Pengaruh Beban Kerja, Kompensasi, dan Lingkungan Kerja Terhadap Semangat Kerja di UMKM Azalea Food

JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi), Jun 2024

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban kerja, kompensasi dan lingkungan kerja baik secara parsial maupun secara simultan terhadap semangat kerja pada UMKM Azalea Food. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Dalam pengumpulan data ini menggunakan pengamatan langsung dan penyebaran kuesioner di lapangan yang berhubungan dengan objek penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan di UMKM Azalea Food. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh karyawan di UMKM Azalea Food yaitu berjumlah 30 karyawan. Penarikan sampel ini menggunakan metode sampling jenuh. Hasil penelitian dengan menggunakan analisis jalur diketahui bahwa beban kerja, kompensasi dan lingkungan baik secara parsial maupun simultan berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja karyawan di UMKM Azalea Food.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://journal.lembagakita.org/index.php/jemsi/article/download/2429/1828

Pengaruh Beban Kerja, Kompensasi, dan Lingkungan Kerja Terhadap Semangat Kerja di UMKM Azalea Food

JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) E-ISSN: 2579-5635, P-ISSN: 2460-5891 Volume 10 (3) Juni Tahun 2024, Hal 1692-1702. Pengaruh Beban Kerja, Kompensasi, dan Lingkungan Kerja Terhadap Semangat Kerja di UMKM Azalea Food Aris Kusnadi Prodi Manajemen, Universitas Teknologi Digital Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia Siska Fajar Kusuma Prodi Manajemen, Universitas Teknologi Digital Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia Article’s History: Received 24 Februari 2024; Received in revised form 27 Februari 2024; Accepted 12 Maret 2024; Published 1 Juni 2024. All rights reserved to the Lembaga Otonom Lembaga Informasi dan Riset Indonesia (KITA INFO dan RISET). Suggested Citation: Kusnandi, A., & Kusuma, S. F. (2024). Pengaruh Beban Kerja, Kompensasi, dan Lingkungan Kerja Terhadap Semangat Kerja di UMKM Azalea Food. JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi). JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Dan Akuntansi), 10 (3). 1692-1702. https://doi.org/10.35870/jemsi.v10i3.2429 Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban kerja, kompensasi dan lingkungan kerja baik secara parsial maupun secara simultan terhadap semangat kerja pada UMKM Azalea Food. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Dalam pengumpulan data ini menggunakan pengamatan langsung dan penyebaran kuesioner di lapangan yang berhubungan dengan objek penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan di UMKM Azalea Food. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh karyawan di UMKM Azalea Food yaitu berjumlah 30 karyawan. Penarikan sampel ini menggunakan metode sampling jenuh. Hasil penelitian dengan menggunakan analisis jalur diketahui bahwa beban kerja, kompensasi dan lingkungan baik secara parsial maupun simultan berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja karyawan di UMKM Azalea Food. Keywords: beban kerja, kompensasi, lingkungan, semangat kerja Pendahuluan Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) membentuk pilar penting dalam struktur ekonomi global, mereka memberikan kontribusi signifikan terhadap penciptaan lapangan kerja dan pemberdayaan pada masyarakat, UMKM tidak hanya menciptakan lapangan kerja tetapi juga berperan dalam menggerakan roda ekonomi lokal. Kementerian koperasi dan UKM mencatat terdapat 64,2 juta unit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia pada 2021. Usaha mikro, dengan kriteria omzet maksimal Rp2 miliar pertahunnya, menjadi yang paling dominan dalam struktur UMKM. Usaha mikro mencapai 63.955.369 unit pada 2021 atau berkontribusi 99,62% dari total unit usaha di Indonesia. Proporsinya tidak banyak berubah dalam 10 tahun terakhir. Data tersebut membuktikan UMKM memiliki kontribusi yang luar biasa untuk perekonomian nasional dan harus didukung dengan dengan adanya potensi pekerja yang memadai. Sebuah bisnis tidak bisa lepas dari peran pekerja sebagai penggerak roda operasional. Harus diakui bahwa peran karyawan sebagai aset berharga dalam mencapai kesuksesan perusahaan. Dalam konteks UMKM, UMKM mungkin menghadapi tantangan yang unik seperti kebutuhan akan fleksibilitas dan sumber daya yang terbatas sehingga dalam hal ini semangat kerja karyawan menjadi krusial. 