Pengaruh Kemampuan Individu Dan Tingkat Kedisplinan Terhadap Produktivas Kerja Karyawan di PT Allianz Vision Medan
Volume 4 Nomor 2 Januari 2024
JURNAL DUNIA PENDIDIKAN
https://jurnal.stokbinaguna.ac.id/index.php/JURDIP
E-ISSN: 2746-8674
Pengaruh Kemampuan Individu Dan Tingkat Kedisplinan Terhadap Produktivas
Kerja Karyawan di PT Allianz Vision Medan
Sapebasi Hulu1, Albinus Wenieli Hia2, Reza Nurul Ichsan3
1,2,3 Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia, Sumatera Utara, Indonesia
Jl. Teladan No.15, Teladan Bar., Kec. Medan Kota, Kota Medan, Sumatera Utara 20214
Email:
Abstrak
Penelitian dilakukan di PT Allianz Vision Medan. Tujuannya adalah untuk menganalisis
pengaruh disiplin kerja dan komitmen organisasi terhadap produktivitas karyawan.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai yang berjumlah 30 pegawai yang
dipilih dengan menggunakan metode sensus. Variabelnya adalah disiplin kerja dan
komitmen organisasi sebagai independen dan produktivitas sebagai dependen. Data
dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan regresi linier berganda berbantuan
SPSS 17 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja dan komitmen
organisasi berpengaruh signifikan terhadap produktivitas karyawan baik secara parsial
maupun simultan. Disiplin kerja mempunyai pengaruh yang lebih kuat terhadap
produktivitas karyawan dibandingkan komitmen organisasi. Disarankan kepada
manajemen untuk meningkatkan program disiplin dan komitmen organisasi, khususnya
sosialisasi peraturan, penerapan reward dan punishment yang konsisten, nilai individu dan
harmonisasi organisasi.
Kata Kunci: Kemampuan Individu, Kedisiplinan, Produktifitas Kerja Karyawan
PENDAHULUAN
Dalam penelitian Hia (2023) mengungkapkan bahwa “berhasil tidaknya suatu
organisasi atau perusahaan dalam mempertahankan eksistensinya dimulai dari manusia itu
sendiri untuk mempertahankan organisasi dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi
secara maksimal”
Menurut Hidayat 2012 mengatakan “sumber daya manusia adalah ilmu dan seni
mengatur hubungan dan peranan kerja agar efektif dan efesien membantu tujuan
perusahaan, karyawan, dan masyarakat”.
Selain itu dapat dikatakan manajemen sumber daya manusia ialah suatu kegiatan
perencanaan, pengorganisasian, pengawasan, pengoordinasian dan pengawasan kepada
pihak pengadaan, pengembangan dan pengintegrasian, pemelihara tenaga kerja dalam
1056
Pengaruh Kemampuan Individu Dan Tingkat Kedisplinan Terhadap Produktivas Kerja Karyawan di PT Allianz
Vision Medan
Sapebasi Hulu, Albinus Wenieli Hia, Reza Nurul Ichsan
mencapai tujuan organisasi (Kurniawan, 2015). Mengingat demikian pentingnya sumber
daya manusia dalam suatu usaha,maka amat sangat perlu bagi seorang pimpinam organisasi
untuk mengoptimalkan tenaga kerja yang di miliki,agar menghasilkan tenaga kerja yang
tampil dan berkualitas sehingga produktifitas organisasi di harapkan meningkat.
Setiap organisasi akan selalu berupaya agar para anggota atau pegawai yang terlibat
dalam kegiatan organisasi dan memberikan prestasi dalam bentuk broduktivitas kerja
setinggi mungkin untuk mewujutkan tujuang yang ditetapkan sebelumnya. Merealifikasikan
produktifitas kerja merupakan hal yang sangat penting bagi birokrasi, karena adanya
produktifitas kerja di harapkan pekerjaan akan terlaksana secara efektif dan efesien,
sehingga ini semua akhirnya sangat diperlukan dalam pencapaian tujuan.
