Penerapan Metode K-Means Untuk Menganalisis Minat Nasabah
JURNAL MEDIA INFORMATIKA BUDIDARMA
Volume 5, Nomor 3, Juli 2021, Page 1187-1194
ISSN 2614-5278 (media cetak), ISSN 2548-8368 (media online)
Available Online at https://ejurnal.stmik-budidarma.ac.id/index.php/mib
DOI 10.30865/mib.v5i3.3113
Penerapan Metode K-Means Untuk Menganalisis Minat Nasabah
Asuransi
Juniar Hutagalung*, Fifin Sonata
Prodi Sistem Informasi, STMIK Triguna Dharma, Medan, Indonesia
Email: 1,*,
Email Penulis Korespondensi:
Abstrak−Asuransi merupakan mekanisme proteksi atau perlindungan dari resiko kerugian dengan cara mengalihkan resiko
pada pihak lain. Adakalanya produk yang baru saja muncul menjadi produk yang lebih unggul dalam hal penjualan, sehingga
peminatan suatu produk tidak mutlak diukur dari tahun produk tersebut dirilis. Faktor kendalanya diantaranya dari sisi
pemasaran produk saat diluncurkan. Penawaran produk-produk dengan premi murah disertai benefit sesuai yang diinginkan
nasabah. Namun perusahaan asuransi masih kesulitan dalam hal mengelompokkan produk-produk unggulan yang banyak
diminati calon nasabah. Untuk itu diperlukan teknik mengelompokan produk-produk asuransi agar memudahkan perusahaan
melihat produk-produk unggulan dan memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan nasabahnya. Melakukan analisis dan
mengolah data dengan metode K-Means dalam klasterisasi produk asuransi merupakan tujuan penelitian ini. Penerapan
algoritma K-Means ini untuk membantu perhitungan nilai kemurniannya dari hasil clustering yang dilakukan sehingga
klasterisasi produk asuransi sesuai dengan kebutuhan nasabahnya. Penerapan metode K-Means dengan teknik clustering untuk
data mining menghasilkan informasi produk asuransi yang lebih diminati para calon nasabah. Hal ini sangat tepat dalam
melakukan pengelompokan jenis data karena lebih mudah dalam implementasi dan penerapannya dapat memfilter dengan
cepat dan tepat. Perhitungan dengan metode K-Means dengan sampel data 55 nasabah diperoleh 3 cluster yaitu cluster 1 untuk
asuransi kebakaran mempunyai jumlah nasabah sebanyak 30 orang, cluster 2 untuk asuransi kecelakaan 24 orang dan cluster
3 untuk asuransi kesehatan 1 orang.
Kata Kunci: Asuransi; Cluster; Datamining; K-Means; Premi
Abstract−Insurance is a mechanism of protection or protection from the risk of loss by transferring the risk to another party.
Sometimes a product that has just emerged becomes a product that is superior in terms of sales, so that interest in a product is
not absolutely measured from the year the product was released. The constraint factors include the marketing of the product
when it was launched. Offering products with low premiums along with the benefits that customers want. However, insurance
companies still have difficulty in classifying superior products that are in great demand by prospective customers. For this
reason, a technique for grouping insurance products is needed to make it easier for companies to see superior products and
choose products that suit the needs of their customers. Analyzing and processing data using the K-Means method in the
clustering of insurance products is the aim of this study. The application of the K-Means algorithm is to help calculate the
purity value from the results of the clustering carried out so that the clustering of insurance products is in accordance with the
needs of its customers. The application of the K-Means method with clustering techniques for data mining produces information
on insurance products that are more attractive to potential customers. This is very appropriate in grouping data types because
it is easier to implement and its application can filter quickly and precisely. Calculations using the K-Means method with a
data sample of 55 customers obtained 3 clusters, namely cluster 1 for fire insurance which has 30 customers, cluster 2 for
accident insurance 24 people and cluster 3 for health insurance 1 person.
Keywords: Insurance; Cluster; Datamining; K-Means; Premi
1. PENDAHULUAN
Asuransi adalah lembaga ekonomi dengan tujuan mengurangi resiko, menggabungkan unit-unit yang mempunyai
resiko sama atau hampir sama dalam jumlah memadai supaya probabilitasnya dapat diramalkan dan disalurkan ke
unit yang mengalami resiko[1]. Asuransi merupakan mekanisme proteksi atau perlindungan dari resiko kerugian
dengan cara mengalihkan resiko pada pihak lain. Asuransi atau pertanggungan adalah perjanjian antara dua pihak
atau lebih, dengan mana pihak penanggung mengkaitkan diri kepada nasabah, dengan menerima premi asuransi,
untuk memberikan penggantian kepada nasabah karena kerugian, kerusakan, atau kehilangan keuntungan yang
diharapkan, atau tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga. Manfaat asuransi diantaranya rasa aman dan
perlindungan, pendistribusian biaya dan manfaat yang lebih adil, polis asuransi dapat dijadikan sebagai jaminan
untuk memperoleh kredit, berfungsi sebagai tabungan dan sumber pendapatan, alat penyebaran resiko, membantu
meningkatkan kegiatan usaha[2].
Kendala-kendala yang dialami perusahaan asuransi nasional adalah kurangnya edukasi dan awareness
masyarakat tentang pentingnya asuransi. Adanya ketidakpercayaan terhadap proses klaim dan lamanya proses
terbitnya polis asuransi. Oleh karena itu pemanfaatan analisis big data dapat membantu perusahaan menjadi lebih
efisien dan meningkatkan kepuasan nasabah terhadap layanan perusahaan asuransi.
Kendala-kendala yang dialami perusahaan asuransi nasional adalah kurangnya edukasi dan awareness
masyarakat tentang pentingnya asuransi. Adanya ketidakpercayaan terhadap proses klaim dan lamanya proses
terbitnya polis asuransi. Oleh karena itu pemanfaatan analisis big data dapat membantu perusahaan menjadi lebih
efisien dan meningkatkan kepuasan nasabah terhadap layanan perusahaan asuransi.
Tujuan utama dari penelitian ini menggunakan metode clustering adalah mengelompokkan sejumlah
data/objek ke dalam suatu cluster sehingga cluster tersebut akan berisi data yang sama dengan masing-masing
Juniar Hutagalung, Copyright ©2021, MIB, Page 1187
Submitted: 02/07/2021; Accepted: 31/07/2021; Published: 31/07/2021
JURNAL MEDIA INFORMATIKA BUDIDARMA
Volume 5, Nomor 3, Juli 2021, Page 1187-1194
ISSN 2614-5278 (media cetak), ISSN 2548-8368 (media online)
Available Online at https://ejurnal.stmik-budidarma.ac.id/index.php/mib
DOI 10.30865/mib.v5i3.3113
grup. Pada penelitian ini digunakan Algoritma Divisive Hierarchy untuk membentuk cluster. Pola yang diperoleh
diharapkan dapat memberikan pengetahuan bagi perusahaan Media World Pekanbaru sebagai alat pendukung
pengambilan kebijakan[9].
Obyek penelitian ini adalah Produk Asuransi Sinar Mas yaitu Asuransi Kebakaran, Asuransi Kecelakaan
dan Asuransi Kesehatan. Untuk itu diperlukan teknik mengelompokan produk-produk asuransi agar memudahkan
perusahaan melihat produk-produk unggulan dan memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan nasabahnya.
Melakukan analisis dan mengolah data dengan metode K-Means dalam klasterisasi produk asuransi merupakan
tujuan penelitian ini. Penerapan algoritma K-Means ini u (...truncated)