Validation of the Analytical Method for Determining 4-Amino-3-Nitrophenol Concentrations in Oxidative Hair Dyes
ERUDITIO Vol. 4, No. 1, Desember 2023, pp. 76-87
P-ISSN: 2580-7722 | E-ISSN: 2807-6222
76
Validasi Metode Analisis Penetapan Kadar 4-Amino-3-Nitrophenol
Dalam Pewarna Rambut Oksidatif
Hasti Kusuma Prabaning Budi a,1*, Zahara Zaharaa,2
a
Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional, Badan Pengawas Obat dan Makanan, Jl. Percetakan Negara No. 23
Jakarta Pusat, 10560, Indonesia
1
*; 2
*corresponding author
ARTICLE
INFO
Article history
Received:
October 23, 2023
Revised:
March 21, 2024
Accepted:
March 27, 2024
DOI:
https://doi.org/10.
54384/eruditio.v4
i1.149
ABSTRACT / ABSTRAK
Senyawa 4-Amino-3-nitrophenol (C6H6N2O3) merupakan senyawa yang
digunakan sebagai pewarna rambut oksidatif. Senyawa ini merupakan isomer
posisi dari senyawa 2-Amino-4-nitrophenol dan 2-Amino-5-nitrophenol. Ketiga
senyawa tersebut memiliki persyaratan yang berbeda. kadar maksimum senyawa
4-Amino-3-nitrophenol (C6H6N2O3) di dalam pewarna rambut oksidatif adalah
1,5% setelah dicampurkan dengan bahan pengoksidasi. Sedangkan 2 senyawa
lainnya merupakan senyawa yang dilarang digunakan dalam kosmetik. Oleh
karena itu diperlukan suatu metode analisis penetapan kadar 4-Amino-3nitrophenol (4,3-ANP) yang valid dan dapat dibedakan dari kedua isomer
lainnya, dengan resolusi lebih dari 1.5 sehingga tidak terjadi kesalahan dalam
pengambilan keputusan. Metodologi yang dikembangkan adalah secara
Kromatografi Cair Kinerja Tinggi Detektor Photo Diode Array menggunakan
kolom oktadesilsilana C18 X-Bridge (250 x 4,6 mm) dengan ukuran partikel 5
m. Fase gerak yang digunakan adalah sistem elusi isokratik berupa campuran
Asetonitril dan larutan dapar asetat 0,05 M pH 5.9 dengan komposisi 20:80. Laju
alir 1,0 ml/menit, dengan suhu kolom 40C, volume penyuntikan 20 µl dan
dideteksi pada panjang gelombang 230 nm. Metode Analisis Penetapan kadar
4,3-ANP memberikan hasil validasi spesifik/selektif terhadap kedua isomer 2,4ANP dan 2,5-ANP serta pengawet metil paraben dengan waktu retensi berturut
turut 5.609; 6.200; 6.895 dan 10.8 menit, menghasilkan data yang linier dengan
koefisien korelasi 1.0, presisi pada kadar 3,68µg/ml; 14,70 µg/ml dan 18,38
µg/ml memberikan %RSD berturut turut 0.59; 1.92 dan 0.68. Akurasi pada kadar
3,68µg/ml; 14,70 µg/ml dan 18,38 µg/ml memberikan rentang % recovery
berturut turut 100.17-100.91; 99.06-100.39 dan 100.38-101.05. Sedangkan batas
kuantitasi adalah 0.07%. Metode Analisis penetapan kadar 4,3-ANP ini terbukti
selektif dan menghasilkan data validasi yang memenuhi persyaratan selektifitas,
linieritas, presisi, akurasi dan batas kuantitasi.
