Pengaruh Iklan Citra Merek Dan Kemudahan Terhadap Keputusan Pembelian Melalui Minat Beli Online Pada PT Ramayana Teladan Cabang Medan
Volume 4 Nomor 2 Januari 2024
JURNAL DUNIA PENDIDIKAN
https://jurnal.stokbinaguna.ac.id/index.php/JURDIP
E-ISSN: 2746-8674
Pengaruh Iklan,Citra Merek Dan Kemudahan Terhadap Keputusan Pembelian Melalui
Minat Beli Online Pada PT Ramayana Teladan Cabang Medan
Dasar Beriman Hati Lahagu1, Lestari Ndruru2, Ahmad Karim3
1,2,3 Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia
Jl. Teladan No.15, Teladan Bar., Kec. Medan Kota, Kota Medan, Sumatera Utara 20214
Email:
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh iklan,citra merek dan kemudahan
terhadap keputusan pembelian melalui minat beli pada PT Ramayana Teladan Cabang
Medan. Dengan Rumusan Masalah bagaimana pengaruh Iklan, Citra Merek, dan Kemudahan
terhadap keputusan Pembelian Melalui Minat Beli. Jenis Penelitian ini menggunakan metode
kuantitatif ,dengan jumlah populasi 100 dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 orang
responden (Konsumen), hasil penelitian ini adalah berdasarkan uji t atau parsial
menyatakan bahwa a). iklan terhadap minat beli berpengaruh positif dan signifikan
terhadap minat beli dengan nilai signifikan 0, 000< 0,05. b). Citra Merek terhadap minat beli
berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli dengan nilai signifikan 0, 000 < 0,05.
C). Kemudahan terhadap minat beli berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli
dengan nilai signifikan 0, 000<0,05. D). Secara simultan a. iklan, citra merek dan kemudahan
berpengaruh positif signifikan melalui Minat Beli. dan secara simultan Iklan, citra merek, dan
kemudahan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian, pada PT
Ramayana Teladan Cabang Medan.
Kata Kunci: Iklan,Citra Merek,Kemudahan,Minat Beli,Keputusan Pembelian.
PENDAHULUAN
Dunia pemasaran pada era globalisasi ini dalam kondisi persaingan yang semakin
ketat dengan berbagai macam peluang dan ancaman dari para pelaku bisnis yang lain. Untuk
itu semua pelaku usaha dituntut untuk memahami apa yang menjadi keinginan pasar serta
mampu memaksimalkan kekuatan sumber daya yang ada sehingga tetap eksis agar dapat
bertahan dan mampu bersaing dengan para pelaku bisnis lainnya.
Keputusan pembelian menurut Sciffman dan Kanuk (2008), dapat diartikan sebagai
pemilihan dari dua atau lebih alternatif pilihan keputusan pembelian. Artinya bahwa
seseorang sebelum melakukan pembelian tersedia beberapa alternatif pilihan, sehingga dia
harus memilih salah satu diantaranya. Menurut Kotler dan Keller (2009) keputusan
pembelian dipengaruhi oleh rangsangan pemasaran yang terdiri dari produk, harga,
761
Pengaruh Iklan,Citra Merek Dan Kemudahan Terhadap Keputusan Pembelian Melalui Minat Beli Online Pada PT
Ramayana Teladan Cabang Medan
Dasar Beriman Hati Lahagu, Lestari Ndruru, Ahmad Karim
distribusi, dan promosi. Selanjutnya, promosi adalah salah satu bentuk komunikasi
pemasaran, sedangkan yang dimaksud dengan komunikasi pemasaran adalah aktifitas
pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi atau membujuk, dan
kemudian mengingatkan pasar sasaran atas perusahaan dan produknya, agar bersedia
menerima, membeli, dan setia pada produk yang ditawarkan oleh perusahaan yang
bersangkutan.
Berkaitan dengan hal tersebut,merangsang keinginan konsumen dalam melakukan
pembelian adalah dengan melaksanakan kegiatan promosi yang diantaranya periklanan
pada media brosur, surat kabar, majalah, dan televisi. Agar kegiatan promosi perusahaan
dapat mencapai sasaran, harus dibuat perencanaan terlebih dahulu. Perencanaan dibuat
dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang terkait dengan kegiatan ini, sehingga
promosi perusahaan dapat mencapai sasaran yang diinginkan.