Menurut Maharani (2020) mengatakan produktivitas diartikan sebagai hasil
pengukuran suatu kinerja dengan memperhitungkan sumber daya yang digunakan,
termasuk sumber daya manusia. Oleh karna itu sangat jelas diketahui bahwa sikap disiplin
merupakan hal sangat penting dalam pencapaian tujuan organisasi dan apabila sikap disiplin
tersebut tertanam dengan baik bagi para karyawan atau pegawai maka akan terwujud suatu
organisasi yang bersih,adil dan bertanggung jawab serta produktifitas karyawan meningkat.
Pengembangan sumber daya manusia adalah suatu proses peningkatan kualitas atau
kemampuan manusia dalam rangka mencapai suatu tujuan pembangunan bangsa yang
meliputi perncanaan, pengembangan dan pengelolaan sumber daya, oleh karna itu setiap
organisasi di tuntut lebih proaktif dalam meningkatkan kualitas anggotanya dam
menstimulasi meraka agar dapat melaksanakan tugasnya dengan baik sesuai bidangnya
masing masing ( Patmarina 2012).
Dari survei awal yang dilakukan, masih adanya karyawan yang datang terlambat dan
pulang lebih cepat, tidak mengikuti bimbingan pagi, istrahat terlalu lama serta jam kerja
masih ada pegawai yang tidak ada di tempat dengan alasan tidak jelas,kurang efektifnya
pencapaian hasil kerja dan waktu penyelesaian kerja tidak sesuai dengan waktu yang di
tentukan (Sari 2014).
1057
Pengaruh Kemampuan Individu Dan Tingkat Kedisplinan Terhadap Produktivas Kerja Karyawan di PT Allianz
Vision Medan
Sapebasi Hulu, Albinus Wenieli Hia, Reza Nurul Ichsan
Apabila tindakan seperti ini terus dibiarkan, maka disiplin dari perusahaan akan
hancur dan ini merupakan ancaman yang tak boleh dianggap ringan dalam perusahaan
tersebut. Para pemimpin perusahaan sebaiknya membuat peraturan yang tegas dan harus
dituruti oleh seluruh karyawan agar mereka bisa diatur dan membenahi tingkah laku
mereka, sehingga dapat tercipta keadaan yang kondusif (Satria 2015).
Objek penelitian penulis adalah salah satu perusahaan yang berdomisili di Medan
yaitu Asuransi Allianz Vision Medan adalah suatu perusahaan Allians indonesia yang
termukakan didunia dengan 86 juta nasabah personal dan perusahaan.
Gejala gejala di atas merupakan masalah dalam organisasi karena kurangnya sikap
disiplin yang dimiki masing masing karyawan. Sikap disiplin yang ting sangat di perlukan
demi tercapainya tujuan organisasi. Oleh karna itu sangat di harapkan bahwa setipa pegawai
memiliki sikap disiplin yang tinggi dalam melaksanakan kewajiban kewajibannya, Kualitas
karyawan dapat dilihat dari disiplin kerja yang di lakukan sehari-hari (Siswadi 2016).
Dengan memacu disiplin kerja yang tinggi diharapkan dapat meningkatkan input
perusahaan yang mendatangkan baik disiplin karyawan, semakin tinggin prestasi kerja yang
dapat di capainya.
Secara umum, kualitas kerja merupakan suatu hasil yang dapat diukur dengan
efektifitas dan efisiensi suatu pekerjaan yang dilakukan oleh sumber daya manusia atau
sumber daya lainnya dalam pencapaian tujuan atau sasaran perusahaan dengan baik dan
berdaya guna.
METODE PENELITIAN
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, yaitu penelitian yang bersifat
menghubungkan dua fariabel atau lebih.berdasarkan penjelasan di atas, dapat diketahui
bahwa penelitian kuantitatif yang bermaksud untuk memberikan penjelasan pengaruh
beban kerja, budaya organisasi dan disiplin kerja terhadap produktivitas kerja pegawai.
Menurut Sinambela (2021) penelitian kuantitatif adalah jenis penelitian yang
menggunakan angka-angka dalam memproses data untuk menghasilkan informasi yang
terstruktur.
1058
Pengaruh Kemampuan Individu Dan Tingkat Kedisplinan Terhadap Produktivas Kerja Karyawan di PT Allianz
Vision Medan
Sapebasi Hulu, Albinus Wenieli Hia, Reza Nurul Ichsan
Mukhid, dituliskan pengertian peneli (...truncated)