Analisis Efisiensi Mobil Listrik Berbasis Panel Surya Sebagai Upaya Pemanfaatan Energi Terbarukan
Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST)
Volume 6 Nomor 1 Desember 2023 Hal. 41 - 47
e-ISSN:2685-1792
Analisis Efisiensi Mobil Listrik Berbasis Panel Surya Sebagai Upaya Pemanfaatan
Energi Terbarukan
Nur Windasari1*, Sudarti2, Yushardi3
1,2,3
Universitas Jember
E-mail :
©2023 J–HEST FDI DPD Sulawesi Barat. Ini adalah artikel dengan
akses terbuka dibawah lisensi CC BY-NC-4.0 (https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/ ).
ABSTRACT
The purpose of this study is to analyze the efficiency of solar panel-based electric cars that seek
to harness renewable energy. This article uses the literature review research method to analyze
the efficiency of solar panel-based electric cars. Electric cars are a possible solution to reduce
dependence on fossil fuels and reduce greenhouse gas emissions. However, one of the major
challenges for electric cars is the power source needed to charge the battery. Solar panels can
convert solar energy into electricity, providing an environmentally friendly energy source for
charging electric car batteries. While there are still challenges to overcome, solar panel-based
electric cars offer some important advantages. Our results show that the charging efficiency of
solar panel-based electric cars fluctuates between 15-20%, and some new innovations have
efficiencies of up to 25-30%. Although there are still challenges to overcome, the development of
solar panel technology, better energy storage, and cooperation with electricity suppliers can
further improve the efficiency of solar-based electric cars.
Keywords: Electric Car, Solar Panel, Efficiency.
ABSTRAK
Tujuan dari Penelitian ini yaitu untuk menganalisis efisiensi mobil listrik berbasis panel surya
yang diupayakan untuk memanfaatkan energi terbarukan. Artikel ini, menggunakan metode
penelitian kajian literatur untuk menganalisis efisiensi mobil listrik berbasis panel surya. Mobil
listrik merupakan solusi yang memungkinkan untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan
bakar fosil dan mengurangi emisi gas rumah kaca. Namun, salah satu tantangan besar bagi mobil
listrik adalah sumber tenaga yang dibutuhkan untuk mengisi baterai. Panel surya dapat
mengubah energi matahari menjadi listrik sehingga dapat menjadi sumber energi ramah
lingkungan untuk pengisian baterai mobil listrik. Meski masih ada tantangan yang harus diatasi,
mobil listrik berbasis panel surya menawarkan beberapa keunggulan penting. Hasil kami
menunjukkan bahwa efisiensi pengisian daya mobil listrik berbasis panel surya berfluktuasi
antara 15-20%, dan beberapa inovasi baru memiliki efisiensi hingga 25-30%. Meski masih ada
tantangan yang harus diatasi, pengembangan teknologi panel surya, penyimpanan energi yang
lebih baik, dan kerja sama dengan pemasok listrik dapat semakin meningkatkan efisiensi mobil
listrik berbasis tenaga surya.
Kata Kunci: Mobil Listrik, Panel Surya, Efisiensi.
41
https://www.j-hest.web.id/index.php
PENDAHULUAN
Pemanfaatan sinar matahari dalam sistem
bangunan atau desain gedung telah menjadi solusi
inovatif
yang
semakin
populer,
yang
memungkinkan kita untuk mengubah energi
matahari menjadi energi primer yang dapat
langsung dimanfaatkan. Energi matahari ini dapat
diubah menjadi berbagai bentuk energi final yang
berguna, seperti pencahayaan, pemanasan air, dan
bahkan sebagai sumber energi listrik. Dengan
memasukkan desain berbasis matahari dalam
bangunan, kita dapat mengurangi ketergantungan
pada sumber daya energi tradisional, menjadikan
sistem bangunan lebih efisien, ramah lingkungan,
dan ekonomis (Ali dan Windarta, 2020).
