Pemanfaatan Aplikasi Krealogi Guna Optimalisasi Proses Bisnis UMKM Al-Farizi Tapis Lampung
LOYALITAS
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 2621-4679 (print)
ISSN : 2621-4687 (online)
Volume VII Nomor 1 Mei 2024
Pemanfaatan Aplikasi Krealogi Guna Optimalisasi Proses Bisnis
UMKM Al-Farizi Tapis Lampung
Cahyani Pratisti, Yusminar Wahyuningsih, Evi Desi Riyana
Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya
email:
ABSTRACT: MSMEs AL Farizi Tapis is one out of the MSMEs within the province of
Lampung whose method of listing orders, stock, and bookkeeping is done physically and
never makes even a business report. The problem is that MSME’s decline order. The
problem that occurs is that MSMEs refuse orders because there are no raw materials or
the time to purchase raw materials takes a long time, as well as the processing time which
is felt to be tight so there is concern that the filter craft will not be on time. Apart from
that, bookkeeping which is done manually is also difficult because it often happens that
people forget to record or there are missing notes regarding orders and transactions.
MSMEs have never carried out warehouse management so they don't know what stock of
raw materials is still available or has run out. A simple integrated application is needed
that can help MSMEs organize production schedules, order recording, transaction
records, warehouse management, and financial reports to optimize MSME business
processes. The service used Participatory Action research and training methods. After
carrying out service, MSMEs can use the Krealogi application so they can minimize
incorrect recording or loss of order records or sales transactions, missed production plans,
and the absence of financial reports.
Keyword: Crealogy Application, MSMEs, Production Scheduling, Record Keeping,
Warehouse Management, Financial Reports, Digitalization, Integration
System.
Pendahuluan
Al Farizi Tapis merupakan salah satu UMKM yang ada di Kabupaten Pesawaran,
Povinsi Lampung. Tapis merupakan salah satu kain tenun khas dari Provinsi Lampung
yang berbentuk seperti kain sarung. Kain Tapis terbuat dari benang katun, benang
perak, benang emas atau sutera dengan menggunakan sistem sulam (cucuk) dan
umumnya berwarna merah, hitam, perak dan emas. Tapis memiliki motif dasar garis
horizontal dengan kombinasi geometris, flora, fauna, manusia, kapal, lereng-lereng,
gunung, bukit, ayat kursi, asmaul husna, al-fatihah, kapal naga, raja medal, laut silung,
laut linau, pucuk rebung, kaca, bintang bintang perak dan lainnya dan lain-lain.1
1Maskar & Anderha, R.R. (2019 Juli). Pembelajaran Transformasi Geometri Dengan Pendekatan
Motif Kain Tapis Lampung. Mathema Journal, 1 (1), 40-47.
64
Pemanfaatan Aplikasi Krealogi Guna Optimalisasi Proses Bisnis UMKM Al-Farizi Tapis Lampung
Cahyani Pratisti, Yusminar Wahyuningsih, Evi Desi Riyana
LOYALITAS
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 2621-4679 (print)
ISSN : 2621-4687 (online)
Volume VII Nomor 1 Mei 2024
Kadang kala Tapis diberi hiasan seperti semacam kristal atau kaca, moci (payet), uang
logam dan sebagainya. Kain Tapis mencerminkan status sosial seseorang dalam
masyarakat adat, apakah dia sebagai tokoh adat, tokoh masyarakat, dan
mencerminkan tingkat pemimpin adat/kepenyimbangan, karena jenis kain tapis
tertentu hanya dimiliki dan dipergunakan oleh kalangan terbatas, seperti pada
kelompok pemimpin adat/penyimbang. Fungsi praktis kain Tapis pada umumnya
dikenakan oleh kaum wanita saat ada acara-acara adat, dikenakan oleh para penari,
sebagai mas kawin pada upacara perkawinan, dipakai saat acara cangget, sebagai
hadiah pada upacara perkawinan maupun khitanan, penutup dan pembungkus
makanan, alas kepala dan alas tempat duduk dalam berbagai upacara adat, sapu tangan
pengantin wanita serta penutup punggung mempelai (kain nampan). 2 Sedangkan pada
kain pelepai dan tatibin dipergunakan atau dibentangkan pada dinding sewaktu
upacara adat seperti khitanan anak penyimbang, perkawinan, kematian, dipakai
sebagai gendongan bayi saat upacara cukuran bayi, ngelamo, saat bayi diberi gelar
adat, pemberian gelar bagi pengantin dan sebagainya.3
UMKM Al Farizi Tapis yang beralamat di Dusun 1 Desa Sinar Bandung
Rt002/Rw001 Kec. Negeri Katon Kab. Pesawaran telah berdiri sejak tahun 2017.
