Analisis Terhadap Pekerja Migran dari Bodetabek ke Provinsi DKI Jakarta

Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB, Apr 2017

Migrasi untuk bekerja dari daerah asal ke daerah tujuan merupakan fenomena yang banyak terjadi, khusunya di Indonesia. Salah satu provinsi yang masih menjadi tujuan favorit bagi pekerja untuk bermigrasi adalah provinsi DKI Jakarta.. Provinsi DKI Jakarta dikelilingi oleh beberapa kabupaten dan kota seperti kabupaten Tangerang, kota Tangerang, kota Tangerang Selatan, kota Depok, kabupaten Bogor, kota Bogor, kabupaten Bekasi, dan kota Bekasi, atau yang biasa disebut dengan daerah Bodetabek. Kondisi geografis provinsi DKI Jakarta yang dikelilingi oleh daerah Bodetabek menyebabkan adanya arus pekerja mover (komuter dan sirkuler) yang besar dari Bodetabek ke provinsi DKI Jakarta. Sehingga penelitian ini akan melihat bagaimana kecenderungan variabel jenis kelamin, umur, status perkawinan, status kepala rumah tangga, tingkat pendidikan, upah, dan jarak tempuh dalam mendorong minat pekerja migran dari Bodetabek untuk bekerja di provinsi DKI Jakarta dan di luar provinsi DKI Jakarta sebagai pembanding. Penelitian ini menggunakan metode analisis Multinomial Logit dengan variabel terikat bersifat kualitatif 3 nilai, dimana nilai 1 berarti pekerja migran dari Bodetabek berminat untuk bekerja di provinsi DKI Jakarta, nilai 2 berarti pekerja migran dari Bodetabek berminat untuk bekerja di luar provinsi DKI Jakarta, dan nilai3 berarti pekerja dari Bodetabek berminat untuk bekerja dan bertempat tinggal di daerah asal. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini adalah terdapat beberapa variabel yang memiliki kecenderungan signifikan untuk mempengaruhi ke dalam 2 kategori (di provinsi DKI Jakarta dan di luar provinsi DKI Jakarta) yaitu jenis kelamin, tingkat pendidikan, dan upah. Variabel status perkawinan hanya memiliki kecenderungan yang signifikan ke dalam kategori di provinsi DKI Jakarta, variabel umur hanya memiliki kecenderungan yang signifikan ke dalam kategori di luar provinsi DKI Jakarta, sedangkan variabel status kepala rumah tangga dan jarak tempuh sama-sama tidak memiliki kecenderungan yang signifikan ke dalam 2 kategori. Kata kunci: Migrasi, Pekerja Migran, Komuter, Sirkuler, Multinomial Logit.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://jimfeb.ub.ac.id/index.php/jimfeb/article/download/3748/3313

