Ichthyofauna from southwest coast of Bali
Jurnal Iktiologi Indonesia 22(2): 131-139
DOI: https://doi.org/10.32491/jii.v22i2.650
Iktiofauna di pantai barat daya Bali
[Ichthyofauna from southwest coast of Bali]
Nyoman Dati Pertami1*, Prawira ARP Tampubolon2, I Nyoman Y. Parawangsa3,
Muhammad Bisma4
Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana
Jalan Raya Kampus UNUD Bukit Jimbaran, Badung 80361
2
Pusat Riset Perikanan, Badan Riset dan Inovasi Nasional
Gedung Biologi, Jalan Raya Bogor KM 47 Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 16911
3
Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Warmadewa
Jalan Terompong No. 24, Sumerta Kelod, Denpasar, Bali, 80239
4
Mahasiswa Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Kelautan dan Perikanan,
Universitas Udayana Jalan Raya Kampus UNUD Bukit Jimbaran, Badung 80361
Surel: , , ,
1
Diterima: 12 Februari 2022; Disetujui: 9 Juni 2022
Abstrak
Pantai barat daya Bali merupakan bagian dari kawasan perairan Selat Bali. Informasi terkait iktiofauna di
pantai barat daya Bali belum pernah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap keberagamana
ikan di perairan pantai barat daya Bali. Penelitian dilakukan pada bulan April 2017 hingga Mei 2018 di tiga
stasiun pengambilan sampel meliputi perairan Pengambengan dan Pekutatan (Kabupaten Jembrana), serta
perairan Yeh Leh (Kabupaten Tabanan). Ikan ditangkap dengan menggunakan jaring insang dan pukat
cincin. Penelitian ini berhasil mengidentifikasi 43 jenis ikan yang mewakili 24 famili. Jenis ikan yang paling
banyak tertangkap adalah tamban (Sardinella gibbosa) (36%), layang (Decapterus macrosoma) (20%),
lemuru (Sardinella lemuru) (16%), dan tongkol (Auxis rochei) (7%).
Kata penting: Iktiofauna, keberagaman, pantai barat daya Bali
Abstract
The southwest coast of Bali is part of the waters of the Bali Strait. Information regarding ichthyofauna
diversity around southwest coast of Bali is not yet done. This study aims to reveal the Ichthyofauna of fish
in the waters of the southwest coast of Bali. The study was conducted from April 2017 to May 2018 at three
sampling stations including the waters of Pengambengan and Pekutatan (Jembrana Regency), with waters
of Yeh Leh (Tabanan Regency). Fish are caught using gill nets and ring trawls. This study succeeded in
identifying 43 species of fish representing 24 families. Most types of fish caught are Goldstripe sardinella
(Sardinella gibbosa) (36%), Shortfin scad (Decapterus macrosoma) (20%), Bali sardinella (Sardinella
lemuru) (16%), and Bullet tuna (Auxis rochei) (7%).
Keywords: ichthyofauna, diversity, southwest coast of Bali
Pertami 2020). Berdasarkan kajian diketahui
Pendahuluan
Perairan Selat Bali identik dengan
bahwa Perairan Selat Bali tidak hanya terdiri
perikanan lemuru (Nugraha et al. 2018).
atas ikan lemuru. Merta (1992) melakukan
Hasil tangkapan ikan lemuru sangat fluk-
penelitian terkait sumber daya tersebut
tuatif, bahkan mengalami penurunan dalam
meliputi tuna (terutama Auxis spp.), layang
10 tahun terakhir (Pertami et al. 2018,
sirip
pendek
Masyarakat Iktiologi Indonesia
(Decapterus
macrosoma),
Iktiofauna di pantai barat daya Bali
layang benggol (Decapterus ruselli), layang
mengetahui potensi sumber dayanya, agar
anggur
(Decapterus
kurroides),
kenyar
aspek ekonomi masyarakat pesisirnya dapat
(Sarda
orientalis),
kembung
lelaki
ditingkatkan.
