KOLABORASI ORGANISASI DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI DESA SISARAHILIGAMO KECAMATAN GUNUNGSTOLI KOTA GUNUNGSITOLI

Dec 2023

This thesis research aims to find out how Organizational Collaboration in implementing the Family Hope Program (PKH) in Sisarahiligamo Village, Gunungstoli Subdistrict, Gunungsitoli City, then also researchers want to know what are the supporting and inhibiting factors of organizational collaboration in implementing PKH in Sisarahiligamo Village. The organizations that are the focus of this research are the Sisarahiligamo village government, the Gunungsitoli sub-district government and the Gunungsitoli City Social Service. This type of research is descriptive with a qualitative approach, using data collection techniques with interviews, observation and documentation studies. This research uses the Collaborative Governance theory proposed by Ansell and Gash to analyze organizational collaboration in the implementation of PKH in Sisarahiligamo Village. The results of this study show that the administrative rules of collaboration have been carried out well starting from the face-to-face dialog that has been carried out, the establishment of a relationship of mutual trust, the existence of mutual commitment, the existence of mutual understanding, and the impact of the results of the collaboration carried out. The sustainability of collaboration is supported by the existence of strong rules regarding the implementation of PKH and the existence of competent human resources in PKH assistance in the field. In the process, there are still several factors that make the collaboration carried out by the Social Service, the Gunungsitoli sub-district government and the Sisarahiligamo village government not optimal, such as frequent changes in the PKH social assistance mechanism and also the lack of budget provided by the City government in the implementation of PKH in Gunungsitoli City, especially in supporting the acceleration of poverty data improvement which is the PKH Program database.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/jmbi/article/download/53809/45381

KOLABORASI ORGANISASI DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI DESA SISARAHILIGAMO KECAMATAN GUNUNGSTOLI KOTA GUNUNGSITOLI

