Ichthyofauna from southwest coast of Bali

Jurnal Iktiologi Indonesia (Indonesian Journal of Ichthyology), Jun 2022

The southwest coast of Bali is part of the waters of the Bali Strait. Information regarding ichthyofauna diversity around southwest coast of Bali is not yet done. This study aims to reveal the Ichthyofauna of fish in the waters of the southwest coast of Bali. The study was conducted from April 2017 to May 2018 at three sampling stations including the waters of Pengambengan and Pekutatan (Jembrana Regency), with waters of Yeh Leh (Tabanan Regency). Fish are caught using gill nets and ring trawls. This study succeeded in identifying 43 species of fish representing 24 families. Most types of fish caught are Goldstripe sardinella (Sardinella gibbosa) (36%), Shortfin scad (Decapterus macrosoma) (20%), Bali sardinella (Sardinella lemuru) (16%), and Bullet tuna (Auxis rochei) (7%). Abstrak Pantai barat daya Bali merupakan bagian dari kawasan perairan Selat Bali. Informasi terkait iktiofauna di pantai barat daya Bali belum pernah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap keberagamana ikan di perairan pantai barat daya Bali. Penelitian dilakukan pada bulan April 2017 hingga Mei 2018 di tiga stasiun pengambilan sampel meliputi perairan Pengambengan dan Pekutatan (Kabupaten Jembrana), serta perairan Yeh Leh (Kabupaten Tabanan). Ikan ditangkap dengan menggunakan jaring insang dan pukat cincin. Penelitian ini berhasil mengidentifikasi 43 jenis ikan yang mewakili 24 famili. Jenis ikan yang paling banyak tertangkap adalah tamban (Sardinella gibbosa) (36%), layang (Decapterus macrosoma) (20%), lemuru (Sardinella lemuru) (16%), dan tongkol (Auxis rochei) (7%).

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://jurnal-iktiologi.org/index.php/jii/article/download/650/495

