NILAI RELIGIUS DALAM NOVEL HATI SUHITA KARYA KHILMAN ANISIMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Jurnal DISASTRI (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia)
Volume 4, Nomor 3 Desember 2022
P-ISSN : 2716-4114 | E-ISSN: 2722-3329
Article History
Submitted: 19 Desember 2022
Accepted: 25 Desember 2022
Pubslished: 29 Desember 2022
Relogious Values In The Novel Hati Suhita By Khilma Anis And Its Implications
For Learning Indonesia Language and Literature
Ilmu Hamimah1, Mamluatun Ni’mah2, Magfirotul Hamdiah3
Program Studi Tadris Bahasa Indonesia
Universitas Islam Zainul Hasan Genggong
Corresponding Author : ¹
Abstract
The purpose of this study is to describe the results of the analysis of religious values contained in the
novel Hati Suhita by Khilma Anis and to describe the implications of the research on learning Indonesian
literature and language. The method used in this research is qualitative method with the type of
research in the form of descriptive. In qualitative research, the main instrument is the researcher
himself or the members of the research team. The data source in this study is the novel Hati Suhita by
Khilma Anis.The analysis in this study was carried out using lisation analysis technique, namely
discussing and reviewing the contents of the novell Hati Suhital by lKhilma lAnis through a religious
value approach. The results showed that the novel Hati Suhita by Khilma Anis contained religious values
consisting of human relationships with God, human relationships with oneself, human relationships
with other humans and human relationships with the natural environment. Religious values in the novel
Hati Suhita by Khilma Anis can be implied in learning Indonesian Language and Literature.
Keywords: Religious Values, Hati Suhita Novel, Learning Implications
NILAI RELIGIUS DALAM NOVEL HATI SUHITA KARYA KHILMAN ANIS
IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA
INDONESIA
Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan hasil analisis nilai religius yang terdapat dalam novel
Hati Suhita karya Khilma Anis dan mendeskripsikan implikasi penelitian terhadap pembelajaran
sastra dan bahasa Indonesia. Metodel yang digunakanl dalam penelitianl ini adalahl metode
lkualitatif denganl jenis penelitianl yang lberupa ldeskriptif. Dalam penelitian kualitatif, yangl
lmenjadi instrumen lutama ladalah peneliti litu sendiril atau anggotal tim lpeneliti. Sumber data
dalam penelitian ini adalah novel Hati Suhita karya Khilma Anis. Analisisl dalam penelitianl ini
dilakukanl dengan teknikl analisis lisi, yaitul membahas danl mengkaji isil novell Hati Suhital karya
lKhilma lAnis melaluil pendekatanl nilai lreligius. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Hati
Suhita karya Khilma Anis terdapat nilai religius yang terdiri dari hubungan manusia dengan Tuhan,
hubungan manusia dengan diri sendiri, hubungan manusia dengan manusia lain dan hubungan
manusia dengan lingkungan alam. Nilai religius dalam novel Hati Suhita karya Khilma Anis dapat
diimplikasikan pada pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia.
Kata Kunci: Nilai Religius, Novel Hati Suhita, Implikasi Pembelajaran
NILAI RELIGIUS DALAM NOVEL HATI SUHITA…| 1
Jurnal DISASTRI (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia)
Volume 4, Nomor 3 Desember 2022
P-ISSN : 2716-4114 | E-ISSN: 2722-3329
Article History
Submitted: 19 Desember 2022
Accepted: 25 Desember 2022
Pubslished: 29 Desember 2022
PENDAHULUAN
Sebuah karya sastra merupakan hasil dari pengarang sebagai
konsepsi dan
refleksi diri setelah menyaksikan beraneka peristiwa di lingkungan sosial sekitarnya.
Berbagai peristiwa dan kejadian yang berimplikasi sosial, budaya, agama, dan moral.
Media bahasa dapat digunakan dalam sebuah karya sastra sebagai penyampaian sebuah
pesan. Keindahan yang ada didalam karya sastra dapat tertuang melalui media bahasa.
