SISTEM PENYALIRAN TAMBANG UNTUK MENGATASI GENANGAN AIR LIMPASAN DI FRONT PENAMBANGAN BLOK TIMUR PT. PRIMA DELIN AGRO PERMAI KABUPATEN SAROLANGUN PROVINSI JAMBI
ISSN: 2302-3333
Jurnal Bina Tambang, Vol. 6 , No. 2
SISTEM PENYALIRAN TAMBANG UNTUK MENGATASI
GENANGAN AIR LIMPASAN DI FRONT PENAMBANGAN
BLOK TIMUR PT. PRIMA DELIN AGRO PERMAI
KABUPATEN SAROLANGUN PROVINSI JAMBI
Yelli Fitri1,*, and Murad MS1**
1
Jurusan Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang
*
**
Abstract. The mining system of PT. Prima Delin Agro Permai applies an open pit system. The open mining system it is
really affected by the weather, of the reasons is when it’s raining. Mining that applies an open pit system required to have
a good pit drainage plan to prevent the puddle on the mining front so it can be interfere with the mining process. The
purpose of this research to analyze the pump needs, and design the dimension of sump and the open channels. The
recommendations they are 1 recommendation. Recommended to add 1 unit pump become 6 units pumps by fixing one
unit that has broken. Recommendation number 2, the diversion channel that can minimized the runoff with the slop on
the bottom channel (S) = 0, 30%, width of the channel (b) = 0, 5 m, the height of the channel (H) = 0,625 m and the cross
sectional area (A) =0,375 m². The third (III) recommendation, the dimension of sump which the optimal one to
accommodate the total water discharge, with a maximum volume on 21, 512 m³, the plan based on the needs to get the
dimension of the sump with the length of the surface of the wells and the width of the surface of 69 m. The length of the
bottom and the width of the bottom of the well is 62 m with a depth of 5 m.
Keywords: Mine drain system, Mining front, Pumps, Open channels, Sump.
1. Pendahuluan
PT. Prima Delin Agro Permai merupakan kontraktor
pertambangan yang bekerja di wilayah izin usaha
penambangan dari PT. Karya Bumi Baratama merupakan
salah satu perusahaan yang bergerak dibidang
pertambangan batubara. Lokasi penambangan terletak di
Kelurahan Sarkam, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten
Sarolangun, Provinsi Jambi. Pada saat ini PT. Prima Delin
Agro Permai memiliki sistem penyaliran yang digunakan
adalah sistem mine dewatering dengan menggunakan
metode sumuran (sump) yaitu mengeluarkan air yang telah
masuk ke tambang dengan sistem pemompaan.
Penerapan sistem tambang terbuka tidak terlepas dari
masalah air yang masuk ke dalam area penambangan.
Kegiatan tersebut dipengaruhi oleh iklim antara lain hujan,
panas atau temperatur dan kelembaban. Salah satu iklim
yang cukup besar pengaruhnya adalah hujan. Hujan
merupakan sumber utama air pada tambang terbuka.
Seiring dengan kemajuan tambang maka akan
menghasilkan cekungan yang besar dimana air akan
terkonsentrasi pada elevasi terendah. Pada saat musim
hujan dasar tambang akan tergenang air akibat limpasan
yang berasal dari air hujan. Air yang masuk ke dalam
tambang harus segera dikeluarkan karena keberadaan air
tersebut akan mengganggu kegiatan penambangan.
Lokasi penelitian, penambangan batubara di
Blok Timur PT. Prima Delin Agro Permai secara
geografis terletak di daerah perbukitan dan termasuk
dalam kategori wilayah yang memiliki curah hujan cukup
tinggi. Pada data curah hujan tahun 2019, curah hujan
tertinggi di daerah penelitian mencapai 107,5 mm/hari
(Engineering Department PT. PDAP). Pada saat kondisi
cuaca ekstrim berupa curah hujan yang tinggi,
menyebabkan kondisi front penambangan berlumpur dan
meluapnya air yang berada pada sump blok timur.
