Studi Perancangan Dan Analisis Sistem Pengisian Cerdas ( Smart Charge) Baterai.
STUDI PERANCANGAN DAN ANALISIS SISTEM PENGISIAN CERDAS
(SMART CHARGE) BATERAI
Reko Rivani 1), Ayong Hiendro 2), Syaifurrahman 3)
Program Studi Teknik Elektro Jurusan Teknik Elektro
Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura
Email :
Abstarct
In principle, charging the battery energy by flowing continuously with an electric current. Charging the
battery continuously without charging in the battery, there will be an over charge, which causes fatal
damage to the battery. From the coverage that often occurs in batteries, it is necessary to design a charger
that can work automatically to regulate the compilation current of the battery which has reached its
maximum point and will refill the battery compass to the minimum point to help the user to the current and
voltage to charge the battery through a website that has provided. The purpose of this design in order not
to require waste and damage that often occurs in the battery.Of the batteries used in this study where the
battery has a maximum voltage (2.2 volts) per cell and a minimum voltage (empty) of 1.8 volts. Therefore
this tool is designed when disconnecting the current when it reaches the 13.4 Volt point and will recharge
the battery to the minimum point of 11 Volt
Keywords: Automatic charging and disconnecting, monitoring through the website
Abstrak
Pada perinsip pengisian energi baterai adalah dengan cara mengaliri arus terus menerus dengan arus listrik.
Ketika pengisian baterai secara terus menerus tanpa ada pengamanan dalam pengisian baterai tersebut,
maka akan terjadinya over charge, yang menyebabkan kerusakan yang fatal pada baterai. Dari
permasalahan yang sering terjadi pada baterai, maka membutuhkan perancangan charger yang dapat
berkerja secara otomatis untuk memutuskan arus ketika pengisian baterai sudah sampai ketitik
maksimalnya dan akan mengisi kembali ketika baterai sampai ketitik minimalnya bahkan bisa memudahkan
pengguna untuk mengetahui arus dan tegangan yang di isi ke baterai melalui website yang sudah
disediakan. Tujuan perancangan ini agar tidak terjadinya pemborosan enrgi dan kerusakan yang sering
terjadi pada baterai. Dari baterai yang digunakan dalam penelitian ini dimana baterai tersebut memiliki
tegangan maksimum (penuh) sebesar 2,2 Volt per-sel dan tegangan minimumnya (kosong) 1,8 volt. maka
dari itu alat ini dirancang saat memutuskan arus ketika tegangan sudah sampai ke titik 13,4 Volt dan akan
mengisi kembali ketika baterai sudah sampai ketitik minimumnya sebesar 11 Volt.
Kata kunci: Mengisi dan memutus arus otomatis, pemantauan melalui website
Kendala yang sering terjadi pada baterai
adalah harga yang tinggi dan umur baterai
yang tidak mampu bertahan lama atau tidak
sesuai dengan batas umur yang sudah
diterapkan dari pabrik. Sehingga kerusakan
yang sering terjadi pada baterai disebabkan
oleh pengisian yang berlebihan (Overcharge)
dan pengeluaran energi yang tidak sesuai
1.
Pendahuluan
Baterai merupakan komponen yang
sangat penting untuk menyimpan energi
listrik.Penggunaan baterai dalam jangka waktu
yang lama tentunya membutuhkan baterai
yang mempunyai kualitas energi yang tinggi
dapat di isi ulang dalam waktu yang singkat
dan memiliki Life Time yang panjang [1]
1
dengan kapasitas yang telah diterapkan dari
pabriknya. [2]
Dari permasalahan yang di atas maka
penulis dapat merancang suatu alat pengisian
cerdas (Smart Charge) pada baterai yang bisa
memutuskan arus otomatis apabila baterai
sudah terisi penuh berdasarkan tegangan
(Volt) hingga bisa mencegah (Overcharge)
pengisian berlebihan, dan juga bisa mengisi
kembali secara otomatis apabila tegangan
(Volt) pada baterai mulai menurun, sehingga
bisa membantu mencegahnya pengeluaran
energi baterai berlebihan atau Dept Of
Discharge (DOD) yang sudah diterapkan dari
pabrik. Selain itu pengisian cerdas (Smart
Charger) memudahkan pengguna untuk
mengetahui arus dan tegangan yang dikelurkan
dari alat tersebut melalui Website.
digunakan oleh manusia untuk keperluan yang
lain. [4]
2.3. Arduino IDE
Arduino IDE adalah Software yang
digunakan Arduino untuk menulis suatu
program.
