PERAN LITERASI DIGITAL DALAM PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA DI UPN VETERAN JAWA TIMUR
Jurnal Edukasi, Volume 10 No.1, April 2024
EISSN. 2598-4187
ISSN. 2443-0455
PERAN LITERASI DIGITAL DALAM PENDIDIKAN BAHASA
INDONESIA DI UPN "VETERAN" JAWA TIMUR
Eni Nurhayati
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
Himmatin Nisa Imama
Program Studi Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu
Politik, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
Rachma Dwi Tarisha
Program Studi Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu
Politik, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
Ihfada Qolbi
Program Studi Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu
Politik, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
Benedictus Renee Sefiko Putra
Program Studi Bisnis Digital, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas
Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
Krisna Prayoga Aditama
Program Studi Bisnis Digital, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas
Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
Abstrak
Perkembangan teknologi informasi menuntut masyarakat umum untuk
memperoleh keterampilan dasar terkait konsep digital itu sendiri.
Mengingat percepatan teknologi digital saat ini. Kemampuan untuk
menemukan dan menggunakan sumber informasi dengan efektif sangatlah
krusial. Dalam konteks literasi digital, setiap individu membutuhkan akses
yang beragam terhadap perangkat digital, variasi bentuk ekspresi, strategi
komunikasi, serta kemampuan untuk menganalisis, merancang,
merefleksikan, dan bertindak. Artikel ini menyajikan beberapa pemikiran
awal tentang dampak literasi digital dan tantangan pembelajaran bahasa
yang terkait dengan penerapan literasi digital. Penelitian ini menggunakan
metode kuantitatif dengan mengumpulkan data melalui kuesioner daring
(Google Form) yang disebar kepada mahasiswa UPN “Veteran” Jawa
Timur. Kuesioner tersebut berisi pertanyaan-pertanyaan tentang peran
32
(Nurhayati, Imama, Tarisha, Qolbi, Putra, Aditama) (Peran Literasi)
literasi digital dalam pendidikan Bahasa Indonesia di UPN “Veteran” Jawa
Timur. Dampak positif dari literasi digital terhadap pembelajaran bahasa
Indonesia meliputi dukungan terhadap proses pembelajaran, identifikasi
sumber belajar yang berkualitas, bermakna, dan bermanfaat, serta
memberikan kesempatan bagi dosen untuk meningkatkan produktivitasnya
melalui penggunaan media pendidikan digital. Hal ini juga dapat
meningkatkan karakter mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur. Model ini
melibatkan komunikasi dan kolaborasi aktif dalam kegiatan pembelajaran
dan penelitian, serta melibatkan unsur kompetensi individu seperti
keterampilan penggunaan, pemahaman kritis, dan keterampilan dalam
berkomunikasi. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model
literasi digital melalui penggunaan e-learning.
Kata Kunci: literasi digital, bahasa Indonesia
Abstract
The development of information technology requires the general public to
acquire basic skills related to digital concepts themselves. Given the
acceleration of digital technology today, the ability to find and use
information sources effectively is crucial. In the context of digital literacy,
each individual needs diverse access to digital devices, various forms of
expression, communication strategies, and the ability to analyze, design,
reflect and act. This article presents some initial thoughts on the impact of
digital literacy and the language learning challenges associated with
implementing digital literacy. This research uses a quantitative method by
collecting data through an online questionnaire (Google Form) which was
distributed to UPN "Veteran" East Java students. The questionnaire
contains questions about the role of digital literacy in Indonesian language
education at UPN "Veteran" East Java. The positive impact of digital
literacy on Indonesian language learning includes supporting the learning
process, identifying quality, meaningful and useful learning resources, as
well as providing opportunities for lecturers to increase their productivity
through the use of digital educational media. This can also improve the
character of UPN "Veteran" East Java students. This model involves active
communication and collaboration in learning and research activities, and
involves elements of individual competence such as usage skills, critical
understanding, and communication skills. This research contributes to the
development of a digital literacy model through the use of e-learning.
Keywords: digital literacy, Indonesian language
33
Jurnal Edukasi, Volume 10 No.1, April 2024
EISSN. 2598-4187
ISSN. 2443-0455
keahlian
PENDAHULUAN
yang
esensial
bagi
setiap
individu, tak terkecuali dalam ranah
Perkembangan jaman membawa dampak
pendidikan bahasa Indonesia. Literasi
yang cukup besar yang paling terasa dalam
digital
kehidupan manusia yaitu adanya internet.
teknologi,
positif yang paling berdampak pada jaman
merujuk
pada
juga
mencakup
dalam
menganalisis,
dan
memanfaatkan
mengevaluasi,
didapatkan oleh setiap orang, semakin
Namun,
tetapi
kecakapan
sekarang yaitu kecepatan informasi yang
terkontrol.
hanya
kemampuan mengakses dan menggunakan
Hadirnya internet memunculkan dampak
tidak
tidak
informasi secara bertanggung jawab serta
munculnya
berbudaya di dunia digital.
internet juga memiliki dampak negatif
yaitu berkurangnya literasi digital bagi
Sikap mahasiswa terhadap literasi digital
mahasiswa,
dapat
hadirnya
internet
tidak
mempengaruhi
mahasiswa
karena internet tersebut lebih banyak
menerapkan konsep tersebut dalam proses
digunakan untuk bermain sosial media.
belajar-mengajar. Tidak semua mahasiswa
Didukung dengan minat baca masyarakat
memiliki kesiapan yang sama dalam
Indonesia yang rendah. Ini berarti bahwa
menghadapi
hanya satu orang dari seribu orang
informasi. Beberapa mahasiswa mungkin
Indonesia yang rajin membaca. Hal ini
lebih terbuka atau antusias terhadap
menjadi
masyarakat
teknologi, sementara yang lain mungkin
khususnya mahasiswa di Indonesia untuk
merasa canggung. Namun permasalahan
tertarik pada literasi digital. Munculnya
pembelajaran
perlu
diatasi
dan
berbagai
media
diperlukannya
upaya
untuk
terus
masyarakat
meningkatkan
standar
informasi
menyebabkan
dari
mayoritas
menerima
mana
dimanfaatkan dengan baik oleh mahasiswa
penghambat
akan
sejauh
perkembangan
teknologi
pembelajaran
kebingungan memilah informasi yang
(Dinata,
benar atau salah. Menurut fungsinya,
pembelajaran
media massa memberikan informasi,
beralih ke pembelajaran daring, menuntut
pendidikan, opini atau pendapat, dan
dosen dan mahasiswa untuk terbiasa
hiburan. Dalam era digital saat ini,
dengan pembelajaran online. Aspek sarana
kemampuan
dalam prasarana yang dibutuhkan dalam
literasi
digital
menjadi
34
2020).
dan
Pengalihan
tradisional
atau
metode
luring
(Nurhayati, Imama, Tarisha, Qolbi, Putra, Aditama) (Peran Literasi)
pembelajaran daring yaitu perlengkapan
Keterbukaan terhadap Inovasi dimana
belajar daring seperti laptop, komputer,
mahasiswa yang terbuka t (...truncated)