IMPLEMENTASI METODE FINITE STATE AUTOMATA PADA SCREENING AWAL PENERIMAAN PEGAWAI
Implementasi Metode Finite State Automata Pada Screening Awal Penerimaan
Pegawai
Annisa Novtarianyª, Eni Heni Hermalianib, Hafifah Bella Novitasaric, Sri Rahayud, dan Windu Gatae
a
Ilmu Komputer, Universitas Nusa Mandiri, Jl. Kramat Raya No.18, RT.5/RW.7. Kwitang, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, Indonesia, 10450
Ilmu Komputer, Universitas Nusa Mandiri, Jl. Kramat Raya No.18, RT.5/RW.7. Kwitang, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, Indonesia, 10450
c
Sistem Informasi, STMIK Bani Saleh, Jl. Mayor Madmuin Hasibuan No.68, RT.004/RW.004, Margahayu, Kec. Bekasi Tim., Kota Bks, Jawa Barat 17113
d
Teknik Informatika, Universitas Nusa Mandiri, Jl. Kramat Raya No.18, RT.5/RW.7. Kwitang, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, Indonesia, 10450
e
Teknik Informatika, Universitas Nusa Mandiri, Jl. Kramat Raya No.18, RT.5/RW.7. Kwitang, Kec. Senen, Kota Jakarta Pusat, Indonesia, 10450
b
INFORMASI ARTIKEL
Sejarah Artikel:
Diterima Redaksi: 22 Desember 2021
Revisi Akhir: 14 Januari 2022
Diterbitkan Online: 01 Maret 2022
KATA KUNCI
Seleksi Penerimaan Pegawai
Finite State Automata (FSA)
Perusahaan
KORESPONDENSI
A B S T R A C T
Every company always has a recruitment selection process with the hope that
the company can get competent employees. The selection process usually has
several criteria that are usually predetermined by the company which are
needed in the initial selection process for hiring employees. Thus it is necessary
for an application system that can carry out the initial screening process for
employee recruitment to assist the implementation of the selection process. The
design of this application uses the FSA implementation with the NFA type as an
abstract machine to determine the stages and transitions contained in these
stages which are used to determine the results of the initial screening of
employee recruitment. If they meet the specified criteria, they will pass at this
stage. This is a role in making abstract machines for the initial screening
process for employee recruitment using Nondeterministic Finite Automata
(NFA) because each stage can lead to several stages at once.
E-mail:
1. PENDAHULUAN
Pada saat ini sudah banyak perusahaan yang membuka peluang
lapangan pekerjaan bagi para pencari kerja untuk melamar
pekerjaan, akan tetapi ada beberapa perusahaan yang belum
menerapkan sistem penerimaan pegawai dengan cukup baik,
karena pada saat ini ada beberapa perusahaan yang menerima
pegawai melalui koneksi dari pegawainya, melalui koneksi
keluarga dan lain sebagainya yang mana kandidat-kandidat
tersebut tidak melakukan proses seleksi dengan semestinya.
Dengan kata lain, proses seleksi penerimaan pegawai masih
belum diakukan secara professional[1].
Melihat fenomena yang terjadi di lapangan, untuk memecahkan
masalah yang ada perlu dibuatnya suatu sistem yang digunakan
untuk screening awal penerimaan pegawai yang diharapkan dapat
membantu dalam proses seleksi awal penerimaan pegawai.
Metode yang digunakan pada sistem screening awal penerimaan
pegawai yang dipilih adalah metode Finite State Automata (FSA)
Annisa Novtariany
dengan jenis Non-deterministic Finite Automata (NFA) karena
dapat menggambarkan proses mulai dari penyeleksian awal
pegawai dengan menggambarkan langkah awal proses
pendaftaran hingga sampai proses akhir yaitu keputusan dari hasil
screening awal tersebut sekaligus menggambarkan beberapa
kondisi dengan persyaratan pada proses screening yang sudah
ditetapkan sebelumnya.
Penelitian ini dilakukan untuk pelaksanaan penerapan otomatisasi
dalam proses screening awal penerimaan karyawan yang
dilakukan dengan tahap awal yaitu dilakukannya validasi
perysaratan yang sudah ditetapkan sebelumnya sesuai dengan
ketentuan dari perusahaan dengan menerapkan konsep FSA.
