ANALISIS KESANTUNAN BERBAHASA PADA TUTURAN PERAWAT KE PASIEN DI PUSKESMAS MUARATAIS

Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal, Mar 2023

ABSTRACT This study aims to describe the realization of language politeness in the speech of nurses to patients based on Leech politeness principles. And The data in this study are qualitative data derived from the speech of nurses in the inpatient room of Barru Hospital. The main instrument in this study is the researcher himself with all his knowledge about pragmatics supported by three supporting instruments, namely mobile phones, data identification instruments, and data cards. There are two data collection techniques used in this study, namely recording techniques and notes. The data in this study were analyzed through five stages, namely data transcription, identifying data, clarifying data, analyzing data, and drawing conclusions. The results showed that there were speeches that obeyed the rules of politeness while others violated the rules of politeness. And The speech is detailed as follows: (1) based on wisdom maxim found 5 data that obeys the maxim with subindicators provides information there are 3 data, offers something to benefit others there is 1 data, and uses the word help in direct command and uses question marks to govern there is 1 data and 3 data that violates the maxim with subindicators governing directly; (2) based on the maxim of generosity, found 4 data that adhere to the maxim with subindicators implies a loss to oneself there is 1, provides assistance in the form of self-action there is 1 data, and gives suggestions there are 2 data and no data violating; (3) based on the maxim of appreciation found 2 data that adhere to the maxim with subindicators do not state things that do not please others there is 1 data and give sincere appreciation, such as giving praise there is 1 data and no data violating; (4) based on the maxim of simplicity, found 1 data that adheres to the maxim with subindicators showing self weaknesses and being inferior has 1 data and no data that violates the maxims; (5) based on the maximization of agreement, found 2 data that adhere to the maxim with subindicators wanting themselves with others to agree, agree or fit there are 2 data and no data violating; (6) based on the maximal conclusions, 1 data was found that obeys the maxims with subindicators condolence towards the misfortune of others and no data that violates the maxim. Keywords: Language politeness, language politeness principle, nurse speech. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan realisasi kesantunan berbahasa pada tuturan perawat ke pasien berdasarkan prinsip kesantunan Leech. Dan Data dalam penelitian ini merupakan data kualitatif yang bersumber dari tuturan perawat di ruangan inap puskesmas Muaratais. Instrumen utama dalam penelitian ini ialah peneliti sendiri dengan segenap pengetahuannya tentang pragmatik dengan didukung oleh tiga instrumen penunjang, yaitu handphone, instrumen identifikasi data, dan kartu data. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ada dua, yaitu teknik rekam dan catat. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan melalui lima tahap, yaitu transkripsi data, mengidentifikasi data, mengklarifikasi data, menganalisis data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya tuturan yang mematuhi kaidah kesantunan ada pula yang melanggar kaidah kesantunan. Tuturan tersebut dirinci sebagai berikut: (1) berdasarkan maksim kebijaksanaan ditemukan 5 data yang mematuhi maksim dengan subindikator memberikan informasi terdapat 3 data, menawarkan sesuatu untuk mengguntungkan orang lain terdapat 1 data , dan menggunakan kata tolong dalam memerintah secara langsung serta menggunakan tanda tanya untuk memerintah terdapat 1 data dan 3 data yang melanggar maksim dengan subindikator memerintah secara langsung; (2) berdasark maksim kedermawanan, ditemukan 4 data yang mematuhi maksim dengan subindikator menyiratkan kerugian pada diri sendiri terdapat 1, memberikan bantuan sesuatu yang berupa tindakan diri terdapat 1 data, dan memberikan saran terdapat 2 datadan tidak ada data yang melanggar; (3) berdasarkan maksim penghargaan ditemukan 2 data yang mematuhi maksim dengan subindikator tidak menyatakan hal-hal yang tidak menyenangkan orang lain terdapat 1 data dan memberikan penghargaan secara tulus, seperti memberikan pujian terdapat 1 datadan tidak ada data yang melanggar; (4) berdasarkan maksim kesederhanaan, ditemukan 1 data yang mematuhi maksim dengan subindikator menunjukkan kelemahan diri sendiri dan bersikap rendah diri terdapat 1 data dan tidak ada data yang melanggar maksim; (5) berdasarkan maksim pemufakatan, ditemukan 2 data yang mematuhi maksimdengan subindikator menghendaki diri dengan orang lain sepakat, setuju atau cocok terdapat 2 data dan tidak ada data yang melanggar; (6) berdasarkan maksim kesimpatian, ditemukan 1 data yang mematuhi maksim dengan subindikator ucapan belasungkawa terhadap kemalangan orang lain dan tidak ada data yang melanggar maksim. Kata kunci :Kesantunan berbahasa, prinsip kesantunan berbahasa, tuturan perawat.

