Monitoring dan Kendali Charger Accu Berbasis Node-RED

JTE(Jurnal Teknik Elektro), Nov 2023

Baterai/aki merupakan sebuah komponen yang menyimpan energi listrik yang didalamnya berlangsung proses elektrokimia yang reversible (dapat berkebalikan) pada efisiensi yang tinggi. Pada saat ini pengguna baterai aki tidak memperhatikan kinerja dari baterai aki itu sendiri, sehingga pada saat melakukan pengisian aki akan mengakibatkan terjadinya kerusakan elektrokimia pada aki tersebut. Tujuan dari penelitian ini dilakukan yaitu untuk memudahkan kalibrasi cut – off pada sistem pengisian aki yang menggunakan batuan mikrokontroller sehingga dapat dipantau saat berpergian. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian rakayasa pengembangan dengan pendekatan kuantitatif. Pada penelitian ini diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa alat yang digunakan dalam pengisian aki 12V dapat di monitoring menggunakan aplikasi node-RED. Adanya perbedaan pada tegangan dari tiga percobaan yang ditunjukkan pada rata-rata persentase eror sensor teganggan pada sensor INA 219 sebesar 0,23%. Perbedaan lainnya juga ditunjukkan pada arus saat pengisian aki dalam tiga percobaan yang telah dilakukan menggunakan sensor INA 219 sebesar 0,19%. Dari pernyataan tersebut, adapun saran yang ingin disampaikan oleh peneliti pada hasil penelitian ini yaitu diharapkan untuk memberi proteksi pada sensor INA 219 dan untuk pembacaan teganggan diharapkan menggunakan sensor yang hanya dapat membaca tegangan saja agar sesuai aki yang terisi penuh dapat terbaca teganggannya dengan sesuai. Kata kunci: Aki, Charger, Node-RED, Mikrokontroller.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/download/57486/45115