Analisis Terhadap Pekerja Migran dari Bodetabek ke Provinsi DKI Jakarta

ANALISIS TERHADAP PEKERJA MIGRAN DARI BODETABEK KE PROVINSI DKI JAKARTA JURNAL ILMIAH Disusun oleh : Arief Setyowidodo 135020100111021 JURUSAN ILMU EKONOMI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2017 LEMBAR PENGESAHAN PENULISAN ARTIKEL JURNAL Artikel Jurnal dengan judul : ANALISIS TERHADAP PEKERJA MIGRAN DARI BODETABEK KE PROVINSI DKI JAKARTA Yang disusun oleh : Nama : Arief Setyowidodo NIM : 135020100111021 Fakultas : Ekonomi dan Bisnis Jurusan : S1 Ilmu Ekonomi Bahwa artikel Jurnal tersebut dibuat sebagai persyaratan ujian skripsi yang dipertahankan di depan Dewan Penguji pada tanggal 3 April 2017 Malang, 3 April 2017 Dosen Pembimbing, Devanto Shasta Pratomo, SE., M.Si., Ph.D NIP. 19761003 200112 1 003 Analisis Terhadap Pekerja Migran dari Bodetabek ke Provinsi DKI Jakarta Arief Setyowidodo Devanto Shasta Pratomo, SE., M.Si., Ph.D. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang Email: ABSTRAK Migrasi untuk bekerja dari daerah asal ke daerah tujuan merupakan fenomena yang banyak terjadi, khusunya di Indonesia. Salah satu provinsi yang masih menjadi tujuan favorit bagi pekerja untuk bermigrasi adalah provinsi DKI Jakarta.. Provinsi DKI Jakarta dikelilingi oleh beberapa kabupaten dan kota seperti kabupaten Tangerang, kota Tangerang, kota Tangerang Selatan, kota Depok, kabupaten Bogor, kota Bogor, kabupaten Bekasi, dan kota Bekasi, atau yang biasa disebut dengan daerah Bodetabek. Kondisi geografis provinsi DKI Jakarta yang dikelilingi oleh daerah Bodetabek menyebabkan adanya arus pekerja mover (komuter dan sirkuler) yang besar dari Bodetabek ke provinsi DKI Jakarta. Sehingga penelitian ini akan melihat bagaimana kecenderungan variabel jenis kelamin, umur, status perkawinan, status kepala rumah tangga, tingkat pendidikan, upah, dan jarak tempuh dalam mendorong minat pekerja migran dari Bodetabek untuk bekerja di provinsi DKI Jakarta dan di luar provinsi DKI Jakarta sebagai pembanding. Penelitian ini menggunakan metode analisis Multinomial Logit dengan variabel terikat bersifat kualitatif 3 nilai, dimana nilai 1 berarti pekerja migran dari Bodetabek berminat untuk bekerja di provinsi DKI Jakarta, nilai 2 berarti pekerja migran dari Bodetabek berminat untuk bekerja di luar provinsi DKI Jakarta, dan nilai 3 berarti pekerja dari Bodetabek berminat untuk bekerja dan bertempat tinggal di daerah asal. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini adalah terdapat beberapa variabel yang memiliki kecenderungan signifikan untuk mempengaruhi ke dalam 2 kategori (di provinsi DKI Jakarta dan di luar provinsi DKI Jakarta) yaitu jenis kelamin, tingkat pendidikan, dan upah. Variabel status perkawinan hanya memiliki kecenderungan yang signifikan ke dalam kategori di provinsi DKI Jakarta, variabel umur hanya memiliki kecenderungan yang signifikan ke dalam kategori di luar provinsi DKI Jakarta, sedangkan variabel status kepala rumah tangga dan jarak tempuh sama-sama tidak memiliki kecenderungan yang signifikan ke dalam 2 kategori. Kata kunci: Migrasi, Pekerja Migran, Komuter, Sirkuler, Multinomial Logit. ABSTRACK Labor migration from origin to destination is a phenomenon that often occurs, especially in Indonesia. One of the province that be a favourite destination to migrate is DKI Jakarta province. DKI Jakarta province is surrounded by districk and city like Tangerang, South Tangerang, Depok, Bogor, and Bekasi, or commonly referred to Bodetabek. This geographical condition of DKI Jakarta province make migrant workers migrate from Bodetabek to DKI Jakarta province. This research will find probability of gender, age, marital status, head of household status, education, wage, and distance as independent variable to interest of migrant workers from Bodetabek to migrate to DKI Jakarta province and outside DKI Jakarta province. This research use Multinomonial Logit with qualitative dependent variable in 3 values. The value 1 in dependent variable mean that migrant workers from Bodetabek interest to work in DKI Jakarta province, the value 2 in dependent variable mean that migrant workers from Bodetabek interest to work in outside DKI Jakarta province, and the value 3 in dependent variable mean that workers from Bodetabek interest to life and work in origin. This research find that gender, education, and wage have a significant tendency to affect the interest of migrant workers from Bodetabek to work in DKI Jakarta province and outside DKI Jakarta province. This research also find that age only has a significant tendency to affect the interest of migrant workers from Bodetabek to work in outside DKI Jakarta province, marital status only has a significant tendency to affect the interest of migrant workers from Bodetabek to work in DKI Jakarta province, while head of household and distance have no significant tendency to affect the interest of migrant workers from Bodetabek to work in DKI Jakarta province neither outside DKI Jakarta province. Key words: Migration, Migrant Workers, Commuting, Circular, Multinomial Logit. A. PENDAHULUAN Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang terletak di kawasan Asia Tenggara. Indonesia merupakan sebuah negara kepulauan yang memiliki lebih dari 17.000 pulau yang tersebar melintang dari Sabang yang berada di ujung barat, hingga Merauke yang berada di ujung timur. Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki jumlah penduduk terbesar di dunia. Mengacu pada Sensus Penduduk yang dipublikasikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), sejak tahun 1970 hingga 2010 jumlah penduduk Indonesia terus mengalami peningkatan. Dalam kurun waktu 40 tahun, persentase peningkatan jumlah penduduk Indonesia telah mencapai angka 99,3 persen. Tentunya berdasarkan data ini menandakan bahwa jumlah penduduk Indonesia masih belum dapat terkendali dan akan memiliki potensi untuk semakin bertambah di tahun-tahun berikutnya. Peningkatan jumlah penduduk di Indonesia ini akan memicu peningkatan jumlah penduduk usia muda atau produktif dalam beberapa tahun kedepan. Ledakan jumlah penduduk usia produktif akan membuat pasar tenaga kerja akan semakin kompetitif. Para pekerja akan berlomba-lomba untuk meningkatkan kualitas masing-masing untuk memperoleh pekerjaan dan pendapatan yang dapat memenuhi kebutuhan hidup mereka. Jika kebutuhan hidup dari pekerja ini belum dapat terpenuhi, maka migrasi menjadi pilihan yang tepat bagi mereka. Hal ini disebabkan karena menurut Simanjuntak (1985) asumsi dasar dari migrasi adalah seseorang berusaha untuk pindah pekerjaan dari suatu tempat ke tempat lain untuk memperoleh pendapatan yang lebih besar dibandingkan dengan sebelumnya. Migrasi menjadi fenomena yang telah sering terjadi di negara berkembang, khususnya di Indonesia. Migrasi ke kota-kota besar menjadi salah satu pilihan pekerja untuk berusaha memperoleh pekerjaan dan pendapatan yang lebih baik dibandingkan dengan di daerah asal. Menurut Mantra (1985) mobilitas penduduk atau migrasi dapat diklasifikasikan menjadi dua bagian. Bagian pertama adalah (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://jimfeb.ub.ac.id/index.php/jimfeb/article/download/3748/3313
Article home page: https://jimfeb.ub.ac.id/index.php/jimfeb/article/view/3748/3313

ARIEF SETYOWIDODO. Analisis Terhadap Pekerja Migran dari Bodetabek ke Provinsi DKI Jakarta, Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB, 2017,