JOURNAL
GEOEKONOMI
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS BALIKPAPAN
doi.org/10.36277/geoekonomi.v15i.341
http://jurnal.fem.uniba-bpn.ac.id/index.php/geoekonomi/article/view/341
PENGARUH KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI, POPULARITAS,
EXPERTISE DARI EXO TERHADAP BRAND AWARENESS DAN
DAMPAKNYA PADA MINAT BELI SCARLETT WHITENING
Rahajeng Indah Suryaningtyas¹, Alimuddin Rizal Rivai²
¹´², Prodi Manajemen Universitas Stikubank Semarang
¹
[email protected]
²
[email protected]
ABSTRAK
Scarlett Whitening adalah perusahaan lokal Indonesia yang menjual berbagai produk
perawatan tubuh, wajah, rambut, dan parfum. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat
bagaimana pengaruh kemampuan bekomunikasi, popularitas, dan expertise Exo mempengaruhi
brand awareness dan dampaknya pada minat beli. Metode penelitian deskriptif kuantitaif
dengan analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS 25. Populasi peneliti terdiri dari
responden yang mengetahui tentang Exo sebagai Glow Ambassador untuk Scarlett Whitening.
Sampel sebanyak 100 responden dipilih menggunakan rumus Cochran dengan purposive
sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan google form. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa popularitas Exo memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap brand
awareness. Sebaliknya, kemampuan berkomunikasi dan expertise Exo memiliki pengaruh
positif dan signifikan terhadap brand awareness serta berdampak terhadap minat beli. Temuan
ini memberikan wawasan penting bagi Scarlett Whitening dalam mengelola strategi pemasaran
dan meningkatkan hubungan dengan brand ambassador.
Kata Kunci: Kemampuan Berkomunikasi, Popularitas, Expertise, Brand Awareness, Minat Beli
ABSTRACT
Scarlett Whitening is a local Indonesian company specializing in a range of body, face,
hair care, and perfume products. The objective of this research is to examine how the
communication skills, popularity, and expertise of Exo influence brand awareness and its
impact on purchase intention. The research employs a quantitative descriptive method with
multiple linear regression analysis using SPSS 25. The population consists of respondents
familiar with Exo as the Glow Ambassador for Scarlett Whitening. A sample of 100 respondents
was selected using the Cochran formula with purposive sampling. Data were collected through
a Google Form. The research findings indicate that Exo's popularity has a positive but nonsignificant impact on brand awareness. Conversely, Exo's communication skills and expertise
have a positive and significant influence on brand awareness and, consequently, affect purchase
intention. These findings offer valuable insights for Scarlett Whitening in managing marketing
strategies and enhancing relationships with brand ambassadors.
Keywords: Communication Skills, Popularity, Expertise, Brand Awareness, Purchase Intent
PENDAHULUAN
Penampilan sangat penting bagi semua individu karena terkait dengan tingkat
kepercayaan diri seseorang. Semakin percaya diri seseorang, semakin banyak kebutuhan
mereka akan produk perawatan kulit. Dalam hal ini, bisnis kecantikan dan perawatan
terus berusaha untuk berkembang dan berinovasi dengan membuat produk berkualitas
tinggi untuk memenangkan persaingan di pasar yang berkembang pesat. Oleh karena
itu, baik pria maupun wanita aktif merawat diri untuk mendapatkan penampilan yang
87
Jurnal GeoEkonomi ISSN-Elektronik (e): 2503-4790 | ISSN-Print (p): 2086-1117
Volume 15 Nomor 01 Maret 2024 (Oktober 2023-Maret 2024)
E-mail:
JOURNAL
GEOEKONOMI
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS BALIKPAPAN
doi.org/10.36277/geoekonomi.v15i.341
http://jurnal.fem.uniba-bpn.ac.id/index.php/geoekonomi/article/view/341
menawan dengan menggunakan berbagai produk perawatan tubuh, wajah, dan
sejenisnya.