Article PDF cannot be displayed. You can download it here:

https://jurnal.unar.ac.id/index.php/health/article/download/983/624

ANALISIS KESANTUNAN BERBAHASA PADA TUTURAN PERAWAT KE PASIEN DI PUSKESMAS MUARATAIS

JURNAL KESEHATAN ILMIAH INDONESIA (INDONESIAN HEALTH SCIENTIFIC JOURNAL) ANALISIS KESANTUNAN BERBAHASA PADA TUTURAN PERAWAT KE PASIEN DI PUSKESMAS MUARATAIS Juliana Fakultas Bisnis dan Pendidikan Terapan Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidimpuan , 081260267288 ABSTRACT This study aims to describe the realization of language politeness in the speech of nurses to patients based on Leech politeness principles. And The data in this study are qualitative data derived from the speech of nurses in the inpatient room of Barru Hospital. The main instrument in this study is the researcher himself with all his knowledge about pragmatics supported by three supporting instruments, namely mobile phones, data identification instruments, and data cards. There are two data collection techniques used in this study, namely recording techniques and notes. The data in this study were analyzed through five stages, namely data transcription, identifying data, clarifying data, analyzing data, and drawing conclusions. The results showed that there were speeches that obeyed the rules of politeness while others violated the rules of politeness. And The speech is detailed as follows: (1) based on wisdom maxim found 5 data that obeys the maxim with subindicators provides information there are 3 data, offers something to benefit others there is 1 data, and uses the word help in direct command and uses question marks to govern there is 1 data and 3 data that violates the maxim with subindicators governing directly; (2) based on the maxim of generosity, found 4 data that adhere to the maxim with subindicators implies a loss to oneself there is 1, provides assistance in the form of self-action there is 1 data, and gives suggestions there are 2 data and no data violating; (3) based on the maxim of appreciation found 2 data that adhere to the maxim with subindicators do not state things that do not please others there is 1 data and give sincere appreciation, such as giving praise there is 1 data and no data violating; (4) based on the maxim of simplicity, found 1 data that adheres to the maxim with subindicators showing self weaknesses and being inferior has 1 data and no data that violates the maxims; (5) based on the maximization of agreement, found 2 data that adhere to the maxim with subindicators wanting themselves with others to agree, agree or fit there are 2 data and no data violating; (6) based on the maximal conclusions, 1 data was found that obeys the maxims with subindicators condolence towards the misfortune of others and no data that violates the maxim. Keywords: Language politeness, language politeness principle, nurse speech. Vol. 5 No 1 Juni 2020 96 JURNAL KESEHATAN ILMIAH INDONESIA (INDONESIAN HEALTH SCIENTIFIC JOURNAL) ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan realisasi kesantunan berbahasa pada tuturan perawat ke pasien berdasarkan prinsip kesantunan Leech. Dan Data dalam penelitian ini merupakan data kualitatif yang bersumber dari tuturan perawat di ruangan inap puskesmas Muaratais. Instrumen utama dalam penelitian ini ialah peneliti sendiri dengan segenap pengetahuannya tentang pragmatik dengan didukung oleh tiga instrumen penunjang, yaitu handphone, instrumen identifikasi data, dan kartu data. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ada dua, yaitu teknik rekam dan catat. