Effect of Coping Strategies on Anxiety Levels in Elderly with Hypertension

An Idea Health Journal, Apr 2024

In old age, body function has declined. One of the conditions experienced by Lanisa is hypertension, which can lead to mental problems in the elderly because the higher the hypertension, the more they feel afraid and anxious about their condition. Therefore, it is a needed strategy for coping. This study aimed to discover the influence of problem-focused coping dan emotion-focused coping on anxiety levels in hypertension old ages (elderly) at Tamalate Community Health, Makassar City. This study is quantitative with Cross Sectional Study design. Techniq The sampling technique is purposive sampling, and the number of samples is 154. Data analysis used a statistical test (t-test) with a significance level of 95% (?: 0.05). The research showed Problem-Focused Coping to anxiety level P-Value is 0,009 and a B value is -0.345. Emotion Focused Coping for anxiety level at P value 0,000 and B value 0,275. In conclusion, problem-focused coping has influenced anxiety levels in hypertension elderly and direction a negative influence. The emotion-focused coping influenced anxiety levels in hypertension elderly and direction positively influenced.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://ihj.ideajournal.id/index.php/IHJ/article/download/249/108

Effect of Coping Strategies on Anxiety Levels in Elderly with Hypertension

An Idea Health Journal ISSN (Online) 2797-0604 Volume 4, Issue 02, July 2024 Pengaruh Strategi Koping Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Lanjut Usia (Lansia) Hipertensi Effect of Coping Strategies on Anxiety Levels in Elderly with Hypertension 1 1 Marliana, 1*Andi Asrina, 1Arman Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Program Pascasarjana, Universitas Muslim Indonesia ARTIKEL INFO Article history Received :01-03-2024 Revised : 28-03-2021 Accepted :10-04-2024 Keywords : Emotion Focused Coping Hypertension Old age Problem focused coping Anxiety level Kata Kunci : Emotion Focused coping Hipertensi Lansia Problem focused coping Tingkat kecemasan Correspondence : Andi Asrina Email: ABSTRACT In old age, body function has declined. One of the conditions experienced by Lanisa is hypertension, which can lead to mental problems in the elderly because the higher the hypertension, the more they feel afraid and anxious about their condition. Therefore, it is a needed strategy for coping. This study aimed to discover the influence of problem-focused coping dan emotion-focused coping on anxiety levels in hypertension old ages (elderly) at Tamalate Community Health, Makassar City. This study is quantitative with Cross Sectional Study design. Techniq The sampling technique is purposive sampling, and the number of samples is 154. Data analysis used a statistical test (t-test) with a significance level of 95% (α: 0.05). The research showed Problem-Focused Coping to anxiety level P-Value is 0,009 and a B value is -0.345. Emotion Focused Coping for anxiety level at P value 0,000 and B value 0,275. In conclusion, problem-focused coping has influenced anxiety levels in hypertension elderly and direction a negative influence. The emotion-focused coping influenced anxiety levels in hypertension elderly and direction positively influenced. ABSTRAK Pada masa lansia, fungsi tubuh mengalami penurunan. Satu diantara kondisi yang dialami oleh Lanisa ialah hipertensi, yang dapat mengakibatkan masalah mental pada orang lanjut usia karena semakin tingginya hipertensi, membuat mereka merasa takut dan cemas terhadap keadaannya. sehingga diperlukan strategi koping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh problem focused coping dan emotion focused coping terhadap tingkat kecemasan pada lanjut usia (lansia) hipertensi di Puskesmas Tamalate Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Cross Sectional Study.Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling yaitu sebanyak 154 sampel. Analisis data menggunakan uji statistic t-test dengan tingkat kemaknaan 95% (α: 0,05). Hasil penelitian menunjukkan Problem Focused Coping terhadap tingkat kecemasan p value P-value 0,009 dan nilai B 0.345. Emotion Focused Coping terhadap tingkat kecemasan pada nilai p value 0,000 dan B 0.275. Kesimpulan, terdapat pengaruh antara problem focused coping terhadap tingkat kecemasan pada lanjut usia (lansia) hipertensi dan arah pengaruh negative. Terdapat pengaruh antara emotion focused coping pada tingkat kecemasan pada lanjut usia (lansia) hipertensi dan arah pengaruh positif. PENDAHULUAN Kecemasan dapat terjadi pada setiap kelompok usia termasuk lansia. Kejadian kecemasan pada lansia tidak hanya disebabkan oleh lingkungan fisik dan sosial tetapi juga oleh dampak kumulatif dari pengalaman hidup sebelumnya dan pemicu kecemasan secara spesifik berkaitan dengan penuaan. Selain itu, kecemasan bila dibiarkan terjadi secara berulang dan dalam jangka waktu lama, bisa turut serta pada peningkatan tekanan darah atau hipertensi. sehingga dibutuhkan strategi koping (1) Data World Health Organization (WHO), sekitar 1,28 miliar orang dewasa berusia 30-79 tahun di seluruh dunia didiagnosis menderita hipertensi. Kebanyakan dari mereka, dua pertiga, tinggal di beberapa negara dengan pendapatan rendah dan menengah. Sayangnya, diperkirakan bahwa 46% dari orang dewasa dalam rentang usia tersebut tidak menyadari bahwa mereka mengidap penyakit ini. Diagnosis dan pengobatan bagi penderita hipertensi This is an open-access article under the CC BY 4.0 International License © An Idea Health Journal (2024) 78 An Idea Health Journal ISSN (Online) 2797-0604 Volume 4, Issue 02, July 2024 masih cukup rendah, dengan kurang dari separuh dari mereka (42%) yang telah didiagnosis dan sedang menjalani pengobatan. Hanya sekitar 1 dari 5 orang dewasa dalam rentang usia 30-79 tahun yang berhasil mengendalikan tekanan darah tinggi mereka. Hipertensi adalah penyebab utama kematian prematur di seluruh dunia. Satu diantara sasaran global untuk penyakit tidak menular ialah mengurangi prevalensi hipertensi sebesar 33% antara tahun 2010 dan 2030 (2). Indonesia termasuk satu diantara Negara Asia Tenggara dengan prevelensi hipertensi yang tinggi, data Kementrian kesehatan Repiblik Indonesia (2018) mengungkapkan bahwa prevalensi hipertensi di Indonesia pada tahun 2018 sebanyak 34,1%. Prevalensi hipertensi pada perempuan (36,9%) lebih tinggi daripada laki-laki (31,3%). Angka kejadian hipertensi pada orang lanjut usia berusia 55-64 tahun meraih 55,2%, 65-74 tahun sebesar 63,2%, dan pada usia ≥ 75 tahun meraih 69,5%. Perkiraan jumlah kasus hipertensi di Indonesia mencapai 63.309.620 orang, sementara jumlah kematian yang diakibatkan oleh hipertensi mencapai 427.218 kasus (3) Hipertensi ialah suatu penyakit yang ditandai dengan tekanan darah yang meningkat secara abnormal dan rentan terjadi pada seseorang lanjut usia(4). Pada masa lansia akan terjadi penurunan fungsi tubuh seperti fungsi sistem kardiovaskuler(5). Penurunan sistem kardiovaskuler menyebabkan terjadinya aterosklerosis, dan menurunnya elastisitas pembuluh darah . Lansia dengan hipertensii jika tidak memperoleh tindakan yang tepat maka akan meningkatkan resiko penyakit penyerta yang lain seperti penyakit jantung serta memiliki risiko stroke yang meningkat delapan kali lipat dibanding dengan individu yang tidak menderita hipertensi. Kecemasan ialah satu diantara dampak psikologis yang sering dialami oleh lansia yang menderita hipertensi, bersama dengan berbagai masalah mental, fisik, ekonomi, serta sosial. Tingkat kecemasan yang tinggi dapat membahayakan kesehatan fisik dan mental pada lansia, serta memperburuk gejala hipertensi, dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan komplikasi lainnya(6). Hipertensi memiliki hubungan dengan kecemasan, adapun faktor penyebab kecemasan pada lanjut usia hipertensi yaitu munculnya rasa takut akan komplikasi penyakit penyerta lainnya (7). Oleh karena itu, lansia membutuhkan manajemen psikologis seperti strategi koping yang baik agar agar lansia mampu mengelolah rasa cemas yang dapat memperberat hipertensi yang dideritanya (8) strategi koping merupakan suatu mekanisme pertahanan diri terhadap perubahan internal dan eksternal (9). Mereka memperlihatkan cara individu menuntaskan masalah, menyesuaikan diri dengan perubahan, serta bereaksi terhadap situasi. (10). Strategi koping yang dapat digunakan pada lansia y (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://ihj.ideajournal.id/index.php/IHJ/article/download/249/108
Article home page: https://ihj.ideajournal.id/index.php/IHJ/article/view/249/108

Marliana Marliana, Andi Asrina, Arman Arman. Effect of Coping Strategies on Anxiety Levels in Elderly with Hypertension, An Idea Health Journal, 2024, pp. 78-86,