Village is the village with the highest immunization coverage, namely 80.4%. The purpose of the study was to determine the factors associated with maternal anxiety in giving DPT immunization to infants in Labuhan Tangga Besar Village. This study used a quantitative analytic research design with a cross sectional study design. The sampling technique in this study was total sampling. The results of the study were that there was a relationship between knowledge (p value 0.000), attitude (p value 0.041) and family support (p value 0.000) on maternal anxiety in giving DPT immunization to infants in Labuhan Tangga Besar Village. It is recommended that the Puskesmas can conduct socialization, counseling, distribute brochures to mothers.Keywords: DPT Immunization, Knowledge, Attitude

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECEMASAN IBU DALAM PEMBERIAN IMUNISASI DPT PADA BAYI

Vol. 6 No.3 Edisi 2 April 2024 http://jurnal.ensiklopediaku.org Ensiklopedia of Journal FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECEMASAN IBU DALAM PEMBERIAN IMUNISASI DPT PADA BAYI REVI GAMA HATTA NOVIKA1, NOUR SRIYANAH2*, INMAS ANDI SERMOATI3, METI AGUSTINI4, FATINAH SHAHAB 5 Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret1, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar 2*, Akademi Kebidanan Ar-rahmah Bandung3, Fakultas Keperawatan dan Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin4, Fakultas Kedokteran, Universitas Wahid Hasyim5 .id1, [email protected]*, [email protected], [email protected], .id5 Coresspondence Author: Nour Sriyanah, Abstract: Immunization is an effort to prevent infectious diseases by giving vaccines so that immunity (immunity) to the disease occurs. In 2022 the achievement of DPT immunization coverage at the Rokan Hilir Regency Puskesmas which has not reached the national target of 95%, one of which is the Bagan Punak health center 77.8%. Based on data, the DPT I, II and III munization coverage at the puskesmas has decreased to reach 77.9% in 2020, while in 2021 the DPT I, II and III munization coverage reached 78, 6%, and in 2022 the DPT I, II and III immunization coverage only reached 79.9%, from the data obtained by the Bagan Punak Puskesmas, the lowest DPT immunization coverage was recorded in Labuhan Tangga Besar Village, namely 64.2%. while Bagan Punak Meranti Village is the village with the highest immunization coverage, namely 80.4%. The purpose of the study was to determine the factors associated with maternal anxiety in giving DPT immunization to infants in Labuhan Tangga Besar Village. This study used a quantitative analytic research design with a cross sectional study design. The sampling technique in this study was total sampling. The results of the study were that there was a relationship between knowledge (p value 0.000), attitude (p value 0.041) and family support (p value 0.000) on maternal anxiety in giving DPT immunization to infants in Labuhan Tangga Besar Village. It is recommended that the Puskesmas can conduct socialization, counseling, distribute brochures to mothers. Keywords: DPT Immunization, Knowledge, Attitude Abstrak: Imunisasi adalah upaya pencegahan penyakit yang menular dengan memberikan vaksin sehingga terjadi imunitas (kekebalan) terhadap penyakit tersebut. Tahun 2022 capaian cakupan imunisasi DPT di Puskesmas Kabupaten Rokan Hilir yang belum mencapai target nasional yaitu 95%, salah satunya puskesmas Bagan Punak 77,8%. Berdasarkan data Cakupan munisasi DPT I, II dan III di puskesmas tersebut mengalami penurunan hingga mencapai 77,9% pada tahun 2020, sedangkan tahun 2021 cakupan munisasi DPT I, II dan III mencapai 78, 6%, dan tahun 2022 cakupan imunisasi DPT I, II dan III hanya mencapai 79,9%, dari data yang diperoleh Puskesmas Bagan Punak jumlah cakupan imunisasi DPT yang terendah salah satunya tercatat di Desa Labuhan Tangga Besar yaitu 64,2%. sedangkan Desa Bagan Punak Meranti merupakan desa yang cakupan imunisasinya paling tinggi yaitu 80,4%. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kecemasan ibu dalam pemberian imunisasi DPT pada bayi di Desa Labuhan Tangga Besar. Penelitian ini menggunakan desain penelititian analitik kuantitatif dengan desain cross sectional study. