Studi Perancangan Dan Analisis Sistem Pengisian Cerdas ( Smart Charge) Baterai.

Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology, Sep 2019

Pada perinsip pengisian energi baterai adalah dengan cara mengaliri arus terus menerus dengan arus listrik. Ketika pengisian baterai secara terus menerus tanpa ada pengamanan dalam pengisian baterai tersebut, maka akan terjadinya over charge, yang menyebabkan kerusakan yang fatal pada baterai. Dari permasalahan yang sering terjadi pada baterai, maka membutuhkan perancangan charger yang dapat berkerja secara otomatis untuk memutuskan arus ketika pengisian baterai sudah sampai ketitik maksimalnya dan akan mengisi kembali ketika baterai sampai ketitik minimalnya bahkan bisa memudahkan pengguna untuk mengetahui arus dan tegangan yang di isi ke baterai melalui website yang sudah disediakan. Tujuan perancangan ini Agar tidak terjadinya pemborosan enrgi dan kerusakan yang sering terjadi pada baterai. Dari baterai yang digunakan dalam penelitian ini dimana baterai tersebut memiliki tegangan maksimum (penuh) sebesar 2,2 Volt per-sel dan tegangan minimumnya (kosong) 1,8 volt. maka dari itu alat ini dirancang saat memutuskan arus ketika tegangan sudah sampai ke titik 13,4 Volt dan akan mengisi kembali ketika baterai sudah sampai ketitik minimumnya sebesar 11 Volt.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://jurnal.untan.ac.id/index.php/j3eituntan/article/download/35374/75676582778

Studi Perancangan Dan Analisis Sistem Pengisian Cerdas ( Smart Charge) Baterai.

