KAJIAN ETNOZOOLOGI MASYARAKAT DAYAK SEBERUANG DI DESA GURUNG MALI KECAMATAN TEMPUNAK KABUPATEN SINTANG

JURNAL HUTAN LESTARI, Nov 2017

The knowledge gained from experience is very valuable and cannot be retrieved instantly. Dayak Seberuang Sub Tempunak Regency Sintang have knowledge utilization of wildlife has been done based on experiences such as the utilization of animals for medicinal, mystical, and ritualistic consumption of art, value, sign and other so on. This knowledge must be documented considering the height of the opening activity of the community land will affect the animal population the area and it is feared will eliminate the knowledge society will be the utilization of wildlife. This research aims to record the type of animal, type of utilization of animal parts are utilized, as well as processing and usage on any kind of animals used by people in the village of Gurung Mali Tempunak Subdistrict Regency Sintang. The methods used in this research a survey method with interview techniques the taking of respondents with snowball sampling. Data retrieval or information made directly by research person selected respondents. The respondents obtained as many as 12 people. Based on the results of the interviews obtained 37 species of 32 the Dayak community exploited by Seberuang Gurung village of Mali. The family's average per family consists of only one species, except for the family, aciptridae, cervidae, felidae, Ungulates, each found 2 species. Unless species phasianidae 3 species. Utilization varied ranging from utilization of consumption, treatment, ritual, mystical, sign, and artistic value. Most utilization as the needs of consumption that is 43%. Parts of animals that utilized covers the entire body, flesh, bile, horns, feathers, skin, spines, scales, and. The meat is widely used that is 33%. The utilization of animals for drug processing more boiled and burned. The hunting technique performed tribal Power Gurung Mali still using simple tools, namely guns and snares.Key word: Dayak Seberuang, etnozoology, utilization, wildlife

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jmfkh/article/download/22875/18137