Ichthyofauna from southwest coast of Bali

Jurnal Iktiologi Indonesia 22(2): 131-139 DOI: https://doi.org/10.32491/jii.v22i2.650 Iktiofauna di pantai barat daya Bali [Ichthyofauna from southwest coast of Bali] Nyoman Dati Pertami1*, Prawira ARP Tampubolon2, I Nyoman Y. Parawangsa3, Muhammad Bisma4 Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana Jalan Raya Kampus UNUD Bukit Jimbaran, Badung 80361 2 Pusat Riset Perikanan, Badan Riset dan Inovasi Nasional Gedung Biologi, Jalan Raya Bogor KM 47 Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 16911 3 Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Warmadewa Jalan Terompong No. 24, Sumerta Kelod, Denpasar, Bali, 80239 4 Mahasiswa Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana Jalan Raya Kampus UNUD Bukit Jimbaran, Badung 80361 Surel: , , , 1 Diterima: 12 Februari 2022; Disetujui: 9 Juni 2022 Abstrak Pantai barat daya Bali merupakan bagian dari kawasan perairan Selat Bali. Informasi terkait iktiofauna di pantai barat daya Bali belum pernah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap keberagamana ikan di perairan pantai barat daya Bali. Penelitian dilakukan pada bulan April 2017 hingga Mei 2018 di tiga stasiun pengambilan sampel meliputi perairan Pengambengan dan Pekutatan (Kabupaten Jembrana), serta perairan Yeh Leh (Kabupaten Tabanan). Ikan ditangkap dengan menggunakan jaring insang dan pukat cincin. Penelitian ini berhasil mengidentifikasi 43 jenis ikan yang mewakili 24 famili. Jenis ikan yang paling banyak tertangkap adalah tamban (Sardinella gibbosa) (36%), layang (Decapterus macrosoma) (20%), lemuru (Sardinella lemuru) (16%), dan tongkol (Auxis rochei) (7%). Kata penting: Iktiofauna, keberagaman, pantai barat daya Bali Abstract The southwest coast of Bali is part of the waters of the Bali Strait. Information regarding ichthyofauna diversity around southwest coast of Bali is not yet done. This study aims to reveal the Ichthyofauna of fish in the waters of the southwest coast of Bali. The study was conducted from April 2017 to May 2018 at three sampling stations including the waters of Pengambengan and Pekutatan (Jembrana Regency), with waters of Yeh Leh (Tabanan Regency). Fish are caught using gill nets and ring trawls. This study succeeded in identifying 43 species of fish representing 24 families. Most types of fish caught are Goldstripe sardinella (Sardinella gibbosa) (36%), Shortfin scad (Decapterus macrosoma) (20%), Bali sardinella (Sardinella lemuru) (16%), and Bullet tuna (Auxis rochei) (7%). Keywords: ichthyofauna, diversity, southwest coast of Bali Pertami 2020). Berdasarkan kajian diketahui Pendahuluan Perairan Selat Bali identik dengan bahwa Perairan Selat Bali tidak hanya terdiri perikanan lemuru (Nugraha et al. 2018). atas ikan lemuru. Merta (1992) melakukan Hasil tangkapan ikan lemuru sangat fluk- penelitian terkait sumber daya tersebut tuatif, bahkan mengalami penurunan dalam meliputi tuna (terutama Auxis spp.), layang 10 tahun terakhir (Pertami et al. 2018, sirip pendek Masyarakat Iktiologi Indonesia (Decapterus macrosoma), Iktiofauna di pantai barat daya Bali layang benggol (Decapterus ruselli), layang mengetahui potensi sumber dayanya, agar anggur (Decapterus kurroides), kenyar aspek ekonomi masyarakat pesisirnya dapat (Sarda orientalis), kembung lelaki ditingkatkan. (Rastrelliger kanagurta), makerel pasifik Informasi keberagaman iktiofauna di (Scomber japonicus), tembang (Sardinella pantai barat daya Bali diharapkan dapat fimbriata), dan sembulak (Sardinella sirm). mengganti paradigma pengelolaan perikanan Di antara kelompok ikan tersebut, yang konvensional yang menitikberatkan pada dominan tertangkap adalah ikan lemuru jenis ikan yang menjadi sasaran nelayan, (Sardinella lemuru). Hingga saat ini belum pemenuhan ada informasi terbaru terkait keberagaman kebutuhan sumber daya ikan khususnya ikan pelagis pengelolaan perikanan berbasis ekosistem kecil di kawasan perairan Selat Bali. Pantai yang memiliki fokus lebih luas daripada barat daya Bali merupakan bagian dari ka- sekedar pengelolaan jenis ikan tersebut wasan perairan Selat Bali, yang aktivitas (Stergiou et al. 2007). kebutuhan ekonomi pangan, lainnya, dan menjadi nelayannya meliputi masyarakat pesisir di Kabupaten Jembrana dan Tabanan (Pemerintah Kabupaten Jembrana; Magfiroh & Sofia 2020). Menyikapi kondisi tersebut, dibutuhkan Bahan dan metode Penelitian dilakukan pada bulan April 2017 – Mei 2018. Sampel ikan diperoleh di perairan kawasan pantai barat daya Bali yaitu kajian terbaru mengenai keberagaman ikan perairan (iktiofauna) di pantai barat daya Bali. Pekutatan Informasi yang akan didapatkan tentang perairan Yeh Leh (Kabupaten Tabanan) potensi keberagaman sumber daya ikan, (Gambar 1, Tabel 1) dengan karakteristik khususnya ikan pelagis kecil di pantai barat lingkungan daya Bali dapat membantu dalam pening- berbeda. Pengambilan sampel keanekara- katan aspek ekonomi masyarakat pesisir gaman ikan di perairan pantai barat daya Bali khususnya di Kabupaten Jembrana dan dilakukan menggunakan dua buah perahu Tabanan, pada saat ikan lemuru yang me- mini purse seine nelayan di setiap lokasi rupakan komoditas unggulan di kawasan penelitian. Alat tangkap yang digunakan perairan Selat Bali produksinya menurun. adalah jaring insang halus dengan ukuran Informasi tentang keberagaman iktiofauna mata jaring 2 – 2,5 inci dan pukat cincin. pantai barat daya Bali yang merupakan Selain itu, sampel ikan juga diperoleh dengan kawasan perairan Selat Bali belum banyak cara dilakukan hingga saat ini. Sangat penting melakukan kegiatan penangkapan ikan dan dilakukan kajian mengenai keberagaman ikan mendaratkannya di sekitar lokasi pengam- (iktiofauna) di pantai barat daya Bali, untuk bilan sampel. Ikan yang ditangkap diidenti- 132 Pengambengan (Kabupaten perairan menyisir dan perairan Jembrana), (oseanografi) nelayan yang serta yang sedang Jurnal Iktiologi Indonesia Pertami, et.al. Gambar 1 Lokasi penelitian daerah penangkapan ikan di Perairan Selat Bali. lokasi pengambilan contoh Tabel 1. Lokasi pengambilan sampel Lokasi Nama Karakteristik lokasi 1 Perairan Pengambengan Merupakan area PPN Pengambengan 2 Perairan Pekutatan Terdapat aktivitas penduduk, namun tidak terlalu padat 3 Perairan Yeh Leh Terdapat aktivitas penduduk dan merupakan batas administrasi antara Kabupaten Jembrana dan Tabanan fikasi menggunakan buku identifikasi ikan (William et 2013) al. dan website www.fishbase.org (Froese & Pauly 2022). Analisis Data 𝑛𝑖 𝑁 𝐻′ 𝐸= ln 𝑆 𝑛𝑖 2 𝐶 = ∑( ) 𝑁 𝑝𝑖 = Indeks ekologi yaitu indeks keanekaragaman Shannon-Wiener, indeks keseragaman (Krebs 1989), dan indeks dominansi (Odum 1971) dihitung menggunakan rumus: 𝑠 ′ 𝐻 = − ∑ 𝑝𝑖 𝑙𝑜𝑔2 𝑝𝑖 Keterangan: H′ = Indeks keanekaragaman Shannon-Weiner; E = indeks keseragaman; C= Indeks dominansi; ni = Jumlah individu s (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://jurnal-iktiologi.org/index.php/jii/article/download/650/495
Article home page: https://jurnal-iktiologi.org/index.php/jii/article/view/650/495

Pertami Nyoman Dati, Tampubolon Prawira ARP, Parawangsa I Nyoman Y, Bisma Muhammad. Ichthyofauna from southwest coast of Bali, Jurnal Iktiologi Indonesia (Indonesian Journal of Ichthyology), 2022, pp. 131-139,