ISSN 2356-3966E-ISSN: 2621-2331 l.Telaumbanua, A.B.Ndraha, Y. Mendrofa,S.WaruwuKolaborasi Organisasi… JURNAL ILMIAH MANAJEMEN BISNIS DAN INOVASI UNIVERSITAS SAM RATULANGI (JMBI UNSRAT) KOLABORASI ORGANISASI DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI DESA SISARAHILIGAMO KECAMATAN GUNUNGSTOLI KOTA GUNUNGSITOLI Lestariani Telaumbanua, Ayler Beniah Ndraha, Yupiter Mendrofa, Sukaaro Waruwu Universitas Nias ARTICLE INFO Abstract. Keywords: Organizational collaboration in PKH implementation Kata Kunci: Kolaborasi organisasi dalam implementasi PKH Corresponding author: Lestariani Telaumbanua 2209 This thesis research aims to find out how Organizational Collaboration in implementing the Family Hope Program (PKH) in Sisarahiligamo Village, Gunungstoli Subdistrict, Gunungsitoli City, then also researchers want to know what are the supporting and inhibiting factors of organizational collaboration in implementing PKH in Sisarahiligamo Village. The organizations that are the focus of this research are the Sisarahiligamo village government, the Gunungsitoli sub-district government and the Gunungsitoli City Social Service. This type of research is descriptive with a qualitative approach, using data collection techniques with interviews, observation and documentation studies. This research uses the Collaborative Governance theory proposed by Ansell and Gash to analyze organizational collaboration in the implementation of PKH in Sisarahiligamo Village. Abstrak. Penelitian skripsi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Kolaborasi Organisasi dalam mengimplementasikan Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Sisarahiligamo Kecamatan Gunungstoli Kota Gunungsitoli, selanjutnya juga peneliti ingin mengetahui apa yang menjadi faktor pendukung dan penghambat dari kolaborasi organisasi dalam pengimplementasian PKH di Desa Sisarahiligamo. Organisasi yang menjadi focus penelitian ini yaitu pemerintah desa Sisarahiligamo, pemerintah kecamatan Gunungsitoli dan Dinas Sosial Kota Gunungsitoli. Jenis penelitian ini merupakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif, menggunakan teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori Collaborative Governance yang dikemukakan oleh Ansell dan Gash untuk menganalisis kolaborasi organisasi dalam implementasi PKH di Desa Sisarahiligamo. JURNAL ILMIAH MANAJEMEN BISNIS DAN INOVASI UNIVERSITAS SAM RATULANGI VOL. 10 NO. 2 SEPTEMBER-DESEMBER, 2209-2220 ISSN 2356-3966E-ISSN: 2621-2331 l.Telaumbanua, A.B.Ndraha, Y. Mendrofa,S.WaruwuKolaborasi Organisasi… PENDAHULUAN Latar Belakang Berkaitan permasalahan dengan dampak sementara (intermediate outcomes) terkait PKH, pemerintah Desa Sisarahili Gamo belum memahami secara keseluruhan prosedur penentuan sasaran PKH, oleh karena itu berkaitan dengan dampak keberhasilan PKH pemerintah Desa Sisarahili Gamo masih memiliki pemahaman bahwa PKH sebaiknya menyentuh seluruh warga desa. Pemahaman yang masih kurang tentang siapa sasaran PKH dan apa dampak PKH ini menjadi salah satu permasalahan yang dimiliki antar organisasi dalam mengimplementasikannya di tingkat daerah. Tabel 1.1 Mata pencaharian masyarakat Desa Sisarahili Gamo Jenis Pekerjaan Jumlah KK Petani 231 KK Nelayan 52 KK Buruh 31 KK Pedagang 22 KK PNS 25 KK Sumber: Dokumen Profil Desa Sisarahiligamo Dengan pendekatan kolaborasi dalam menjalankan program, maka Program Keluarga Harapan bisa terlaksana sesuai tujuannya, karena dibantu dengan adanya peran partisipasi dari berbagai pihak. Oleh karena itu pentingnya harus ada kolaborasi yang dilakukan oleh Sumber Daya Manusia Program Keluarga Harapan (PKH) dan seluruh stakeholer dalam menjalankan Program Keluarga Harapan di Desa Sisarahiligamo Kecamatan Gunungsitoli Kota Gunungsitoli, mulai dari tahap perencanaan kegiatan sampai dengan tahap pelaksananaan seperti koordinasi penyaluran bantuan sosial, penanganan pengaduan dari masyarakat terkait bantuan sosial, pelaksanaan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) dan kegiatan-kegiatan lainnya. Permasalahan kolaborasi organisasi menjadi salah satu penyebab utama belum maksimalnya pelaksana PKH di Desa Sisarahiligamo. Pemerintah Desa Sisarahiligamo masih beranggapan bahwa Dinas Sosial menjadi satu-satunya sumber informasi dalam melaksanakan PKH, sebagaimana kita ketahui dalam Peraturan Menteri Sosial Nomor 1 Tahun 2018 tentang PKH Wilayah Kelurahan/Desa yang merupakan wilayah dari Kecamatan sebagai pelaksana PKH di tingkat Daerah ikut bertanggung jawab dalam penyediaan informasi dan sosialisasi tentang PKH. Rumusan Masalah a. Bagaimana Kolaborasi Organisasi dalam mengimplementasikan Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Sisarahiligamo Kecamatan Gunungstoli Kota Gunungsitoli. b. Bagaimana faktor pendukung Kolaborasi Organisasi dalam mengimplementasikan Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Sisarahiligamo Kecamatan Gunungstoli Kota Gunungsitoli. c. Bagaimana faktor penghambat Kolaborasi Organisasi dalam mengimplementasikan Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Sisarahiligamo Kecamatan Gunungstoli Kota Gunungsitoli. Tujuan Penelitian a. Mengetahui bagaimana Kolaborasi Organisasi dalam mengimplementasikan Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Sisarahiligamo Kecamatan Gunungstoli Kota Gunungsitoli. 2210 JURNAL ILMIAH MANAJEMEN BISNIS DAN INOVASI UNIVERSITAS SAM RATULANGI VOL. 10 NO. 2 SEPTEMBER-DESEMBER, 2209-2220 ISSN 2356-3966E-ISSN: 2621-2331 l.Telaumbanua, A.B.Ndraha, Y. Mendrofa,S.WaruwuKolaborasi Organisasi… b. Mengetahui apa yang menjadi faktor pendukung Kolaborasi Organisasi dalam mengimplementasikan Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Sisarahiligamo Kecamatan Gunungstoli Kota Gunungsitoli. c. Mengetahui apa yang menjadi faktor penghambat Kolaborasi Organisasi dalam mengimplementasikan Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Sisarahiligamo Kecamatan Gunungstoli Kota Gunungsitoli. TINJAUAN PUSTAKA Manajemen Kolaborasi Kolaborasi pada umumnya merupakan salah satu bentuk kerjasama yang dilakukan untuk mencapai tujuan. Pendapat lain menurut Russel M. Linden dalam bukunya Working Across Boundaries dalam jurnal kolaborasi (2020) menjelaskan bahwa kolaborasi merupakan hubungan yang terjadi antar organisasi pemerintah (government to government cooperation) serta antar organisasi pemerintah dan organisasi non pemerintah (public private sector coordination). Pandangan lain menurut Dr. La ode (2018) Collaborative Governance merupakan suatu model keseimbangan kekuatan dan suber daya pemerintah, para pemangku kepentingan, serta lembaga publik lainnya dengan melakukan komitmen pemberdayaan bagi pemangku kepentingan yang dianggap lebih lemah sehingga mereka saling bergantung satu sama lain dalam mengatasi masalah yang kompleks melalui pengambilan keputusan bersama dan implementasi berorientasi pada kesepakatan bersama. Indikator Komponen- komponen Kolaborasi menurut Ansell dan Gash (2020) 1) Dialog tatap-muka (face to face dialogue) Dialog antar-muka sebagai bentuk komunikasi menjadi hal yang pe (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/jmbi/article/download/53809/45381
Article home page: https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/jmbi/article/view/53809/45381

Lestariani Telaumbanua, Ndraha Ayler Beniah, Yupiter Mendrofa, Waruwu Sukaaro. KOLABORASI ORGANISASI DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI DESA SISARAHILIGAMO KECAMATAN GUNUNGSTOLI KOTA GUNUNGSITOLI, 2023, pp. 2209-2220,