Iklan merupakan salah satu strategi komunikasi pemasaran yang ditujukan kepada
pasar sasaran untuk memunculkan minat beli terhadap produk yang diiklankan. Iklan
menjadi sangat penting karena konsumen lebih cenderung akan memperhatikan iklan dari
produk yang akan ia beli. Iklan dapat mempengaruhi masyarakat untuk melakukan aktivitas
beli produk, dan menanamkan kesadaran akan suatu merek. Keberadaan iklan menjadi salah
satu cara untuk menginterpretasian kualitas suatu produk atau jasa berdasarkan ide dan
kebutuhan konsumen, sehingga tujuan pemasaran produk atau jasa dapat tercapai.
Menurut Morisan, (2010) iklan adalah salah satu produk promosi yang paling dikenal
dan paling banyak dibahas orang, hal ini memungkinkan karena daya jangkauannya yang
luas.
Selain Iklan dan Citra Merek, Kualitas Produk juga berpengaruh terhadap keputusan
pembelian produk. Kotler dan Armstrong dalam urdiansyah, (2017) menyatakan bahwa
kualitas produk adalah kemampuan sebuah produk dalam memperagakan fungsinya, hal ini
termasuk keseluruhan durabilitas, reliabilitas, ketepatan, kemudahan pengoperasian, dan
reparasi produk, juga atribut produk lainnya
762
Pengaruh Iklan,Citra Merek Dan Kemudahan Terhadap Keputusan Pembelian Melalui Minat Beli Online Pada PT
Ramayana Teladan Cabang Medan
Dasar Beriman Hati Lahagu, Lestari Ndruru, Ahmad Karim
Citra merek adalah konsumen dan yang diinterpretasikan adalah informasi.
Informasi citra dapat dilihat dari logo atau simbol yang digunakan oleh perusahaan untuk
mewakili produknya, di mana simbol dan logo ini bukan hanya sebagai pembeda dari para
pesaing sejenis namun juga dapat merefleksikan mutu dan visi misi perusahaan tersebut.
Kesadaran nama, interaksi dan manfaat yang dirasakan Menjelaskan niat membeli Long and
Nga, (2020).
Kemudahaan penggunaan juga penting agar memudahkan konsumen dalam
melakukan pembelian. Untuk itu Jogiyanto (2007) dalam Tanjaya, dkk (2019) berpendapat
bahwa kemudahan adalah seberapa orang percaya jikalau menggunakan teknologi
menurutnya akan lepas dari usaha. Di sini Shopee juga menyediakan sebuah fitur “live chat”
yang menjadikannya berbeda dengan marketplace lain. Dalam fitur ini pembeli dengan
mudah bisa berbicara langsung dan bisa nego ke penjual yang ada di Shopee. Di Shopee
sudah tertera banyak sistem pembayaran seperti COD (Cash On Delivery) yang barubaru ini
diterapkan.
Minat beli yang dimiliki konsumen akan berdampak pada keputusan pembelian.
Konsumen setelah memperoleh suatu dorongan selanjutnya akan diproses dalam diri
konsumen sesuai yang diinginkan. Apabila konsumen merasa yakin pada produk tersebut
konsumen akan melakukan keputusan untuk membeli. Namun, jika dorongan yang
dilakukan kurang meyakinkan atau mengena perasaan konsumen maka konsumen akan
berfikir kembali dan melakukan pemilihan alternatif lain terlebih dahulu sebelum
melakukan keputusan pembelian. Oleh karena itu, konsumen akan tertarik pada suatu
produk dirasakan sebelum keputusan pembelian dilakukan. Pernyataan tersebut relevan
dengan penelitian Wicaksono, (2016) yang menyatakan bahwa variabel minat beli
berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian. Dengan hal ini, peneliti tertarik
menggunakan variabel minat beli sebagai variabel intervening dalam penelitian ini.
Fenomena yang terjadi saat ini misalnya terkait perubahan selera konsumen dalam
pembelian suatu produk. Globalisasi dan era perdagangan bebas saa (...truncated)