Pengembangan Aplikasi E-Smes Berbasis Android dengan Waterfall Method Sebagai Solusi Pemasaran dan Pengelolaan Usaha UMKM

Jurnal Ecogen, Dec 2021

Cooperatives and MSMEs (Micro, Small, and Medium Enterprises) are some of the sectors that make a positive contribution to economic growth in Indonesia. The contribution obtained from the existence of MSMEs to GDP reaches 60% with the employment of 116.7 million people or 97.02% of the total workforce that is already working. Even though they have a big role, on the one hand, MSMEs have not been able to optimally manage their business, especially related to business management. The majority of MSME actors have not benefited from the use of digital technology because most MSME business actors have not fully understood the importance of using digital technology. The E-SMEs applications that will be developed for partners in this research are applications built using Java Enterprise Edition (JEE) technology. Java Enterprise Edition technology is a Java development for enterprise solutions, ranging from web-based applications using servlets and JSPs and android-based applications. The advantages of Java Enterprise Edition technology can create a reliable and portable application because Java can be implemented on various platforms and operating systems. In making this application using the Waterfall method which refers to the system development process model called the System Development Life Cycle (SDLC). This research method is a research and development method with the ADDIE approach. The developed e-SMEs application can later be used by Fiara Sulam to do online marketing and also digitally manage their finances.Keywords : E-SMEs MSMEs; Business Management

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://ejournal.unp.ac.id/students/index.php/pek/article/download/12414/4866

Pengembangan Aplikasi E-Smes Berbasis Android dengan Waterfall Method Sebagai Solusi Pemasaran dan Pengelolaan Usaha UMKM

