IMPLEMENTASI MODUL MARKERLESS TRACKING PADA PENGENALAN SISTEM PENCERNAAN

JURNAL ELEKTRO DAN INFORMATIKA SWADHARMA (JEIS), Jun 2024

The age of technology cannot be denied that education also presents technology in learning. There are problems in the conventional learning process, where teachers tend to be active while students tend to be passive as seen from the results of student exams which on average get scores in the "enough" category. Augmented Reality can help learning to be interactive to help students increase interest in learning. Augmented Reality is designed based on Android mobile with Markerless Tracking method to make it easier for students to use the application anywhere and anytime, or when learning takes place because it does not require markers to run the application. Of the two learning methods that are conventional(non-treatment) and using AR applications(treatment) can be done experiments and comparisons of their effectiveness. Experiments were conducted with 5th grade students of SDN 1 Gunungcupu with the same material, quiz, and time criteria. In the comparison of the two methods carried out with non-treatment is influenced by treatment, and the results show that the percentage comparison of learning testing from both methods is (68.3%) where with non-treatment experiencing a far comparison with treatment. Based on the results that learning using AR applications in learning affects the effectiveness of student learning.Zaman yang serba teknologi tidak bisa dipungkiri pendidikan ikut menghadirkan teknologi dalam pembelajaran. Adanya permasalahan dalam proses belajar secara konvensional, dimana guru cenderung aktif sedangkan siswa cenderung pasif dilihat dari hasil ujian siswa yang rata-rata mendapat nilai dengan kategori “cukup”. Augmented Reality dapat membantu pembelajaran menjadi interaktif untuk membantu siswa meningkatkan minat belajar. Augmented Reality dirancang berbasis mobile Android dengan metode Markerless Tracking untuk mempermudah siswa dalam menggunakan aplikasi dimanapun dan kapanpun, atau saat pembelajaran berlangsung karena tidak membutuhkan marker untuk menjalankan aplikasi. Dari kedua metode pembelajaran yaitu secara konvensional (non treatment) dan menggunakan aplikasi AR (treatment) dapat dilakukan eksperimen dan perbandingan keefektifannya. Eksperimen dilakukan kepada siswa kelas 5 SDN 1 Gunungcupu untuk materi sistem pencernaan dengan kriteria materi, dan kuis yang sama. Dalam perbandingan kedua metode dilakukan dengan non treatment dan menggunakan treatment. Hasil menunjukkan bahwa persentase perbandingan pengujian pembelajaran dari kedua metode yaitu (68,3%) dimana dengan treatment hasilnya jauh lebih baik dari non treatment. Hal ini menunjukan bahwa pembelajaran menggunakan aplikasi AR dalam pembelajaran mempengaruhi keefektifan belajar siswa.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://ejurnal.swadharma.ac.id/index.php/jeis/article/download/457/374