UMKM AL Farizi Tapis merupakan usaha dan menengah yang didirikan oleh ibu rumah
tangga bernama ibu Silvia pada tahun 2017, dengan nama AL Farizi Tapis yang diambil
dari nama anaknya yaitu AL Farizi. Sebelum mendirikan AL Farizi Tapis, pemilik
bekerja sebagai karyawan di salah satu Toko Tapis yang masih berada di Kabupaten
Pesawaran, Provinsi Lampung. UMKM AL Farizi Tapis berfokus pada pembuatan kain
Tapis, dan diferensiasinya menjadi dompet, kopiah, bros, kotak tisu, selendang dll.
Usaha tersebut merupakan usaha rumahan, yang di buat sendiri secara Handmade.
Saat ini UMKM AL Farizi tapis melakukan penjualan secara offline di Desa Sinar
Bandung, Natar, Gerning, Metro, Bandar Jaya, dan Kota Bumi. Selain menjual secara
langsung di rumah, produk juga di pasarkan secara penyampaian word of mouth
Kemdikbud.go.id. (2010). Warisan Budaya. Diambil tanggal 5 Januari 2024, dari:
https://warisanbudaya.kemdikbud.go.id/?newdetail&detailCatat=600.
3 Halim, A., & Rahman, R.A. (2023 September). Makna Nilai Kehidupan Masyarakat Dalam Budaya
Kearifan Lokal Pada Motif Kain Tapis Lampung. Jurnal Antropocene: Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora, 2 (4)
125–132.
2
65
Pemanfaatan Aplikasi Krealogi Guna Optimalisasi Proses Bisnis UMKM Al-Farizi Tapis Lampung
Cahyani Pratisti, Yusminar Wahyuningsih, Evi Desi Riyana
LOYALITAS
ISSN : 2621-4679 (print)
ISSN : 2621-4687 (online)
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Volume VII Nomor 1 Mei 2024
kepada teman, saudara, dan juga dijadikan buah tangan.
Sistem pencatatan keuangan dan pesanan dilakukan secara manual yaitu hanya
ketika adanya pembelian, banyak juga penjulan yang tidak tercatat dikarenakan lupa.
Selain itu, UMKM juga belum memiliki sistem pencatatan gudang yang baik sehingga
tidak mengetahui bahan baku yang masih ataupun telah habis dan akibatnya selalu
memesan bahan baku jika ada pesanan yang akan mengakibatkan mundurnya waktu
pengerjaan tapis. Karena pembiayaan dilakukan menggunakan dana pribadi, belum
pernah ada laporan keuangan UMKM sehingga kesulitan untuk menghitung dan
mengevaluasi keuntungan bisnis UMKM tersebut. Diperlukan upaya untuk sistem
pencatatan pesanan dan keuangan, perencanaan produksi dan pencatatan Gudang dan
sistem laporan keuangan yang terintegrasi untuk mengoptimalkan proses bisnis
UMKM AL Farizi Tapis.
Seiring dengan perkembangan jaman, banyak hal yang dapat diselesaikan
dengan Teknologi. Sekarang banyak dikembangkan Sistem Informasi yang bertujuan
untuk memberikan kemudahan kepada penggunanya, Sistem Informasi dibangun
sedemikian
rupa
sehingga
dapat
meningkatkan
kinerja
bisnis.
Dalam
perkembangannya integrasi antar sistem yang dimiliki sangat diperlukan. Dengan
adanya integrasi ini dimungkinkan kita dapat melakukan suatu kerja dengan cepat,
tepat dan lebih efektif serta efisien, dengan adanya penginteg (...truncated)