Adianus Lase1, Bezisokhi Laoli2
JURNAL Edueco
Universitas Balikpapan
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII
MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PAIKEM DI
UPTD SMP NEGERI 5 GUNUNGSITOLI TAHUN PELAJARAN
2022/2023
Adianus Lase1, Bezisokhi Laoli2
Universitas Nias1, Universitas Nias2
pos-el:
[email protected],
[email protected]
ABSTRAK
Model pembelajaran PAIKEM merupakan model pembelajaran aktif, inovatif, kreatif,
efektif dan menyenangkan yang diberikan kepada siswa dalam suasana yang membosankan
secara optimal untuk mencapai tujuan pembelajaran (Pariang Sonar Siregar, dkk 2017:44).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa melalui penerapan model
pembelajaran PAIKEM dalam proses belajar mengajar di UPTD SMP Negeri 5 Gunungsitoli
Tahun Pelajaran 2022/2023. Penelitian ini dilaksanakan di UPTD SMP Negeri 5 Gunungsitoli,
dengan subjek penelitian siswa kelas VIII semester Genap tahun pelajaran 2022/2023 yang
berjumlah 26 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas
(PTK). Instrumen penelitian yang digunakan adalah: (1) Lembar observasi Guru, (2) Lembar
observasi siswa, (3) Dokumentasi/foto, (4) Tes hasil belajar. Dari hasil penelitian diketahui
bahwa: (1) adanya peningkatan rata-rata hasil observasi guru dan siswa dari siklus I ke siklus II.
Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa adanya peningkatan kemampuan guru dalam
mengajar melalui penerapan model pembelajaran PAIKEM yang dibuktikan oleh peningkatan
hasil belajar siswa. (2). Presentase ketuntasan yang dicapai pada siklus I dan II adalah sebesar
46,15%, dan 100%. Dengan demikian, peneliti menyimpulkan bahwa ada peningkatan hasil
belajar siswa pada mata pelajaran IPS melalui penerapan model pembelajaran PAIKEM di
kelas VIII di UPTD SMP Negeri 5 Gunungsitoli Tahun Pelajaran 2022/2023.
Kata kunci : Model Pembelajaran PAIKEM, Hasil Belajar Siswa.
ABSTRACT
The PAIKEM learning model is an active, innovative, creative, effective and fun learning model
that is given to students in a boring atmosphere optimally to achieve learning goals (Pariang Sonar
Siregar, et al 2017: 44). This study aims to determine student learning outcomes through the application
of the PAIKEM learning model in the teaching and learning process at UPTD SMP Negeri 5
Gunungsitoli in the 2022/2023 academic year. This research was carried out at UPTD SMP Negeri 5
Gunungsitoli, with research subjects of class VIII students in the even semester of the 2022/2023
academic year, a total of 26 people. The research method used is Classroom Action Research (CAR).
The research instruments used were: (1) Teacher observation sheets, (2) Student observation sheets, (3)
Documentation/photos, (4) Learning achievement tests. From the research results it is known that: (1)
there is an increase in the average observation results of teachers and students from cycle I to cycle II.
This increase indicates that there is an increase in the ability of teachers to teach through the
application of the PAIKEM learning model as evidenced by an increase in student learning outcomes.
(2). The percentage of completeness achieved in cycles I and II was 46.15% and 100%. Thus, the
researchers concluded that there was an increase in student learning outcomes in the social studies
subject through the application of the PAIKEM learning model in class VIII at UPTD SMP Negeri 5
Gunungsitoli in the 2022/2023 academic year.
Keywords: PAIKEM Learning Model, Student Learning Outcomes
Jurnal Edueco Volume 6 Nomor 2 Desember 2023
179
Adianus Lase1, Bezisokhi Laoli2
JURNAL Edueco
Universitas Balikpapan
1. PENDAHULUAN
pendekatan
yang
termasuk
Belajar adalah proses mental yang
memungkinkan munculnya ide-ide baru
dan terjadi sebagai akibat komunikasi
bolak-balik, sehingga terjadi perubahan
jalannya proses belajar. Menurut Slameto
(2010:2) bahwa “belajar adalah suatu
proses usaha yang dilakukan seseorang
untuk
memperoleh
tingkah
laku
suatu
yang
keseluruhan,
perubahan
baru
secara
sebagai
hasil
pengalamannya sendiri dalam interaksi
dengan
lingkungannya”.
