Pengaruh Sertifikat Halal, Viral Marketing, Citra Merek Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Produk Mixue

Jurnal Ekonomika dan Bisnis Islam, Apr 2024

The research is aimed at identifying and testing the influence of halal certificates, viral marketing, and brand image on consumer purchasing decisions of mixue products. This research uses a quantitative associative approach, utilizing primary data obtained through the distribution of questionnaires. The distribution of these questionnaires successfully obtained 123 respondents. The method of analysis used in the research is double linear regression. The results of the research showed that the variables of a valid certificate and brand image influenced the purchase decision of Mixue products. Meanwhile, viral marketing variables have no influence on Mixue product purchase decisions. Meanwhile, these three variables simultaneously influence consumer purchasing decisions of mixed products. Therefore, by taking into account factors such as halal certificates obtained through the process of MUI make consumers more and more confident in the validity of Mixue products, as well as viral marketing of the Mixue product through some influencers as also reviews from other consumers

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://journal.unesa.ac.id/index.php/jei/article/download/30706/11518

Pengaruh Sertifikat Halal, Viral Marketing, Citra Merek Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Produk Mixue

Jurnal Ekonomika dan Bisnis Islam E-ISSN: 2686 - 620X Halaman 112-124 Volume 7 Nomor 1, Tahun 2024 PENGARUH SERTIFIKAT HALAL, VIRAL MARKETING, DAN CITRA MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK MIXUE Muhammad Ammar Faiq Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Negeri Surabaya, Indonesia. Email: Moch. Khoirul Anwar Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Negeri Surabaya, Indonesia. Email: Abstrak Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui serta menguji adanya pengaruh sertifikat halal, viral marketing, dan citra merek terhadap keputusan pembelian konsumen produk mixue. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan menggunakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner. Penyebaran kuesioner ini berhasil mendapatkan 123 responden. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel sertifikat halal dan citra merek berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk Mixue. Sedangkan, variabel viral marketing tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk Mixue. Sementara itu, ketiga variabel tersebut secara simultan berpengaruh terhadap keputusan pembelian konsumen produk mixue. Oleh karena itu dengan memperhatikan faktor-faktor seperti sertifikat halal yang diperoleh melalui proses dari MUI membuat konsumen semakin percaya terhadap kehalalan produk Mixue,serta viral marketing dari produk Mixue melalui beberapa influencer serta ulasan dari konsumen lain mendongkrak kepercayaan konsumen dan citra merek yang dibangun sangat baik oleh pihak Mixue yang mempengaruhi keputusan pembelian produk Mixue secara masif Kata Kunci : Sertifikat Halal, Viral Marketing, Citra Merek, Keputusan Pembelian. Abstract The research is aimed at identifying and testing the influence of halal certificates, viral marketing, and brand image on consumer purchasing decisions of mixue products. This research uses a quantitative associative approach, utilizing primary data obtained through the distribution of questionnaires. The distribution of these questionnaires successfully obtained 123 respondents. The method of analysis used in the research is double linear regression. The results of the research showed that the variables of a valid certificate and brand image influenced the purchase decision of Mixue products. Meanwhile, viral marketing variables have no influence on Mixue product purchase decisions. Meanwhile, these three variables simultaneously influence consumer purchasing decisions of mixed products. Therefore, by taking into account factors such as halal certificates obtained through the process of MUI make consumers more and more confident in the validity of Mixue products, as well as viral marketing of the Mixue product through some influencers as also reviews from other consumers Keywords: Halal Certificate, Viral Marketing, Brand Image, Purchase Decision. 