(Rastrelliger kanagurta), makerel pasifik
Informasi keberagaman iktiofauna di
(Scomber japonicus), tembang (Sardinella
pantai barat daya Bali diharapkan dapat
fimbriata), dan sembulak (Sardinella sirm).
mengganti paradigma pengelolaan perikanan
Di antara kelompok ikan tersebut, yang
konvensional yang menitikberatkan pada
dominan tertangkap adalah ikan lemuru
jenis ikan yang menjadi sasaran nelayan,
(Sardinella lemuru). Hingga saat ini belum
pemenuhan
ada informasi terbaru terkait keberagaman
kebutuhan
sumber daya ikan khususnya ikan pelagis
pengelolaan perikanan berbasis ekosistem
kecil di kawasan perairan Selat Bali. Pantai
yang memiliki fokus lebih luas daripada
barat daya Bali merupakan bagian dari ka-
sekedar pengelolaan jenis ikan tersebut
wasan perairan Selat Bali, yang aktivitas
(Stergiou et al. 2007).
kebutuhan
ekonomi
pangan,
lainnya,
dan
menjadi
nelayannya meliputi masyarakat pesisir di
Kabupaten Jembrana dan Tabanan (Pemerintah Kabupaten Jembrana; Magfiroh &
Sofia 2020).
Menyikapi kondisi tersebut, dibutuhkan
Bahan dan metode
Penelitian dilakukan pada bulan April
2017 – Mei 2018. Sampel ikan diperoleh di
perairan kawasan pantai barat daya Bali yaitu
kajian terbaru mengenai keberagaman ikan
perairan
(iktiofauna) di pantai barat daya Bali.
Pekutatan
Informasi yang akan didapatkan tentang
perairan Yeh Leh (Kabupaten Tabanan)
potensi keberagaman sumber daya ikan,
(Gambar 1, Tabel 1) dengan karakteristik
khususnya ikan pelagis kecil di pantai barat
lingkungan
daya Bali dapat membantu dalam pening-
berbeda. Pengambilan sampel keanekara-
katan aspek ekonomi masyarakat pesisir
gaman ikan di perairan pantai barat daya Bali
khususnya di Kabupaten Jembrana dan
dilakukan menggunakan dua buah perahu
Tabanan, pada saat ikan lemuru yang me-
mini purse seine nelayan di setiap lokasi
rupakan komoditas unggulan di kawasan
penelitian. Alat tangkap yang digunakan
perairan Selat Bali produksinya menurun.
adalah jaring insang halus dengan ukuran
Informasi tentang keberagaman iktiofauna
mata jaring 2 – 2,5 inci dan pukat cincin.
pantai barat daya Bali yang merupakan
Selain itu, sampel ikan juga diperoleh dengan
kawasan perairan Selat Bali belum banyak
cara
dilakukan hingga saat ini. Sangat penting
melakukan kegiatan penangkapan ikan dan
dilakukan kajian mengenai keberagaman ikan
mendaratkannya di sekitar lokasi pengam-
(iktiofauna) di pantai barat daya Bali, untuk
bilan sampel. Ikan yang ditangkap diidenti-
132
Pengambengan
(Kabupaten
perairan
menyisir
dan
perairan
Jembrana),
(oseanografi)
nelayan
yang
serta
yang
sedang
Jurnal Iktiologi Indonesia
Pertami, et.al.
Gambar 1 Lokasi penelitian daerah penangkapan ikan di Perairan Selat Bali.
lokasi pengambilan contoh
Tabel 1. Lokasi pengambilan sampel
Lokasi
Nama
Karakteristik lokasi
1
Perairan Pengambengan
Merupakan area PPN Pengambengan
2
Perairan Pekutatan
Terdapat aktivitas penduduk, namun tidak
terlalu padat
3
Perairan Yeh Leh
Terdapat aktivitas penduduk dan merupakan
batas administrasi antara Kabupaten Jembrana
dan Tabanan
fikasi menggunakan buku identifikasi ikan
(William
et
2013)
al.
dan
website
www.fishbase.org (Froese & Pauly 2022).
Analisis Data
𝑛𝑖
𝑁
𝐻′
𝐸=
ln 𝑆
𝑛𝑖 2
𝐶 = ∑( )
𝑁
𝑝𝑖 =
Indeks ekologi yaitu indeks keanekaragaman Shannon-Wiener, indeks keseragaman
(Krebs 1989), dan indeks dominansi (Odum
1971) dihitung menggunakan rumus:
𝑠
′
𝐻 = − ∑ 𝑝𝑖 𝑙𝑜𝑔2 𝑝𝑖
Keterangan:
H′ = Indeks keanekaragaman Shannon-Weiner;
E = indeks keseragaman;
C= Indeks dominansi;
ni = Jumlah individu s (...truncated)