TRANSFORMASI APARATUR SIPIL NEGARA (ASN)KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM RI BERAKHLAK
TRANSFORMASI APARATUR SIPIL NEGARA (ASN)
KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM RI BERAKHLAK
TRANSFORMATION OF STATE CIVIL APPARATUS
MINISTRY OF LAW AND HUMAN RIGHTS REPUBLIC OF INDONESIA
BERAKHLAK
https://10.0.205.137/jikk.v6i2.476
Submitted: 02-08-2023 Reviewed: 11-08-2023 Published: 05-08-2023
Iwan Kurniawan
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Hukum dan HAM RI
Abstract. This research aims to explore the transformation of the State Civil
Apparatus of the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia
in realizing the core values of ASN BerAKHLAK and employer branding Proud to
Serve the Nation in serving the community. This is also one of the efforts to
transform the management of the State Civil Apparatus (ASN) towards world-class
government. This research uses a type of literature review research with a
narrative review model. The study conducted in the narrative review model is to
compare data from several articles that have been analyzed and summarized
based on the author's experience, existing theories and models. The results show
that ASN Kemenkumham is ready to transform into ASN BerAKHLAK and Proud
to Serve the Nation. These core values will ultimately create a characteristic or
branding, through this branding can promote the best talents needed by the
organization to have a spirit of service in accordance with the slogan Proud to
Serve the Nation. The end line of all this is the creation of a good ASN character
related to knowing the good, loving the good, and acting the good
Keywords: State Civil Apparatus; BerAKHLAK; Employer Branding
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi transfromasi Aparatur Sipil
Negara Kementerian Hukum dan HAM RI dalam mewujudkan core values ASN
BerAKHLAK dan employer branding Bangga Melayani Bangsa dalam melayani
masyarakat. Ini juga sebagai salah satu ikhtiar transformasi pengelolaan Aparatur
Sipil Negara (ASN) menuju pemerintahan berkelas dunia (World Class
Government). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi literatur (literature
review) dengan model narrative review. Studi yang dilakukan pada model narrative
review yaitu membandingkan data dari beberapa artikel yang telah dianalisis serta
dirangkum berdasarkan pengalaman penulis, teori dan model yang ada. Hasil
menunjukkan bahwa ASN Kemenkumham siap bertransformasi menjadi ASN
BerAKHLAK dan Bangga Dalam Melayani Bangsa. Core values ini pada akhirnya
akan menciptakan suatu ciri khas atau branding, melalui branding ini dapat
mempromosikan kepada talenta-talenta terbaik yang dibutuhkan organisasi agar
memiliki semangat mengabdi sesuai dengan slogan Bangga Melayani Bangsa.
Garis akhir dari semua ini adalah terciptanya karakter ASN yang baik berkaitan
Jurnal Ilmiah Kajian Keimigrasian is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0
International License
57 | Jurnal Ilmiah Kajian Keimigrasian | Vol 6 | No. 2 | 2023
dengan mengetahui yang baik (knowing the good), mencintai yang baik (loving the
good), dan melakukan yang baik (acting the good).
Kata Kunci: Aparatur Sipil Negara; BerAKHLAK; Employer Branding
1. PENDAHULUAN
Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah bagian integral dari sistem
pemerintahan Indonesia yang memiliki peran penting dalam mewujudkan tujuan
nasional dan kesejahteraan masyarakat. ASN berfungsi sebagai pelayan publik,
yang berarti mereka bertanggung jawab untuk memberikan layanan kepada
masyarakat sesuai dengan standar dan prosedur yang telah ditetapkan. ASN
bertugas untuk mewujudkan tujuan nasional yang tercermin dalam Pancasila dan
UUD 1945. Tujuan nasional ini mencakup berbagai aspek seperti peningkatan
kesejahteraan masyarakat, pembangunan ekonomi, dan penegakan hukum dan
keadilan. Dalam menjalankan tugas ini, ASN harus mematuhi nilai-nilai yang
terkandung dalam Pancasila dan UUD 1945, yang mencakup demokrasi,
keadilan sosial, dan persatuan Indonesia. ASN juga memiliki peran penting
dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Mereka melakukan ini melalui
berbagai cara, seperti penyediaan layanan publik, implementasi kebijakan
pemerintah, dan penegakan hukum. Dalam melakukan semua ini, ASN harus
selalu menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan profesionalisme dalam mewujudkan
tujuan nasional dan kesejahteraan masyarakat. ASN bukan hanya pelayan
publik, tetapi juga penjaga nilai-nilai dan tujuan nasional kita (Aspina, 2022).
ASN di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham)
memiliki peran strategis dalam menjaga kedaulatan negara, menegakkan
hukum, dan melindungi hak asasi manusia. ASN di Kemenkumham berperan
dalam menjaga kedaulatan negara melalui penegakan hukum dan regulasi yang
ada. Mereka memastikan bahwa semua warga negara dan entitas hukum
mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku, yang pada gilirannya membantu
menjaga kedaulatan dan integritas negara. Disamping itu, ASN di
Kemenkumham juga bertugas untuk menegakkan hukum dan menjaga
ketertiban. Mereka melakukan ini melalui berbagai cara, seperti penegakan
hukum, pemberian sanksi hukum, dan penyelesaian sengketa hukum. Dalam
melakukan tugas ini, mereka harus selalu berpegang pada prinsip-prinsip
keadilan dan kesetaraan. Terakhir dan menjadi salah satu tugas penting ASN di
Kemenkumham adalah melindungi dan mempromosikan hak asasi manusia.
Mereka memastikan bahwa setiap individu mendapatkan perlindungan hukum
yang sama dan hak-hak mereka dihormati dan dilindungi (Fadla et al., 2023).
Dalam melaksanakan tugas dan fungsi, ASN Kemenkumham juga
menghadapi tantangan era disrupsi yang ditandai oleh perubahan cepat,
kompleks, dan tidak pasti di berbagai bidang, seperti teknologi, sosial, politik,
ekonomi, dan budaya. Era disrupsi ditandai oleh perubahan cepat dan tidak pasti
dalam berbagai bidang, termasuk teknologi, sosial, politik, ekonomi, dan budaya.
Dalam konteks Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia (Kemenkumham) di Indonesia, tantangan ini dapat dilihat dalam
beberapa aspek antara lain: (1) Teknologi: Disrupsi teknologi, seperti kecerdasan
buatan, realitas virtual, dan cloud computing, memaksa organisasi untuk berpikir
TRANSFORMASI APARATUR SIPIL | 58
ulang tentang cara mereka merancang produk, memuaskan pelanggan, dan
menghasilkan pendapatan. ASN Kemenkumham harus mampu beradaptasi
dengan teknologi baru ini untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan
mereka; (2) Sosial: Perubahan sosial, seperti pergeseran demografis dan
perubahan nilai-nilai sosial, dapat mempengaruhi cara ASN Kemenkumham
berinteraksi dengan masyarakat. Misalnya, generasi milenial yang memiliki
semangat tinggi tetapi lemah dalam eksekusi; (3) Politik: Perubahan politik,
seperti perubahan dalam kebijakan pemerintah atau peraturan hukum, dapat
mempengaruhi operasi dan mandat ASN Kemenkumham. Misalnya,
implementasi hukum dan konseptualisasi kebijakan menjadi tantangan utama
dalam era disrupsi; (4) Ekonomi: Perubahan ekonomi, seperti fluktuasi dalam
pertumbuhan ekonomi atau perubahan dalam pola perdagangan global, dapat
mempengaruhi sumber daya dan priorit (...truncated)