Para pengarang menggunakan media bahasa untuk mengekspresikan kreativitas dalam
karya sastra. Karya sastra di ciptakan pada dasarnya sebagai hasil dari kreasi yang
bersifat imajinatif, akan tetapi sebuah karya sastra dihadirkan oleh pengarang melalui
landasan kekhasan yang terjadi di masyarakat. Dengan cara ini, karya sastra sering
disinggung sebagai kesan keberadaan manusia yang dikemas melalui bahasa dengann
komponen pikiran yang kreatif pengarang. Karya sastra mengisi hasrat pengarang
dengan ciptaannya sarat akan nilai, nilai keagungan dan nilai pelajaran hidup.
Karya sastra merupakan alat komunikasi yang menghubungkan antara pengarang
dan para pembacanya. Oleh karena itu, sebuah karya sastra tentunya dapat berpengaruh
pada cara berpikir masyarakat meliputi baik dan buruk, benar dan salah dalam menjalani
kehidupan. Sebuah karya sastra yang di dalamnya terdapai nilai religius akan membuat
pembaca memperoleh manfaat dan hal positif yang bisa diterapkan dalam kehidupan
yang berpedoman pada nilai agama.
Menurut Nurul Fatimah (2015: 120) novell
merupakan karyal ilmiah lyang menggambarkan lsesuatu lyang adal dalam lpikiran
lpengarang. Seorangl pengarang lakan lmemunculkan kualitasl yang lketat ldalam
lkaryanya, karya yang diciptakan cendrung diperoleh dari pelajarann hidup lorang llain
atau pengalamanl lpengarang litu lsendiri. Karyal sastra diciptakanl oleh pengarangl
pasti lmengandung lnilai tertentul yang akanl disampaikan lkepada lpembaca, misalnyal
nilai lreligius.
Menurut Yono Robert Rizki dan Mulyono Tri bahwa religiusl adalah konsepl
keagamaan menyebabkanl manusia lbertindak sesuail dengan lperintah lTuhan-Nya.
Karyal sastra sebagail ungkapan lmakna hidupl yang tertangkapl oleh batinl seorang
pengarangl yang lmengandung laspek religiusl mempunyai perananl penting bagil
kehidupan lmanusia. lMangunwijaya (ldalam Nurgiyantorol) mengungkapkanl bahwa
padal awal lmula, lsegala lsastra adalahl lreligius. Olehl karena litu, novell dapatl
NILAI RELIGIUS DALAM NOVEL HATI SUHITA…| 2
Jurnal DISASTRI (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia)
Volume 4, Nomor 3 Desember 2022
P-ISSN : 2716-4114 | E-ISSN: 2722-3329
Article History
Submitted: 19 Desember 2022
Accepted: 25 Desember 2022
Pubslished: 29 Desember 2022
lmempengaruhi cara pandang danl perilaku paral pembacanya untukl bersikap lreligius.
Nilail religius dalaml novell sangat pentingl untuk lditeliti, karenal banyak manusial yang
llupa akan lketakwaannya dan lmelupakan ldasar-dasarl lagama akibatl perkembangan
lzaman. Nilail religius merupakanl nilai lyang lsangat pribadil bagi seseorangl bukan
hanyal menyangkut hubunganl mendasar lantara individul dengan lTuhannya, tetapil
hubungan manusial dengan alaml yang lada disekitarnyal sebagai wujudl dan sikapl
religus lseseorang.
Novel Hati Suhita dapat mengembangkan nilai-nilai religius ldengan mengangkatl
budaya dalaml pesantren danl budaya lJawa. Budayal Jawa lyang mendominasil pada
novell Hati Suhital adalah lajaran lpewayangan. lNilai religiusl yang disampaikanl dalam
novell ini ldi lantaranya; lketeladanan lseorang listri lsholihah. Sangl tokoh lutama, Alinal
Suhita lmengajarkan lbagaimana menaruhl rasa hormatl terhadap suamil sebagai
kewajibanl tertinggi lbagi lseorang listri, meskipunl ia lterdzalimi. Sertal Hakikat ltujuan
(...truncated)