Panel Surya adalah alat konversi energi cahaya
matahari menjadi energi listrik. Panel Surya juga
dikenal sebagai fotovoltaik (PV) adalah perangkat
penting dalam konversi energi cahaya matahari
menjadi energi listrik yang ramah lingkungan
(Budiyono dan setiawan, 2021). Keberadaan garis
khatulistiwa menjadi lokasi ideal untuk
pemanfaatan panel surya ini, karena di daerah ini
cahaya matahari melimpah sepanjang tahun.
Dengan intensitas matahari yang konsisten dan
tinggi, panel surya menjadi pilihan yang sangat
tepat
sebagai
penghasil
energi
listrik,
memungkinkan daerah-daerah di garis khatulistiwa
untuk memanfaatkan sumber energi terbarukan ini
secara efisien. Dengan demikian, pemanfaatan
panel surya di daerah-daerah ini tidak hanya
membantu mengurangi ketergantungan pada bahan
bakar fosil tetapi juga memberikan solusi
berkelanjutan dalam menyediakan energi listrik
(Loegimin et al., 2020).
Pemanasan global dan perubahan iklim telah
menjadi salah satu tantangan terbesar umat
manusia di abad ke-21. Pemanasan global adalah
fenomena yang berkaitan dengan peningkatan suhu
rata-rata di berbagai komponen lingkungan di
Bumi, termasuk atmosfer, lautan, dan daratan.
Fenomena ini merupakan dampak dari peningkatan
konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer, seperti
karbon dioksida (CO2) yang disebabkan oleh
aktivitas manusia, seperti pembakaran bahan bakar
fosil, deforestasi, dan berbagai kegiatan industri
(Leu, 2021). Salah satu penyebab utama perubahan
iklim adalah penggunaan bahan bakar fosil dalam
transportasi. Kendaraan konvensional yang
menggunakan bahan bakar fosil seperti bensin dan
solar menghasilkan gas rumah kaca yang
berbahaya bagi lingkungan dan kualitas udara.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut dan
meminimalkan dampak negatifnya, inovasi di
sektor transportasi sangatlah penting. Mobil listrik,
atau sering disebut kendaraan listrik (EV),
merupakan salah satu inovasi penting dalam dunia
otomotif modern yang mendukung upaya
pelestarian lingkungan. Kendaraan ini didukung
oleh sistem penggerak yang berbeda dari
kendaraan konvensional yang mengandalkan
mesin pembakaran dalam. Di dalam mobil listrik,
penggerak utamanya adalah motor listrik, yang
berfungsi sebagai sumber tenaga untuk
menggerakkan roda-roda kendaraan. (Sayudi et al,
2022).
Kendaraan listrik merupakan alternatif ramah
lingkungan yang menggunakan listrik sebagai
sumber energi, mengurangi emisi karbon dioksida
dan ketergantungan pada bahan bakar fosil. Saat ini
penggunaan panel surya terus berkembang,
terutama sebagai penyedia energi listrik untuk
menggantikan penggunaan energi fosil sebagai
bahan bakar kendaraan bermotor (Azahra et al,
2022). Namun, kendala terbesar bagi kendaraan
listrik adalah terbatasnya jangkauan dan
ketergantungan pada jaringan listrik publik. Hal ini
mendorong pengembangan teknologi kendaraan
listrik yang lebih efisien dan berkelanjutan. Salah
satu solusi yang menjanjikan adalah integrasi panel
surya ke dalam kendaraan listrik. Dengan
mengintegrasikan panel surya ke dalam kendaraan
listrik, kita dapat menciptakan sistem yang lebih
berkelanjutan dan mandiri yang mengurangi
ketergantungan pada jaringan listrik tradisional.
Mobil listrik telah menjadi solusi menarik untuk
mengurangi polusi udara dan mengakhiri
ketergantungan pada bahan bakar fosil. Tujuan dari
inovasi ini adalah untuk mengurangi dampak
negatif terhadap lingkungan dan sumber daya
alam. Namun, kendala yang masih (...truncated)