Berdasarkan
pengalaman, belajar diartikan sebagai
perubahan tingkah laku manusia yang
relatif permanen. Intinya dengan belajar
seseorang dapat mengalami perubahan
sesuai dengan yang dialaminya selama
hidupnya,
juga
meningkatkan
belajar
dapat
pertumbuhan
dan
perkembangan ke arah yang lebih baik
(Ernita Ndruru, dkk, 2021:1298). Proses
belajar mengajar merupakan interaksi
antara guru dan siswa untuk mencapai
tujuan
pembelajaran,
dengan
adanya
umpan balik antara guru dan siswa. Peran
guru dalam pendidikan sangatlah penting,
karena itu guru harus dapat memikirkan
dan
memilih
berbagai
model
pembelajaran dan menggunakan model
tersebut
sesuai
pembelajaran
Model
yang
pembelajaran
dengan
tujuan
hendak
dicapai.
mengacu
pada
Jurnal Edueco Volume 6 Nomor 2 Desember 2023
akan
digunakan,
didalamnya
tujuan
pembelajaran, tahap-tahap dalam kegiatan
pembelajaran, lingkungan pembelajaran,
dan pengolahan kelas (Rilla Wahana,
2019:300).
Berdasarkan hasil pengamatan yang
telah diperoleh peneliti di UPTD SMP
Negeri
5
pelajaran
Gunungsitoli
IPS
pada
diperoleh
mata
beberapa
informasi bahwa kegiatan pembelajaran
selalu
didominasi
oleh
guru
mata
pelajaran sehingga siswa kurang aktif,
siswa lebih cenderung mendengar dan
mencatat apa yang disampaikan oleh
guru, pada saat proses belajar berlangsung
terdapat beberapa siswa yang mengantuk.
Selain itu hasil wawancara peneliti
dengan guru mata pelajaran IPS Terpadu,
diketahui bahwa kurangnya kelengkapan
sarana dan prasarana dalam mengajar
termasuk buku referensi yang dimiliki
siswa, hal ini berpengaruh pada tindakan
siswa yang tidak mau menanyakan halhal yang kurang dimengerti. Menurut
beberapa
siswa
yang
diwawancarai,
kurangnya minat siswa dalam belajar
terutama mata pelajaran IPS terpadu
dikarenakan kurang tepatnya metode
yang digunakan oleh guru dalam proses
belajar mengajar sehingga mempengaruhi
interaksi antara guru dan siswa.
Berdasarkan hasil observasi di UPTD
SMP Negeri 5 Gunungsitoli, peneliti
180
Adianus Lase1, Bezisokhi Laoli2
JURNAL Edueco
Universitas Balikpapan
memperoleh data hasil belajar siswa dari
Model
PAIKEM
adalah
guru mata pelajaran IPS Terpadu, bahwa
pembelajaran yang menitikberatkan pada
rata-rata hasil belajar akhir semester
siswa atau siswa yang menjadikan siswa
Genap adalah sebagai berikut:
aktif,
inovatif,
pendekatan
kreatif,
dan
pembelajarannya menjadi lebih efektif
Tabel 1
Rata-Rata Hasil Belajar IPS Terpadu
Kelas VIII Semester 1
Siswa UPTD SMP Negeri 5
Gunungsitoli
dan menyenangkan (Al Ikhlas, 2019:145).
Model pembelajaran ini efektif melatih
siswa berbicara untuk menyampaikan
gagasan atau pendapatnya sendiri. Dalam
Tahun Semest
Pelaja
Kelas
er
ran
2022/
Rata-
KKM
hal ini guru tidak lagi ceramah terus di
Rata
MP
depan kelas tetapi guru berperan sebagai
Nilai
I
2023
VIII-
pembimbing dan mediator sedangkan
65,40
70
A
I
VIII-
siswa
dapa (...truncated)