PERSEPSI PENGUNJUNG TERHADAP INTERIOR DAN WARNA PENCAHAYAAN BUATAN RESTORAN ELY’S KITCHEN DI UBUD
Persepsi Pengunjung Terhadap Interior Dan Warna
Pencahayaan Buatan Restoran
Ely’s Kitchen Di Ubud
Indriawati, Maharani, Julianto
p- ISSN 2654-4725, e-ISSN 2656-6346
Volume 6, Nomor 1, halaman 79-94, November, 2023
DOI: 10.25105/jsrr.v6i1.15528
Sejarah Artikel
Diterima
September 2023
Revisi
September 2023
Disetujui
Oktober 2023
Terbit Online
November 2023
PERSEPSI PENGUNJUNG TERHADAP
INTERIOR DAN WARNA PENCAHAYAAN
BUATAN RESTORAN ELY’S KITCHEN DI UBUD
CUSTOMERS’ PERCEPTION FORWARDS THE INTEIOR AND
ARTIFICIAL LIGHTING’S CPLPR OF ELY’S
LOTCHEN IN UBUD.
I Dewa Ayu Sukma Indriawati 1*), Ida Ayu Dyah Maharani2, I Nyoman Larry Julianto 3
*Penulis Koresponden:
1, 2, 3
Program Studi Desain Program Magister,
Institut Seni Indonesia Denpansar
Abstract
Customers’ Perception Forwards the Inteior and Artificial Lighting’s Cplpr of Ely’s Lotchen in
Ubud. The use of color in the type of lighting and the selection of materials and interior design have an
important influence on a person's psychology when visiting a restaurant. The function of this research is
to find out about the use of light and interior design for customers who visit Ely's Kitchen Ubud Bali. In
this study using a quantitative descriptive reference which involved one hundred filling out of
questionnaires carried out by respondents through the Google form site. The results of this study are in the
intangible interior of the restaurant, the traditional modern concept becomes the identity of the Ely's
Kitchen restaurant which is strengthened by the arrangement of a good lighting and ventilation system so
that the feel of a fresh and natural space is increasingly felt. Tangibly the application of the concept to the
interior design elements can be seen in the use of color, the shape of the furniture, the selection of accessories
and materials in the shape of the room. While the color of artificial lighting is functionally seen from the
lighting given according to its function to illuminate the room and make the room look more spacious.
Aesthetically, the Ely's Kitchen restaurant provides lighting to support aesthetics, such as candles to be
used for a romantic dinner.
Keywords: visitor perception, restaurant interior, artificial lighting color
Abstrak
Persepsi Pengunjung Terhadap Interior Dan Warna Pencahayaan Buatan Restoran Ely’s
Kitchen Di Ubud. Penggunaan warna pada jenis pencahayaan serta pemilihan bahan serta
desain interior mempunyai pengaruh penting terhadap psikologi seseorang ketika berkunjung
ke sebuah restoran. Fungsi pada penelitian ini yaitu mengetahui tentang penggunaan cahaya
serta desain interior pada pelanggan yang berkunjung ke Ely's Kitchen Ubud Bali. Pada
penelitian ini menggunakan acuan dari deskriptif kuantitatif yang melibatkan seratus pengisian
kuisioner yang di lakukan oleh responden melalui situs google form. Hasil dari penelitian ini
adalah dalam interior restoran secara intangible konsep tradisional modern menjadi identitas
restoran Ely’s Kitchen yang dikuatkan dengan penataan sistem pencahayaan dan penghawaan
yang baik sehingga nuansa ruang yang segar dan alami semakin terasa. Secara tangible penerapan
konsep pada elemen desain interior tampak pada penggunaan warna, bentuk furnitur, pemilihan
aksesoris dan material pada bentuk ruang. Sedangkan warna pencahayaan buatan secara
fungsional dilihat dari pencahayaan yang diberikan sesuai fungsinya untuk menerangi ruangan
dan membuat ruangan lebih kelihatan luas. Secara estetika restoran Ely’s Kitchen memberikan
pencahayaan untuk menunjang estetika seperti lilin yang akan digunakan untuk romantic dinner.