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. Hasil penelitian yaitu terdapat hubungan antara pengetahuan (p value 0,000), sikap (p value 0,041) dan dukungan keluarga (p value 0,000) terhadap kecemasan ibu dalam pemberian imunisasi DPT Pada Bayi di Desa Labuhan Tangga Besar. Disarankan Puskesmas dapat melakukan sosialisasi, konseling, menyebarkan brosur kepada ibu yang memiliki balita serta penyuluhan kesehatan secara berkala kepada ibu dan keluarga khususnya dalam pemberian imunisasi DPT kepada bayi, melakukan penjaringan door to door jika ibu tidak mau membawa bayi untuk imunisasi DPT ke posyandu atau puskesmas serta memberikan motivasi kepada ibu untuk membawa bayi imunisasi di fasilitas kesehatan. Kata Kunci : Imunisasi DPT, Pengetahuan, Sikap P-ISSN 2622-9110 E-ISSN 2654-8399 Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia 169 Vol. 6 No.3 Edisi 2 April 2024 http://jurnal.ensiklopediaku.org Ensiklopedia of Journal A.Pendahuluan Imunisasi adalah upaya pencegahan penyakit yang menular dengan memberikan vaksin sehingga terjadi imunitas (kekebalan) terhadap penyakit tersebut, Imunisasi merupakan salah satu upaya kesehatan masyarakat esensial yang efektif untuk memberikan kekebalan spesifik terhadap Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I). Dengan memberikan imunisasi tepat waktu, individu dan komunitas tetap terjaga dan kemungkinan penularan PD3I berkurang (WHO, 2020). Adanya COVID-19 yang terjadi secara global sejak ditetapkan sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) pada tanggal 30 Januari 2020 dan ditetapkan sebagai pandemi pada tanggal 11 Maret 2020 oleh World Health Organization (WHO), memberikan dampak pada pelaksanaan program kesehatan khususnya pelayanan imunisasi. Menurut data WHO sekitar 194 negara maju maupun sedang berkembang tetap melakukan imunisasi rutin pada bayi dan balitanya. Negara maju dengan tingkat gizi dan lingkungan yang baik tetap melakukan imunisasi rutin pada semua bayinya, karena terbukti bermanfaat untuk bayi yang diimunisasi dan mencegah penyebaran ke anak sekitarnya. Setiap tahun sekitar 85-95% bayi di negara-negara maju tersebut mendapat imunisasi rutin, sedangkan sisanya belum terjangkau imunisasi karena menderita penyakit tertentu, sulitnya akses terhadap layanan imunisasi, hambatan jarak, geografis, keamanan, sosial ekonomi dan lain-lain (Hartati, 2019). Selama 2 tahun terakhir sejak 2021 - 2022 cakupan imunisasi dasar lengkap pada bayi sedikit mengalami penurunan dimana target imunisasi 95%, pada tahun 2021sementara cakupan yang dicapai 84,5%, tahun 2022 mencapai 90.3% (Kemenkes RI, 2022). Riset Kesehatan Dasar tahun 2019 menunjukkan cakupan imunisasi DPT-HB-HIB 3 tingkat nasional sebesar 61,3 %. Adapun di Provinsi Riau cakupan imunisasi dasar lengkap tahun 2022 terdiri dari HB0 (67,5%), BCG (74,6%), DPT1-HB1 (77,9%), DPT-HB3 (73,1%), Polio 1 (75,5%), Polio 4 (72,1%), dan campak (7,4%). Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hilir tahun 2022, HB0 (64,3%), BCG (73,6%), DPT-HB1 (80,6%), DPT-HB3 (79,2%), Polio 1 (72,8 %), Polio 4 (78,8%), Campak (79,1%). diketahui target imunisasi 95 %, sedangkan pada tahun 2020 cakupan imunisasi DPT I, II dan III semakin mengalami penurunan hingga mencapai 67,1%, dan pada tahun 2021 cakupan imunisasi DPT I, II dan III mencapai 78,3% dan pada tahun 2022 DPT I, II dan III mencapai 79,2%. Setiap tahun lebih dari 1,4 juta anak di dunia meninggal karena berbagai penyakit yang sebenarnya dapat dicegah dengan imunisasi (Hartati, 2019). Angka kematian anak menjadi salah satu masalah kesehatan yang besar di Dunia. Sebagian besar kematian bayi (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://jurnal.ensiklopediaku.org/ojs-2.4.8-3/index.php/ensiklopedia/article/download/2331/2394
Article home page: https://jurnal.ensiklopediaku.org/ojs-2.4.8-3/index.php/ensiklopedia/article/view/2331/2394

Revi Gama Hatta Novika, Nour Sriyanah, Sermoati Inmas Andi, Meti Agustini, Shahab Fatinah. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECEMASAN IBU DALAM PEMBERIAN IMUNISASI DPT PADA BAYI, Ensiklopedia of Journal, 2024, pp. 169-175,