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan melalui lima tahap, yaitu transkripsi data, mengidentifikasi data, mengklarifikasi data, menganalisis data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya tuturan yang mematuhi kaidah kesantunan ada pula yang melanggar kaidah kesantunan. Tuturan tersebut dirinci sebagai berikut: (1) berdasarkan maksim kebijaksanaan ditemukan 5 data yang mematuhi maksim dengan subindikator memberikan informasi terdapat 3 data, menawarkan sesuatu untuk mengguntungkan orang lain terdapat 1 data , dan menggunakan kata tolong dalam memerintah secara langsung serta menggunakan tanda tanya untuk memerintah terdapat 1 data dan 3 data yang melanggar maksim dengan subindikator memerintah secara langsung; (2) berdasark maksim kedermawanan, ditemukan 4 data yang mematuhi maksim dengan subindikator menyiratkan kerugian pada diri sendiri terdapat 1, memberikan bantuan sesuatu yang berupa tindakan diri terdapat 1 data, dan memberikan saran terdapat 2 datadan tidak ada data yang melanggar; (3) berdasarkan maksim penghargaan ditemukan 2 data yang mematuhi maksim dengan subindikator tidak menyatakan hal-hal yang tidak menyenangkan orang lain terdapat 1 data dan memberikan penghargaan secara tulus, seperti memberikan pujian terdapat 1 datadan tidak ada data yang melanggar; (4) berdasarkan maksim kesederhanaan, ditemukan 1 data yang mematuhi maksim dengan subindikator menunjukkan kelemahan diri sendiri dan bersikap rendah diri terdapat 1 data dan tidak ada data yang melanggar maksim; (5) berdasarkan maksim pemufakatan, ditemukan 2 data yang mematuhi maksimdengan subindikator menghendaki diri dengan orang lain sepakat, setuju atau cocok terdapat 2 data dan tidak ada data yang melanggar; (6) berdasarkan maksim kesimpatian, ditemukan 1 data yang mematuhi maksim dengan subindikator ucapan belasungkawa terhadap kemalangan orang lain dan tidak ada data yang melanggar maksim. Kata kunci :Kesantunan berbahasa, prinsip kesantunan berbahasa, tuturan perawat. 1. PENDAHULUAN Bahasa merupakan fenomena sosial yang digunakan sebagai sarana berkomunikasi. Sebagai fenomena sosial, bahasalah alat komunikasi manusia untuk berinteraksi dengan sesamanya. Setiap berkomunikasi manusia saling menyampaikan informasi yang dapat berupa pikiran, gagasan, maksud, perasaan maupun emosi secara langsung. Penggunaan bahasa yang paling dasar dalam kehidupan manusia adalah secara lisan, yakni dengan percakapan sehari- Vol. 5 No 1 Juni 2020 hari. Cara ini paling tidak membutuhkan dua partisipan yaitu penutur dan lawan tutur. Penutur adalah orang yang menyampaikan pikiran, gagasan, keinginan dan perasaannya, sedangkan lawan tutur adalah orang yang menerima informasi dari penutur. Proses komunikasi tidak terlepas oleh adanya tindak tutur. Tindak tutur merupakan suatu tindakan yang ditampilkan lewat tuturan 97 JURNAL KESEHATAN ILMIAH INDONESIA (INDONESIAN HEALTH SCIENTIFIC JOURNAL) misalnya permintaan maaf, keluhan, pujian, janji dan permohonan. Tindak tutur merupakan bagian dari suatu percakapan dan merupakan hal yang biasa menimbulkan baik bagi penutur maupun mitra tuturnya. Salah satu masalah yang terjadi berhubungan dengan kesantunan berbahasa. Banyak para ahli yang mencoba menjelaskan kriteria-kriteria kesantunan dalam berkomunikasi dengan cara menulis teori kesantunan berbahasa. Leech (1993:206) merumuskan kriteria-kriteria kesantunan kedalam prinsip kesantunan yang dijabarkan menjadi 6 maksim. Keenam maksim yang dicetuskan Leech, terdiri dari maksim kebijaksanaa, maksim kedermawanan, maksim pujian, maksim kerendahan hati, maksim kesepakatan, dan maksim simpati. Isi dari k (...truncated)


This is a preview of a remote PDF: https://jurnal.unar.ac.id/index.php/health/article/download/983/624
Article home page: https://jurnal.unar.ac.id/index.php/health/article/view/983/624

Siregar juliana. ANALISIS KESANTUNAN BERBAHASA PADA TUTURAN PERAWAT KE PASIEN DI PUSKESMAS MUARATAIS, Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal, 2023, pp. 96 - 102,