Kata Kunci: persepsi pengunjung, interior restoran, warna pencahayaan buatan
79
Persepsi Pengunjung Terhadap Interior Dan Warna Pencahayaan Buatan Restoran
Ely’s Kitchen Di Ubud
Indriawati, Maharani, Julianto
e-ISSN 2656-6346, Volume 6, Nomor 1, halaman 79-94, November, 2023
DOI: 10.25105/jsrr.v6i1.15528
Pendahuluan
Restoran adalah fasilitas kegiatan pariwisata yang disediakan untuk melakukan
aktivitas manusia dalam melakukan makan dan minum secara langsung (Nizar, 2013).
Adanya sektor pariwisata dapat menumbuhkan ekonomi dalam bidang pariwisata yang
mempunyai dampak baik bagi masyarakat sekitar dan dijadikan sebagai tempat wisata
(Putra & Setyadhi, 2014). Restoran sebagai salah satu sektor yang berkaitan dengan
pariwisata saat ini kerap digunakan bagi wisatawan untuk menghabiskan waktu di luar
rumah seperti menghabiskan waktu bersama kerabat atau keluarga tercinta.
Antusiasme ini tentu berdampak terhadap pertumbuhan restoran yang sangat pesat
setiap tahunnya (Rahadiansyah, 2021).
Salah satu daerah yang memiliki restoran terbanyak yaitu daerah Ubud yang terdapat
di Provinsi Bali yaitu 1.053 bangunan restoran (BPS Bali, 2022). Tingginya jumlah pelaku
restoran di daerah tersebut, tentu menimbulkan kompetisi untuk mendapatkan
perhatian pengunjung atau target konsumen. Oleh karenanya para pelaku restoran
berlomba-lomba untuk menonjolkan berbagai keunikan dan kemenarikan suatu
restoran.
Terdapat berbagai cara yang dilakukan untuk mendapatkan perhatian atau menarik
calon konsumen agar berminat mengunjungi suatu restoran. Elkins (2022) menjelaskan
selain rasa makanan dan banyaknya restoran mengusung menu makanan yang sama,
untuk menarik perhatian dan minat berkunjung ke restoran pemilik restoran harus bisa
menyuguhkan sesuatu inovatif dan kreatif, salah satunya melalui pemilihan konsep
interior. Pemilihan konsep desain interior merupakan salah satu cara mewujudkan
suasana ruang, dengan hal ini restoran akan memiliki identitas atau karakteristik yang
berbeda dalam pandangan atau persepsi pengunjung (Salim, 2022). Pengertian desain
interior sendiri yaitu merupakan salah satu cabang seni rupa yang fokus pada
perancangan ruang dalam suatu bangunan (Natalia et al., 2022).
Restoran harus dapat menawarkan fungsi tidak hanya sebagai ruang makan, tapi juga
ruang keluarga, ruang meeting, bahkan ruang untuk hiburan. Seperti yang disebutkan
oleh Pitaya, rahasia sukses restoran adalah fokus membuat pelanggan happy sejak
pertama kali datang ke restoran, saat menikmati suasana dan hidangan di dalamnya,
hingga mereka pulang dengan hati senang. Oleh karena itu, merupakan tanggung jawab
perusahaan dan desainer untuk memahami preferensi pelanggan dan menerapkan
prinsip-prinsip tertentu untuk memenuhi keinginan tersebut. Sebuah ruang makan
yang mengesankan dan menguntungkan sangat penting bagi pemilik restoran untuk
bertahan dalam pasar yang kompetitif (Stefany et al., 2017).
Selain itu pelaku usaha restoran juga dapat memperhatikan penataan cahaya buatan
untuk menarik perhatian calon konsumen (William, 2015). Riset yang dilakukan pada
80
Persepsi Pengunjung Terhadap Interior Dan Warna Pencahayaan Buatan Restoran
Ely’s Kitchen Di Ubud
Indriawati, Maharani, Julianto
e-ISSN 2656-6346, Volume 6, Nomor 1, halaman 79-94, November, 2023
DOI: 10.25105/jsrr.v6i1.15528
psikologi tentang pemilihan warna, pemilihan warna yang sesuai dapat mempengaruhi
dari suasana hati ata (...truncated)