DETERMINAN MINAT INVESTASI DI PASAR MODAL : (STUDI PADA MASYARAKAT KECAMATAN NGEMPLAK, KABUPATEN SLEMAN, DIY)

Apr 2024

This study aims to explore the factors influencing individuals' interest in investing in the capital market, focusing on variables such as Expected Return, Self Efficacy, Perceived Risk, Subjective Norms, Perceived Behavior Control, and Investment Attitudes. Data were collected through a survey of respondents who are members of the general public in Ngemplak District, Sleman Regency, DIY. Data analysis was conducted using relevant statistical methods with the assistance of SPSS 25 software. The main findings indicate that all variables examined have a significant influence on individuals' interest in investing in the capital market. These results underscore the importance of considering psychological aspects and perceptions in planning strategies to increase public participation in investment. The implications of this research highlight the necessity of developing holistic, data-driven approaches to enhance financial literacy and community involvement in the capital market.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/jmbi/article/download/55390/46636

DETERMINAN MINAT INVESTASI DI PASAR MODAL : (STUDI PADA MASYARAKAT KECAMATAN NGEMPLAK, KABUPATEN SLEMAN, DIY)

ISSN 2356-3966 E-ISSN: 2621-2331 T.Suryawan, A.P.Indrianto Determinan Minat Investasi … JURNAL ILMIAH MANAJEMEN BISNIS DAN INOVASI UNIVERSITAS SAM RATULANGI (JMBI UNSRAT) DETERMINAN MINAT INVESTASI DI PASAR MODAL (STUDI PADA MASYARAKAT KECAMATAN NGEMPLAK, KABUPATEN SLEMAN, DIY) Teguh Suryawan, Anggraeni Pratama Indrianto Perbanas Institute Jakarta, Universitas Yarsi Pratama ARTICLE INFO Keywords: Expected Return, Self Efficacy, Perceived Risk, Subjective Norms, Perceived Behavior Control, Investment Attitudes, Investment Interest Kata Kunci: Imbal Hasil yang Diharapkan, Efikasi Diri, Risiko yang Dirasakan, Norma Subjektif, Kontrol Perilaku yang Dirasakan, Sikap Investasi, Minat Investasi Corresponding author: Teguh Suryawan Abstract. This study aims to explore the factors influencing individuals' interest in investing in the capital market, focusing on variables such as Expected Return, Self Efficacy, Perceived Risk, Subjective Norms, Perceived Behavior Control, and Investment Attitudes. Data were collected through a survey of respondents who are members of the general public in Ngemplak District, Sleman Regency, DIY. Data analysis was conducted using relevant statistical methods with the assistance of SPSS 25 software. The main findings indicate that all variables examined have a significant influence on individuals' interest in investing in the capital market. These results underscore the importance of considering psychological aspects and perceptions in planning strategies to increase public participation in investment. The implications of this research highlight the necessity of developing holistic, data-driven approaches to enhance financial literacy and community involvement in the capital market. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi minat individu dalam berinvestasi di pasar modal, dengan fokus pada variabel Expected Return, Self Efficacy, Perceived Risk, Subjective Norms, Perceived Behavior Control, dan Investment Attitudes. Data dikumpulkan melalui survei terhadap responden yang merupakan anggota masyarakat di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, DIY. Analisis data dilakukan menggunakan metode statistik yang relevan dengan menggunakan bantuan softaware SPSS 25. Temuan utama menunjukkan bahwa semua variabel yang diteliti memiliki pengaruh signifikan terhadap minat individu dalam berinvestasi di pasar modal. Hasil ini menyoroti pentingnya memperhitungkan aspek psikologis dan persepsi dalam merencanakan strategi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam investasi. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya mengembangkan pendekatan yang holistik dan berbasis data untuk meningkatkan literasi dan keterlibatan masyarakat dalam investasi pasar modal. 