1692 JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi) E-ISSN: 2579-5635, P-ISSN: 2460-5891 Volume 10 (3) Juni Tahun 2024, Hal 1692-1702. Semangat kerja karyawan merupakan faktor yang dapat mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan perusahaan. Semangat kerja Menurut (Busro, 2018:15) adalah suatu suasana kerja yang terdapat di dalam suatu organisasi yang menunjukan rasa kegairahan di dalam melaksanakan pekerjaan dan mendorong karyawan untuk bekerja secara lebih baik dan produktif. Lebih lanjut menurut Hasibuan (dalam Basri, 2021:4), semangat kerja adalah keinginan atau kesungguhan seseorang mengerjakan pekerjaannya dengan baik, berdisiplin untuk mencapai prestasi kerja yang maksimal, kemauan, dan kesenangan terhadap kesenangan yang mendalam terhadap pekerjaan yang dilakukan. Ketika seseorang memiliki semangat kerja yang tinggi, maka mereka cenderung lebih termotivasi untuk menyelesaikan tugas dengan efisien, bahkan dalam situasi beban kerja yang tinggi. Sebaliknya, beban kerja yang berlebihan tanpa dukungan atau pengakuan dapat mengurangi produktivitas. Oleh karena itu, penting untuk menciptakan keseimbangan yang baik antara semangat kerja dan beban kerja. Menurut Vanchapo (2020:1), beban kerja merupakan sebuah proses atau kegiatan yang harus segera diselesaikan oleh seorang pekerja dalam jangka waktu tertentu. Apabila seorang pekerja mampu menyelesaikan dan menyesuaikan diri terhadap sejumlah tugas yang diberikan, maka hal tersebut tidak menjadi suatu beban kerja. Beban kerja merupakan aspek kritis dalam lingkungan kerja modern. Tuntutan terhadap produktivitas individu cenderung meningkat, pekerja sering dihadapkan pada tekanan waktu, tanggung jawab yang kompleks, dan ekspektasi yang tinggi. Dampaknya dapat dirasakan tidak hanya pada kesejahteraan individu, tetapi juga pada produktivitas organisasi. Beban kerja seringkali menjadi tantangan utama dalam UMKM. Karyawan UMKM sering memegang berbagai peran dan tanggung jawab, karena sumber daya dan tim yang terbatas. Para pemilik UMKM perlu bijaksana dalam mendistribusikan tugas, memprioritaskan pekerjaan, dan mencari cara untuk meningkatkan efisiensi. Dalam UMKM, hubungan antara beban kerja dan kompensasi juga sangat relevan. Karyawan UMKM seringkali memegang banyak peran dan tanggung jawab atas berbagai aspek bisnis. Oleh karena itu, perlu diperhatikan keseimbangan antara beban kerja dan kompensasi yang diterima. Menurut Sikula (dalam Hasibuan, 2020:199), kompensasi adalah segala sesuatu yang diinstitusikan atau dianggap sebagai suatu balasan jasa yang ekuivalen. Kompensasi dalam konteks bisnis dan sumber daya manusia, mencerminkan sistem yang kompleks untuk membalas jasa dan kontribusi karyawan terhadap organisasi sebagai aspek kritis dalam manajemen sumber daya manusia. Sistem kompensasi di UMKM mencerminkan tantangan dan kenyataan dari lingkungan bisnis yang seringkali dinamis dan sumber daya terbatas. Kebanyakan UMKM cenderung memiliki skala operasional yang lebih kecil dibandingkan dengan perusahaan besar yang mempengaruhi strategi kompensasi. Kompensasi di UMKM seringkali bersifat lebih fleksibel dan bergantung pada kinerja serta kontribusi individu. Kompensasi yang adil dan memadai dan menciptakan atmosfir yang positif di lingkungan kerja, Lingkungan kerja yang mendukung dan memberikan kesempatan untuk pengembangan karir juga memainkan peran penting dalam presepsi karyawan terhadap nilai kompensasi mereka. Pemilik bisnis dan manajer perlu memastikan bahwa sistem kompensasi sejalan dengan budaya perusahaan agar menciptakan lingkungan kerja yang positif. Menurut (Darmadi, 2020:242), lingkungan kerja termasuk sesuatu yang berada pada sekitar para karyawan sehingga mempengaruhi suatu individu dalam melaksanakan kewajiban yang telah ditugaskan kepadanya, seperti adanya pendingin udara, pencahayaan yang bagus d (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://journal.lembagakita.org/index.php/jemsi/article/download/2429/1828
Article home page: https://journal.lembagakita.org/index.php/jemsi/article/view/2429/1828

Aris Kusnadi, kusuma Siska fajar. Pengaruh Beban Kerja, Kompensasi, dan Lingkungan Kerja Terhadap Semangat Kerja di UMKM Azalea Food, JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi), 2024, pp. 1692-1702,