Proses Produksi Musik pada Lagu Tyok Satrio

Journal of Music Science, Technology, and Industry (JOMSTI), Nov 2023

Tujuan: penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi dan menguraikan proses produksi musik untuk lagu-lagu Tyok Satrio yang dilakukan secara mandiri di Studio DS Records oleh Danurseto Bramana Adhi. Metode: Berbagai tahapan dari penulisan lagu hingga pembuatan iringan musik saling terintegrasi dalam sebuah kesatuan proses produksi musik. Menurut Sawyer dan Golding, produksi musik mempunyai 3 (tiga) tahapan umum yaitu: (1) Pre-Production yang berisi segala perencanaan konsep musikal sebagai efisiensi proses perekaman; (2) Production yaitu proses perekaman dalam produksi musik yang melibatkan seluruh musisi; (3) Post Production adalah fase terakhir yang berisi proses editing, balancing, mixing-mastering untuk menyajikan lagu siap dengar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menemukan dan memahami berbagai fenomena yang ditemui untuk kemudian dianalisis secara cermat. Teknik pengambilan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan: penelitian ini menunjukkan bahwa proses produksi musik yang dilakukan Danurseto dilakukan menggunakan metode Sawyer dan Golding dengan keseluruhan peran departemen yang saling terintegrasi oleh orang yang sama. Implikasi: menunjukkan bahwa proses produksi musik pada lagu Tyok Satrio yang dilakukan oleh Danurseto sebagai Produser, A&R, songwriter, arranger, instrumentalis, dan sound engineer sekaligus dapat mencapai efisiensi kerja dengan cara mekanisme kerja yang saling terintegrasi dalam setiap tahapannya.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://jurnal.isi-dps.ac.id/index.php/jomsti/article/download/2592/937