Monitoring dan Kendali Charger Accu Berbasis Node-RED

Monitoring dan Kendali Charger Accu Berbasis Node-RED Monitoring dan Kendali Charger Accu Berbasis Node-RED Muhammad Abdus Salam D4 Teknik Listrik, Fakultas Vokasi, Universitas Negeri Surabaya E-mail: Widi Aribowo, Mahendra Widyartono, Ayusta Lukita Wardani D4 Teknik Listrik, Fakultas Vokasi, Universitas Negeri Surabaya E-mail : , , Abstrak Baterai/aki merupakan sebuah komponen yang menyimpan energi listrik yang didalamnya berlangsung proses elektrokimia yang reversible (dapat berkebalikan) pada efisiensi yang tinggi. Pada saat ini pengguna baterai aki tidak memperhatikan kinerja dari baterai aki itu sendiri, sehingga pada saat melakukan pengisian aki akan mengakibatkan terjadinya kerusakan elektrokimia pada aki tersebut. Tujuan dari penelitian ini dilakukan yaitu untuk memudahkan kalibrasi cut – off pada sistem pengisian aki yang menggunakan batuan mikrokontroller sehingga dapat dipantau saat berpergian. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian rakayasa pengembangan dengan pendekatan kuantitatif. Pada penelitian ini diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa alat yang digunakan dalam pengisian aki 12V dapat di monitoring menggunakan aplikasi node-RED. Adanya perbedaan pada tegangan dari tiga percobaan yang ditunjukkan pada rata-rata persentase eror sensor teganggan pada sensor INA 219 sebesar 0,23%. Perbedaan lainnya juga ditunjukkan pada arus saat pengisian aki dalam tiga percobaan yang telah dilakukan menggunakan sensor INA 219 sebesar 0,19%. Dari pernyataan tersebut, adapun saran yang ingin disampaikan oleh peneliti pada hasil penelitian ini yaitu diharapkan untuk memberi proteksi pada sensor INA 219 dan untuk pembacaan teganggan diharapkan menggunakan sensor yang hanya dapat membaca tegangan saja agar sesuai aki yang terisi penuh dapat terbaca teganggannya dengan sesuai. Kata kunci: Aki, Charger, Node-RED, Mikrokontroller. Abstract A battery is a component that stores electrical energy in which a reversible electrochemical process takes place at high efficiency. Currently, battery users do not pay attention to the performance of the battery itself, so that when charging the battery it will result in electrochemical damage to the battery. The purpose of this research is to facilitate cut-off calibration on battery charging systems that use microcontrollers so that inspections can be carried out while traveling. The research method used in this research is a development engineering research method with a quantitative approach. In this research, results were obtained showing that the tools used to charge 12V batteries can be monitored using the node-RED application. The differences in voltage from the three experiments are shown in the average voltage sensor error percentage on the INA 219 sensor of 0.23%. Another difference was also shown in the current when charging the battery in three experiments carried out using the INA 219 sensor, amounting to 0.19%. From this statement, the suggestion that the researcher wants to convey regarding the results of this research is that it is hoped to provide protection to the INA 219 sensor and for voltage reading it is hoped to use a sensor that can only read voltage so that a fully charged battery can read the voltage appropriately. Keywords: Battery, Charger, Node-RED, Microcontroller. PENDAHULUAN Kebutuhan energi listrik saat ini merupakan kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari – hari, baik digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, industri, maupun otomotif. Semakin tinggi jumlah penduduk, maka semakin besar pula kebutuhan akan energi listrik untuk memenuhi kebutuhannya. (Gunawan,dkk.2021) listrik terus meningkat, namun ketersediaan belum mencukupi kebutuhan. Penggunaan listrik yang tidak terkontrol berdampak buruk pada kelestarian lingkungan. Energi listrik masih tergantung pada energi fosil seperti batu bara, minyak bumi, dan gas alam. Pada era perkembangan industri 4.0 saat ini perlu kita ketahui bahwa energi listrik yang ada sangat terbatas, sehingga kekurangan energi listrik pun tidak dapat dihindari. Oleh karena itu, dibuatlah alat/benda sebagai tempat penyimpanan energi listrik yang biasanya disebut dengan baterai/aki. Baterai/aki adalah sel listrik yang didalamnya berlangsung proses elektrokimia yang reversible (dapat berbalikan) dengan efisiensinya yang tinggi. (Rusdianar,dkk. 2020) Baterai aki merupakan alat yang biasanya digunakan untuk mensuplai kelistrikan dalam dunia otomotif baik untuk stater mesin, sistem pengapian, lampu – lampu dan komponen lainnya. Dengan menggunakan baterai aki yang dapat diisi/dicharger kembali tentunya memberikan keuntuingan untuk lingkungan. Charger adalah sebuah alat untuk mengisi daya pada aki agar dapat digunakan kembali. Pada saat ini terdapat charger aki dengan sistem cut-off 14 Jurnal Teknik Elektro, Volume 13 Nomor 1 Tahun 2024, 14-19 otomatis. Sistem cut-off otomatis ini bekerja apabila level tegangan itu telah mencapai setting tegangan maksimal, maka arus pengisian akan diputus, atau terhenti secara otomatis sesuai dengan setting yang diberikan, sehingga tidak sampai terjadi kelebihan muatan (over charging). Dalam sistem cut-off otomatis ini tidak dapat dikendalikan dan di monitoring jarak jauh sehingga pengisian berjalan dengan semestinya tanpa adanya kendali kontrol, hal ini disebabkan oleh sebuah sistem yang tidak selalu berjalan dengan maksimal dikarenakan kalibrasi yang kurang sesuai, yang akan mengakibatkan sistem cut – off otomatis tidak berfungsi sehingga terjadi over charging dan meledaknya aki. Di era globalisasi saat ini, perkembangan teknologi berkembang sangat pesat khususnya perkembangan internet. Dengan munculnya perkembangan Internet of Things (Iot) dapat dimanfaatkan dalam setiap kegiatan yang dilakukan salah satunya dapat dimanfaatkan sebagai pengendalian perangkat elektronik. Dalam penelitian sebelumnya yang berjudul “Rancang Bangun Alat Charger Otomatis Baterai 12 V 35 AH” (Wulandari dan Amna. 2018)yang dilakukan oleh mahasiswa Teknik Mesin Unesa telah melakukan analisis charger aki menggunakan transformator CT dan Non CT tetapi pada penelitian tersebut tanpa adanya monitoring alatnya. Terdapat juga penelitian “Monitoring State Of Charge Accumulator Berbasis Graphical User Interface Menggunakan Arduino” (Firanda dan Yuhendri. 2021) Yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Negeri Padang. Pada penelitian tersebut hanya dilakukan monitoring melalui Aplikasi MATLAB sehingga menurut saya penelitian ini dapat dikembangkan lagi agar monitoring dan kendalinya dapat dilakukan menggunakan aplikasi android berbasis web browser (Node-RED). Dalam tugas akhir ini melihat studi kasus dan permasalahan diatas untuk mengetahui keadaan charger aki masih mengisi atau telah memutus arus, Dapat kita monitoring dan kendali dari jarak jauh menggunakan sistem IoT. Sistem IoT adalah sistem monitoring konsumsi daya listrik dirancang untuk memperoleh data yang berkaitan dengan pengukuran parameter listrik antara lain ar (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/download/57486/45115
Article home page: https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/57486/45115

Salam Muhammad Abdus, Widi Aribowo. Monitoring dan Kendali Charger Accu Berbasis Node-RED, JTE(Jurnal Teknik Elektro), 2023, pp. 14-19,