905 JURNAL ILMIAH MANAJEMEN BISNIS DAN INOVASI UNIVERSITAS SAM RATULANGI VOL. 10 NO. 3 SEPTEMBER-DESEMBER, 905-918 ISSN 2356-3966 E-ISSN: 2621-2331 T.Suryawan, A.P.Indrianto Determinan Minat Investasi … PENDAHULUAN Di tengah perkembangan ekonomi global yang berfluktuasi, kinerja Pasar Modal Indonesia di sepanjang tahun 2023 menunjukkan kinerja yang bertumbuh terutama dilihat dari sejumlah indikator seperti aktivitas perdagangan, jumlah penghimpunan dana, dan jumlah investor yang terus meningkat. Pasar modal merupakan salah satu opsi investasi yang penting dalam perekonomian suatu negara. Di Indonesia, pasar modal memiliki peran yang signifikan dalam memobilisasi dana dan mendukung pertumbuhan ekonomi. Dalam menarik minat ataupun partisipasi masyarakat pada pasar modal, maka diperlukan pengetahuan terkait pasar modal, di mana hal tersebut akan mempengaruhi kualitas pengambilan keputusan dalam berinvestasi di pasar modal. Namun, partisipasi masyarakat dalam pasar modal masih terbilang rendah, terutama di daerah-daerah di luar pusat keuangan seperti Yogyakarta terutama di kecamatan Ngemplak. Oleh karena itu, penting untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi minat masyarakat Kecamatan Ngemplak, Yogyakarta untuk berinvestasi di pasar modal. Variabel-variabel yang terlibat dalam penelitian ini meliputi niat investasi, persepsi terhadap risiko, harapan akan pengembalian, serta keyakinan diri dalam mengelola investasi. Selain itu, norma subjektif dan kontrol perilaku yang dirasakan juga merupakan faktor-faktor yang mungkin memengaruhi minat investasi seseorang, yang secara tidak langsung dapat membentuk keputusan mereka terkait pasar modal. Niat masyarakat untuk berinvestasi pada dasarnya dipengaruhi oleh faktor psikologis (Phan & Zhou, 2014; Prawirasasra, 2016), pemikiran matang dan rasional (Rubaltelli, Pasini, Rumiati, Olsen, Gainau & Slovic, 2010), informasi akuntansi (Aprillianto, Wulandari, & Kurrohman, 2014; Prawirasasra, 2016), pengetahuan (Merawati & Putra, 2015; Thai, Trang, & Tho, 2017), risiko, keamanan, kebijaksanaan, desas-desus, berita politik, dan pertimbangan orang lain (Lubis, Sadalia, Fachrudin, & Meliza, 2013). Niat investasi menjadi titik awal yang penting dalam proses pengambilan keputusan untuk berinvestasi di pasar modal. Persepsi terhadap risiko dan harapan akan pengembalian turut membentuk landasan keputusan tersebut, sementara faktor-faktor eksternal seperti norma subjektif dan kontrol perilaku yang dirasakan turut memengaruhi proses tersebut. Dalam konteks ini, penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam tentang bagaimana faktor-faktor ini mempengaruhi minat investasi masyarakat. Pasar modal tidak hanya memperhitungkan aspek finansial semata, tetapi juga mencerminkan sikap dan pandangan individu terhadap investasi sebagai sebuah konsep. Oleh karena itu, penelitian ini juga mencakup analisis tentang sikap dan pandangan individu terhadap aktivitas investasi. Melalui investigasi terhadap faktor-faktor psikologis dan sosial yang mendasari minat investasi di pasar modal, diharapkan akan terungkap korelasi antara variabel-variabel tersebut dan tingkat partisipasi masyarakat. LANDASAN TEORI Theory of Planned Behavior Attitude merupakan perilaku yang menggambarkan sejauh mana evaluasi perilaku yang dapat menguntungkan atau dapat merugikan (Gainau 2020). Theory of Planned Behavior adalah teori yang memperkirakan pertimbangan dalam perilaku manusia. Secara psikologis, sifat perilaku manusia dapat 906 JURNAL ILMIAH MANAJEMEN BISNIS DAN INOVASI UNIVERSITAS SAM RATULANGI VOL. 10 NO. 3 SEPTEMBER-DESEMBER, 905-918 ISSN 2356-3966 E-ISSN: 2621-2331 T.Suryawan, A.P.Indrianto Determinan Minat Investasi … dipertimbangkan dan direncanakan (Kruger dan Carsrud, 1993; Ajzen, 1991). Ajzen (1991), menyatakan, Theory of Planned Behavior memiliki keunggulan dibandingkan teori keperilakuan lainnya. Theory of Planned Behavior merupakan teori perilaku yang dapat mengenali bentuk keyakinan seseorang, terhadap kontrol atas sesuatu yang akan terjadi dari hasil perilaku (Ajzen 1991). Dari sinilah, perbedaan perilaku, antara seseorang yang berkehendak, dengan yang tidak berkehendak, dapat dibedakan (Ajzen, 1991). Menurut Theory of Planned Beh (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/jmbi/article/download/55390/46636
Article home page: https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/jmbi/article/view/55390/46636

Teguh Suryawan, Anggraeni Pratama Indrianto. DETERMINAN MINAT INVESTASI DI PASAR MODAL : (STUDI PADA MASYARAKAT KECAMATAN NGEMPLAK, KABUPATEN SLEMAN, DIY), 2024, pp. 905-918,