available at http://ejournal.unp.ac.id/students/index.php/pek/index ONLINE ISSN 2654-8429 Published by Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang, Indonesia Vol. 4 No. 4, 2021 Page 594-601 Pengembangan Aplikasi E-Smes Berbasis Android dengan Waterfall Method Sebagai Solusi Pemasaran dan Pengelolaan Usaha UMKM Tri Kurniawati1, Mentari Ritonga2, Jean Elikal Marna3, Yenni Artati4, Wening Patmi Rahayu5 1,2,3 Jurusan Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Padang 4 Fiara Sulam 5 Aliansi Pendidik dan Praktisi Bisnis Indonesia Abstract: Cooperatives and MSMEs (Micro, Small, and Medium Enterprises) are some of the sectors that make a positive contribution to economic growth in Indonesia. The contribution obtained from the existence of MSMEs to GDP reaches 60% with the employment of 116.7 million people or 97.02% of the total workforce that is already working. Even though they have a big role, on the one hand, MSMEs have not been able to optimally manage their business, especially related to business management. The majority of MSME actors have not benefited from the use of digital technology because most MSME business actors have not fully understood the importance of using digital technology. The ESMEs applications that will be developed for partners in this research are applications built using Java Enterprise Edition (JEE) technology. Java Enterprise Edition technology is a Java development for enterprise solutions, ranging from web-based applications using servlets and JSPs and android-based applications. The advantages of Java Enterprise Edition technology can create a reliable and portable application because Java can be implemented on various platforms and operating systems. In making this application using the Waterfall method which refers to the system development process model called the System Development Life Cycle (SDLC). This research method is a research and development method with the ADDIE approach. The developed e-SMEs application can later be used by Fiara Sulam to do online marketing and also digitally manage their finances. Keywords : E-SMEs MSMEs; Business Management This is an open access article distributed under the Creative Commons 4.0 Attribution License, which permits unrestricted use, distribution, and reproduction in any medium, provided the original work is properly cited. ©2021 by author. PENDAHULUAN Koperasi dan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah), menjadi salah satu sektor yang memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Kontribusi yang diperoleh dari adanya UMKM terhadap PDB mencapai 60% dengan penyerapan tenaga kerja sebesar 116,7 juta orang atau 97,02% dari total angkatan kerja yang sudah bekerja. Walaupun memiliki peran yang besar di satu sisi UMKM belum bisa secara maksimal mengelola usahanya 594 Pengembangan Aplikasi E-Smes Berbasis Android dengan Waterfall Method Sebagai Solusi Pemasaran dan Pengelolaan Usaha UMKM terutama terkait dengan pengelolaan bisnis. Menurut Agus Muharram, staf khusus Menteri Koperasi dan UKM (ukmindonesia.id), “Mayoritas pelaku UMKM belum mendapatkan manfaat dari pemanfaatan digital teknologi”. Terjadinya kondisi seperti saat ini salah satunya adalah karena pelaku bisnis UMKM sebagian besar belum sepenuhnya memahami arti penting dari pemanfaatan teknologi digital. Hal ini sejalan dengan data pengguna teknologi bagi UMKM di Indonesia berikut. Gambar 1. Data Pengguna Teknologi bagi UMKM di Indonesia Sumber: Biz.kompas.com Dari gambar di atas terlihat bahwa kurang dari 50% UMKM yang ada di Indonesia yang dapat memanfaatkan teknologi digital untuk memajukan usahanya. Sedangkan menurut McKinsey dan Company (Portal Informasi Indonesia: 2019), ekonomi Indonesia akan terdongkrak sebesar 10% melalui aktivitas digital. Melalui pendekatan teknologi digital, Indonesia berpeluang menciptakan lapangan kerja baru sebanyak 3,7 juta orang, termasuk dari skema job matching dan permintaan tenaga kerja melalui platform berbasis online. Dengan penggunaan teknologi yang meningkat juga akan mampu menumbuhkan pengguna baru yang cukup signifikan. Kemampuan UMKM dalam berinovasi juga akan mendorong bisnis untuk bisa terus menyajikan hal yang baru (terutama pada para pelanggan), memiliki kemampuan bersaing dan lebih sustainable dalam operasi bisnisnya. Terutama di era digital ini, UMKM harus mampu mengubah dirinya menjadi digitalpreneur, yaitu wirausaha yang berbasis digital. Tantangan dalam menggabungkan antara inovasi digital dengan wirausaha yaitu kemampuan pengusaha lokal untuk dapat berproduksi menggunakan teknologi baru, mampu mendiagnosis kebutuhan dan pasar digital, mengadopsi semua kemampuan negosiasi dan terjun kedunia yang lebih besar melalui e-commerce (Nagy:2020). Untuk mampu bertahan dan sustainable, UMKM perlu memenuhi standar kualitas, teknologi dan harga yang bersaing (Nagy:2020). Penguasaan teknologi terutama di era Industri 4.0 akan memberikan dampak positif terhadap keberlangsungan operasi bisnis (Kamble:2020), namun UMKM selalu kurang mampu dengan cepat menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi di era modern ini (Dutta:2020). 595 Pengembangan Aplikasi E-Smes Berbasis Android dengan Waterfall Method Sebagai Solusi Pemasaran dan Pengelolaan Usaha UMKM Kondisi ini menyiratkan pentingnya UMKM untuk terus dipacu agar memanfaatkan peluang teknologi digital dalam pemasaran maupun pengelolaan usahanya. Hal ini sejalan dengan program pemerintah yaitu gerakan satu juta UMKM naik kelas bertujuan untuk merangkul semua pelaku yang terlibat melalui pendekatan integratif, partisipatif dan akseleratif. Indikator UMKM naik kelas diantaranya: 1) Total penjualan dan set yang dimiliki haruslah meningkat, 2) Usaha harus menjadi formal, 3) Jumlah karyawan meningkat, 4) Pelanggan yang dilayani meningkat, 5) Meningkatnya pajak yang dibayarkan, 6) Kualitas sumber daya manusia harus bertambah, 7) Produksi barang harus meningkat, 9) Administrasi dan keuangan meningkat, dan 10) Dana yang di akses dari perbankan meningkat. Apalagi dimasa pandemi saat ini dimana mobilitas orang-orang dibatasi, lebih banyak berdiam diri di rumah kemudian bekerja dari rumah bahkan belanja juga dari rumah. UMKM Go-Digital menjadi semacam pilihan yang tidak terelakkan Dalam pemanfaatan ICT, UMKM selalu dihadapkan pada berbagai persoalan, bahkan di negara maju seperti Inggris UMKM nya pun masih kesulitan untuk mengadopsi ICT dan hanya 13% UMKM yang melakukan transaksi online (Taylor:2004). Model adaptasi ICT oleh UMKM yang dikemukakan oleh Departemen Perdagangan dan Industri UK digambarkan sebagai beriku (Taylor:2004): Gambar 2. The DTI Adoption Ladder [8]. Dari model yang dikemukakan di atas, adopsi teknologi oleh UMKM dilakukan secara bertahap mulai dari yang sederhana yaitu e-mail. Kemudian berlanjut ke website, e-commerce, e-business dan transformed organisations. Artinya pemanfaatan teknologi dilakukan mulai yang yang paling sederhana dan mudah untuk digunakan oleh UMKM. Sejal (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://ejournal.unp.ac.id/students/index.php/pek/article/download/12414/4866
Article home page: https://ejournal.unp.ac.id/students/index.php/pek/article/view/12414/4866

Tri Kurniawati, Ritonga Mentari, Marna Jean Elikal, Yenni Artati, Rahayu Wening Patmi. Pengembangan Aplikasi E-Smes Berbasis Android dengan Waterfall Method Sebagai Solusi Pemasaran dan Pengelolaan Usaha UMKM, Jurnal Ecogen, 2021, pp. 594-601,