Integrated
Development
Environment (IDE), suatu program khusus
untuk suatu komputer agar dapat membuat
suatu rancangan atau Sketsa program untuk
papan Arduino. IDE arduino merupakan
Software yang sangat canggih ditulis dengan
menggunakan java. Arduino IDE juga dapat
mengedit program ialah Sebuah Windows yang
memungkinkan pengguna menulis dan
mengedit program dalam bahasa Processing.
[5]
2.
Landasan Teori
2.1. Perancangan Alat
Perancangan alat
adalah proses
menuangkan ide dan gagasan berdasarkan
teori-teori dasar yang mendukung pada suatu
alat yang ingin digunakan, proses perancangan
alat dapat dilakukan dengan cara pemilihan
komponen yang akan digunakan, dan
mempelajari karakteristik suatu komponen dan
fisiknya, sehingga dapat dibuat alat yang
sesuai dengan spesifikasi yang diharapkan. [3]
2.2. Sistem Monitoring Via Internet
Konsep sistem monitoring via internet
memungkinkan
pengguna
untuk
menghubungkan, mengkontrol, dan memantau
sistem secara langsung melalui internet.
Internet of Things (IoT) adalah perkembangan
keilmuan yang sangat menjanjikan untuk
mengoptimalkan kehidupan berdasarkan
sensor cerdas dan peralatan pintar yang
bekerjasama melalui jaringan internet tanpa
memerlukan dua arah antara manusia ke
manusia yaitu sumber ke tujuan atau interaksi
manusia ke komputer.
IoT sangat membantu dalam layanan
canggih
yang dapat
mengkoneksikan
perangkat elektronik seperti ponsel pintar,
komputer pintar, sensor, dan aktuator melalui
jaringan internet, perangkat yang terhubung
dapat menghasilkan informasi yang bisa
Gambar 1. Tampilan Arduino IDE
(Sumber: Herjuna Artanto.2018)
Dari gambar (1) menampilkan program
yang akan digunakan.
2.4. Sensor Sensor yang digunakan
Sensor yang digunakan terdiri dari 2
sensor yaitu sensor tegangan 25 Volt DC dan
sensor arus SCT013.
Sensor tegangan ini digunakan untuk
mengukur tegangan berupa AC dan DC,
Prinsip kerja modul sensor tegangan yaitu
didasarkan pada prinsip penekanan resistansi,
dan dapat membuat tegangan input berkurang
hingga 5 kali dari tegangan asli.
SCT adalah sebuah sensor yang dapat
mengukur arus listrik, SCT merupakan
perantara
pengukuran
arus
dimana
keterbatasan kemampuan baca alat ukur Misal
pada sistem saluran tegangan tinggi. SCT
umumnya selain digunakan sebagai media
pembacaan juga digunakan dalam sistem
proteksi tenaga listrik. [6]
2
𝐸2 = Ggl induksi lilitan sekunder
2.5. Wemos D1 R2
Wemos D1 R2 merupakan salah satu
development board yang dirancang khusus
untuk keperluan IoT dan kompatibel dengan
Arduino. Arduino adalah papan elektronik
yang mengandung mikroprosesor ATmega328
pada salah satu produknya yaitu Arduino
UNO. Piranti ini dapat digunakan untuk
menghasilkan produk elektronik dengan
tingkat
sederhana
hingga
kompleks.
Pengendalian LED, pengontrolan robot,
pemantauan jarak jauh melalui internet, dan
mengendalikan alat-alat elektronik di rumah
merupakan contoh pemanfaatan Arduino.
Arduino
UNO
menggunakan
chip
ATM (...truncated)