4-amino-3-nitrophenol (C6H6N2O3) has been widely used as an oxidative hair
colourant. This compound was a structural isomer of 2-amino-4-nitrophenol
(2,4-ANP) and 2-amino-5-nitrophenol (2,5-ANP). All of these compounds have
different regulations in Indonesia. The maximum concentration of 4-amino-3nitrophenol in oxidative hair colourants was 1.5% after being mixed with
oxidator agents. Otherwise, 2-amino-4-nitrophenol and 2-amino-5-nitrophenol
were prohibited substances contained in cosmetic products. Therefore, it was
essential to validate the method to differentiate all these three compounds with a
resolution of more than 1.5. The High-Performance Liquid Chromatography with
Photo Diode Array Detector using octadecylsilane (C18) column (250 mm x 4.6
mm and 5 μm particle size) has been developed and validated. Acetonitrile HPLC
grade and 0.05 M acetic buffer with pH 5.9 (20:80) have been used as mobile
Hasti Kusuma Prabaning Budi, Zahara Zahara
Validasi Metode Analisis Penetapan Kadar 4-Amino-3-Nitrophenol Dalam Pewarna Rambut Oksidatif
ERUDITIO Vol. 4, No. 1, Desember 2023, pp. 76-87
P-ISSN: 2580-7722 | E-ISSN: 2807-6222
77
phase isocratically. The flow rate and column temperature were 1.0 ml/minute
and 40oC, respectively. The validation result showed good linearity, with the
correlation coefficient of the method being 1.0. The method is also selective in
differentiating all three compounds and is specific to the methylparaben
compound. The precision data on the concentration of 3.68 μg/ml, 14.70 μg/ml
and 18.38 μg/ml was 0.59%, 1.92% and 0.68% respectively. The percent
recovery of this method on the same concentration above was 100.17-100.91,
99.06-100.39 and 100.38-101.05, respectively. The limit quantitation of this
method was 0,07%. All validation parameters of the method have met the
requirement so that the analysis method for determination of 4,3-ANP has been
proven to be selective, accurate and reliable.
Keywords: 4-amino-3-nitrophenol, HPLC-PDA, validation method
Kata Kunci: 4-amino-3-nitrophenol, KCKT-PDA, validasi metode
1. Pendahuluan
Pewarna rambut merupakan salah satu kosmetik tertua yang telah digunakan oleh
banyak budaya kuno di berbagai belahan dunia seperti Mesir kuno, Yunani, Persia, Cina
dan Hindu (Hadizadeh, 2017). Sebelum adanya pewarna rambut kimia, masyarakat kuno
umumnya menggunakan pewarna rambut yang berasal dari bahan alami. Seiring dengan
berjalannya waktu dan perkembangan produk-produk kosmetik yang beredar, penggunaan
pewarna rambut kimia terus meningkat khususnya di kalangan kaum wanita (da França et
al., 2015) (Patel et al., 2013). Alasan meningkatnya penggunaan pewarna rambut kimia
bagi hampir semua wanita adalah untuk memberikan penampilan yang lebih muda,
menyamarkan warna uban sehingga tampak lebih muda dan untuk alasan fashion style
dengan memvariasikan warna rambut (Mitsui, 1997) (Palaniappan et al., 2023).
Sebagai kosmetik untuk mewarnai rambut, pewarna rambut digolongkan menjadi dua
kategori utama, yaitu pewarna rambut oksidatif dan pewarna rambut non-oksidatif
(Hadizadeh, 2017). Pewarna rambut oksidatif digunakan untuk memberikan warna pada
rambut secara permanen dan menggunakan senyawa pengoksidasi seperti hidrogen
peroksida saat pengaplikasiannya pada rambut (Hedberg et al., 2018), sedangkan pewarna
rambut non-oksidatif digunakan untuk mewarnai rambut secara temporer atau secara semi
permanen dan tidak menggunakan senyawa kimia pengoksidasi saat pengaplikasiannya
(Kplan, Alevcan Celokogu, 2020).
Seperti halnya kosmetik lainnya, kosmetik pewarna rambut mengandung bahan-bahan
kimia tertentu yang dapat menghasilkan efek pewarnaan lebih nyata. Salah satu kandungan
bahan kimia yang umum digunakan dalam kosmetik pewarna rambut adalah senyawa 4Amino-3-nitrophenol (4,3-ANP) yang memiliki rumus kimia C6H6N2O3 dengan struktur
molekul sebagaimana gambar 1 berikut (Burnett et al., 2009).
Gambar 1. Struktur molekul 4,3-ANP
Hasti Kusuma Prabaning Budi, Zahara Zahara
Validasi Metode Analisis Penetapan Kadar 4-Amino-3-Nitrophenol Dalam Pewarna Rambut Oksidatif
ERUDITIO Vol. 4, No. 1, Desember 2023, pp. 76-87
P-ISSN: 2580-7722 | E-ISSN: 2807-6222
78
Senyawa 4,3-ANP umumnya digunakan sebagai campuran di dalam kosmetik pewarna
rambut oksidatif. Senyawa ini merupakan senyawa aromatik tersubstitusi (Burnett et al.,
2009) dan merupakan isomer posisi dari senyawa 2-Amino-4-nitrophenol (2,4-ANP) dan 2Amino-5-nitrophe (...truncated)