Penyuluhan Gizi Seimbang dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada ibu hamil di Dusun Bonto Biraeng Kec. Marusu Kab. Maros
E-ISSN: 2581-1932
JURNAL DIKEMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT)
DIKEMAS VOL. 7, No. 1 Tahun 2023
Penyuluhan Gizi Seimbang dan Perilaku Hidup Bersih dan
Sehat pada ibu hamil di Dusun Bonto Biraeng Kec. Marusu
Kab. Maros
Kurnia Yusuf1, Suherman I Rate2, Icha Dian Nurcahyani3
1
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Salewangang Maros
2
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Adila di Kota Bandar Lampung
3
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Salewangang Maros
1
email:
Abstrak
Desa Bonto Mate’ne merupakan sebuah desa yang berada di wilayah Kecamatan Marusu,
Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan dimana terdapat ibu hamil yang mengalami
masalah gizi selama kehamilan seperti Kekurangan Energi Kronik (KEK). Pelaksanaan
kegiatan pengabdian masyarakat yaitu penyuluhan gizi seimbang dan perilaku hidup
bersih pada ibu hamil. Luaran dari pelaksanakan pengabdian masyarakat yaitu untuk
memberikan pemahaman kepada masyarakat terutama yang hamil mengenai gizi
seimbang dan perilaku hidup bersih dan sehat agar kiranya dapat menerapkan pada
kehidupannya guna mengurangi resiko masalah kesehatan lainnya. Kapasitas pelaksaan
penyuluhan dibatasi menjadi satu dusun dengan jumlah sasaran sebanyak 6 orang karena
pelaksanaan pengabdian masyarakat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19 yang
dalam kesehariannya dibatasi dengan program dari pemerintah berupa PPKM. Pada hasil
pelaksanaan, sebelum penyuluhan gizi seimbang, jumlah responden yang mengerti
sebanyak 2 orang dan yang tidak mengerti sebanyak 4 orang, sesudah penyuluhan jumlah
responden yang mengerti sebanyak 4 orang dan masih ada 2 orang yang belum mengerti
terkait gizi seimbang. Sementara sebelum penyuluhan perilaku hidup bersih dan sehat,
jumlah responden yang mengerti sebanyak 3 orang dan yang tidak mengerti sebanyak 3
orang, sesudah penyuluhan jumlah responden yang mengerti sebanyak 5 orang dan masih
ada 1orang yang belum mengerti terkait perilaku hidup bersih dan sehat. Kesimpulan dari
kegiatan pengabdian masyarakat secara umum berjalan lancar dan terdapat perubahan
pemahaman setelah penyuluhan. Diharapkan pelaksanaan penyuluhan mengenai
kesehatan di masyarakat perlu dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan agar
masyarakat mampu mengatasi masalah kesehatan yang ada bahna meningkkan kesehatan
yang lebih optimal.
Kata Kunci: Gizi Seimbang, Perilaku Hidup Bersih, Ibu Hamil
Abstract
Bonto Mate'ne Village is a village located in the Marusu District, Maros Regency, South Sulawesi
Province where there are pregnant women who experience nutritional problems during pregnancy such as
Chronic Energy Deficiency (KEK). Implementation of community service activities, namely counselling on
balanced nutrition and clean living behaviour for pregnant women. The output of implementing
community service is to provide understanding to the community, especially pregnant women about
balanced nutrition and clean and healthy living behaviour so that they can apply it to their lives to reduce
the risk of other health problems. The capacity for conducting outreach is limited to one hamlet with a
46
47
target number of 6 people because the implementation of community service is still in a state of the Covid19 pandemic, which is limited to a program from the government in the form of PPKM. In the results of
the implementation, before the counselling on balanced nutrition, the number of respondents who
understood as many as 2 people and who did not understand as many as 4 people, after the counselling
the number of respondents who understood as many as 4 people and there were still 2 people who did not
understand related to balanced nutrition. While before the counselling on clean and healthy living
behaviour, the number of respondents who understood was 3 people and those who did not understand
were 3 people, after counselling the number of respondents who understood was 5 people and there was
still 1 person who did not understand related to clean and healthy living behaviour. The conclusion from
community service activities, in general, went smoothly and there was a change in understanding after
counselling. It is hoped that the implementation of health education in the community needs to be carried
out systematically and continuously so that the community can overcome existing health problems and
improve optimal health.
Keywords: Balanced Nutrition, Clean Living Behavior, Pregnant Women
1. PENDAHULUAN
Ibu hamil membutuhkan zat gizi yang lebih banyak dibandingkan saat tidak
hamil. Hal ini disebabkan oleh zat-zat gizi yang dikonsumsi adalah untuk ibu dan janin.
Janin tumbuh dengan mengambil zat-zat makanan yang dikonsumsi oleh ibu dan dari
simpanan zat makanan yang dikonsumsi oleh ibu dan dari simpanan zat gizi yang berasal
dari tubuh ibu. Selama hamil seorang ibu harus menambah jumlah dan jenis makanan
yang dikonsumsi untuk mencukupi kebutuhan pertumbuhan bayi dan kebutuhan ibu
yang sedang mengandung, serta untuk memproduksi air susu ibu (ASI) [2]. Pengetahuan
gizi seimbang yaitu pengetahuan terkait makanan dan zat gizi, sumber-sumber zat gizi
pada makanan, makanan yangaman dikonsumsi sehingga tidak menimbulkan
penyakit dan bagaimana cara mengolah makanan yang baik agar zat gizi dalam makanan
tidak hilang serta bagaimana hidup sehat [9]. Sedangkan Gizi Seimbang merupakan
susunan pangan sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang
sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memperhatikan prinsip keanekaragaman
pangan, aktivitas fisik, perilaku hidup bersih dan mempertahankan berat badan
normal untuk mencegah masalah gizi [5].
Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) adalah sekumpulan perilaku yang
dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran, yang menjadikan seseorang,
keluarga, kelompok atau masyarakat maupun menolong dirinya sendiri (mandiri) di
bidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakat. Dengan
demikian, PHBS mencakup beratus-ratus bahkan mungkin beribu-ribu perilaku yang
harus dipraktikkan dalam rangka mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggitingginya. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2015), menyebutkan bahwa
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah semua perilaku kesehatan yang
dilakukan karena kesadaran pribadi sehingga keluarga dan seluruh anggotanya mampu
menolong diri sendiri pada bidang kesehatan serta memiliki peran aktif dalam aktivitas
masyarakat.
Penyuluhan ini dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan dasar mengenai gizi
seimbang dan perilaku hidup bersih dan sehat kepada masyarakat di Kabupaten Maros.
Penerapan Gizi seimbang dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat setidaknya dapat
mengurangi resiko gangguan kesehatan ibu hamil . Ibu hamil merupakan salah satu
JURNAL DIKEMAS VOL. 7, No. 1 Tahun 2023
48
kategori yang sangat rawan mengalami gangguan kesehatan ketika mengalami masalah
gizi atau kebersihan lingkungan. Salah satu gangguan ketika terjadi masalah gizi pada ibu
hamil biasanya terjadi penurunan daya tahan tubuh. Sehingga resiko untuk menderita
COVID-19 jauh lebi (...truncated)