Persaingan bisnis perawatan tubuh yang semakin intens tidak dapat diabaikan
oleh para pelaku usaha. Tantangan ini bukan hanya sebagai ujian, melainkan juga
sebagai ancaman serius yang dapat menghancurkan kemampuan perusahaan untuk
mempertahankan pangsa pasar yang telah dimilikinya atau bahkan merebut pasar yang
sudah dikuasai oleh pesaing. Oleh karena itu, perusahaan perlu mendisain strategi yang
kuat untuk bersaing dengan pesaing-pesaingnya dalam industri ini. Salah satu stategi
untuk memperkuat suatu usaha yaitu dengan meningkatkan komunikasi dalam
pemasaran produk.
Komunikasi dalam pemasaran menjadi alat unik yang digunakan untuk
meyakinkan konsumen agar bertindak sesuai dengan harapan perusahaan. Komunikasi
memainkan peran penting dalam upaya pemasaran yang terorganisir, di mana tujuannya
adalah mempengaruhi dan meyakinkan pelanggan untuk membuat keputusan yang
sejalan dengan keinginan pemasar serta memenuhi kebutuhan pelanggan. Menurut
(Keke & Trisakti, 2022) bahwa, upaya menerapkan komunikasi pemasaran terpadu,
strategi telah diimplementasikan dengan fokus meningkatkan brand awareness.
Tujuannya adalah membuat pelanggan tertarik pada produk, sehingga mereka dapat
memilih produk yang ditawarkan. Hasil penelitian (Kevin & Paramita, 2020)
menunjukkan bahwa, Komunikasi pemasaran dan pembangunan brand awareness telah
berhasil terlaksana efektif. Strategi pemasaran melibatkan berbagai elemen bauran
komunikasi seperti periklanan, pemasaran langsung, promosi penjualan, penjualan
personal, dan hubungan masyarakat. Oleh karena itu, produsen harus membuat strategi
pemasaran yang inovatif. Ini karena tujuan utama dari komunikasi pemasaran adalah
peningkatan kesadaran merek dan tanggapan positif dari pelanggan (Endri & Prasetyo,
2021). Selain komunikasi, terdapat popularitas yang mempengaruhi brand awareness
terhadap minat beli produk.
Popularitas dapat didefinisikan sebagai seberapa populer atau dikenalnya suatu
entitas, seperti selebriti, produk, atau merek, di kalangan masyarakat. Popularitas dapat
menjadi faktor penting dalam membangun kesadaran merek (brand awareness), karena
semakin dikenal suatu merek, semakin besar kemungkinan konsumen akan mengingat
dan mengenali merek tersebut. Hasil penelitian (Sagia & Situmorang, 2018)
menyimpulkan bahwa, penggunaan idola terkenal sebagai duta produk berkontribusi
pada peningkatan penjualan. Yang artinya Penggunaan idola terkenal sebagai duta
produk tidak hanya sekadar berkontribusi pada peningkatan penjualan, tetapi juga
memiliki dampak positif terhadap peningkatan popularitas produk.
Perusahaan yang cerdas akan berusaha untuk memahami sepenuhnya minat beli
konsumen, mempertimbangkan seluruh pengalaman mereka dalam proses
pembelajaran, pemilihan, penggunaan, bahkan penghapusan produk. Menurut (Kotler,
P., &Amstrong., 2018) brand ambassador adalah individu yang dipilih oleh sebuah
perusahaan untuk menyebarkan informasi mengenai jasa atau produknya. (Edzorna
Dzisah & Elikem Ocloo, 2013) menjelaskan bahwa brand ambassador merujuk pada
penggunaan selebriti berpengaruh, seperti atlet, model, aktor dan aktris, bintang iklan,
ikon musik, dan sebagainya. Dengan memahami minat beli konsumen dan
memanfaatkan brand ambassador yang tepat perusaha (...truncated)