Proses Produksi Musik pada Lagu Tyok Satrio

Journal of Music Science, Technology, and Industry Volume 6, Number 2, 2023 e-ISSN. 2622-8211 https://jurnal.isi-dps.ac.id/index.php/jomsti/ Proses Produksi Musik pada Lagu Tyok Satrio Puput Pramuditya1, Arya Putra Hananta2 1,2 Program Study Penciptaan Musik FSP ISI Yogyakarta Email: Article Info ____________ Article History: Received: June 2023 Accepted: July 2023 Published: October 2023 ______________ Keywords: produksi musik, perekaman musik, tyok satrio, musik populer, produser musik. ABSTRACT __________________________________________________ Tujuan: penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi dan menguraikan proses produksi musik untuk lagu-lagu Tyok Satrio yang dilakukan secara mandiri di Studio DS Records oleh Danurseto Bramana Adhi. Metode: Berbagai tahapan dari penulisan lagu hingga pembuatan iringan musik saling terintegrasi dalam sebuah kesatuan proses produksi musik. Menurut Sawyer dan Golding, produksi musik mempunyai 3 (tiga) tahapan umum yaitu: (1) Pre-Production yang berisi segala perencanaan konsep musikal sebagai efisiensi proses perekaman; (2) Production yaitu proses perekaman dalam produksi musik yang melibatkan seluruh musisi; (3) Post Production adalah fase terakhir yang berisi proses editing, balancing, mixing-mastering untuk menyajikan lagu siap dengar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menemukan dan memahami berbagai fenomena yang ditemui untuk kemudian dianalisis secara cermat. Teknik pengambilan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan: penelitian ini menunjukkan bahwa proses produksi musik yang dilakukan Danurseto dilakukan menggunakan metode Sawyer dan Golding dengan keseluruhan peran departemen yang saling terintegrasi oleh orang yang sama. Implikasi: menunjukkan bahwa proses produksi musik pada lagu Tyok Satrio yang dilakukan oleh Danurseto sebagai Produser, A&R, songwriter, arranger, instrumentalis, dan sound engineer sekaligus dapat mencapai efisiensi kerja dengan cara mekanisme kerja yang saling terintegrasi dalam setiap tahapannya. © 2023 Institut Seni Indonesia Denpasar 159 Journal of Music Science, Technology, and Industry [JoMSTI] Volume 6, Number 2, 2023. E-ISSN: 2622-8211 PENDAHULUAN Industri musik saat ini membuka peluang kepada setiap orang untuk bisa berkarya dan memamerkan karyanya dengan mudah. Hal ini terjadi karena adanya berbagai platform digital sebagai etalase pribadi yang dapat dimiliki oleh semua orang. Karya yang dimainkan musisi solo maupun kelompok musik dapat ditemui dengan mudah di setiap platform tersebut. Fenomena musik dan musisi independen yang tidak terikat oleh label tertentu sebagai perusahaan produksi musik membuat banyak musisi dapat secara bebas memamerkan karyanya di berbagai platform digital. Hal ini seperti yang diungkapkan oleh Boeton pada tahun 2017 dalam media Kumparan bahwa Major Label bukanlah arena tunggal bagi pemusik untuk memproduksi karyanya hingga bisa dirilis dan diedarkan ke mana saja (Dwi Lestari, 2019). Tyok Satrio adalah salah satu dari sekian banyak musisi yang memanfaatkan fenomena perkembangan dalam industri musik tersebut. Tyok Satrio merupakan seorang penyanyi pop kelahiran Yogyakarta yang dikenal setelah mengikuti ajang pencarian bakat X Factor di RCTI dan telah dieliminasi pada bulan Januari 2022. Dalam kurun waktu 2 bulan setelah keluar dari X Factor RCTI, Tyok Satrio memulai debut sebagai penyanyi solo dalam industri musik Indonesia dengan merilis albumnya melalui platform Youtube dan Spotify pada 15 Maret 2022. Tyok Satrio adalah peserta X Factor 2022 pertama yang merilis album solo bahkan sebelum gelaran X Factor di RCTI berakhir. Lagu-lagu dalam album pertama Tyok Satrio mulai digarap sejak tahun 2019 oleh Danurseto Bramana Adhi. Danurseto adalah seorang musisi dan gitaris Yogyakarta sekaligus founder dan owner DS Records Studio yang memulai karir sebagai gitaris dan audio engineer di DS Records sehingga semua lagu-lagu dalam album Tyok Satrio diproduksi di DS Records Studio. DS Records sebagai tempat diproduksinya lagu-lagu Tyok Satrio merupakan sebuah studio musik yang berada di Yogyakarta dan telah berdiri sejak tahun 2015. DS Records lewat Danurseto telah digunakan oleh banyak musisi lokal maupun nasional untuk memproduksi karya musiknya, salah satunya adalah produksi musik untuk lagu ‘Tanpa Batas Waktu’ yaitu Original Soundtrack sinetron ‘Ikatan Cinta’ yang ditayangkan di RCTI. Lagu ini ditulis oleh Ade Govinda dan dinyanyikan oleh Fadly Padi. Selain sebagai penata musik untuk album Tyok Satrio, Danurseto juga 160 Journal of Music Science, Technology, and Industry [JoMSTI] Volume 6, Number 2, 2023. E-ISSN: 2622-8211 merupakan pencipta semua lagu dan produser musik dalam album solo pertama Tyok Satrio. Album perdana Tyok Satrio berisi 15 lagu yang seluruhnya direkam di Studio DS Records. Pengerjaan dari lagu-lagu tersebut dibagi dalam beberapa tahapan yang berbeda sesuai alur kerja yang ditentukan oleh Danurseto selaku produser. Proses perekaman produksi musik yang dilakukan Tyok Satrio dan Danurseto untuk mempersiapkan sebuah album dilakukan dalam durasi 2 bulan yang berarti 1 lagu menghabiskan rata-rata durasi produksi selama kurang dari 1 minggu. Fenomena kecepatan durasi produksi musik yang efisien ini merupakan hasil dari dukungan teknologi dalam penggarapan karya seni. Hal ini dapat dimaklumi karena jika ditarik ke belakang sejak zaman Yunani, teknologi serta seni memiliki hubungan yang tidak terpisahkan (Kusumaningrum & Sukistono, 2020). Keterkaitan antara seni dan teknologi saat ini secara nyata telah menghasilkan sebuah manfaat bagi perkembangan zaman salah satunya dalam hal produksi musik secara digital. Produksi musik adalah kelanjutan dari proses penciptaan musik yang biasanya hanya tertulis pada partiture untuk dimainkan oleh instrumentalis. Kegiatan produksi musik adalah tentang membuat sebuah karya musik menjadi siap dengar menggunakan teknologi perekaman. Setiap lagu yang biasanya didengarkan dalam durasi 3-5 menit memiliki proses pembuatan yang panjang. Diawali dari penulisan lagu hingga proses produksi musik membuat pendengar dapat mendengar lagu setiap saat. Dalam produksi musik, ide dapat berkembang dengan sangat luas. Hal ini dikarenakan, dalam produksi musik terdapat berbagai departemen seperti A&R, arranger, sound engineer, hingga instrumentalis yang siap memberikan berbagai kontribusi ide dalam setiap tahapannya sehingga memungkinkan musik akan lebih obyektif ketika dirilis di masyarakat (Hepworth-Sawyer & Golding, 2010: 147). Produksi musik tidak hanya kegiatan praktis dan teknis semata namun juga memiliki nilai seni tersendiri (James Burgess, 2013: 5). Proses produksi musik, walaupun menggunakan sentuhan teknologi di dalamnya sejatinya tetap mengandung unsur kreativitas dan seni yang berkompromi terhadap hal-hal teknis sehingga layak untuk diungkap. Hal ini penting untuk ditelaah lebih lanjut karena produksi musik merupakan bagian tindak lanjut dan bersifat integral dari pr (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://jurnal.isi-dps.ac.id/index.php/jomsti/article/download/2592/937
Article home page: https://jurnal.isi-dps.ac.id/index.php/jomsti/article/view/2592/937

Puput Pramuditya, Hananta Arya Putra. Proses Produksi Musik pada Lagu Tyok Satrio, Journal of Music Science, Technology, and Industry (JOMSTI), 2023, pp. 159-177,