KAJIAN ETNOZOOLOGI MASYARAKAT DAYAK SEBERUANG DI DESA GURUNG MALI KECAMATAN TEMPUNAK KABUPATEN SINTANG

JURNAL HUTAN LESTARI (2017) Vol. 5 (4) : 978 - 986 KAJIAN ETNOZOOLOGI MASYARAKAT DAYAK SEBERUANG DI DESA GURUNG MALI KECAMATAN TEMPUNAK KABUPATEN SINTANG (Study Etnozoologi Of Dayak Seberuang in The Gurung Mali Subdistrict Tempunak Sintang Regency) Veneranda Lusiana Dewin, Sofwan Anwari, Hari Prayogo Fakultas Kehutanan, Universitas Tanjungpura Jalan Imam Bonjol Pontianak 78124 Email : Abstract The knowledge gained from experience is very valuable and cannot be retrieved instantly. Dayak Seberuang Sub Tempunak Regency Sintang have knowledge utilization of wildlife has been done based on experiences such as the utilization of animals for medicinal, mystical, and ritualistic consumption of art, value, sign and other so on. This knowledge must be documented considering the height of the opening activity of the community land will affect the animal population the area and it is feared will eliminate the knowledge society will be the utilization of wildlife. This research aims to record the type of animal, type of utilization of animal parts are utilized, as well as processing and usage on any kind of animals used by people in the village of Gurung Mali Tempunak Subdistrict Regency Sintang. The methods used in this research a survey method with interview techniques the taking of respondents with snowball sampling. Data retrieval or information made directly by research person selected respondents. The respondents obtained as many as 12 people. Based on the results of the interviews obtained 37 species of 32 the Dayak community exploited by Seberuang Gurung village of Mali. The family's average per family consists of only one species, except for the family, aciptridae, cervidae, felidae, Ungulates, each found 2 species. Unless species phasianidae 3 species. Utilization varied ranging from utilization of consumption, treatment, ritual, mystical, sign, and artistic value. Most utilization as the needs of consumption that is 43%. Parts of animals that utilized covers the entire body, flesh, bile, horns, feathers, skin, spines, scales, and. The meat is widely used that is 33%. The utilization of animals for drug processing more boiled and burned. The hunting technique performed tribal Power Gurung Mali still using simple tools, namely guns and snares. Key word: Dayak Seberuang, etnozoology, utilization, wildlife PENDAHULUAN Kalimantan adalah salah satu pulau terluas di Indonesia yang kaya akan keanekaragaman flora dan fauna. Hal ini terbukti sampai saat ini ilmuwan masih sering menemukan spesies flora dan fauna baru.Kekayaan flora dan fauna di Kalimantan dapat dipelihara sebagai bagian dari kekayaan sumber daya alam.Keberadaan flora dan fauna tidak dapat dipisahkan dengan kehidupan manusia.Tumbuhan dan hewan mempunyai manfaat yang besar bagi kehidupan manusia.Masyarakat pedalaman Kalimantan atau yang banyak dikenal dengan masyarakat Dayak mempunyai ketergantungan dengan alam sekitar yang sangat tinggi. 978 JURNAL HUTAN LESTARI (2017) Vol. 5 (4) : 978 - 986 Masyarakat Dayak memanfaatkan tumbuhan dan hewan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Pemanfaatan tumbuhan oleh masyarakat Dayak sudah banyak dikaji, namun informasi tentang pemanfaatan hewan oleh masyarakat Dayak belum banyak diketahui. Masyarakat Dayak Seberuang di Desa Gurung Mali, Kecamatan Tempunak merupakan salah satu masyarakat Dayak di Kalimantan Barat yang memanfaatkan hewan untuk kebutuhan hidupnya. Pemanfaatan hewan oleh masyarakat Dayak Seberuang Desa Gurung Mali biasanya untuk dikonsumsi, pengobatan, supranatural dan upacara adat.Informasi tentang pemanfaatan hewan oleh masyarakat Dayak Seberuang Desa Gurung Mali belum dapat ditemukan, sehingga perlu kajian tentang etnozoologi masyarakat Dayak di Desa Gurung Mali Kecamatan Tempunak Kabupaten Sintang. Penelitian ini bertujuan untuk mendata jenis hewan, jenis pemanfaatan bagian hewan yang dimanfaatkan, serta proses pengolahan dan penggunaan pada setiap jenis hewan yang digunakan oleh masyarakat Desa Gurung Mali Kecamatan Tempunak Kabupaten Sintang. METODE PENELITIAN Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 3-24 November 2016 di Desa Gurung Mali Kecamatan Tempunak Kabupaten Sintang dengan metode survey. Teknik pengambilan responden dengan snowball samplingpengumpulan data dengan wawancara dilengkapi dengan kuisioner. Pada penelitian ini diperoleh responden sebanyak 12 orang. Data yang diambil meliputi jenis satwa, jenis pemanfaatan dan bagian satwa yang dimanfaatkan data yang terkumpul kemudian disajikan dalam bentuk tabulasi dan dijabarkan secara deskriftif. HASIL DAN PEMBAHASAN Jenis Satwa yang Dimanfaatkan Berdasarkan hasil penelitian diketahui sedikitnya ada 37 jenis satwa yang dimanfaatkan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Jenis pemanfaatan cukup bervariasi yaitu untuk dikonsumsi, seni, ritual dan obat. Bagian yang dimanfaatkan cukup bervariasi mulai dari bagian daging, bulu, organ dalam dan suaranya. Pemanfaatan jenis satwa secara umum dapat dilihat pada tabel 1. 979 JURNAL HUTAN LESTARI (2017) Vol. 5 (4) : 978 - 986 Tabel 1. Jenis satwa yang dimanfaatkan oleh Suku Dayak Seberuang di Desa Tempunak (Types of animals used by the DayakSeberuang in Tempunak Village) N0 Nama daerah 1 2 3 4 5 6 7 8 9 MAMALIA Babi Beruang Kancil/pelanduk Kambing Kelelawar Kijang Kucing Monyet merah Musang 10 11 12 13 14 15 16 Landak Rusa Sapi Tupai Tikus uma Ucin batu Terenggiling 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 AVES Burung elang Burung kenyalang Burung ruai Burung murai Manok kampong AMFIBI Kodok REPTIL Biawak Cacing Cicak Asu itam Ular sawak Ular tedung Ular piayik INSECTA Laba-laba Kalajengking PISCES Belut Ikan cangkang Ikan kolik Ikan batok Ikan baunk MOLUSCA Bekicot Nama ilmiah Famli Jenis Pemanfaatan Bagian yang Digunakan Sus barbatus Helarctos malayanus Tragulus javanicus Capra aegagrus hircus Cynopterus minutes Muntiacus muntjak Felis catus Presbytis rubicund Paradoxurus hermaphroditus Hystix brachyuran Cervus unicolor Bos taurus Tupaia sp Rattus argentiventer Pardofelis marmorata Manis javanicus Clariida Ursidae Cercophihecidae Bovidae Pteropodidae Tragulidae Felidae Hyhobatidae Viveridadae konsumsi,ritual konsumsi,obat konsumsi, obat konsumsi, nilai seni konsumsi kosumsi,obat konsumsi, obat obat konsumsi seluruh badan daging, empedu daging, bulu daging, kulit Daging daging,duri daging, bulu Geliga Daging Hystricidae Cervidae Bovidae Tupaiadae Muridae Felidae Manidae konsumsi,obat konsumsi konsumsi,obat konsumsi obat konsumsi,obat Konsumsi daging,duri daging, tanduk seluruh badan Daging daging, daging, bulu daging, nilai seni Spilornis cheela Buceros rhinoceros Argusianus argus Copsychus malabaricus Gallus domesticus Accipitridae Bucerotidae Phasianidae Muscicapidae Phasianidae kosumsi,obat Hiasan konsumsi,hiasan nilai seni ritual,konsumsi daging, bulu Bulu daging, bulu Suara telur,darah Fejervarya canrivora Bufonidae Mistis seluruh badan Varanus salvator Lumbricis terrestris Hemidactylus frean (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jmfkh/article/download/22875/18137
Article home page: https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jmfkh/article/view/22875/18137

Dewin Veneranda Lusiana, Anwari Sofwan, Hari Prayogo. KAJIAN ETNOZOOLOGI MASYARAKAT DAYAK SEBERUANG DI DESA GURUNG MALI KECAMATAN TEMPUNAK KABUPATEN SINTANG, JURNAL HUTAN LESTARI, 2017,