1. PENDAHULUAN Sektor perekonomian Indonesia telah terjadi perkembangan yang pesat selama beberapa tahun terakhir, terutama pada tahun 2021 hingga 2023 dan sepanjang era globalisasi. Bisnis yang pada umumnya bersaing secara ketat yaitu bisnis yang menghasilkan produk makanan ataupun minuman (Sumiyati & Rohman, 2022). Industri minuman serta makanan mengalami pertumbuhan sebesar 3,57% pada triwulan III tahun 2022 di Indonesia, hal ini berarti industri mengalami perkembangan dari periode sebelumya yaitu sebesar 3,49%, subsektor makanan dan minuman terus berkembang Faiq, M.A S. E., & Anwar, M. K. (2024). Pengaruh Sertifikat Halal, Viral Marketing, Citra Merek Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Produk Mixue. Jurnal Ekonomika dan Bisnis Islam. 7(1), hl.112-124 Muhammad Ammar Faiq & Muhammad Khoirul Anwar : Pengaruh Sertifikat Halal, Viral Marketing, Citra Merek Terhadap Keputusan Pembelian Produk Mixue meskipun terjadi pandemi Covid-19 telah berkontribusi 4,88% pada pertumbuhan ekonomi nonmigas (Kementerian Perindustrian, 2022). Dengan peluang pangsa pasar yang besar, Indonesia memperoleh peringkat pertama di Asia Tenggara dalam sektor pasar minuman boba dengan nilai estimasi pasar sekitar Rp 24 triliun (Databoks, 2022). Hal tersebut menjadikan para pelaku usaha makanan dan minuman agar terus berinovasi untuk menciptakan produk dalam mengikuti kebutuhan masyarakat. Beberapa jenis minuman seperti berbahan dasar teh yang banyak beredar di masyarakat yaitu dengan sebutan milk tea maupun bubble tea. Salah satu perusahaan yang menjadi perhatian dan dibicarakan oleh masyarakat karena kepopulerannya saat ini adalah perusahaan minuman Mixue Ice Cream & Tea (Sandi, 2023) PT. Zhinsheng Pacific Trading mendirikan merek desserts & beverages dengan nama Mixue di Indonesia tahun 2020 (Pramana & Mayasari, 2023). Kini Mixue telah menyebar ke beberapa wilayah di seluruh Indonesia karena sistem franchise yang diterapkan. Hal ini menjadikan Mixue sebagai merek pendatang baru yang mampu bersaing dengan produk lainnya yang sebelumnya telah hadir di Indonesia. Pahlevi (2021) menjelaskan bahwa Mixue berada pada peringkat pertama yang memiliki gerai di seluruh asia tenggara dengan lebih dari 1000 gerai yang mengungguli para kompetitor lainnya seperti Chatime, KOI, dan sebagainya. Provinsi Jawa Timur sendiri telah menempati peringkat kedua dengan gerai terbanyak, salah satu kota yang memiliki cabang terbanyak yaitu kota Surabaya. Berdasarkan data pada Goodstats.id (2023) yang menyatakan bahwa Kota Surabaya memiliki gerai Mixue sebanyak 45 cabang. Pramana & Mayasari (2023) menyebutkan bahwa kesuksesan suatu perusahaan tidak hanya diukur dari jumlah toko dan penjualan produknya, namun juga dari seberapa mampu perusahaan terkait mempertahankan target pasarnya. Hal ini memberikan sebuah indikator mengenai keberhasilan suatu korporasi sebab menunjukkan barang yang dipasarkan benar-benar diinginkan dan diperlukan masyarakat dadn juga pelaku ekonomi memanfaatkan peluang ini untuk mendorong konsumen membeli (Ariesandy & Dinda Amanda Zuliestiana, 2019). Disisi lain berdasarkan hasil survei Sadya (2023) mengenai hasil penjualan ice cream di Indonesia telah mengalami perkembangan. Selain itu pada sebuah survei oleh (Databoks, 2022) bahwa konsumen minuman terbanyak adalah dari rentang umur 15-29 tahun yang menggambarkan bahwa minuman kekinian seperti Mixue lebih populer dikalangan generasi muda Dalam dunia pemasaran dan bisnis, hal yang menjadi sangat penting adalah latar belakang pertimbangan membeli produk dimana seseorang atau kelompok orang tertarik atau termotivasi untuk membeli produk atau layanan tertentu (Kotler Dan Keller, 2015). Selain itu, salah satu hal yang mendasari keputusan seseorang dalam melakukan pembelian adalah perilaku konsumen yang dipengaruhi beberapa faktor meliputi kebudayaan, sosial, maupun pribadi (Rangkuti, 2001). Dalam keputusan pembelian, konsumen biasanya melakukan proses pengambilan keputusan melalui tahap kebutuhan, pengakuan, pencarian, keputusan, dan ev (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://journal.unesa.ac.id/index.php/jei/article/download/30706/11518
Article home page: https://journal.unesa.ac.id/index.php/jei/article/view/30706/11518

Faiq Muhammad Ammar, Anwar Moch. Khoirul. Pengaruh Sertifikat Halal, Viral Marketing, Citra Merek Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Produk Mixue, Jurnal Ekonomika dan Bisnis Islam, 2024, pp. 112-124,