IMPLEMENTASI MODUL MARKERLESS TRACKING PADA PENGENALAN SISTEM PENCERNAAN

JURNAL ELEKTRO & INFORMATIKA SWADHARMA (JEIS) VOLUME 04 NOMOR 02 JULI 2024 ISSN 2774 – 5775 | eISSN 2774-5767 IMPLEMENTASI MODUL MARKERLESS TRACKING PADA PENGENALAN SISTEM PENCERNAAN 1,2,3 Tya Agnesya Geofanny1), Missi Hikmatyar2), Shinta Siti Sundari3) Prodi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Perjuangan Tasikmalaya Correspondence author: T.A.Geofanny, , Tasikmalaya, Indonesia Abstract The age of technology cannot be denied that education also presents technology in learning. There are problems in the conventional learning process, where teachers tend to be active while students tend to be passive as seen from the results of student exams which on average get scores in the "enough" category. Augmented Reality can help learning to be interactive to help students increase interest in learning. Augmented Reality is designed based on Android mobile with Markerless Tracking method to make it easier for students to use the application anywhere and anytime, or when learning takes place because it does not require markers to run the application. Of the two learning methods that are conventional(non-treatment) and using AR applications(treatment) can be done experiments and comparisons of their effectiveness. Experiments were conducted with 5th grade students of SDN 1 Gunungcupu with the same material, quiz, and time criteria. In the comparison of the two methods carried out with non-treatment is influenced by treatment, and the results show that the percentage comparison of learning testing from both methods is (68.3%) where with non-treatment experiencing a far comparison with treatment. Based on the results that learning using AR applications in learning affects the effectiveness of student learning. Keywords: digestive system, markerless tracking, android Abstrak Zaman yang serba teknologi tidak bisa dipungkiri pendidikan ikut menghadirkan teknologi dalam pembelajaran. Adanya permasalahan dalam proses belajar secara konvensional, dimana guru cenderung aktif sedangkan siswa cenderung pasif dilihat dari hasil ujian siswa yang rata-rata mendapat nilai dengan kategori “cukup”. Augmented Reality dapat membantu pembelajaran menjadi interaktif untuk membantu siswa meningkatkan minat belajar. Augmented Reality dirancang berbasis mobile Android dengan metode Markerless Tracking untuk mempermudah siswa dalam menggunakan aplikasi dimanapun dan kapanpun, atau saat pembelajaran berlangsung karena tidak membutuhkan marker untuk menjalankan aplikasi. Dari kedua metode pembelajaran yaitu secara konvensional (non treatment) dan menggunakan aplikasi AR (treatment) dapat dilakukan eksperimen dan perbandingan keefektifannya. Eksperimen dilakukan kepada siswa kelas 5 SDN 1 Gunungcupu untuk materi sistem pencernaan dengan kriteria materi, dan kuis yang sama. Dalam perbandingan kedua metode dilakukan dengan non treatment dan menggunakan treatment. Hasil menunjukkan bahwa persentase perbandingan pengujian pembelajaran dari kedua metode yaitu (68,3%) dimana 9 Implementasi Modul Markerless Tracking Pada Pengenalan Sistem Perncernaan Tya Agnesya Geofanny, Missi Hikmatyar, Shinta Siti Sundari dengan treatment hasilnya jauh lebih baik dari non treatment. Hal ini menunjukan bahwa pembelajaran menggunakan aplikasi AR dalam pembelajaran mempengaruhi keefektifan belajar siswa. Kata Kunci: sistem pencernaan, markerless tracking, android A. PENDAHULUAN Dalam era teknologi informasi yang terus berkembang, pendidikan pun tidak mempungkiri dengan perkembangan teknologi. Bidang pendidikan kini mulai memasukkan teknologi dalam pembelajaran, karena membantu pembelajaran menjadi lebih interaktif dan menarik perhatian siswa dibandingkan pembelajaran konvensional. Dalam proses pembelajaran konvensional cenderung guru yang lebih aktif sedangkan siswa cenderung pasif (Gianadevi et al., 2022). Pada data dari hasil ujian pembelajaran anatomi tubuh manusia di SDN 1 Gunungcupu yaitu menghasilkan rata-rata dengan nilai 77. Dengan nilai rata-rata demikian, hanya sedikit diatas kriteria ketuntasan minimal (KKM). Dalam mengatasi permasalahan tersebut, maka dilakuan upaya dengan dibuatnya aplikasi Augmented Reality dalam pembelajaran agar lebih interaktif. Menurut Ibu Yanti Sugianti selaku salah satu guru di SDN 1 Gunungcupu mengatakan bahwa, pembelajaran sistem pencernaan perlu dibuatnya aplikasi seperti Augmented Reality. Karena aplikasi tersebut menjadi suatu hal yang baru bagi siswa dan akan lebih tertarik, terlebih lagi dapat membantu siswa dalam meningkatkan pemahaman mengenai sistem pencernaan. Selain itu pembelajaran sistem pencernaan membutuhkan pemahaman yang mendalam terhadap strukturnya, maka pembelajaran harus dibuat lebih interaktif dengan dibuatnya aplikasi Augmented Reality. Selain itu materi yang ada pada buku paket yang diberikan pada siswa sangat terbatas, sehingga memerlukan media untuk memberikan gambaran atau visualisasi dalam bagianbagian sistem pencernaan agar siswa 10 mempunyai gambaran secara langsung (Syavira, 2021). Pembuatan Augmented Reality memiliki beberapa teknik, namun dalam pembelajaran sistem pencernaan ini dibuat dengan menggunakan teknik Markerless Tracking. Dengan teknik Markerless Tracking ini, pengguna tidak harus menggunakan marker (penanda) sehingga akan menjadi lebih efektif. Menurut penelitian (Arifitama et al., 2022) yang membandingkan keefektifan markerless dengan marker-based menyatakan bahwa teknik markerless tracking 93.3% lebih unggul dibandingkan dengan marker-based tracking pada objek augmented reality. Maka dari itu penggunaan teknik markerless pada augmented reality akan lebih efektif karena tidak perlu menggunakan penanda lokasi, gambar dan lainnya seperti marker-based. Pemahaman sistem pencernaan memiliki sejumlah manfaat yang signifikan dalam konteks pembelajaran. Pemahaman sistem pencernaan memberikan kesadaran kepada diri sendiri dalam kesehatan organ. Dengan itu, dibuatnya augmented reality akan menjadi lebih interaktif, dan diharapkan mampu menarik perhatian dan minat para siswa dalam mempelajari sistem pencernaan sebagai salah satu struktur anatomi tubuh manusia secara aktif, karena objek anatomi ini dibuat dalam bentuk visual 3D (Ramdani et al., 2019). Berdasarkan latar belakang tersebut tujuan penelitian ini adalah membangun aplikasi Augmented Reality dalam pembelajaran sistem pencernaan sebagai media pengganti pembelajaran konvensional menjadi lebih interaktif, melakukan penerapan Markerless Tracking dalam pembelajaran sistem pencernaan, dan melakukan eksperimen untuk meneliti JURNAL ELEKTRO & INFORMATIKA SWADHARMA (JEIS) VOLUME 04 NOMOR 02 JULI 2024 ISSN 2774 – 5775 | eISSN 2774-5767 keefektifan antara pembelajaran konvensional dengan pembelajaran interaktif menggunakan aplikasi AR. B. METODE PENELITIAN Metodologi penelitian yang digunakan terdiri dari analisis kebutuhan yang dimana terdiri dari hardware dan software. Analisis hardware diantaranya komputer dan laptop. Komputer dan laptop adalah perangkat keras yang umumnya digunak (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://ejurnal.swadharma.ac.id/index.php/jeis/article/download/457/374
Article home page: https://ejurnal.swadharma.ac.id/index.php/jeis/article/view/457/374

Geofanny Tya Agnesya, Missi Hikmatyar, Sundari Shinta Siti. IMPLEMENTASI MODUL MARKERLESS TRACKING PADA PENGENALAN SISTEM PENCERNAAN, JURNAL ELEKTRO DAN INFORMATIKA SWADHARMA (JEIS), 2024, pp. 9-17,