Pompa rakitan yang ada hanya 1 unit dengan mesin Taft
Hiline yang tersedia tidak mampu memompa air
limpasan yang melebihi kapasitas pompa, dimana debit
pemompaan aktual 0,1017 m³/detik (Engineering
Department PT. PDAP) lebih kecil dari debit
pemompaan yang seharusnya sehingga terjadi kerusakan
pompa. Akibat kerusakan tersebut pompa tidak bisa
digunakan sehingga tidak ada proses pemompaan yang
menyebabkan terhentinya proses produksi untuk
sementara waktu.
Selain itu, terjadinya pendangkalan saluran terbuka
akibat kemajuan tambang dan sedimentasi. Sehingga
tidak berfungsinya saluran terbuka dan air limpasan yang
berasal dari air hujan langsung masuk ke front
penambangan. Akibat hal tersebut perlunya sistem
penyaliran tambang untuk mencegah genangan air
limpasan yang ada di blok timur agar proses produksi
dapat berjalan sesuai kesepakatan perusahaan
10
ISSN: 2302-3333
Dalam hal ini diperlukan suatu bentuk upaya
untuk mencegah air yang masuk ke area penambangan.
Sumber air tersebut harus diketahui debit limpasan,
debit air tanah dan debit pemompaan. Oleh karena itu,
penulis memilih judul “Sistem Penyaliran Tambang
Untuk Mencegah Genangan Air Limpasan di Front
Penambangan Blok Timur PT. Prima Delin Agro
Permai Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi”
2. Tinjauan Pustaka
Jurnal Bina Tambang, Vol. 6 , No. 2
kemudian di alirkan ke suatu kolam penampung atau
dibuang langsung ke tempat pembuangan dengan
memanfaatkan gaya gravitasi.
c. Sistem Adit. Cara ini biasanya digunakan untuk
pembuangan air pada tambang terbuka yang
mempunyai banyak jenjang. Saluran horizontal yang
dibuat dari tempat kerja menembus ke shaft yang dibuat
di sisi bukit untuk pembuangan air yang masuk ke
dalam tempat kerja. Pembuangan dengan sistem ini
biasanya mahal, disebabkan oleh biaya pembuatan
saluran horizontal tersebut dan shaft [2].
2.1 Lokasi Penelitian
2.3 Curah Hujan
Secara administatif lokasi penambangan terletak di
Kelurahan Sarkam, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten
Sarolangun ,Provinsi Jambi. Secara geografis lokasi
penambangan terletak pada posisi 102°03’39” BT–
103°13’17” BT dan antara 01°53’39” LS–02°46’24” LS.
Untuk mencapai lokasi tersebut dapat dilakukan dengan
jalur darat menempuh jalan raya Jambi -Sarolangun sekitar
187 km (selama ± 4 jam). Dari Sarolangun ke daerah
penyelidikan hanya memakan waktu sekitar 20-30 menit
dengan jarak sekitar 15 km, sedangkan kondisi jalan berupa
jalan pengerasan dan sebagian lainnya jalan tanah [1].
Curah hujan merupakan faktor yang sangat penting dalam
perencanaan sistem penyaliran, karena besar kecilnya
curah hujan pada suatu daerah tambang akan
mempengaruhi besar kecilnya air tambang yang harus
ditanggulangi. Angka–angka curah hujan yang diperoleh
merupakan data yang tidak dapat digunakan secara
langsung untuk perencanaan pembuatan sarana
pengendalian air tambang, tetapi harus diolah terlebih
dahulu untuk mendapatkan nilai curah hujan yang lebih
akurat.
Pengolahan data curah hujan dimaksudkan untuk
mendapatkan data curah hujan yang siap pakai untuk suatu
perencanaan sistem penyaliran. Pengolahan data ini dapat
dilakukan dengan berdasarkan sifat statistik data kejadian
yang telah lalu untuk memperoleh probabilitas besaran
hujan dimasa yang akan datang. Dengan anggapan bahwa
sifat statistik kejadian hujan yang akan datang masih sama
dengan sifat statistik kejadian hujan masa lalu [3].
2.4 Periode Ulang Hujan
Gambar 1. Lokasi Penelitian[1].
2.2 Sistem Mine Dewatering
Mine Dewatering merupakan upaya untuk mengeluarkan
air yang telah masuk ke daerah penambangan. Upaya ini
terutama untuk menangani air yang berasal dari air hujan.
Be (...truncated)