STUDI PERANCANGAN DAN ANALISIS SISTEM PENGISIAN CERDAS (SMART CHARGE) BATERAI Reko Rivani 1), Ayong Hiendro 2), Syaifurrahman 3) Program Studi Teknik Elektro Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura Email : Abstarct In principle, charging the battery energy by flowing continuously with an electric current. Charging the battery continuously without charging in the battery, there will be an over charge, which causes fatal damage to the battery. From the coverage that often occurs in batteries, it is necessary to design a charger that can work automatically to regulate the compilation current of the battery which has reached its maximum point and will refill the battery compass to the minimum point to help the user to the current and voltage to charge the battery through a website that has provided. The purpose of this design in order not to require waste and damage that often occurs in the battery.Of the batteries used in this study where the battery has a maximum voltage (2.2 volts) per cell and a minimum voltage (empty) of 1.8 volts. Therefore this tool is designed when disconnecting the current when it reaches the 13.4 Volt point and will recharge the battery to the minimum point of 11 Volt Keywords: Automatic charging and disconnecting, monitoring through the website Abstrak Pada perinsip pengisian energi baterai adalah dengan cara mengaliri arus terus menerus dengan arus listrik. Ketika pengisian baterai secara terus menerus tanpa ada pengamanan dalam pengisian baterai tersebut, maka akan terjadinya over charge, yang menyebabkan kerusakan yang fatal pada baterai. Dari permasalahan yang sering terjadi pada baterai, maka membutuhkan perancangan charger yang dapat berkerja secara otomatis untuk memutuskan arus ketika pengisian baterai sudah sampai ketitik maksimalnya dan akan mengisi kembali ketika baterai sampai ketitik minimalnya bahkan bisa memudahkan pengguna untuk mengetahui arus dan tegangan yang di isi ke baterai melalui website yang sudah disediakan. Tujuan perancangan ini agar tidak terjadinya pemborosan enrgi dan kerusakan yang sering terjadi pada baterai. Dari baterai yang digunakan dalam penelitian ini dimana baterai tersebut memiliki tegangan maksimum (penuh) sebesar 2,2 Volt per-sel dan tegangan minimumnya (kosong) 1,8 volt. maka dari itu alat ini dirancang saat memutuskan arus ketika tegangan sudah sampai ke titik 13,4 Volt dan akan mengisi kembali ketika baterai sudah sampai ketitik minimumnya sebesar 11 Volt. Kata kunci: Mengisi dan memutus arus otomatis, pemantauan melalui website Kendala yang sering terjadi pada baterai adalah harga yang tinggi dan umur baterai yang tidak mampu bertahan lama atau tidak sesuai dengan batas umur yang sudah diterapkan dari pabrik. Sehingga kerusakan yang sering terjadi pada baterai disebabkan oleh pengisian yang berlebihan (Overcharge) dan pengeluaran energi yang tidak sesuai 1. Pendahuluan Baterai merupakan komponen yang sangat penting untuk menyimpan energi listrik.Penggunaan baterai dalam jangka waktu yang lama tentunya membutuhkan baterai yang mempunyai kualitas energi yang tinggi dapat di isi ulang dalam waktu yang singkat dan memiliki Life Time yang panjang [1] 1 dengan kapasitas yang telah diterapkan dari pabriknya. [2] Dari permasalahan yang di atas maka penulis dapat merancang suatu alat pengisian cerdas (Smart Charge) pada baterai yang bisa memutuskan arus otomatis apabila baterai sudah terisi penuh berdasarkan tegangan (Volt) hingga bisa mencegah (Overcharge) pengisian berlebihan, dan juga bisa mengisi kembali secara otomatis apabila tegangan (Volt) pada baterai mulai menurun, sehingga bisa membantu mencegahnya pengeluaran energi baterai berlebihan atau Dept Of Discharge (DOD) yang sudah diterapkan dari pabrik. Selain itu pengisian cerdas (Smart Charger) memudahkan pengguna untuk mengetahui arus dan tegangan yang dikelurkan dari alat tersebut melalui Website. digunakan oleh manusia untuk keperluan yang lain. [4] 2.3. Arduino IDE Arduino IDE adalah Software yang digunakan Arduino untuk menulis suatu program. Integrated Development Environment (IDE), suatu program khusus untuk suatu komputer agar dapat membuat suatu rancangan atau Sketsa program untuk papan Arduino. IDE arduino merupakan Software yang sangat canggih ditulis dengan menggunakan java. Arduino IDE juga dapat mengedit program ialah Sebuah Windows yang memungkinkan pengguna menulis dan mengedit program dalam bahasa Processing. [5] 2. Landasan Teori 2.1. Perancangan Alat Perancangan alat adalah proses menuangkan ide dan gagasan berdasarkan teori-teori dasar yang mendukung pada suatu alat yang ingin digunakan, proses perancangan alat dapat dilakukan dengan cara pemilihan komponen yang akan digunakan, dan mempelajari karakteristik suatu komponen dan fisiknya, sehingga dapat dibuat alat yang sesuai dengan spesifikasi yang diharapkan. [3] 2.2. Sistem Monitoring Via Internet Konsep sistem monitoring via internet memungkinkan pengguna untuk menghubungkan, mengkontrol, dan memantau sistem secara langsung melalui internet. Internet of Things (IoT) adalah perkembangan keilmuan yang sangat menjanjikan untuk mengoptimalkan kehidupan berdasarkan sensor cerdas dan peralatan pintar yang bekerjasama melalui jaringan internet tanpa memerlukan dua arah antara manusia ke manusia yaitu sumber ke tujuan atau interaksi manusia ke komputer. IoT sangat membantu dalam layanan canggih yang dapat mengkoneksikan perangkat elektronik seperti ponsel pintar, komputer pintar, sensor, dan aktuator melalui jaringan internet, perangkat yang terhubung dapat menghasilkan informasi yang bisa Gambar 1. Tampilan Arduino IDE (Sumber: Herjuna Artanto.2018) Dari gambar (1) menampilkan program yang akan digunakan. 2.4. Sensor Sensor yang digunakan Sensor yang digunakan terdiri dari 2 sensor yaitu sensor tegangan 25 Volt DC dan sensor arus SCT013. Sensor tegangan ini digunakan untuk mengukur tegangan berupa AC dan DC, Prinsip kerja modul sensor tegangan yaitu didasarkan pada prinsip penekanan resistansi, dan dapat membuat tegangan input berkurang hingga 5 kali dari tegangan asli. SCT adalah sebuah sensor yang dapat mengukur arus listrik, SCT merupakan perantara pengukuran arus dimana keterbatasan kemampuan baca alat ukur Misal pada sistem saluran tegangan tinggi. SCT umumnya selain digunakan sebagai media pembacaan juga digunakan dalam sistem proteksi tenaga listrik. [6] 2 𝐸2 = Ggl induksi lilitan sekunder 2.5. Wemos D1 R2 Wemos D1 R2 merupakan salah satu development board yang dirancang khusus untuk keperluan IoT dan kompatibel dengan Arduino. Arduino adalah papan elektronik yang mengandung mikroprosesor ATmega328 pada salah satu produknya yaitu Arduino UNO. Piranti ini dapat digunakan untuk menghasilkan produk elektronik dengan tingkat sederhana hingga kompleks. Pengendalian LED, pengontrolan robot, pemantauan jarak jauh melalui internet, dan mengendalikan alat-alat elektronik di rumah merupakan contoh pemanfaatan Arduino. Arduino UNO menggunakan chip ATM (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://jurnal.untan.ac.id/index.php/j3eituntan/article/download/35374/75676582778
Article home page: https://jurnal.untan.ac.id/index.php/j3eituntan/article/view/35374/75676582778

Reko Rivani, Ayong Hiendro, -. Syaifurrahman. Studi Perancangan Dan Analisis Sistem Pengisian Cerdas ( Smart Charge) Baterai., Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology, 2019,