FSA dapat didefinisikan sebagai komponen informatika dan
memiliki fungsi kcmputer digital[2]. FSA dapat menerima sebuah
input, kemudian dapat menghasilkan suatu output, dapat juga
memiliki sebuah penyimpanan sementara, serta dapat mengambil
suatu keputusan pada saat proses pengubahan input menjadi
sebuah output. Sedangkan Otomata merupakan sebuah sistem
yang memiliki sejumlah status, di mana pada setiap statu itu dapat
mewakili sebuah informasi mengenai input sebelumnya, dan juga
Implementasi Metode Finite State Automata (FSA)
JURNAL ILMIAH INFORMATIKA - VOL. 10 NO. 01 (2022) |
dapat dianggap sebagai memori mesin[3]. Sedangkan NFA
merupakan bagian dari FSA yang dapat menerima masukkan atau
input dengan dapat memiliki lebih dari 1 keluaran atau output
atau bahkan sama sekali tidak memiliki keluaran[4].
Dengan dibuatnya FSA pada screening awal penerimaan pegawai
ini diharapkan mampu untuk memaksimalkan proses seleksi
pegawai pada perusahaan-perusahaan yang membuka lapangan
pekerjaan. Penerapan metode FSA pada proses screening awal
penerimaan pegawai dapat dikembangkan kembali serta
diharapkan mampu bermanfaat dalam proses screening awal
penerimaan pegawai secara efektif dan efisien.
2. TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Finite State Auotomata (FSA)
Finite State Automata (FSA) dapat dikelompokkan ke dalam 2
jenis yaitu : Deterministic Finite Automata (DFA) atau otomata
berhingga dan Non Deterministic Finite Automata (NFA/DFA)
atau otomata berhingga non deterministik. Pada (NFA) dapat
memungkinkan satu simbol dapat menimbulkan transisi ke lebih
dari satu kondisi serta memberikan beberapa kemungkinan
gerakan yang menjadikan keluarannya tidak dapat dipastikan.
Sedangkan DFA sendiri merupakan sebuah teori komputasi dan
merupakan cabang dari ilmu komputer teoritis, DFA merupakan
mesin dengan keadaan yang terbatas hanya dapat menerima atau
menolak sebuah string dari simbol [5].
2.2 Non Deterministic Finite Automata (NFA)
(NFA) memiliki jumlah state yang terbatas, memiliki
sekumpulan alphabet input, satu state awal dan beberapa state
akhir[6]. NFA lebih sederhana dibandingkan dengan DFA karena
NFA tidak berupa fungsi satu-satu yang mana satu masukkan
harus memiliki satu keluaran tetapi NFA dapat memiIiki Iebih
dari satu tujuan atau bahkan tidak memiIiki keIuaran sama sekaIi.
NFA didefinisikan dengan 5-tuple M = (𝑄, ⅀, 𝛿, 𝑞0, 𝐹), dengan
keterangan 𝑄 himpunan terbatas state, ⅀ himpunan alphabet, 𝛿
fungsi transisi, 𝑞0 state awaI, 𝐹 state akhir. Nondeterministic
Finite Automata (NFA) didefenisikan sebagai M yang merupakan
sebuah koIeksi dari 5 obyek (Q , Σ , s , F , ∆ ) di mana :
- Q adaIah sebuah himpunan hingga dari kedudukankedudukan.
- Σ adaIah sebuah abjad masukan.
- s adaIah salah satu kedudukan di dalam Q yang ditetapkan
sebagai kedudukan permuIaan.
- F adaIah sebuah koIeksi dari kedudukan-kedudukan yang
diterima atau finaI (koIeksi / himpunan dari kondisi akhir).
- ∆ adaLah sebuah reIasi pada (Q x Σ) x Q dan dinamakan relasi
transisi[7].
ISSN (Print) 2337-8379
| ISSN (Online) 2615-1049
2.4 Seleksi Penerimaan Pegawai
Seleksi penerimaan pegawai merupakan faktor pendukung bagi
kelancaran proses bisnis dalam sebuah perusahaan maka dari itu
penerapan sistem yang kompeten dalam penyeleksian
penerimaan pegawai merupakan tindakan y (...truncated)